Entri yang Diunggulkan

Kejuaraan Catur Asia U18 Mixed Doubles Team 2023

  Tim Indonesia Memimpin,  5 Kali Menang, 1 Seri   Tim catur Indonesia yang terdiri dari FM Aditya Bagus Arfan dan Laysa Latifah memim...

Minggu, 13 November 2011

Tirta Chandra Pimpin Klasemen Blindfold

MI Tirta Chandra Purnama tampil luar biasa pada hari kedua SEA Games, Minggu (13/11), dengan merebut seluruh dua angka pada nomor blindfold chess (catur buta) dengan mengalahkan GM Nguyen Anh Dung (Vietnam) dan MI Myo Naing (Myanmar). Hasil tersebut membuat Tirta memimpin klasemen sementara bersama GM John Paul Gomez (Filipina) dengan 3 angka.

Ranking setelah 4 babak:

Rk. Name FED Rtg Pts.

1 GM Gomez John Paul PHI 2506 3.0

IM Purnama Tirta Chandra INA 2384 3.0

3 GM Le Quang Liem VIE 2714 2.5

4 IM Lioe Dede INA 2375 2.0

5 IM Liew Chee-Meng-Jimmy MAS 2303 2.0

GM Laylo Darwin PHI 2502 2.0

7 IM Mok Tze-Meng MAS 2363 1.5

GM Nguyen Anh Dung VIE 2438 1.5

IM Myo Naing MYA 2317 1.5

10 GM Zaw Win Lay MYA 2377 1.0


Tetapi di nomor andalan mix pair, GM Susanto Megaranto melakukan blunder saat keduanya masuk krisis waktu. Langkah Menteri ke petak d1 membuat ia kehilangan satu Gajah dan kalah saat berhadapan dengan GM Oliver Barbosa.

Pasangannya, GMW Irine Kharisma Sukandar yang sudah memperoleh posisi menang juga membuat blunder sehingga hanya mampu bermain remis lawan MIW Catherine Perena. Saat itu Kuda Irine yang berada di petak d6 memiliki dua langkah menang, yaitu jika Irine melancarkan skak dari petak f5, atau Irine juga akan menang mudah kalau memilih memukul bidak c4 lawan. Tetapi yang dilakukan Irine langkah yang membuat remis, yaitu melancarkan skak dari petak e8. Hasil tersebut membuat tim INA kalah 0,5-1,5 dari Filipina.

Kondisi ini membuat perburuan medali emas jadi sulit karena pertandingan hanya berlangsung lima babak saja. Indonesia hanya bisa mendapat medali emas kalau Filipina dikalahkan Vietnam dan sebaliknya Indonesia berhasil menundukkan Vietnam sehingga akan terjadi tie-break dan play-off.


Teks foto:
Tirta Chandra Purnama ketika berhadapan lawan GM Nguyen Anh Dung dari Vietnam pada babak ketiga nomor catur buta. Tirta menang meyakinkan. (Photo by Kristianus Liem)

Indonesia Gasak Thailand 2-0

Babak pertama catur ganda campuran (mix pair) antara Indonesia vs Thailand (GM Susanto Megaranto vs Hansing Saphong dan GMW Irine Kharisma Sukandar vs Taweesupmun Chanida) dimenangkan tim Indonesia dengan skor 2-0! Tentu saja ini awal yang bagus, dengan harapan kedua pecatur andalan Indonesia tersebut mampu bermain stabil hingga selesai 5 bbk.

Teks foto:

Pasangan campuran Indonesia vs Thailand paling ramai dijejali penonton yang dipisahkan oleh skat kaca. Suatu penataan yang bagus agar tidak mengganggu pemain (Photo by Kristianus Liem)

Kamis, 27 Oktober 2011

Tinggal Megar & Shieta Full Point

Susanto Megaranto dan Nyimas Shieta Sempurna!

Satu babak menjelang babak terakhir atau setelah menyelesaikan sembilan babak JAPFA Women Grandmaster International Tournament, Kamis (27/10), posisi di klasemen sementara tidak berubah karena seluruh partai hari itu berakhir remis. Namun jalan salah, partai remis itu terjadi setelah melalui pertempuran keras dan berdarah.

Dewi AA Citra misalnya, pada babak kedelapan ketika menghadapi GMW Jana Krivec dengan buah Putih, sudah mengurung sayap-raja lawan dan tinggal melakukan penyederhanaan dan menuju babak akhir unggul dua bidak. Tapi yang terjadi Citra terus berupaya menekan sehingga terlalu banyak kemungkinan yang bisa terjadi.

“Maksud saya mau membuat seluruh buahnya tidak bergerak. Saya tidak melihat langkah bagus Menteri ke f8 itu,” cerita Citra. “Seharusnya di partai itu saya kalah,” tutur Jana dengan tulus.

Komposisi klasemen sementara, Sopiko Guramishvili dari Georgia dan Jana Krivec dari Slovenia tetap diperingkat atas dengan 6 angka. Lalu Anna Burtasova dari Rusia dengan 5 angka.

Chelsie Monica Sihite dan Medina Warda Aulia di peringkat berikutnya dengan 4 poin. Lalu di posisi terbawah Dewi AA Citra dengan 2 angka.

Di kelompok turnamen nasional ada dua pecatur yang masih mampu membukukan angka sempurna 7 poin dari 7 babak. Mereka adalah GM Susanto Megaranto di kelompok Terbuka. Dan Nyimas Shieta di kelompok KU10 putri. Mereka tentu saja calon kuat juara.

Pimpinan klasemen Wanita Evi Lindiawati 5,5 poin. KU20 putra Gelar Segara 6,5 angka; di KU20 putri Khadijah Qurota’ain 6 angka; di KU14 putra Novendra Priasmoro 5,5 angka; di KU14 putri Afifa 5,5 poin; di KU10 putra Putu Aditya Wiradarma dan AN Akbar 6 angka; di KU10 putri Nyimas Shieta 7 poin; di Veteran Joni Jurmansyah, Sanusi Chasbi, Sudung Tampubolon 5,5 angka.

Teks foto:

Nyiemas Shieta, tujuh babak tujuh poin! (Photo by Kristianus Liem)

Rabu, 26 Oktober 2011

JAPFA Festival Semakin Seru

Grandmaster Wanita Makin Perkasa

Menjelang tiga babak terakhir atau setelah menyelesaikan tujuh babak JAPFA Women Grandmaster International Tournament, Rabu (26/10), tiga GMW undangan semakin perkasa dengan tidak memberi peluang sedikit pun kepada Dream Girls Indonesia untuk menambah angka.

Sopiko Guramishvili dari Georgia dan Jana Krivec dari Slovenia masing-masing menundukkan Chelsie Monica Sihite dan Dewi AA Citra di babak keenam dan kemudian bermain remis di babak ketujuh untuk mempertahankan pimpinan klasemen sementara dengan 5 angka.

Anna Burtasova dari Rusia merebut dua angka penuh pada hari keempat JAPFA Chess Festival tersebut dengan berturut-turut mengalahkan Medina Warda Aulia maupun Chelsie. Kini Anna sendirian di posisi ketiga dengan 4 angka.

Medina yang menang atas Citra di babak ketujuh kini menyamakan angka Chelsie dengan 3 poin. Lalu di posisi terbawah Citra dengan tetap 1 angka.

Di kelompok turnamen nasional para unggulan masih terus berjaya hampir di semua kategori. GM Susanto Megaranto kini menjadi satu-satunya pecatur yang masih bersih membukukan 5 poin dari 5 babak di kelompok Terbuka. Di kelompok Wanita tinggal Kadek Iin Dwijayanti dan Yemi Jelsen yang belum terkalahkan dengan 4 poin.

Mereka yang masih mencetak angka sempurna 5 poin adalah Gelar Segara di kelompok KU20 putra dengan perbedaan sampai satu setengah angka dari peringkat berikutnya; di KU20 putri Aay Aisyah disamakan oleh Khadijah Qurota’ain dengan 4 angka; di KU14 putra Novendra Priasmoro mengambil alih pimpinan dengan 4,5 angka sendirian; di KU14 putri Afifa masih bertahan dengan 4,5 poin; di KU10 putra M. Tri Pramudito mengambil alih pimpinan dengan 4,5 angka; di KU10 putri Nyimas Shieta terus memimpin sendirian dengan angka sempurna 5 poin; di Veteran Joni Jurmansyah masih bertahan dan kini bersama Sutan Aritonang dengan 4,5 angka.

Teks foto:

GMW Anna Burtasova dari Rusia bangkit dari kekalahan 0-2 di hari pertama, menundukkan MFW Medina Warda Aulia di babak keenam untuk menyamakan skor 1-1. Photo by Kristianus Liem

Selasa, 25 Oktober 2011

Jana dan Sopi Mulai Unjuk Gigi

Jana dan Sopi Pimpin Klasemen

Memasuki hari ketiga Selasa (25/10) atau menyelesaikan lima dari rencana sepuluh babak sistem kompetisi penuh di kelompok internasional JAPFA Women Grandmaster Tournament, para Grandmaster undangan mulai unjuk gigi dengan tidak memberi kesempatan Dream Girls Indonesia memetik angka tambahan. Sopiko Guramishvili dan Jana Krivec menyapu bersih dua angka pada hari itu untuk mengambil alih pimpinan klasemen sementara.

Sopiko menang atas Medina Warda Aulia maupun Chelsie Monica Sihite. Jana menang dari Anna Burtasova dan Medina. Keduanya kini berada di puncak pimpinan dengan 3,5 angka, menggantikan posisi Chelsie yang tetap dengan 3 angka. Medina dan Anna di posisi berikutnya dengan 2 angka. Lalu Dewi AA Citra di posisi terbawah dengan 1 angka.

Di kelompok turnamen nasional belum ada kejutan yang terjadi. Para unggulan masih berjaya hampir di semua kelompok. GM Susanto Megaranto di kelompok Terbuka masih penuh 3 angka dari 3 babak. Di kelompok Wanita para favorit seperti Kadek Iin Dwijayanti, Evie Lindiawati dan Yemi Jelsen belum terkalahkan dengan 2,5 poin.

Mereka yang masih mencetak angka sempurna 3 poin adalah Gelar Segara dan Reza Azhari di kelompok KU20 putra; Aay Aisyah di KU20 putri; Dimas Kurniawan di KU14 putra; Afifa di KU14 putri; Putu Aditya Wiradarma, Raihan Asyraf, Satria Erlangga di KU10 putra; Nyimas Shieta di KU10 putri; Joni Jurmansyah dan Gunawan RS di Veteran.

Teks foto:

GMW Sopiko Guramishvili mengambil alih pimpinan klasemen sementara setelah menundukkan MIW Chelsie Monica Sihite di babak kelima Selasa (25/10) malam. Photo by Kristianus Liem.

Senin, 24 Oktober 2011

Langkah Pertama Menpora

Menpora Andi Mallarangeng Resmikan JAPFA Chess Festival 2011

Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng meresmikan turnamen catur terbuka terbesar Indonesia JAPFA Chess Festival di Kirana Ballroon Hotel Kartika Chandra, Jakarta, pada Senin (24/10). Acara juga dihadiri Wakil Ketua Umum KONI Pusat Sri Sudono Sumarto, Direktur JAPFA Comfeed Indonesia Tbk Ignatius Herry Wibowo, Ketua Humas JAPFA Comfeed Indonesia Tbk Artsanti Alif, Wakil Ketua Umum PB Percasi Utut Adianto dan pengurus PB Percasi lainnya.

Sekitar 600 peserta meramaikan pesta catur rakyat Indonesia itu yang meliputi sebelas kategori yang dipertandingkan dari yang paling kecil kelompok usia di bawah 10 tahun, hingga yang veteran di atas 55 tahun; dari yang profesional senior putra maupun putri, sampai yang amatir belum bergelar master nasional di kategori beregu antarperusahaan.

Tidak ketinggalan kategori internasional JAPFA Women Grandmaster yang mempertemukan tiga pecatur cantik undangan GMW Sopiko Guramishvili (Georgia), GMW Jana Krivec (Slovenia) dan GMW Anna Burtasova (Rusia), melawan tiga pecatur muda berbakat tuan rumah MIW Chelsie Monica Sihite, MFW Dewi AA Citra, dan MFW Medina Warda Aulia.

Puncak peresmian berupa dwitarung catur kilat 2 menit antara peserta internasional dengan rating tertinggi 2359 Sopiko Guramishvili vs Chelsie Monica Sihite (2100) yang mewakili tuan rumah. Hasilnya, Sopiko memberikan pelajaran berharga kepada Chelsie. “Kami memang ingin menimba pengalaman sebanyak mungkin dari peserta undangan yang memang lebih tinggi gelar maupun ratingnya,” tutur Menpora Andi Mallarangeng.

Teks foto:

Menpora Andi Mallarangeng menjalankan langkah pertama di meja Chelsie Monica Sihite vs Sopiko Guramishvili sebagai simbol peresmian JAPFA Chess Festival. (Photo by Kristianus Liem)

Minggu, 23 Oktober 2011

JAPFA Women Grandmaster Dimulai

Bintang Hari ini Chelsie Monica Sihite

Tak pelak lagi, bintang pada hari pertama JAPFA International Women Grandmaster Tournament, Minggu (23/10), adalah MIW Chelsie Monica Sihite (2100). Satu-satunya MIW Indonesia yang aktif ini, membukukan angka sempurna dua poin dari dua babak. Yang mengejutkan, Chelsie merebut dua angka tersebut dari dua GMW undangan yang memiliki gelar dan rating lebih tinggi dari dirinya, yaitu Jana Krivec (2290) dari Slovenia dan Anna Burtasova (2271) dari Rusia.

MFW Medina Warda Aulia (2112) juga membuat kejutan dengan mengalahkan Anna Burtasova di babak pertama dan remis dengan rekannya MFW Dewi AA Citra (2083) di babak kedua. Poin Medina 1,5 angka sama seperti yang diraih GMW Sopiko Guramishvili (2359). Jana dan Citra baru mengumpulkan setengah angka. Sedangkan Anna masih kosong. “Saya akan buat perhitungan di babak-babak berikutnya,” kata Anna yang masih penasaran. Ini akan membuat pertandingan babak-babak berikutnya berjalan menarik.

Teks foto:

Ruang tanding hari pertama JAPFA Women Grandmaster di Puri Kartika Hotel Kartika Chandra Jakarta, Minggu (23/10). Photo by Kristianus Liem

Rabu, 12 Oktober 2011

Daftar Peserta IOCC 2011


Peserta Indonesia Open Chess Championship tercatat 80 orang yang datang dari 17 negara! Indonesia menurunan peserta terbanyak 46 orang! Peserta terbanyak kedua dari Filipina, yaitu 11 orang! Lalu Cina 4 orang, Iran dan Vietnam masing-masing 3 orang, Armenia 2 orang dan sisanya satu orang dari Argentina, Brasil, AS, Belanda, Prancis, Georgia, Rusia, India, Kazakhstan, Slovenia dan Slovakia.

Luar biasanya tercatat ada 23 GM, 5 GMW, 13 MI, 2 MIW, 14 MF, 2 MFW, 1 CM, 3 WCM, atau 62 peserta yang memiliki gelar internasional FIDE. Seluruh peserta memiliki rating, dan 69 di antaranya di atas 2200! Hanya ada 9 pecatur Indonesia yang ratingnya di bawah 2200 mendapat wild card dapat ikut serta, dan satu dari luar negeri atau dari Kazakhstan, yaitu MIW Abdumalik Zhansaya, 11 tahun, yang adalah seorang juara dunia catur pelajar!

Berikut ini daftar selengkapnya:

No. Name FED Rtg

1 GM Wang Yue CHN 2716

2 GM Dreev Aleksey RUS 2711

3 GM Li Chao b CHN 2710

4 GM So Wesley PHI 2655

5 GM Ganguly Surya Shekhar IND 2631

6 GM Tkachiev Vladislav FRA 2631

7 GM Mareco Sandro ARG 2597

8 GM Reinderman Dimitri NED 2594

9 GM Zhao Jun CHN 2587

10 GM Fier Alexander BRA 2583

11 GM Antonio Rogelio Jr PHI 2564

12 GM Moradiabadi Elshan IRI 2549

13 GM Kotanjian Tigran ARM 2546

14 GM Barbosa Oliver PHI 2538

15 GM Laylo PHI 2534

16 GM Paragua Mark PHI 2533

17 GM Megaranto Susanto INA 2530

18 GM Cao Sang VIE 2529

19 GM Shabalov Alexander USA 2529

20 GM Torre Eugenio PHI 2520

21 GM Gomez John Paul PHI 2514

22 IM Bitoon Richard PHI 2504

23 GM Dao Thien Hai VIE 2493

24 IM Grigoryan Karen H. ARM 2473

25 IM Nguyen Van Huy VIE 2449

26 GM Barus Cerdas INA 2438

27 IM Ahmadinia Ebrahim IRI 2430

28 IM Irwanto Sadikin INA 2429

29 IM Juswanto Denny INA 2428

30 IM Dimakiling Oliver PHI 2414

31 IM Lioe Dede INA 2402

32 FM Tunasly Kifly INA 2400

33 FM Wahono Awam INA 2379

34 IM Sitanggang Salor INA 2376

35 FM Kasmiran INA 2369

36 IM Purnama Tirta Chandra INA 2368

37 WGM Guramishvili Sopiko GEO 2359

38 WGM Pokorna Regina SVK 2359

39 WGM Gu Xiaobing CHN 2335

40 WGM Sukandar Irine Kharisma INA 2330

41 IM Tirto INA 2322

42 FM Laksana Agusta INA 2316

43 FM Mahmud Syarif INA 2315

44 IM Situru Muhammad Ivan INA 2314

45 FM Sonjaya Deni INA 2313

46 FM Novita Anjas INA 2310

47 FM Gunawan Johan INA 2308

48 FM Pitra Andika INA 2307

49 FM Hamdani Rudin INA 2296

50 Emperado Emmanuel PHI 2294

51 WGM Krivec Jana SLO 2290

52 Nasri Amin IRI 2283

53 Sutarno INA 2277

54 Turqueza Mari Joseph PHI 2274

55 Kaisar Jenius Hakiki INA 2272

56 FM Khairul Anam INA 2266

57 FM Firdaus Maksum INA 2257

58 Simbolon Firman INA 2257

59 Aray Asrul INA 2256

60 Surya Wahyudi INA 2255

61 Sudung Tampubolon INA 2252

62 IM Suhendra Andi Supardi INA 2242

63 CM Farid Firman Syah INA 2241

64 Pamungkas Junaid INA 2240

65 FM Tedy Sukirman INA 2239

66 FM Marentek Hanny INA 2227

67 Aris, T.L.S. INA 2222

68 Hendra Johan INA 2216

69 Margana Adhi INA 2204

70 Panggabean Hasian INA 2199

71 Jafar Sofyan INA 2195

72 Abubakar Nurdin INA 2191

73 Fahmi Jauhari INA 2191

74 Hidayat Arifin INA 2159

75 WFM Medina Warda Aulia INA 2112

76 WIM Sihite Chelsie Monica INA 2100

77 WCM Lindiawati Evi INA 2085

78 WFM Dewi Aa Citra INA 2083

79 WIM Abdumalik Zhansaya KAZ 2030

80 WCM Kadek Iin Dwijayanti INA 1983

Teks foto:

Ketua Umum KOI & KONI Pusat Rita Subowo berbincang-bincang dengan atlet catur Pelatnas SEA Games putri Dewi AA Cita, Chelsie Monica dan Kadek Iin Dwijayanti (Photo by Kristianus Liem)

Menpora Andi Malarangeng Resmikan IOCC 2011


Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Malarangeng meresmikan turnamen catur Indonesia Open Chess Championship (IOCC) di Ballroom Hotel Le Meridien, Jakarta, Rabu 12 Oktober 2011, yang juga dihadiri oleh Ketua Umum KOI & KONI Pusat Rita Subowo, Ketua Umum PB Percasi Hashim Djojohadikusumo, Ketua Panitia Vickner Sinaga, Wakil Ketua Umum PB Percasi yang juga Anggota DPR Utut Adianto, dan tentu saja dihadiri hampir seluruh peserta asing yang sudah tiba di Jakarta.

"Hadirnya para super GM dan pecatur yang ratingnya di atas 2700 akan memberi inspirasi para pecatur muda Indonesia untuk memiliki cita-cita yang besar dan tinggi," ujar Menpora Andi Malarangeng ketika dirubung wartawan.

Ketua Umum KOI & KONI Pusat yang menyambut gembira event sebesar ini memuji PB Percasi yang secara teratur menggelar turnamen catur bertaraf nasional maupun internasional. "Untuk olahraga, kompetisi mutlak dibutuhkan agar atlet dapat terasah dan memperoleh pengalaman tanding untuk kemudian meningkatkan kemampuannya," tutur Rita Subowo dalam sambutannya.

Sementara Ketum PB Percasi yang gembira karena IOCC diikuti para pecatur dari kawasan ASEAN, Eropa, bahkan sampai Amerika Latin, berjanji akan kembali menggelar Indonesia Open berikutnya tahun depan, "Dengan hadiah yang lebih besar lagi," kata Hashim yang ingin catur Indonesia mampu masuk kawasan elit catur dunia.

Di tempat yang sama IOCC akan berlangsung hingga 19 Oktober. Tercatat 80 peserta yang datang dari 17 negara. Pertandingan akan berlangsung 9 babak sistem Swiss.

Teks foto:
Menpora Andi Malarangeng ketika memberi sambutan dan kemudian memukul gong tanda resminya IOCC dibuka (photo by Kristianus Liem)

Sabtu, 10 September 2011

Ranking Akhir Kuala Lumpur Open 2011


Berikut ini ranking akhir Kuala Lumpur Open 2011 dengan nama para pecatur Indonesia diberi warna tebal. GMW Irene Kharisma Sukandar masuk menjadi Best Women bersama tiga pecatur lainnya yang sama membukukan 5,5 angka, yaitu MIW Nguyen Thi Mai Hung (Vietnam), MIW Nafisa Muminova (Uzbekistan), dan GMW Pham Le Thao Nguyen (Vietnam). Lihat foto.

Rk. Name FED Rtg Pts. TB1 TB2 TB3

1 IM Nguyen Duc Hoa VIE 2460 7.5 54.0 43.5 31.5

2 IM Dimakiling Oliver PHI 2414 6.5 51.0 39.0 28.0

3 Olay Edgar Reggie PHI 2303 6.5 49.5 39.0 28.0

4 IM Purnama Tirta Chandra INA 2368 6.5 49.5 37.5 26.5

5 IM Yap Kim Steven PHI 2396 6.5 49.0 37.5 26.5

6 IM Ranola Yves PHI 2366 6.5 48.5 38.5 28.0

7 IM Liu Qingnan CHN 2430 6.5 48.0 36.5 26.0

8 GM Megaranto Susanto INA 2530 6.0 49.5 39.0 28.0

9 IM Nolte Rolando PHI 2457 6.0 48.5 38.0 27.5

10 IM Kelly Brian IRL 2488 5.5 52.0 40.0 28.5

11 Udani Ian PHI 2307 5.5 49.5 39.0 28.0

12 GM Barus Cerdas INA 2438 5.5 49.0 38.5 27.5

13 IM Lioe Dede INA 2402 5.5 48.0 38.0 27.0

WIM Nguyen Thi Mai Hung VIE 2286 5.5 48.0 38.0 27.0

15 WGM Sukandar Irine Kharisma INA 2330 5.5 47.5 38.0 27.5

16 IM Roy Chowdhury Saptarshi IND 2427 5.5 47.5 37.0 26.5

17 IM Duong The Anh VIE 2378 5.5 47.0 36.5 25.5

18 GM Sanchez Joseph PHI 2544 5.5 45.0 34.5 24.0

19 WIM Muminova Nafisa UZB 2319 5.5 44.5 35.5 26.0

20 WGM Pham Le Thao Nguyen VIE 2362 5.5 44.5 34.0 24.5

21 Legaspi, Rhobel PHI 2313 5.5 44.5 33.5 24.0

22 FM Tin Jingyao SIN 1962 5.5 41.0 31.5 22.5

23 Limono Handjojo INA 1936 5.5 38.0 30.5 22.0

24 Chakrabarti Tamal IND 2005 5.0 43.0 33.5 23.0

25 WFM Medina Warda Aulia INA 2112 5.0 42.5 33.5 23.0

26 Legaspi Edmundo PHI 2125 5.0 40.0 31.0 23.0

27 WFM Sihite Chelsie Monica INA 2100 5.0 39.5 31.5 22.5

28 Lim Zhuo Ren MAS 2132 5.0 39.5 30.5 22.0

29 Zhou Guijue CHN 2174 4.5 47.0 38.0 27.5

30 Foo Benjamin SIN 2178 4.5 46.0 35.5 25.5

31 IM Lahiri Atanu IND 2361 4.5 44.5 34.0 23.5

32 WFM Dewi Aa Citra INA 2083 4.5 44.0 34.5 24.5

33 FM Kyi Thein MYA 2190 4.5 43.5 35.0 26.0

34 Hammer Dale M USA 2158 4.5 39.5 32.0 23.0

35 Marret Benjamin FRA 1820 4.5 37.0 29.5 21.5

36 Bagamasbad Efren PHI 2201 4.5 37.0 28.0 20.0

37 Ajeet Singh Roshan MAS 1886 4.5 36.5 27.5 20.0

38 Ong Way Justin MAS 2041 4.5 32.0 25.5 18.5

39 Puccini Jack AUS 1735 4.5 31.0 23.5 16.0

40 Lim Kian Hwa MAS 1905 4.0 42.5 33.5 24.5

41 Dale Ari AUS 1977 4.0 42.0 31.5 23.0

42 WCM Nur Nabila Azman Hisham MAS 1894 4.0 41.5 34.0 24.5

43 Chibnall Alana AUS 1844 4.0 41.5 32.5 23.0

44 Lee Kai Jie Edward SIN 2008 4.0 40.5 31.5 22.5

45 Dale Finley AUS 1563 4.0 37.0 29.5 21.5

46 FM Yee Soon Wei BRU 2284 4.0 37.0 29.0 21.0

47 WCM Savant Riya IND 1782 4.0 36.5 29.0 21.0

48 Azhar Muhd Irfan Haqqim MAS 1838 4.0 35.5 27.5 19.5

49 William, Lee Kah Howe MAS 1787 4.0 35.5 27.5 19.0

50 Teh De Juan MAS 1672 3.5 38.0 29.5 21.5

51 Tan Li Ting MAS 1846 3.5 36.0 28.0 20.5

52 Dutton Lucas Matthew MAS 1663 3.5 32.5 25.0 18.0

53 Chai Hweimeen AUS 1735 3.5 32.0 25.5 17.5

54 Teh De Zen MAS 1691 3.5 30.5 24.0 17.0

55 Ding Tze How Dilwen MAS 1807 3.0 36.5 27.5 20.0

56 Low Zhen Yu Cyrus SIN 1727 3.0 35.0 26.0 18.0

57 Cheong Jie Yao MAS 1736 3.0 34.0 26.0 18.5

58 Tin Ruiqi SIN 0 3.0 29.5 23.0 17.0

59 Srivatanakul Pricha THA 1759 3.0 28.0 21.5 14.5

60 Lee Qing Aun SIN 1548 2.5 33.5 26.0 18.5

61 Saw Lye Guan MAS 0 2.5 31.5 25.5 18.5

62 Narayanan Sri Shiva Kumar MAS 0 2.5 28.0 22.0 15.5

63 Saleh Anis Fariha MAS 1588 2.0 33.0 25.5 18.5

64 Greenwood Martin ENG 0 2.0 32.0 25.0 18.0

65 Tha Zan MYA 0 2.0 27.0 21.0 14.5

66 Goh Robert NZL 0 1.0 30.5 24.0 17.0

Tek foto:

Empat putri yang menjadi Best Women di Kuala Lumpur Open (Photo by Ruslan Scherbakov)