Kamis, 03 Juli 2008

Emas Pertama PON XVII di Tarakan!


Cabang bola basket boleh bertanding duluan (mulai Rabu 2 Juli 2008 di Kota Samarinda), tapi emas pertama PON kali ini milik cabang catur (Jumat 4 Juli 2008 tengah hari), dan Kota Tarakan kembali menjadi saksi sejarah itu!

Lebih dari itu, Kota Tarakan sekali lagi akan membuktikan diri sebagai penyelenggara kegiatan olahraga yang terbaik, khususnya pada cabang catur seperti yang sudah dua kali dibuktikan, yaitu pada Kejurnas Catur Piala Paguntaka 2005 dan pada Sirkuit Masters ASEAN I 2008, yang dipuji-puji oleh para Grandmaster dari kawasan ASEAN sebagai yang terbaik sepanjang sejarah catur ASEAN!

Peluang menjadi yang terbaik itu kembali terbuka lebar, karena sehari sebelum pertandingan dimulai, pada Rabu 2 Juli 2008 sore hari saat technical meeting akan dilangsungkan pukul 19.00 WITA, ruang pertandingan di Kayan Multifunction Hall di bagian belakang Hotel Tarakan Plaza itu, sudah siap dengan rapi, terang, lega dan sejuk! Kita tunggu saja komentar para peserta nanti!

Pertandingan babak pertama cabang catur yang akan diawali nomor catur cepat perorangan putra dan putri dimulai Kamis 3 Juli 2008 pukul 09.00 WITA sebanyak tujuh babak hingga pukul 21.00 WITA. Selanjutnya dua babak tersisa dimainkan Jumat 4 Juli 2008 mulai pukul sembilan pagi sehingga pada sekitar pukul 11.30 WITA siapa perebut medali emas pertama sudah bisa diketahui! Dan, Kota Tarakan menjadi saksinya!

Cabang catur pada PON XVII 2008 akan memperebutkan dua belas medali emas dari tiga nomor pertandingan putra dan putri serta perorangan dan beregu, yaitu catur klasik (90 menit plus 30 detik per langkahnya), catur cepat (25 menit plus 10 detik per langkahnya) dan catur kilat (3 menit plus 2 detik per langkahnya). Bedanya untuk nomor perorangan menggunakan sistem Swiss Sembilan babak, sementara di nomor beregu menggunakan sistem setengah kompetisi.

Pesertanya terdiri dari sepuluh regu di bagian putri maupun bagian putra. Total pecatur putra adalah 50 pemain (info terbaru menyebutkan menjadi 48 peserta karena MN Roberth Djonso (Papua) dan MN Joko Santoso (Jateng) tidak hadir) sementara total pecatur putri 40 pemain atau keseluruhan delapan puluh delapan pecatur yang akan meramaikan PON XVII yang datang dari empat belas propinsi.

Kepada seluruh peserta, kami ucapkan Selamat Bertanding dan buktikanlah kamu yang terbaik dengan tidak melupakan prinsip-prinsip olahraga yang menjunjung tinggi kejujuran dan sifat-sifat sportivitas, serta tidak lupa pula motto dari catur itu sendiri, seperti dikutip kembali oleh Ketua Umum Pengprov Percasi Kaltim H. Udin Hianggio yang juga Ketua DPRD Kota Tarakan saat membuka acara technical meeting, yaitu Gens Una Sumus bahwa Kita adalah Satu Keluarga!


Teks foto: Maskot cabang catur pada PON XVII

Tidak ada komentar: