Sabtu, 24 April 2010

Kejutan Susanto Taklukkan Sasikiran


Kejuaraan Catur Perorangan Asia 2010
Susanto Mengejutkan Taklukkan Sasikiran
Citra Tundukkan Muminova

Grandmaster Susanto Megaranto (rating 2527) membuat kejutan besar pada babak ketiga Kejuaraan Catur Perorangan Asia ke-9 (9th Asian Individual Chess Championship) di Subic, Olongapo City, Filipina, Jumat (23/4) malam. Susanto dengan buah Hitam mengalahkan unggulan kedua GM Krishnan Sasikiran (2686) dari India pada langkah ke-65 pertahanan Hindia Bogo. Kemenangan itu membuatnya memimpin klasemen sementara dengan 3 angka penuh. Tinggal dua saja pecatur lainnya yang sama mengumpulkan angka sempurna, mereka adalah GM Wesley So (Filipina) dan GM Yu Yangyi (Cina).

MFW Dewi AA Citra (1945), 16 tahun, yang baru saja menjuarai kelompok senior putri JAPFA Chess Festival juga ikut membuat kejutan dengan menaklukkan pecatur nomor satu Uzbekistan MIW Nafisa Muminova (2338) pada langkah ke-63 pertahanan Prancis variasi Tarrasch. Kemenangan tersebut membuat Citra mengumpulkan 1,5 angka dan membuka peluangnya untuk meraih norma MIW karena seluruh ketiga lawannya memiliki gelar dengan rating yang cukup tinggi.

Sayang hasil cemerlang kedua pecatur Indonesia di atas tidak diikuti pecatur putri andalan Indonesia GMW Irene Kharisma Sukandar (2316) yang takluk dari MI Wang Yu (2335, Cina). Irene menyerah pada langkah ke-87 pertahanan Dua Kuda. Namun Irene memberikan perlawanan keras hingga lima jam lebih sebelum menyerah dalam posisi kalah satu bidak dalam permainan akhir Benteng. Partai Irene vs Wang Yu paling akhir selesainya! Hasil tersebut membuat Irene tertahan dengan 2 angka. Wang Yu memimpim klasemen putri sendirian dengan 3 angka.

Satu pecatur Indonesia lainnya, MI Nasib Ginting (2397) juga memetik kemenangan atas pecatur tuan rumah Nelson Iii Mariano (2118, Filipina) pada langkah ke-58 pertahanan Hindia Raja. Nasib kini mengoleksi 1,5 angka.

Teks foto: GM Susanto Megaranto vs GM Krishnan Sasikiran (India) di babak ketiga yang dimenangkan pecatur Indonesia. GM Nguyen Anh Dung dari Vietnam menyaksikan dengan serius (Foto oleh Kristianus Liem)

Tidak ada komentar: