Sabtu, 26 Desember 2009

Walau Kalah Tim Indonesia Masih Peringkat Empat


Regu catur putra Indonesia menderita kalah 1-3 dari Iran pada babak keempat Kejuaraan Catur Beregu Asia ke-14 di Kolkata, India, Jumat (25/12) malam. Namun hasil tersebut tidak mempengaruhi posisi tim Indonesia dalam ranking sementara yang berada di peringkat empat. Pertandingan akan berlangsung tujuh babak hingga 28 Desember 2009.

GM Susanto Megaranto (2522) di papan satu bermain remis lawan GM Ehsan Ghaem Maghami (2603) pada langkah ke-31 pertahanan Sisilia Scheveningen. Susanto unggul satu bidak hingga permainan disepakati remis, tetapi posisinya tertekan. Hasil ini memperpanjang rekor sepuluh kali remis di antara keduanya, dengan masing-masing pernah sekali menang.

Sayang MI Tirta Chandra Purnama (2417) di papan dua terlalu cepat kalah dari GM Elshan Moradiabadi (2560). Tirta sempat menang kualitas tetapi ketinggalan sampai tiga bidak sehingga posisinya justru menjadi pihak yang terus bertahan. Tirta menyerah pada langkah ke-53 pertahanan Hindia Raja.

Farid Firman Syah (2249) yang untuk pertama kalinya dimainkan di papan empat, sempat memperoleh posisi menang lawan MI Toufighi Homayoon (2454). Namun krisis waktu yang melanda membuat ia beberapa kali melakukan langkah lemah. Misalnya pada langkah ke-28 seharusnya ia mainkan bidak a5, bukan bidak b4. Jika itu ia lakukan maka ia akan memperoleh bidak bebas terjaga yang kuat di petak e2. Farid menyerah langkah ke-48 pertahanan Sisilia variasi Moskow.

MF Anjas Novita (2340) di papan tiga bertarung keras melawan GM Mahjoob Morteza (2510) yang menggunakan pertahanan Sisilia variasi Kan. Anjas sempat ketinggalan satu bidak, namun ia berusaha merebut inisiatif serangan dengan membongkar sayap-raja dan menyusupkan Menterinya hingga ke baris terakhir. Mahjoob tampaknya tidak mau memaksakan diri dan menawarkan remis pada langkah ke-43 yang diterima oleh Anjas.

Anjas menjadi satu-satunya pecatur putra Indonesia yang belum pernah kalah. Ia sudah mencetak dua kemenangan dan dua kali remis. Dua lawan Anjas juga bergelar Grandmaster, jadi sangat besar peluang Anjas untuk meraih norma MI atau bahkan norma GM!

Ranking sementara hingga babak empat: 1. India A 8 MP; 2. Iran 7 MP; 3. Vietnam 5 MP; 4-6. Indonesia, Bangladesh, India B 4 MP; 7. Srilangka 3 MP; 8-9. Singapura, Yaman 2 MP; 10. Nepal 1 MP.

Putri Indonesia Bye

Di bagian putri, regu Indonesia mendapat bye sehingga memperoleh tambahan 1 MP, namun kondisi tersebut membuat ranking sementara regu putri Indonesia merosot ke peringkat enam. Di kelompok putri memang tujuh dari sembilan regu akan mendapat bye karena jumlah peserta yang ganjil.

Ranking sementara hingga babak keempat: 1. Vietnam 7 MP; 2-4. India A, India B, Singapura 5 MP; 5-6. Iran, Indonesia 4 MP; 7. Srilanka 3 MP; 8.Bangladesh 2 MP; 10. Nepal 1 MP.

Hasil Lengkap:

Berikut hasil lengkap babak keempat:

Putra:
1 VIETNAM - INDIA A 1½ : 2½
2 INDONESIA - IRAN 1 : 3
3 SRILANKA - BANGLADESH 1 : 3
4 SINGAPORE - INDIA B 1½ : 2½
5 YEMEN - NEPAL 2 : 2

Putri:
1 VIETNAM IRAN 2½ : 1½
2 INDIA A INDIA B 1½ : 2½
3 BANGLADESH SINGAPORE 0 : 4
4 SRILANKA NEPAL 4 : 0
5 INDONESIA bye 2 : 0

Notasi Farid vs Homayoon:

Berikut ini notasi jalannya pertandingan tragis antara Farid vs Homayoon yang berakhir untuk kemenangan pecatur Iran.

MI Toufighi Homayoon (2454) - Farid Firman Syah (2249)
Asian Team Chess Championshi Kolkata India (4), 25.12.2009

1.e4 c5 2.Kf3 d6 3.Gb5+ Kd7 4.0–0 Kgf6 5.Be1 a6 6.Gf1 e6 7.c3 Ge7 8.d4 cxd4 9.cxd4 0–0 10.Kc3 b5 11.e5 Kd5 12.Kxd5 exd5 13.Gf4 dxe5 14.dxe5 Kc5 15.Kd4 Ge6 16.Kc6 Md7 17.Kxe7+ Mxe7 18.Mh5 g6 19.Mh6 f5 20.exf6 Mxf6 21.Gd6 Mxf2+ 22.Rh1 Ke4 23.Gxf8 Bxf8 24.Gd3 Mxb2 25.Gxe4 dxe4 26.Bf1 Be8 27.Me3 Gxa2 28.Bfe1 b4 [harusnya 28...a5!] 29.Bac1 Mg7 30.Mb6 b3= 31.Mxa6 Me5 32.Be2 Me6 33.Ma4 e3 34.Bce1 Me4 35.Ma7 Be7 36.Mc5 Me5 37.Ma3 Be8 38.h3 Md4 39.Mc1 Rh8 40.Bd1 Me5 41.Bde1 Md4 42.Mc6 Bb8 [remis jika 42...Be4! 43.Mb7 g5 44.Mf7 Bf4 45.Me8+ Rg7 46.Me7+ Rg6 47.Me6+ Mf6 48.Mg8+ Rh6 49.Rg1=] 43.Mc7 Be8 44.Mf7 Bg8 45.Bxe3 Mg7 46.Mc4 g5 47.Be8 h6 48.B1e7 1–0


Teks foto:Tim putra Indonesia vs Iran, dari sebelah kanan Farid, Anjas, Tirta dan Susanto (Foto oleh Kristianus Liem).

Tidak ada komentar: