Entri yang Diunggulkan

Kejuaraan Catur Asia U18 Mixed Doubles Team 2023

  Tim Indonesia Memimpin,  5 Kali Menang, 1 Seri   Tim catur Indonesia yang terdiri dari FM Aditya Bagus Arfan dan Laysa Latifah memim...

Rabu, 23 Desember 2009

Hasil Babak 2 Tim Indonesia


Hasil Lengkap Babak Kedua:
Hasil mengejutkan dibuat tim putra Indonesia yang mampu menang telak 3,5-0,5 atas tim Bangladesh yang diperkuat dua Grandmaster kawakan Ziaur Rahman dan Niaz Murshed. Padahal pada babak pertama saja unggulan utama India A hanya menang tipis 2,5-1,5 atas Bangladesh. Mudah-mudahan ini pertanda baik bagi catur Indonesia.

Berikut ini hasil lengkap babak kedua tim putra Indonesia:

Bo. 6 BANGLADESH Rtg - 5 INDONESIA Rtg ½ :3½
3.1 GM Rahman Ziaur 2545 - GM Megaranto Susanto 2522 0 - 1
3.2 GM Murshed Niaz 2409 - IM Purnama Tirta Chandra 2417 ½ - ½
3.3 Md Jamal Uddin 2150 - FM Novita Anjas 2340 0 - 1
3.4 FM Mohammed Ab Ul Malek 2290 - Kaisar Jenius Hakiki 2227 0 - 1

Berikut ini hasil lengkap babak kedua tim putri Indonesia:

Bo. 5 INDONESIA Rtg - 8 SRILANKA Rtg 4 : 0
4.1 WGM Sukandar Irine Kharisma 2304 - Ranasinghe S D 1839 1-0
4.2 Lestari Baiq Vina 2170 - Premanath Dinushki 1819 1-0
4.3 WFM Dewi Aa Ci Ra 1938 - WFM Thilakawardana Supeshala 1809 1-0
4.4 WCM Medina Warda Ulia 1959 - WCM Walallawita Lihini 1797 1-0

Notasi Baiq Vina vs Eesha Karavade


Notasi Baiq:

Berikut ini notasi jalannya pertandingan mengejutkan antara Baiq Vina vs Eesha Karavade yang berakhir untuk kemenangan pecatur Indonesia tersebut.

Lestari Baiq Vina - Karavade Eesha [B85]
Asian Team Chess Championship (1), 22.12.2009

1.e4 c5 2.Kf3 d6 3.d4 cxd4 4.Kxd4 Kf6 5.Kc3 a6 6.Ge2 e6 7.0–0 Ge7 8.f4 Kc6 9.Rh1 Gd7 10.Ge3 0–0 11.Me1 b5 12.a3 Mb8 13.Gf3 Kxd4 14.Gxd4 e5 15.Ge3 Gc6 16.Mg3 Be8 17.fxe5 dxe5 18.Gh6 Gf8 19.Gg5 Kd7 20.Gh5 g6 21.Bf2 Mb7 22.Gg4 Kc5 23.Baf1 h6 24.Bxf7 Mxf7 25.Bxf7 Rxf7 26.Mf2+ Rg8 27.Mf6 Rh7 28.Mxc6 hxg5 29.b4 Ka4 30.Kd5 Bed8 31.Mc7+ Gg7 32.Mc6 Bf8 33.h3 Ba7 34.Gd7 Baa8 35.Kc7 Ba7 36.Kd5 Baa8 37.Rh2 Bab8 38.Mxa6 Bf2 39.Me6 Bff8 40.c4 Kb2 41.c5 Kd3 42.c6 Ke1 43.c7 Ba8 44.c8M Baxc8 45.Gxc8 Bf2 46.Mg4 1–0

Baiq Vina Lestari (kanan) yang membuat kejutan pada babak pertama dengan menaklukkan GMW Eesha Karavade dari India (Foto oleh Kristianus Liem).

Hasil Lengkap Babak Pertama


Hasil Lengkap:

Berikut hasil lengkap pada babak pertama:

Putra:

1 INDIA A BANGLADESH 2½ : 1½
2 SINGAPUR VIETNAM ½ : 3½
3 IRAN YAMAN 4 : 0
4 SRILANKA INDIA B 0 : 4
5 INDONESIA NEPAL 4 : 0

Putri:

1 INDIA A INDONESIA 2½ : 1½
2 SINGAPUR INDIA B 2 : 2
3 VIETNAM BANGLADESH 3 : 1
4 SRILANKA IRAN 0 : 4
5 NEPAL Bye 2 : 0

Teks foto: Iran menyapu Yaman 4-0. Depan kiri adalah GM Ehsan Ghaem Maghami dari Iran. (Foto oleh Kristianus Liem)

Putra Indonesia Bantai Nepal 4-0, Putri Kalah Tipis 1,5-2,5 dari India A


Kejuaraan Catur Beregu Asia 2009
Putra Indonesia Bantai Nepal 4-0, Putri Kalah Tipis 1,5-2,5 dari India A

Regu catur putra Indonesia tampil sempurna pada babak pertama Kejuaraan Catur Beregu Asia ke-14 yang berlangsung di Kolkata, India, Selasa (22/12) dengan mencukur regu Nepal 4-0. Kaisar Jenius Hakiki (rating 2227) di papan empat mengawali kemenangan Indonesia dengan menundukkan Shrestha Rajendra Prasad (1982) pada langkah ke-23 pertahanan Sisilia variasi Scheveningen.

MF Anjas Novita (234) di papan tiga menambah skor dengan menundukkan Pandey Sajan pada langkah ke-44 pertahanan Sisilia Najdorf. Lalu GM Susanto Megaranto (2522) di papan satu memastikan kemenangan Indonesia dengan menaklukkan Mahato Rajkishor (1994) pada langkah ke-61 pembukaan Gambit Menteri Ditolak.


Sementara MI Tirta Chandra Purnama di papan dua menggenapkan kemenangan Indonesia menjadi 4-0 setelah mengalahkan Karmacharya Punya Man (2015) pada langkah ke-36 pertahanan Ruy Lopez variasi Tukar.

Baiq Buat Kejutan:

Di bagian putri, regu Indonesia tampil percaya diri walau menghadapi unggulan pertama India A yang seluruh pemainnya bergelar GMW. Perlawanan keras diberikan para pecatur muda Indonesia itu di semua empat papan.

Namun pengalaman mulai berbicara ketika Chelsie Monica Sihite (1971) di papan tiga tidak berhasil menemukan langkah menang bidak 24.Kc6 dalam posisi liar. Dua langkah kemudian ia baru mengambil bidak d5 tersebut yang ternyata justru suatu kesalahan besar. GMW Nadiq Kruttika (2255) dengan jeli langsung menghukumnya. Chelsie baru menyerah pada langkah ke-32 pertahanan Sisilia Najdorf.

Indonesia langsung menyamakan skor 1-1 ketika Baiq Vina Lestari (2170) di papan dua membuat kejutan dengan menundukkan GMW Eesha Karavade (2413) pada langkah ke-46 pertahanan Sisilia Scheveningen.

Ini jelas suatu langkah awal yang bagus buat Baiq untuk dapat langsung meraih norma GMW pertamanya. Baiq menghukum dengan tepat ketika Eesha membuat kesalahan pada langkah ke-23 dengan menukar dua bentengnya untuk menteri lawan. Namun setelah itu ia mengunci posisi lawan hingga menyerah. Notasi partai tersebut dapat dilihat di bawah ini.

Posisi Indonesia ketinggalan 1-2 ketika GMW Irene Kharisma Sukandar (2304) di papan satu menyerah dari GMW Harika Dronavalli (2467). Irene yang memasang pertahanan “double cover” tak berdaya ketika pada langkah ke-25 Harika mengorbankan kudanya di petak f7 yang menghancurkan pertahanannya. Irene menyerah pada langkah ke-35 pembukaan Catalan.

Sayangnya, MFW Dewi AA Citra (1938) yang berhasil mengacak-acak posisi juara dunia junior 20 tahun 2009 GMW Soumya Swaminathan (2303) tidak berhasil menemukan langkah terbaik ketika waktunya tinggal dua menit lebih. “Saya gugup waktu tinggal dua menit. Seharusnya saya bisa mematkan rajanya,” cerita Citra dengan gemas.

Soumya berhasil melakukan konsolidasi dan menyeimbangkan posisi dan kemudian menawarkan remis pada langkah ke-46 pertahanan Sisilia Scheveningen setelah berkonsultasi dengan kaptennya. Posisi terakhir menunjukkan Soumya memiliki benteng dan gajah sedangkan Citra benteng dan kuda dengan masing-masing memiliki empat bidak pada sayap-raja. Namun pelatih Indonesia MI Irwanto Sadikin kecewa dengan keputusan Citra menerima remis yang tanpa konsultasi lebih dulu. “Seharusnya main terus saja, karena kalah 1,5-2,5 sama saja dengan kalah 1-3,” keluh Irwanto yang merasa peluang emas telah hilang.

Teks foto: Tirta Chandra Purnama, Anjas Novita dan Kaisar Jenius Hakiki ketiga jumpa regu Nepal pada babak pertama Kejuaaan Catur Beregu Asia 2009. (Foto oleh Kristianus Liem)

Selasa, 22 Desember 2009

Putra Indonesia Jumpa Nepal, Putri Lawan India A




Kejuaraan Catur Beregu Asia 2009
Putra Indonesia Jumpa Nepal, Putri Lawan India A

Regu putri Indonesia sudah harus bertemu unggulan utama pada babak pertama Kejuaraan Catur Beregu Asia ke-14 yang berlangsung di Kolkata, India, Selasa (22/12). Pairing ini dapat terjadi karena tim India A yang seluruh pemainnya bergelar GMW merupakan unggulan pertama sedang tim putri Indonesia berada pada posisi unggulan kelima dan total peserta terdiri dari sembilan regu.

Berikut ini pairing lengkapnya:

Round 1 on 2009/12/22 at 1400 hrs
Bo. 1 INDIA A Rtg - 5 INDONESIA Rtg 0 : 0
1.1 IM Harika Dronavalli 2467 - WGM Sukandar Irine Kharisma 2304
1.2 WGM Karavade Eesha 2413 - Lestari Baiq Vina 2170
1.3 WGM Soumya Swaminathan 2303 - WFM Dewi AA Citra 1938
1.4 WGM Nadig Kruttika 2255 - WCM Sihite Chelsie Monica 1971

Di bagian putra, regu Indonesia yang juga berada di seeded kelima mendapat lawan ringan dari Nepal yang merupakan tim unggulan terakhir dari sepuluh tim yang berasal dari sembilan negara. Pecatur Nepal seluruhnya belum memiliki gelar internasional.
Unggulan utama di bagian putra juga tim India A yang rata-rata rating empat pemain intinya mencapai angka 2643 dan seluruh pecaturnya bergelar Grandmaster. Mereka adalah GM Pentala Harikrishna (2672), GM Krishnan Sasikiran (2664), GM Surya Shekhar Ganguly (2654), GM Negi Parimarjan (2620), GM Deepan Chakkravarthy (2518).
Berikut pairing lengkap tim putra Indonesia:

Bo. 5 INDONESIA Rtg - 10 NEPAL Rtg 0 : 0
5.1 GM Megaranto Susanto 2522 - Mahato Rajkishor 1994
5.2 IM Purnama Tirta Chandra 2417 - Karmacharya Punya Man 2015
5.3 FM Novita Anjas 2340 - Pandey Sajan 0
5.4 Kaisar Jenius Hakiki 2227 - Shrestha Rajendra Prasad 1982

Sembilan Negara:
Kejuaraan Catur Beregu Asia ke-14 yang berlangsung di Kolkata, India, 20-29 Desember 2009 diikuti sembilan negara, yaitu Vietnam, India, Iran, Indonesia, Bangladesh, Singapur, Yaman, Sri Lanka, Nepal dan tuan rumah India. Mongolia yang sudah terdaftar pada saat-saat terakhir mengundurkan diri.

Tuan rumah diperbolehkan menurunkan dua regu pada setiap kelompoknya. Di bagian putri dua regu tuan rumah menjadi unggulan pertama dan kedua. Di bagian putra, tim India A juga unggulan pertama sedang tim India B menjadi unggulan keempat di bawah Vietnam dan Iran.
Total seluruh pecatur yang ikut serta mencapai 93 pemain. Di bagian putra ada 49 pecatur di mana 19 di antaranya bergelar GM. Di bagian putri ada 44 pecatur di mana sepuluh di antaranya bergelar Grandmaster Wanita.

Pertandingan menggunakan sistem Swiss 7 babak. Setiap harinya dimulai pukul 14.00 waktu setempat atau pukul 15.30 WIB. Kecuali pada babak terakhir yang dimulai pukul 10.00 atau 11.30 WIB. Juara Asia akan mewakili benua Asia pada Kejuaraan Catur Beregu Dunia tahun 2011.

Tim Indonesia terdiri dari Kristianus Liem (Ketua Delegasi), Rikardo (Manajer), MI Irwanto Sadikin (Pelatih) dan sepuluh pecatur muda usia, sbb.:

Putra:
1 GM Susanto Megaranto (2522), 22 tahun
2 MI Tirta Chandra Purnama (2417), 23 tahun
3 MF Anjas Novita (2340), 29 tahun
4 Kaisar Jenius Hakiki (2227), 19 tahun
5 CM Farid Firman Syah (2249), 17 tahun

Putri:
1 GMW Irine Kharisma Sukandar (2304), 17 tahun
2 Baiq Vina Lestari (2170), 23 tahun
3 MFW Dewi AA Citra (1938), 15 tahun
4 WCM Chelsie Monica Sihite (1971), 14 tahun
5 WCM Medina Warda Aulia (1959), 12 tahun

Teks foto:
1) Dari kiri: Irwanto sadikin, Rikardo, Tirta Chandra, Kaisar Jenius, Anjas Novita, Farid Firman Syah, Susanto Megaranto dan Kristianus Liem.
2) Dari kiri: Irene Kharisma, Medina Warda, Chelsie Monica, Baiq Vina, Dewi Citra dan Kristianus Liem.

Rabu, 09 Desember 2009

Sebelas Pecatur Indonesia Ramaikan Singapura

Sebelas pecatur Indonesia pagi ini berangkat untuk mengikuti Singapore Chess Festival yang akan berlangsung hingga 15 Desember 2009. Mereka adalah Luthfi Nurul Huda, Monica Putri Wigustira, Aay Aisyah Anisa, Muhammad Firmansyah Pratama, Yesaya Joel Augusto, Azarya Jodi Setyaki, Yuliana Santosa, Rezon Yanuar, Kadek IIn Dwijayanti, Mukmin Panggabean, Tromphin Sitorus dan Muhammad Syamsul Bachri. Mereka didampingi empat ofisial, yaitu Safarudin, Sunarno, Lisa Lumongdong dan Bunawan Bong.

Namun karena tahun ini tidak ada Singapore Open, dan pecatur Indonesia tidak dapat turun di kelas Commonwealth Open, maka para pecatur Indonesia tersebut akan turun di kelas Challengger.

Pesta Simultan Catur JAPFA di Medan




Kota Medan akan kebanjiran jagoan catur Indonesia! Ini sungguhan. Dan waktunya tidak lama lagi, yaitu Minggu 13 Desember 2009. Tempatnya di Lapangan Merdeka, Medan. Dan para jagoan catur yang hadir sebanyak 11 (sebelas) orang dan tidak tanggung-tanggung dipimpin langsung oleh GM UTUT ADIANTO sendiri.

Jagoan catur lainnya yang juga para bintang catur Indonesia adalah GM SUSANTO MEGARANTO, MI TIRTA CHANDRA PURNAMA, MN SURYA WAHYUDI, MN JUNAID PAMUNGKAS, MN FARID FIRMANSYAH, MN MASRURI RAHMAN.

Di bagian putri ada GMW IRENE KHARISMA SUKANDAR, WFM DEWI AA CITRA, MNW CHELSIE MONICA SIHITE dan WFM MEDINA WARDA AULIA. Perlu dicatat empat cewek yang tergabung dalam Dream Girls Indonesia ini adalah para juara nasional di kelompoknya pada Kejurnas Catur ke-40 di Palangka Raya, Kalteng, pada bulan November yang baru lalu.

Mereka semua akan memberikan catur simultan kepada para pelajar SD dan SMP di Medan dan sekitarnya. Caranya mudah, tukarkan 2 (dua) bungkus Sozzis produk JAPFA sebagai syarat pendaftaran. Silahkan mendaftar pada MN Charles Manik (081397339830) atau MN Rajo Nasution (06168787779).

Selain simultan catur juga diadakan lomba makan sosis dan lomba minum susu bantal Real Good. Acara ini memang disponsori oleh SOSIS SO NICE & SUSU BANTAL REAL GOOD produksi PT JAPFA COMFEED INDONESIA Tbk yang sudah terkenal sebagai sponsor utama catur Indonesia.

TUJUAN UTAMA acara ini adalah UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN Masyarakat Indonesia LEWAT MAKANAN YANG BERGIZI. Luar biasanya lagi, acara ini juga menyediakan hadiah yang menggiurkan, yaitu BERHADIAH LAPTOP UNTUK PESERTA SIMULTAN YANG BERHASIL MENGALAHKAN SANG JAGOAN CATUR INDONESIA TERSEBUT DI ATAS.

Ayo buruan, jangan sampai ketinggalan! Jangan sampai menyesal!

Selasa, 08 Desember 2009

Masruri Rahman Juara KU16 Putra


Masruri Rahman (DKI) menjuarai nomor KU16 tahun putra dengan hanya selisih satu poin nilai tie-break dari Muhamad Satibi (Jabar). Keduanya sama-sama membukukan 7,5 angka. Peringkat ketiga ditempati Julius Solihin (Banten) dengan 6,5 angka.


Ketiga remaja ini adalah para pecatur berbakat Indonesia yang kelak bakal mampu menggantikan para seniornya bila saatnya sudah tiba. Namun ada satu hal yang harus selalu diingat, bahwa bakat saja tanpa pengembangan lebih lanjut, maka kemajuan bakal lambat diperoleh. Malah kalau lengah, para pecatur junior yang lebih muda akan sanggup menyalip...

Final Ranking
Rank SNo. Name Rtg PROVINSI Pts. BH.
1 1 NM MASRURI RAHMAN 2139 DKI 7½ 49
2 2 MUHAMAD SATIBI 2104 JABAR 7½ 48
3 4 JULIUS SOLIHIN 1995 BANTEN 6½ 49
4 9 HARIOMURTI TRI K 1812 DIY 6 49
5 7 OLRENZO DIARI JOHAN 1865 DKI 5½ 48½
6 6 RIDWAN KURNIA 1866 DKI 5½ 45½
7 11 YOPI KURNIAWAN SUHENDRA 1765 JATIM 5½ 43½
8 15 AINUR ROFIQ 1648 JATIM 5½ 41
9 3 ISHAK FILIUS 2039 JABAR 5 45½
10 24 M. ADITYA 0 KALTIM 5 40
11 25 MUHLIS 0 JATIM 5 36½
12 5 DERIH SUPRIADI 1949 JABAR 4½ 52
13 8 LUKMAN RAMADHAN 1853 JATENG 4½ 42½
14 16 ASHAR HARIS 1640 KALTENG 4½ 41½
15 18 ANDRIE FERDIANOOR 0 KALSEL 4½ 40½
16 17 AKHYARUDDIN 0 KALTIM 4½ 37½
17 27 REINALDY KAKELOME 0 SULUT 4 42
18 26 PETER 0 KALTIM 4 37
19 21 DONI WIJAYA 0 KALTIM 4 28
20 14 RIO FRANDIKA 1674 SUMSEL 3½ 40
21 23 I GUSTI PUTU MADIANA 0 BALI 3½ 37½
22 22 FUJI ANSARI 0 KALSEL 3½ 34
23 19 AULIA MUTAQIM ANSYARI 0 KALSEL 3½ 32
24 20 BAGASKARA R.O 0 KALTENG 3½ 29
25 10 JUSTUNUAH S.S 1788 KALTENG 2½ 39
26 12 RAUSHAN FIKRI 1709 KALBAR 0 41
27 13 RORI MULDIANTO 1684 JAMBI 0 34½
Teks foto: Masruri Rahman (kanan) dan Muhamad Satibi. Peringkat tiga Julius Solihin tidak hadir di panggung penyerahan medali (Foto oleh Kristianus Liem)

Senin, 07 Desember 2009

Duel Kaisar vs Farid di Palangka Raya



Naskah ini saya tulis buat koran lokal Tabengan, dan dimuat pada edisi 21 November 2009. Saya turunkan lagi di sini dengan harapan lebih banyak lagi pecinta catur yang dapat ikut menikmatinya. Dua jagoan yang akhirnya jadi juara dan runner-up dengan meninggalkan para saingannya dengan skor cukup jauh ini adalah jebolan SCUA Bekasi yang diharapkan masih akan terus berkiprah di arena nasional dan internasional.

Catatan Kejurnas Catur Palangka Raya 2009
Duel Dua Bintang Muda Indonesia

Dua favorit juara di Kelompok Umur 20 tahun (Junior A), MN Farid Firman Syah dan MN Kaisar Jenius Hakiki tak terhindarkan berjumpa pada babak keempat setelah keduanya membukukan kemenangan pada tiga babak pertama. Duel dua bintang muda Indonesia ini akan menentukan siapa yang bakal menjadi juara.

Pertarungan berjalan keras sampai suatu ketika posisi Farid terdesak sehingga ia mengorbankan Kudanya agar timbul permainan akhir Benteng melawan Benteng dan Gajah milik lawannya. Ini posisi yang sulit untuk dimenangkan tetapi sesungguhnya bisa dimenangkan menurut teori.

Mampukah Kaisar memenangkannya. Kini simak saja jalannya pertarungan tersebut.

MN Farid Firman Syah vs MN Kaisar Jenius Hakiki
Pertahanan Sisilia Scheveningen [B81]
Palangka Raya, Jun A (4), 18.11.2009

1.e4 c5 2.Kf3 d6 3.d4 cxd4 4.Kxd4 Kf6 5.Kc3 e6 6.g4 h6 7.h4 Kc6 8.Bg1 Kd7 9.g5 hxg5 10.Gxg5 Kf6 11.Kxc6 bxc6 12.Mf3 e5 13.Gc4 Ge6 14.Gxe6 fxe6 15.0–0–0 Me7 16.Bg3 d5 17.exd5 cxd5 18.Me2 Md7 19.Gxf6 gxf6 20.Ke4 Me7 21.Rb1 Bb8 22.Ma6 Rf7 23.Kc3 Mb7 24.Mxb7+ Bxb7 25.Bh3 Gc5 26.Bd2 Bb4 27.h5 Bf4 28.Kd1 Bh6 29.f3 e4 30.fxe4 Bxe4 31.c3 Be5 32.Bdh2 f5 33.b4 Gb6 34.Rc2 f4 35.a4 a6 36.Rd3 Bg5 37.c4 dxc4+ 38.Rxc4 Bd5 39.Kc3 Bd4+ 40.Rb3 a5 41.bxa5 Gxa5 42.Bc2 e5 43.Kb5 Bb4+ 44.Ra3 e4 45.Bc5 f3 46.Bf5+ Re6 47.Bf8 Bb1 48.Ra2 Bd1 49.Bh4 Be1 50.Kd4+ Rd5 51.Kxf3 Be2+ 52.Ra3 Be3+ 53.Ra2 Be2+ 54.Ra3 Be3+ 55.Ra2 exf3 56.Bf5+ Be5 57.Bxf3 Bhxh5 58.Bd3+ Rc5 59.Bxh5 Bxh5 60.Rb3 Bh4 61.Bg3 Gd2 62.Bg1 Bb4+ 63.Ra3 Bb8 64.Bg2 Gc3 65.Bg5+ Rc4 66.Bb5 Gb4+ 67.Rb2 Be8 68.Bb7 Be2+ 69.Rc1 Rb3 70.Bd7 Be1+ 71.Bd1 Be5 72.Bd3+ Gc3 73.Bd7 Be1+ 74.Bd1 Be4 75.Bd7 Bxa4
Lihat diagram 1. Kini pertarungan memasuki permainan akhir Benteng Gajah melawan Benteng sendirian yang teoritis dapat dimenangkan pihak yang unggul.
76.Bb7+ Gb4 77.Rb1 Ba5 78.Bb8 Bd5 79.Bc8 Bd1+ 80.Bc1 Bd2 81.Bc7 Bh2 82.Bc8 Bb2+ 83.Rc1 Be2 84.Rb1 Gd6 85.Bc6
Farid menemukan lanjutan yang tepat. Jangan 85.Bc1?? karena datang 85...Bb2+ 86.Ra1 Ba2+ 87.Rb1 Ge5! disusul mat pada langkah berikutnya 88...Ba1#.
85...Be1+ 86.Bc1 Be8 87.Bc6 Gb4 88.Bc7 Be5 89.Bc8 Gc5 90.Bb8+
Satu-satunya jalan, langkah lain Putih kalah!
90...Rc3 91.Bc8 Be1+ 92.Ra2 Be2+ 93.Rb1
Jika 93.Ra1? Rb3 94.Bb8+ Gb4 disusul 95...Be1 Hitam menang.
93...Bb2+ 94.Ra1 Bb5 95.Ra2??
Lihat diagram 2. Langkah terakhir yang dimainkan Putih suatu kesalahan. Yang benar adalah 95.Bg8 atau 95.Bh8 dengan ide melancarkan skak terus menerus dari baris samping. Akibat langkah terakhir Putih tadi, di sini Hitam dapat memenangkan permainan dengan …
95...Rc2
Ancamannya 96...Ba5#.
96.Ba8 Bb3
Atau 96...Gb4! 97.Ba7 Gc3 98.Ra3 Bb1 dan kalau Putih tidak mau merelakan Bentengnya, ia bakal kena mat pada langkah berikutnya dari petak a1.
97.Ba4 Gb4 98.Ba8 Gc3??
Sayang Kaisar membuat blunder. Seharusnya di sini 98...Bb2+ 99.Ra1 Bb1+ 100.Ra2 Gc3 dan Putih tidak bisa menghindari mat di a1!
99.Bg8
Farid kembali menemukan satu-satunya lanjutan penyelamatan!
99...Bb5 100.Bg2+
Kembali satu-satunya langkah penyelamatan.
100...Gd2 101.Bg3 Bb4 102.Bf3 Bb5 103.Bh3 Bg5 104.Bf3 Gf4 105.Ba3??
Farid yang sekarang buat blunder. Lanjutan yang benar adalah 105.Ra3 atau 105.Bb3 atau 105.Bf2+.
105...Bb5??
Kaisar kembali gagal menemukan jalur menangnya. Seharusnya 105...Gd6!! membangun kembali jaringan mat setelah 106.Ba6 Gb4 107.Ba7 Gc3 108.Ra3 Bg1 109.Ra4 Ba1+ Hitam menang karena Benteng Putih lenyap.
106.Bf3 Bh5 107.Bf2+ Gd2 108.Bf3 Bh8 109.Bg3 Gf4 110.Bf3 ½–½
Remis disepakati di sini. Partai yang sangat menegangkan!

Minggu, 06 Desember 2009

Virda Aulia Juara KU14 Putri


Virda Rizka Aulia (DKI) juara KU14 tahun putri karena unggul nilai Solkoff dari dua saingan utamanya. Yaitu 51 banding 48 dan 47 dari Dinda Ayu Swastika (Jabar) dan Via Lastiningtyas (Lampung). Ketiganya sama membukukan 7 angka.


Virda mencetak tujuh kemenangan dan dua kali kekalahan dari Dinda dan Via. Via kalah dari Dinda dan dua kali remis. Sedang Dinda kalah sekali dari Fitria Sari (Babel) di babak kedua dan dua kali remis salah satunya pada babak pertama.


Ini gelar juara nasional pertama buat Virda. Kakak dari Medina ini sebetulnya juga memiliki bakat yang sama besar seperti adiknya. Tapi ia termasuk terlambat saat bergabung di SCUA Bekasi karena usianya sudah di atas 10 tahun saat itu. Ketika permainannya sudah mulai bagus, ia sudah memasuki usia remaja. Perubahan dari masa kanak-kanak ke remaja itu, yang biasa disebut masa pancaroba, ternyata mempengaruhi konsentrasi caturnya. Maklum Virda anak yang cantik sehingga tentu banyak remaja pria yang menggodanya...


Via Lastiningtyas sejak pertengahan tahun 2009 ini pindah dari Lampung untuk ngekost tak jauh dari SCUA Bekasi. Keputusannya meninggalkan kampung halaman dan keluarga demi untuk belajar catur tentunya akan membuahkan prestasi. Ia punya kemauan, tekad, dan keberanian untuk mewujudkannya. Ranking tiga adalah awal prestasi besar yang bakal mengikuti karir caturnya...

Final Ranking
Rank SNo. Name Rtg PROVINSI Pts. BH.
1 2 Virda Rizka Aulia 1743 DKI 7 51
2 1 Dinda Ayu Swastika 1793 JABAR 7 48
3 3 Via Lastiningtyas 1724 LAMPUNG 7 47
4 37 Nadya Anggraini 2086 KALTIM 6½ 53½
5 4 Haeva Nurani 1715 JABAR 6 49
6 8 Rida Mutani 1689 JABAR 6 47½
7 19 Desy Nur Fitria 1520 JATIM 6 45½
8 5 Lintang Wulandari 1702 DIY 5½ 51
9 10 Ratna 1676 KALTIM 5½ 45
10 33 Riska Dwiastuti 0 BALI 5½ 39
11 36 Yeni Sagala 0 KALTIM 5½ 39
12 31 Novi Dwi Arifah 0 JATENG 5½ 38
13 6 Tammi Nasuha 1700 BANTEN 5 45
14 25 Laelatul Hasanah 0 JATIM 5 43½
15 28 Nabilah Tabriz 0 BANTEN 5 37
16 7 Lucky Chandini 1689 JATIM 4½ 49
17 12 FITRIASARI 1670 BABEL 4½ 44½
18 30 Norfatimah 0 KALTIM 4½ 42
19 20 Ajeng Sawitri 0 RIAU 4½ 40½
20 11 Mursidah 1675 KALSEL 4½ 37½
21 17 AFIFAH 1590 NAD 4½ 30
22 15 Margaretha 1626 KALTENG 4 43½
23 35 YOLA YOLANDA 0 SUMUT 4 40
24 14 Suci Puspaningtyas 1661 KALSEL 4 37
25 9 Desrivina Ramkas 1677 RIAU 4 36
26 22 FAYME GUNAWAN 0 KEPRI 3½ 36
27 34 Rusmita Tsafitri 0 KALTENG 3½ 33½
28 23 Hiu Liing 0 KALTENG 3½ 31
29 13 Neneng Novesa 1666 KALTENG 3 34½
30 24 Jamiatul Khairiah 0 KALSEL 3 33½
31 26 Lili Yunita 0 KALTENG 2½ 32
32 32 PIA SARI PITA OKA 0 KALBAR 1 40
33 29 Nada Suna 0 KALTENG 1 27½
34 21 Arfiani 0 SULTENG 0 37½
35 27 Lisyana S 0 KALTIM 0 35½
36 16 ROYAN PARADIBA 1598 BABEL 0 32½
37 18 Mira C. Sirait 1558 JAMBI 0 31½
Teks foto: Virda saat dikalungi medali oleh Ketua KONI Palangka Raya. Disebelahnya Dinda, Via tidak tampak dalam gambar (Foto oleh Kristianus Liem)

Sabtu, 05 Desember 2009

Erly Candra Juara KU14 Putra

Juara kelompok umur 14 ini, Erly Candra Kurniawan yang berasal dari Kabupaten Pamekasan, Madura ini, mengingatkan orang pada pecatur asal pulau penghasil garam terbesar Indonesia bernama Irwin Irnandi yang pernah tiba-tiba melejit dan menjadi juara dunia junior kelompok umur 10 tahun di Aguadilla, Puerto Rico, pada 1989.
Mudah-mudahan karir Erly masih terus bisa berkembang melebihi pendahulunya Irwin yang mentok dengan gelar Master FIDE saja.

Juara kedua Anugerah Setyo Pambudi yang berasal dari Kebumen pernah dibawa GM Utut Adianto ke World School Chess Championship 2009 di Yunani seusai kampanye Calegnya. Waktu itu pecatur cilik asal Desa Ambalresmi Kecamatan Ambal itu hanya berhasil menduduki peringkat 17.
Juara tiga Benhart Pasaribu adalah siswa SCUA Bekasi yang bakatnya juga sudah menonjol sejak ia berusia sembilan tahun. Tapi masalah psikologis "takut kalah" menghambatnya melejit lebih cepat. Mudah-mudahan gelar juara tiga ini dapat memacu kakak dari Julisa Pasaribu ini tampil berani dalam setiap bermain sehingga kemampuan hebat yang dimilikinya dapat keluar dan terwujud di atas papan catur...

Final Ranking
Rank SNo. Name Rtg PROVINSI Pts. BH.
1 4 ERLY CANDRA KURNIAWAN 1789 JATIM 7½ 51
2 12 ANUGERAH SETYO PAMBUDI 1692 JATENG 7 53
3 6 BENHART PASARIBU 1749 JABAR 6½ 52½
4 18 FIODIAS BASKARA 1658 RIAU 6½ 50½
5 5 RYAN RAMADANI 1784 DKI 6½ 50
6 1 GELAR SEGARA 1953 JABAR 6½ 49
7 20 YOGI DWI HAKIKI PUTRA 1615 JATIM 6 47½
8 11 ARIF RAHMAN SARAGIH 1701 SUMUT 6 44
9 9 BILAL DWI SAPUTRA 1731 JABAR 6 42½
10 35 DIMAS MAHARDIKA AHMAD 0 JATIM 5½ 48½
11 19 BINTANG LAZUARDI 1633 DIY 5½ 47½
12 28 ALEX HIDAYATULLOH 0 JATIM 5½ 45½
13 39 M. MIFTAHHUL HUDARI 0 KALSEL 5½ 45
14 10 EKO JUMADDIN 1710 KALTIM 5½ 43½
15 15 ROID ATTAKATSUR 1670 DIY 5½ 41½
16 8 ARIEF RAHMAN 1738 KALBAR 5½ 39½
17 38 JAMES MANAPODE 0 SULUT 5 45
18 52 YURANDA IRAWAN 0 BABEL 5 43½
19 17 RAKA ABDILLAH 1662 JABAR 5 43
20 24 RONALDO 1524 LAMPUNG 5 40½
21 44 RAHMAT SANGUN SEMAKA 0 JATIM 5 38½
22 40 M. WISNU SAPUTRA 0 KALTIM 5 35
23 41 MOHAMAD ISHAK RIANJAR 0 MALUKU 4½ 51
24 25 A.A GEDE RAI CAKRA NEGARA 0 BALI 4½ 44½
25 3 STEVEN WALANSENDOW 1836 KEPRI 4½ 43
26 51 WAHYU PRASTYA 0 BALI 4½ 41
27 22 RONI WALUYA 1586 KALSEL 4½ 38½
28 7 M YUDHA FADILLAH 1743 KALSEL 4½ 38
29 13 TAUFUN TRISETIAWAN M 1691 SULSEL 4½ 37
30 48 RIZAL HENDRA W 0 KALTENG 4½ 32
31 32 BOBBY FISHER 0 NAD 4 43
32 31 BERRY ALFIN 0 KALTIM 4 41
33 30 ANGGI MIFTAHUDIN 0 RIAU 4 38½
34 23 EGO PRAYOGA 1585 RIAU 4 35½
35 37 HULMAN JRM TUA SIMANULLANG 0 SUMUT 4 32
36 36 FENDI DWI JULIAN 0 KALTIM 3½ 42½
37 34 CUCU SUMARNA 0 KALTIM 3½ 38
38 49 RIZWAN FAHRONI 0 KALTIM 3½ 34½
39 2 BAKTI AMIRUL JABAR 1911 BANTEN 3½ 34
40 14 M. IQBAL 1672 BABEL 3½ 33
41 42 MUSA LAANA 0 KEPRI 3½ 33
42 47 RIDWAN ROOFI 0 RIAU 3 38
43 21 MOH ALDINO SAPUTRA 1586 SUMBAR 3 33½
44 33 CANDRA 0 KALTENG 3 33½
45 27 AHMADUN 0 KALTENG 3 30½
46 46 RIDO 0 KALTENG 2½ 34
47 43 PAMBUDI 0 KALTENG 1½ 36
48 16 ZAHIRWAN 1670 BABEL 0 39½
29 ANDI 0 KALTIM 0 39½
50 50 TOPAN 0 SULTENG 0 39
51 26 AGUNG ARIZKY 0 DKI 0 36
45 RAMADHAN AHMAD 0 JAMBI 0 36
Teks foto: Dari kanan, Erly Candra Kurniawan (Jatim), Anugerah Setyp Pambudi (Jateng) dan Benhart Pasaribu (Jabar). (Foto oleh Kristianus Liem)

Jumat, 04 Desember 2009

Anastasia Patricks Juara KU12 Putri


Anastasia Patricks yang menjuarai KU12 tahun putri termasuk salah satu bakat bagus yang dimiliki Indonesia. Ia sempat mengikuti beberapa kegiatan di SCUA Kelapa Gading, tetapi terlalu sebentar untuk dibilang ikut berperan. Ayahnyalah -- Ryan Patricks -- yang selama ini mendidiki sendiri putri tunggalnya tersebut. Ryan adalah kawan main catur saya semasa SMA. Buku caturnya segudang. Tapi menurut saya Anastasia akan berkembang jauh lebih pesat jika ia mempunyai lawan latih tanding yang beragam dan cukup banyak tentu saja. Tapi apakah itu mungkin mengingat sekolahnya di SD St. Theresia menyita waktu yang tidak sedikit pula ...


Julisa Pasaribu akhirnya dapat ranking dua, hanya berbeda setengah poin dari Anastasia. Julisa adalah siswa aktif SCUA Bekasi hingga kini. Bakatnya sudah terlihat ketika ia berusia tujuh tahun sehingga SCUA memberinya kesempatan bertanding di turnamen internasional ASEAN Age Group di Pataya, Thailand. Tapi prestasinya belum bersinar karena masalah nonteknis. Ah, Julisa akan malu kalau masalah tersebut diceritakan lagi di sini. Iya kan Lis?

Fransisca Fortunata juga jebolan SCUA Kelapa Gading. Enerji yang dimilikinya juga luar biasa besar. Tapi rumahnya di daerah Kota yang jauh dari SCUA, dan sekolahnya di SDK Penabur yang menuntut waktunya secara penuh, membuatnya lebih banyak berlatih menggunakan komputer dan buku-buku catur saja. Itu membuatnya belum juga menjadi nomor satu...

Final Ranking

Rank SNo. Name Rtg PROVINSI Pts. BH. SB. Fide vict
1 4 CM Anastasia Patricks 1751 DKI 7 50½ 39.25 39½ 5
2 8 Julisa Pasaribu 1692 JABAR 6½ 46½ 31.75 30½ 6
3 18 Fransisca Fortunata 1587 DKI 6½ 42½ 27.25 27½ 6
4 2 Aay Aisyah Anisah 1780 JATIM 6 51 33.00 32½ 4
5 5 Ayu Indriane T. 1727 JABAR 6 48 30.25 30 5
6 17 Nurul Indah Saffanah 1590 JATENG 5½ 48 27.50 29 5
7 6 Yuni Veronika 1703 RIAU 5½ 48 26.25 34 5
8 15 FATHU QAULAN T 1607 KALTIM 5½ 44½ 24.50 29½ 4
9 3 Arlisa Sepvita 1768 JABAR 5½ 44 24.00 24½ 5
10 11 Linarti Paputungan 1662 SULUT 5 48½ 24.00 29 4
11 12 Hera Apriyanti 1627 RIAU 5 42½ 20.50 25½ 4
12 25 Nadya Aulia Rahma 0 JATIM 5 34½ 13.25 16½ 3
13 10 Widya Tri Febriyanti 1664 JATIM 4½ 44 17.00 29 3
14 13 AGUSTIN MAYANGSARI 1626 BABEL 4½ 43½ 18.25 23½ 4
15 9 Nabila Syahvalensi 1670 KALTENG 4½ 39½ 12.75 20 3
16 28 Suci Arifani 0 KALTENG 4½ 38 18.25 20 4
17 19 Agrisinta Dwi Lestari 1554 KALBAR 4½ 37½ 13.25 21 4
18 16 JULIA 1607 KALTENG 4½ 37½ 12.25 19½ 3
19 23 Fadhilah Asasi 0 BANTEN 4½ 34 13.00 17½ 4
20 14 Nabila Dian Cahyanti Putri 1617 SULTENG 4 42 16.00 24 3
21 7 Auryn Naida 1693 KALTIM 4 36½ 15.50 19 4
22 20 LITA LIZARA 1513 BABEL 3½ 42½ 10.50 20½ 2
23 22 Elfiana Ibrahim 0 SULTENG 3½ 38 9.75 19 3
24 27 Siti Ridha 0 KALSEL 3½ 33½ 6.50 12½ 2
25 21 Dian Trinita M. 0 RIAU 3 35 10.75 16½ 2
26 24 Mawarni A. 0 KALTENG 2½ 37 7.75 13½ 2
27 26 Novi Aljuhra 0 RIAU 1½ 38 1.50 6½ 0
28 1 Elisabeth Diana KS 1854 DIY 0 40½ 0.00 0 0

Teks foto: Anastasia Patricks (kanan) dan Julisa Pasaribu. Fransisca yang juga sama cantiknya tidak muncul saat penyerahan medali (Foto oleh Kristianus Liem)

Kamis, 03 Desember 2009

Sean Winshand Juara KU12 Putra


Sean Winshand Cuhendi (DKI) mendominasi KU12 tahun atau yang biasa disebut juga Junior E ini. Ia hanya kehilangan setengah angka hasil remis dari peringkat ketiga M. Lutfi Ali (Jateng). Sean beda 1,5 poin dari peringkat kedua Kurniawan Dwi Saputra (DKI).

Menariknya, ketiga-tiganya berasal dari Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA). Sean adalah alumni SCUA Kelapa Gading semasa ditangani almarhum GM Edhi Handoko. Ia kini berlatih dengan guru privat setiap Sabtu dan Minggunya berlatih di Percaja Tanah Abang. Selebihnya ia berlatih sendiri menggunakan komputer dan buku-buku catur. Kondisi ini memperlihatkan bakatnya yang luar biasa. Apalagi ia juga bersekolah di SDK Penabur yang terkenal ketat pelajarannya. Kalau saja ia bisa lebih banyak latihan caturnya, prestasinya pasti akan berkembang lebih pesat lagi...


Hasil yang dicapai Kurniawan di Kejurnas ini termasuk luar biasa karena di bawahnya banyak nama-nama yang sudah lebih dulu menonjol di kancah catur nasional seperti Musa Kadzim (Kaltim) yang pernah menjadi juara nasional KU8 tahun 2005 dan Aditya Ghifari dari Jabar. Mungkin di Palangka Raya ia sudah bisa mengendalikan "penyakit" hiperaktifnya...

Lutfi Ali yang dibawa GM Utut Adianto dari daerah kampanyenya di Banjarnegara, dalam latihan di SCUA lebih sering berada di atas Kurniawan. tapi itulah pertandingan catur, siapa yang lebih siap, dialah yang bakal jadi pemenang...

Final Ranking
Rank SNo. Name Rtg PROVINSI Pts. BH. SB. Fide vict
1 1 SEAN WINSHAND C, 1815 DKI 8½ 47½ 44.50 43½ 8
2 7 KURNIAWAN DWI SAPUTRA 1660 DKI 7 49½ 35.25 38 6
3 31 M. LUTFI ALI 0 JATENG 6 51½ 33.50 33 3
4 29 LEONARDO SAGALA 0 KALTIM 6 46½ 28.50 30 6
5 5 AHMAD RIFAI 1698 KALTENG 6 42½ 26.00 24 6
6 8 SEFRIAN RIZKI BINTORO 1652 JABAR 6 41 24.75 27½ 5
7 3 RANU DIRJO DWIADI 1750 JATIM 5½ 54 30.25 33½ 4
8 2 MUSA KADZIM 1788 KALTIM 5½ 51½ 27.25 33 5
9 24 GHASSAN SYAQIQ AL-BALKH 0 DKI 5½ 49½ 29.75 28½ 5
10 4 ADITYA GHIFARI 1710 JABAR 5½ 46 24.00 29 5
11 9 TOPAN ANGGARA 1648 KALTENG 5½ 44 24.00 26½ 5
12 16 PT BAGUS PRADNYA PUTRA 1588 BALI 5½ 42½ 23.00 25½ 5
13 32 RENOLD 0 SULSEL 5½ 39½ 21.00 28 4
14 34 SUSANDI 0 KALTENG 5 51½ 26.00 29 5
15 23 GARIN RAMADHAN 0 JATIM 5 49 23.75 27½ 4
16 10 NAMA SYAHRUL RAMADHAN 1643 JABAR 5 40 21.25 24 4
17 6 JOVI FAGADIWA 1696 BABEL 5 40 19.00 23 5
18 33 SATRI JAYA 0 KALTENG 4½ 39 13.50 23 4
19 35 TORCHIS SIAHAAN 0 KALBAR 4½ 37 16.75 21½ 3
20 21 DERY PRANOTO 0 KALTIM 4½ 37 12.25 24 4
21 36 YASER AULIA 0 KALTIM 4 47 17.00 24 4
22 13 ERDI AHDIYAT 1602 KALSEL 4 44 18.25 22½ 3
23 19 ALFACHRYS 0 KALTIM 4 42 11.00 15 2
24 25 IBRAHIM 0 RIAU 4 41½ 12.25 18½ 2
25 12 FALAK TARA DINI 1613 RIAU 4 41½ 8.75 21½ 2
26 26 JONATHAN 0 KALTENG 4 37½ 12.75 17 3
27 18 BERNADUS PRASETYA UTAMA 1532 DKI 4 36½ 8.50 18 3
28 27 KARYO BASUKI 0 KALTENG 4 35½ 12.00 21 3
29 28 KENTJI SONGKILAWANG 0 SULUT 4 34 7.50 17 3
30 11 M. YULIANSYAH 1618 SUMSEL 3½ 37 13.00 17½ 3
31 22 EED WAHYUDI 0 KALTENG 3½ 34 5.50 17 1
32 17 AHMAD RUSDI 1555 KALTENG 3½ 32½ 6.75 13 1
33 30 M RIZKY MAULANA 0 KALSEL 3 39 6.00 19 2
34 20 DERRY 0 KALTENG 2½ 32 4.25 11 1
35 37 ZULKIFLI 0 KALTENG 1½ 36½ 1.25 10 0
36 15 AWANG PUTRA SEMBADA R 1598 DIY 0 40 0.00 0 0
37 14 SYAIFUL 1601 BABEL 0 38½ 0.00 0 0
Teks foto: Dari kanan, Sean Winshand, Kurniawan Saputra dan Lutfi Ali (Foto oleh Kristianus Liem)

Rabu, 02 Desember 2009

Nyimas Sonya Juara KU10 Putri


Nyimas Sonya Nafa (DKI) yang menjuarai KU10 putri adalah salah seorang produk mutakhir Sekolah Catur Utut Adianto yang diharapkan bakal terus berkembang prestasinya. Sonya tahun 2008 lalu sudah dikirim SCUA mengikuti turnamen internasional Kuala Lumpur Open, tetapi malang ibunya yang ikut serta kena jambret di negeri jiran tersebut (berita tersebut juga dapat ditemukan dalam blog ini) sehingga kondisi tersebut mempengaruhi penampilan Sonya.

Di Palangka Raya Sonya tampil stabil sekali dengan membukukan 8 kemenangan. Ia hanya menderita sekali kalah dari peringkat ketiga Dita Karenza (Kaltim), sebaliknya Dita kalah sekali dari peringkat kedua Dewi Fortuna (Jabar).

Kalau anda menonton saat Sonya bertanding, anda akan percaya gadis mungil yang cantik ini kelak akan menjadi pecatur besar Indonesia berikutnya. Sebab ketika berkonsentrasi, Sonya seperti tak tergoyahkan, ia bagai hanyut demikian dalam sekali...

Final Ranking
Rank SNo. Name Rtg PROVINSI Pts. BH. SB. Fide vict
1 9 NYIMAS SONYA NAFA 1594 DKI 8 49½ 43.00 42 8
2 2 Dewi Fortuna 1663 JABAR 7½ 47 36.25 37½ 7
3 1 Dita Karenza 1839 KALTIM 6½ 52 36.50 34 5
4 8 Vania Vindy C, 1600 JABAR 6 49 27.75 32½ 5
5 18 Angel Ruth Nugroho 0 JATENG 5½ 48 26.25 29 5
6 6 Sarah Khoirunisa 1607 KALTIM 5½ 45 23.75 28½ 5
7 25 Ria Agustina Putri 0 KALTENG 5½ 44 23.75 26½ 5
8 21 G. Catheline Sanger 0 KALTIM 5½ 41½ 25.50 22½ 4
9 3 Indira Nursyamsina H 1629 JATIM 5 48 23.00 27 5
10 5 Afifah Diah PL 1615 JATENG 5 46 24.25 25½ 4
11 10 Marieta Cristabel C 1566 JABAR 5 42 17.00 25 5
12 15 Elsa Febrianti 1530 KALTENG 5 38 13.00 18 4
13 4 Ghina Wintang Alfiana 1617 DIY 4½ 50 21.75 26 4
14 28 Titi Putri Rezki 0 SULSEL 4½ 47 21.50 26½ 3
15 19 Angela Arin Pratama 0 JATIM 4½ 38 17.25 22 4
16 27 Tasya Tawaang 0 SULUT 4½ 37½ 15.50 23½ 4
17 17 Alfa Zakiah 0 JATIM 4½ 36 15.75 19 4
18 22 Linda Aprilani 0 KALTENG 4 44 11.50 22 3
19 7 Ameliasih 1605 JATIM 4 43 18.00 21 3
20 13 Grace Melina Sianturi 1537 DKI 4 43 16.00 21 4
21 11 Aulia Rahmadina 1552 KALSEL 4 39 13.50 18 4
22 23 Maratun Khusnul Khotimah 0 JABAR 4 37 12.00 17 4
23 26 Shania Edeline 0 DKI 4 36½ 11.50 20 4
24 14 Eldora Fulvia 1535 KALTIM 4 34½ 13.50 18 4
25 29 MARIA C. SIRAIT 0 JAMBI 3½ 35½ 6.25 15 2
26 16 Tanaya Atyanta 1455 KEPRI 3 38½ 4.00 13 2
27 24 Nurul Hidayah 0 KALSEL 2 33½ 2.00 8 1
28 12 FATIA SELSEP 1539 JAMBI 2 33 2.00 11 1
29 20 Ardiana R. 0 KALTENG 2 33 2.00 9 1
Teks foto: Dari kiri, Nyimas Sonya, Dewi Fortuna dan Dita Karenza (Foto oleh Kristianus Liem)

Selasa, 01 Desember 2009

Ihsan Siregar Juara KU10 Putra


Propinsi Lampung boleh berbangga dengan pecatur cilik berusia 10 tahun ini, M. Ihsan Siregar. Karena satu-satunya medali emas yang direbut Lampung dalam Kejurnas ke-40 ini berasal dari kepiawaian pecatur bertubuh kecil ini. Ihsan meraih 7,5 poin.

Juara dua diduduki M. Guswan Azis dari Jateng dengan 7 poin. Sedang juara tiga direbut Arif Abdul Hafiz dari Jabar dengan 6,5 poin. Jagoan SCUA di kelompok ini yang membela DKI, Novendra Prihasmoro, sama merebut 6,5 poin tapi kalah dalam nilai tie-break sehingga hanya berada di peringkat kelima.


Final Ranking
Rank SNo. Name Rtg PROVINSI Pts. BH. SB. Fide vict
1 3 M. IHSAN SIREGAR 1646 LAMPUNG 7½ 48 39.00 34 7
2 1 M GUSWAN AZIS 1726 JATENG 7 54 40.00 41 6
3 5 ARIF ABDUL HAFIZ 1629 JABAR 6½ 53 37.00 33½ 6
4 18 ALVARO GEBRIN F 0 JATIM 6½ 51½ 35.25 35 5
5 31 NOVENDRA PRIHASMORO 0 DKI 6½ 47 30.75 34½ 6
6 36 ROZIE ADAM 0 KALTIM 6½ 45 29.25 31 6
7 39 YOGA PRADAFA 0 JATIM 6 52 27.00 35 4
8 7 LUTFI NURUL HUDA 1624 JABAR 5½ 51½ 27.50 30½ 5
9 9 ARIFA RIZKY 1596 JABAR 5½ 47½ 27.00 28 5
10 28 KURNIA ROBI F 0 JATIM 5½ 45 24.75 26 5
11 4 KADEK WIJAYANTARA 1632 BALI 5½ 43½ 25.25 26½ 5
12 37 SINGGIH SATRIA L 0 JATIM 5½ 40½ 21.25 23 5
13 2 M. FIRMANSYAH PRATAMA 1701 DKI 5 47½ 22.00 30 5
14 16 AHMAD FAUZI 0 KALSEL 5 47 25.50 28 3
15 20 AZMI NUR HABIBI 0 JATIM 5 46 22.50 24 4
16 19 ARDI RIZQIANSYAH 0 KALTENG 5 41 17.50 25 5
17 25 FRANSISKUS 0 KALTIM 4½ 44 18.00 23½ 4
18 24 FEBRIYANTO CHANDRA 0 KALTIM 4½ 42½ 18.75 21 3
19 23 ELIEZER NEOVAND 0 KALTIM 4½ 42 19.00 26½ 4
20 33 FATKUR RIZAL 0 KALTIM 4½ 41½ 17.50 22 4
21 11 ABDUL HAMID 1553 KALSEL 4½ 40½ 17.00 21 4
22 13 FISAL POMOLANGO 1544 SULUT 4½ 40½ 16.75 21½ 3
23 10 M. ARIF DARMAWAN 1559 KEPRI 4½ 36½ 13.75 25 4
24 6 MGS. NUR MUHAMMAD FAHMI 1625 SUMSEL 4 42 15.00 23 4
25 14 CHRISTOPHER 1507 BANTEN 4 40 11.00 16½ 2
26 26 GUNAWAN WIBISONO 0 KALTIM 4 37 8.00 17 3
27 15 MOHAMAD GERLAN TANTU 1455 GORONTALO 4 34½ 9.75 15 1
28 8 ARY JULIANSYAH 1616 BABEL 3½ 40 8.75 18½ 2
29 17 ALDO 0 SULSEL 3½ 36½ 9.75 19 3
30 29 M HANIF IHSAN 0 KALTIM 3½ 36 13.00 17½ 1
31 34 RIZAL YUNUS 0 GORONTALO 3½ 36 12.50 15 0
32 21 DENIS MANAPODE 0 PAPUA 3½ 34 12.25 16½ 2
33 35 RIZKA ILHAM AKBAR 0 KALTIM 3½ 34 10.25 15½ 1
34 12 DARWIN 1550 SULSEL 3½ 33 10.25 13 2
35 27 IBRA HAFISH 0 KALTENG 3½ 33 6.50 13½ 2
36 30 M. AGIL BUDISYAH 0 SULTENG 3½ 32½ 10.00 16 2
37 22 DWIKI ADTYA 0 KALTENG 3 39 7.25 13½ 0
38 32 OKIM KORINA P 0 JAMBI 3 38 7.00 17 2
39 38 SURYADI 0 SULTENG 1 35½ 0.00 8 0

Teks foto: Dari kiri Ihsan Siregar, Guswan Azis dan Arif Abdul Hafiz (Foto oleh Kristianus Liem)

Senin, 30 November 2009

Vanessa Elaine Juara KU8 Putri


Berikut ini ranking akhir di Kelompok Umur 8 tahun putri atau yang oleh panitia Kejurnas disebut kelompok Junior G. Vanessa dari DKI Jakarta mendominasi dengan 7,5 angka atau satu setengah poin di atas peringkat dua dan tiga yang ditempati oleh Muslimah (Kaltim) dan Nyimas Shieta (DKI). Shieta adalah adik Nyimas Sonya yang juara di KU10 putri. Ranking akhir yang disebut terakhir ini akan menyusul segera tampil di sini.


Final Ranking

Rank SNo. Name Rtg PROVINSI Pts. BH. SB. Fide vict
1 16 Vanessa Elaine 0 DKI 7½ 45½ 36.75 34 7
2 11 Muslimah 0 KALTIM 6 47 28.50 32 6
3 2 Nyimas Shieta Prima C 1529 DKI 6 44 30.00 32 6
4 9 Klarisa Sabila 0 NAD 5½ 36½ 17.50 24 4
5 6 Ananda Astri H 0 JATIM 5 49 25.50 26 5
6 14 Rahila Ayodiya Finka 0 BALI 5 46 23.50 28 5
7 7 Feby Ayu Narulita 0 JATIM 5 40 18.25 31½ 4
8 13 Putri 0 KALTENG 5 37½ 16.50 24 5
9 8 Juwita 0 KALTIM 5 35½ 15.00 22 5
10 3 Siti Aminah 1508 KALTIM 5 35½ 14.25 19 4
11 10 Lizna Olympia 0 JABAR 4 49 20.00 26 4
12 4 Nisrina 1484 JABAR 4 36½ 10.50 22 4
13 1 Metalia Widya Diantika 1530 JATENG 4 34½ 10.00 15 4
14 5 Christine Elizabeth W. 1472 DKI 3½ 35 8.25 18 3
15 12 Nicita Diwyastri 0 KEPRI 1½ 38 2.50 6½ 1
16 15 Syakira Divany W. 0 DIY 0 38½ 0.00 0 0
Teks foto: Dari kiri, Vanessa Elaine, Muslimah dan Nyimas Shieta (Foto oleh Kristianus Liem)

Minggu, 29 November 2009

Tromphin Sitorus Juara KU8 Putra


Walau Kejurnas Catur ke-40 di Palangka Raya telah berakhir, namun masih saja banyak permintaan dari berbagai daerah agar saya menampilkan ranking akhir para juara nasional 2009 secara lebih lengkap dengan alasan sulitnya akses data tersebut. Untuk itu secara bertahap saya mencoba menampilkan sedapat mungkin ranking lengkapnya disertai foto para juara atau ranking tiga besarnya yang kebetulan saya potret.

Sebagai langkah pertamanya saya tampilkan di sini ranking akhir Kelompok Umur 8 tahun atau yang biasa oleh panitia disebut sebagai Junior G putra.

Final Ranking

Rank SNo. Name Rtg PROVINSI Pts. BH. SB. Fide vict
1 3 TROMPHIN SITORUS 1500 DKI 7 46 33.50 37 7
2 1 CONSTANTINUS LEONARDO P 1525 DKI 6½ 53 37.75 35 5
3 2 ALBERTO SILAEN 1500 JABAR 6½ 51½ 36.25 34½ 6
4 24 TRI SAKTI BINTANG P. 0 JATIM 6½ 43 27.75 31½ 6
5 25 V. GALIH PRADYA B 0 JABAR 6 52 32.50 36 6
6 10 DZITHTHAULY RAMADHAN 0 JATIM 6 45½ 27.50 30 6
7 4 JOSEPH JONATHAN PHILIP 1450 BANTEN 5½ 52 30.25 33½ 5
8 15 HYGINUS ARIYA PERKASA 0 KALTIM 5½ 44½ 21.75 28½ 5
9 8 AZOM 0 BABEL 5½ 43½ 23.75 25 5
10 9 DHATUYO BUDIARTO 0 DKI 5 44½ 20.00 27 5
11 20 RICH RIVALDO 0 JATENG 5 41½ 20.25 26 4
12 12 FADHLULAH AKMAL MAKARIM 0 BANTEN 5 32 14.00 17 4
13 23 TJ. JOSEPH L. SIREGAR 0 DKI 4½ 46 19.50 24 4
14 14 INDRA SAPUTRA 0 KALTIM 4½ 43 18.75 22½ 4
15 19 RAZAAN DHIYA'ULHAQ 0 DKI 4 41 17.00 19 4
16 7 ALIF RUSTAM BATARA 0 KEPRI 4 38 12.50 18 4
17 26 ANDI HARAHAP 0 KALTIM 4 36½ 9.50 23 4
18 21 RIZKY A.Z 0 SUMBAR 4 35½ 10.00 18 4
19 18 M. TAUFIK SALEH 0 SULTENG 4 34½ 9.50 19 4
20 13 FARIS POMOLANGO 0 SULUT 4 32 12.00 17 4
21 6 ALIF BILONDATU 0 GORONTALO 3½ 41½ 13.25 19½ 3
22 16 KEMAS ADE KRISNA 0 DKI 3 34 7.50 13 3
23 17 M. IKHLAS JUNIOR 0 KALTENG 3 25½ 0.00 11 3
24 11 EVANRIO SANJAYA 0 KALTENG 2½ 33 4.00 11½ 2
25 22 SULTAN AULIA 0 KALTENG 2 33 3.75 8½ 1
26 5 M. NUR ISLAH 1410 JAMBI 0 30½ 0.00 0 0


Teks foto: Dari kiri Tromphin Sitorus sang juara, Constantinus Leonardo sang runner-up dan peringkat tiga Albert Silaen (Foto oleh Kristianus Liem)

Sabtu, 28 November 2009

Catatan Catur Kejurnas Palangka Raya 2009












Catatan Catur Kejurnas Palangka Raya 2009
Grandmaster Susanto Megaranto Bangkit

Menjelang dua babak terakhir nomor utama catur standar senior putra, GM Susanto Megaranto mampu bangkit dan memimpin klasemen sementara bersama-sama MI Nasib Ginting dengan 9 angka. Ini untuk pertama kalinya Susanto maupun Nasib memimpin klasemen.

Susanto yang difavoritkan mudah mempertahankan gelarnya ini terseok-seok setelah pada babak ketiga, kelima dan keenam berturut-turut ditahan remis oleh Efan Effendi (Kalbar), MF Syarif Mahmud (DKI) dan MF Nurdin Askali (Kaltim). Pada babak kesembilan, Susanto sempat sekali lagi ditahan remis, juga oleh pecatur Kaltim MI Tirto.

Namun pada babak kesepuluh ia menumbangkan pimpinan klasemen sementara MN Aris Tumpak Sinurat (Jabar), dan pada babak kesebelas sekali lagi ia menumbangkan pimpinan klasemen sementara yang juga rekan sedaerahnya MF Anjas Novita.

Pecatur lainnya yang dikalahkan Susanto adalah Andryan (Babel), MN Uyun Musa (Gorontalo), MN Zulkhairi NAD), MN Hans Pusung (Sulut), dan MN Budiman HS (Sulsel). Berikut ini analisis satu partai kemenangan Susanto yang memperlihatkan gaya main khasnya yang tidak terduga dan penuh taktik.

GM Susanto Megaranto – MN Aris Tumpak Sinurat
Pertahanan Sisilia [B40]
Palangka Raya (10.3), 21.11.2009

1.e4 e6 2.d4 c5 3.Kf3 cxd4 4.Kxd4 Kf6 5.Gd3
Dari ancang-ancang pertahanan Prancis, yang timbul sekarang pertahanan Sisilia.
5...d5 6.exd5 Kxd5 7.0–0 Ge7 8.Kd2 0–0 9.K2f3 Kd7 10.c3 a6 11.Me2 K7f6 12.Gg5
h6 13.Gd2 Mc7 14.Ke5 b5 15.a4! bxa4 16.Bxa4
Cara aktivasi Benteng yang tidak lumrah. Benteng ini mau membantu serangan ke sayap-raja lawan!
16...Gb7 17.Kdf3 Gd6 18.Bh4 Ke7
Lihat diagram 1.

19.Gxh6!?
Pengorbanan Gajah yang menarik dan masuk akal. Ada empat hingga lima perwira Putih yang sudah mengepung sayap-raja Hitam sementara perwira Hitam yang berada di daerah pertahanannya hanya tiga.
19...gxh6
Jawaban Hitam terlalu polos. Seharusnya ia berupaya mengurangi perwira penyerang Putih dengan melakukan pertukaran berupa langkah perantara 19...Gxf3! 20.Kxf3 gxh6 21.Md2 (untuk 21.Me3 Kg6 22.Gxg6 fxg6 23.Mxh6 Mg7 24.Me3 Bae8 Hitam berhasil konsolidasi, dan Gajah Putih yang ditukar dua bidak rasanya tidak cukup sebagai kompensasi) 21...Kg6 22.Bc4 (untuk 22.Gxg6 fxg6 23.Be1 Bad8 24.Mxh6 Mg7 juga hanya menghasilkan keseimbangan) 22...Md7 23.Bd1 Kd5 24.Gxg6 fxg6 25.Mxh6 Mg7 26.Mxg7+ Rxg7 27.Bc6 Gf4 28.Bxe6 Bf6 Hitam mampu bertahan.
20.Me3 Kg6?
Langkah yang lemah karena kurang memberikan perlawanan. Lebih baik mempertahankan bidak h6 dengan 20...h5 untuk menyulitkan ruang gerak Benteng Putih. Mungkin Hitam takut dengan lanjutan 21.Mg5+ yang sepertinya kuat tetapi setelah jawaban 21...Kg6 22.Bc4 Me7 23.Gxg6 fxg6 24.Kxg6 Mg7 25.Kxf8 Bxf8 juga menghasilkan keseimbangan.
21.Gxg6?!
Lebih kuat 21.Bxh6! Kg4 22.Kxg4 Gf4 karena ada langkah taktis 23.Bxg6+! fxg6 24.Mxe6+ Mf7 25.Kd4 Perwira yang dikorbankan Putih sudah kembali dan kini ia unggul dua bidak, praktis kemenangan sudah terbayang.
21...fxg6 22.Bxh6 Gxf3 23.Bxg6+ Rh8 24.Kxf3 Gf4 25.Mxe6 Kh7
Setelah serangkaian langkah paksaan, sebetulnya strategi terbaik Hitam adalah mengajak pertukaran perwira Putih yang menyerang untuk mengurangi tekanan, misalnya dengan 25...Mf7 26.Mf5 Kh7 27.Md3 Bad8 28.Mxa6 Kf6 29.Kh4 Bd6.
26.g3 Bfe8 27.Md5 Bed8 28.Me4 1–0
Lihat diagram 2.

Hitam menyerah di sini karena ia tidak bisa lagi menyelamatkan Gajahnya. Contohnya 28...Gd6 29.Md4+ Ge5 30.Mxe5+ Mxe5 31.Kxe5 atau 28...Be8 29.Mxf4 Mxf4 30.gxf4 Kf8 31.Bg4.
NB: Naskah ini sudah dipublikasikan di koran lokal Tabengan edisi 23 November 2009.

Jumat, 27 November 2009

Susanto Juara Senior Putra Ketigakalinya

Walau terlambat dan mungkin sudah banyak yang tahu, saya merasa perlu menampilkan di blog ini bahwa juara kelompok senior putra pada Kejurnas ke-40 di Palangka Raya, Kalteng, adalah GM Susanto Megaranto (Jabar).

Susanto hanya menang tie-break dari MI Nasib Ginting (Kaltim) dan MN Budiman HS (Sulsel). Ketiganya membukukan 10,5 angka. Ranking sepuluh besarnya dapat dilihat dalam lampiran di bawah ini.

Susanto yang mungkin kelelahan karena juga main di catur cepat yang waktunya bersamaan, sempat tiga kali remis di babak-babak awal sehingga langkahnya tersendat-sendat dan baru mendekati babak-babak akhir ia "ngebut" mencetak kemenangan demi kemenangan.

Saya merencanakan menampilkan di blog ini analisis salah satu partai Susanto yang sudah dipublikasikan koran lokal Tabengan dalam waktu dekat.

Final Ranking after 13 Rounds
Rk. Name RtgN Club/City Pts. TB1 TB2 TB3
1 GM SUSANTO MEGARANTO 2566 JABAR 10,5 10,5 112,0 90,50
2 IM NASIB GINTING 2418 KALTIM 10,5 10,5 109,5 87,50
3 NM BUDIMAN HS 2309 SULSEL 10,5 10,5 102,0 77,50
4 NM RICKY RISMANTO 2294 JABAR 10,0 10,0 96,0 69,75
5 FM ANJAS NOVITA 2456 JABAR 9,5 9,5 107,5 73,50
6 NM IQRA MOESA PUTRA 2301 JATIM 9,5 9,5 105,5 74,00
7 NM PITRA ANDIKA 2289 SUMUT 9,5 9,5 103,5 73,25
8 IM DEDE LIU 2373 DKI 9,5 9,5 103,0 75,00
9 IM DANNY YUSWANTO, IR. 2443 DKI 9,5 9,5 102,0 70,75
10 NM KHAIRIL ANWAR 2259 KALSEL 9,5 9,5 96,5 65,75

Teks foto: Dreams Girls Indonesia yang menjuarai seluruh nomor yang mereka ikuti. Dari kiri: Chelsie, Virda, Irene, Medina dan Citra (Foto oleh Kristianus Liem)

Minggu, 22 November 2009

Dream Girls Indonesia Dominasi Kejurnas


Dream Girls Indonesia, yaitu lima pecatur putri muda usia yang tengah dibina secara khusus di Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA) mendominasi lima nomor Kejurnas Catur ke-40 yang berlangsung di Palangka Raya, Kalteng, sejak 16 November kemarin dan akan berakhir hari ini Senin (23/11). Kejurnas yang dibuka oleh Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang itu sudah menyelesaikan lima belas nomor dari enam belas nomor yang dipertandingkan. Tinggal nomor senior putra yang baru akan berakhir Senin (23/11) siang ini.

GMW Irene Kharisma Sukandar yang oleh Pengprov Jabar masih diturunkan di nomor senior putri keluar sebagai juara dengan 9,5 angka, mengungguli MNW Baiq Vina Lestari (Riau) yang membukukan 8,5 angka. Peringkat tiga diduduki MNW Evi Lindiawati (DKI) dengan 8 angka.

Di KU20 putri, MFW Dewi AA Citra (Kaltim) yang masih berusia 15 tahun keluar sebagai juara dengan 8,5 angka meninggalkan saingannya sampai dua angka, yaitu Ajeng Nuraida (Jabar) 6,5 dan Regisa Hausa (Jabar) 6 angka.

Di KU18 putri, Chelsie Monica Sihite (Kaltim) yang masih berusia 14 tahun juga juara dengan 8,5 di atas Nita Nurmala (Banten) dan Bulan Indah Firmanty (Jabar), keduanya 7 angka.

Di KU16, MFW Medina Warda Aulia (DKI) yang masih berusia 12 tahun juara dengan 8 angka di atas Yuliana Santosa (Kaltim) 7 angka dan Estheria Liana (Jabar) 6,5 angka.

Anggota Dream Girls yang baru bergabung akhir Agustus 2009 kemarin dalam rangka pembentukkan tim Dream Girls untuk Piala Merdeka di Malaysia, yaitu Virda Rizka Aulia (DKI), usia 14 tahun, juga berhasil menjuarai KU14 putri tetapi dengan nilai yang pas-pasan hanya menang dalam nilai tie-break dari Dinda Ayu Swastika (Jabar)dan Via Lastiningtyas (Lampung). Ketiganya sama membukukan 7 angka. Namun tie-break nilai Solkofnya masing-masing: 51, 48 dan 47!

Para juara lainnya adalah KU12 putri Anastasia Patriks (DKI), KU10 putri Nyimas Sonya Nafa (DKI), KU8 putri Vannesa Elaine (DKI). Juara KU20 putra MN Kaisar Jenius Hakiki (DKI), KU18 putra Galang Rambu Anarki (Jatim), KU16 Masruri Rahman (DKI), KU14 Erly Candra Kurniawan (Jatim), KU12 Sean Winshand Cuhendi (DKI), KU10 Ikhsan Siregar (Lampung), KU8 putra Tromphin Sitorus.