Entri yang Diunggulkan

Kejuaraan Catur Asia U18 Mixed Doubles Team 2023

  Tim Indonesia Memimpin,  5 Kali Menang, 1 Seri   Tim catur Indonesia yang terdiri dari FM Aditya Bagus Arfan dan Laysa Latifah memim...

Rabu, 15 Agustus 2012

Pecatur Indonesia pada Babak 12


Medina Luar Biasa! Taklukkan Juara Bertahan Cori!

Medina (kanan) vs GMW Desy Cori dari Peru pada
babak ke-12 yang dimenangkan Medina.
(Photo by Kristianus Liem)
Medina luar biasa! Di belakang buah Hitam, ia menaklukkan pimpinan klasemen sementara yang juga juara bertahan GMW Deysi Cori T (2413) dari Peru pada babak keduabelas World Junior Chess Championship U20 yang berlangsung di Hotel Titania, Athena, Yunani, Selasa (14/8) malam atau Rabu (15/8) dinihari WIB.

Pujian banyak datang dari mereka yang menonton live via internet dengan link: http://www.chessdom.com/world-junior-chess-live-2/
Salah satunya datang dari anggota penasehat PB Percasi Eka Putra Wirya, “Cara ambil-ambilannya caem! Dia akan jadi pemain hebat nantinya,” kata pemilik Sekolah Catur Utut Adianto, di mana Medina dididik itu.

Walau pegang Hitam, MFW Medina Warda Aulia (2218) yang Cuma unggulan ke-15, melayani setiap langkah unggulan ke-2 GMW Deysi dalam memperebutkan penguasaan sentrum. Pada langkah ke-20, setelah pertukaran perwira ringan, posisi Medina yang menggunakan pertahanan Hindia Menteri mulai unggul karena memiliki pasangan Gajah yang aktif menguasai diagonal-diagonal penting. Pada langkah ke-23 Deysi mengorbankan kualitas (Benteng ditukar Gajah) untuk mengurangi dominasi Hitam.

Dua langkah kemudian giliran Medina yang balik mengorbankan kualitas (Benteng ditukar Gajah) karena tidak ingin inisiatifnya lepas. Lewat langkah-langkah taktis yang cantik Medina bukan saja memukul mundur Menteri Putih hingga tersudut ke petak g2, tapi juga unggul satu bidak pada langkah ke-27.

Namun Deysi menemukan manuver Mg2-h3-h5-e5 dan tiba-tiba saja Menterinya sangat aktif di sentrum. Medina tidak kalah cemerlangnya, manuver Mc4-d3-d6 kembali membatasi ruang gerak Menteri lawan kalau tidak mau ditukar. Merasa posisinya makin terdesak, Deysi mengorbankan Gajah ditukar dua bidak dengan harapan dapat melancarkan skak abadi.

Tapi langkah-langkah Medina yang presisi dalam membawa Rajanya berpindah dari sayap-raja ke sayap-menteri, kemudian penempatan perwira yang harmonis antara Gajah, Benteng dan Menteri untuk menekan petak f2 lawan, membuat Deysi menghentikan perlawanannya pada langkah ke-44. Bravo Medina! Notasi lengkap terlampir.

Hasil tersebut membuat Medina mengumpulkan 8,5 poin dan peringkat sementaranya naik ke urutan 2-6 bersama-sama GMW Nastassia Ziaziulkina (Belorusia 2342), MI Anastasia Bodnaruk (Rusia 2414), MIW Irina Bulmaga (Rumania 2380), dan GMW Deysi Cori (Peru 2413). Pimpinan klasemen diambil alih GMW Guo Qi (2358) dari Cina dengan 9 poin setelah menang atas GMW Jovana Vojinovic (2337) dari Montenegro.

Hasil Lengkap

Berikut hasil lengkap pecatur Indonesia pada babak ke-12, Selasa (14/8):

GMW Deysi Cori T (Peru 2413)-MFW Medina Warda Aulia (2218) 0-1
MIW Chelsie Monica Sihite (2162)-MIW Klara Varga (Hungaria 2181) 0,5-0,5
Farid Firman Syah (2318)-Miragha Aghayev (Italia 2187) 1-0
Muhammad Lutfi Ali (2078)-MF Giuseppe Leiva (Peru 2283) 0,5-0,5

Chelsie sementara di ranking 11 dengan 7,5 poin. Putri diikuti 67 peserta dari 41 negara. Farid di ranking 58 dengan 6,5 poin. Lutfi di ranking 92 dengan 5 poin. Putra diikuti 130 peserta dari 56 negara.

Notasi Deysi vs Medina

Berikut ini notasi partai GMW Deysi Cori vs MFW Medina Warda Aulia yang berlangsung di babak ke-12, Selasa (14/8) pukul 17.00 waktu setempat atau pukul 21.00 WIB.

Cori,T  Deysi (2413) - Medina,Warda Aulia (2218) [E15]
WGCC Athens (12.1), 14.08.2012

1.d4 e6 2.c4 Kf6 3.Kf3 b6 4.g3 Gb4+ 5.Kbd2 Ga6 6.Mc2 0–0 7.Gg2 d5 8.0–0 c5 9.dxc5 Gxc5 10.a3 Kbd7 11.Ma4 Gb7 12.cxd5 Gxd5 13.b4 Ge7 14.Gb2 a5 15.b5 Kc5 16.Md1 Kfe4 17.Kxe4 Gxe4 18.Gd4 Md5 19.Gxc5 Mxc5 20.Ma4 Gc2 21.Mf4 Gf6 22.Bac1 Gb2 23.Bxc2 Mxc2 24.Kg5 h6 25.Gxa8 hxg5 26.Mf3 g4 27.Mg2 Gxa3 28.e3 Bd8 29.Ge4 Me2 30.h3 Gc5 31.hxg4 Mxg4 32.Gf3 Mc4 33.Mh3 Bd2 34.Mh5 a4 35.Me5 Md3 36.Ge4 Md6 37.Mh5 g6 38.Gxg6 fxg6 39.Mxg6+ Rf8 40.Mh6+ Re8 41.Mg6+ Rd7 42.e4 Mf8 43.Mh7+ Rc8 44.Mh3 Rb8 0–1


Selasa, 14 Agustus 2012

Pecatur Indonesia pada Babak 11


Setelah Taklukkan Zhansaya, Medina Tantang Juara Bertahan Cori 

Medina (kaos kuning kiri) ketika mengalahkan Zhansaya
pada babak ke-11. (Photo by Kristianus Liem)
Hari ini, Selasa (14/8) pukul 21.00 WIB atau pukul 17.00 waktu Yunani, suatu kehormatan besar diperoleh pecatur putri Indonesia unggulan ke-15 MFW Medina Warda Aulia (rating 2218) untuk bertanding di meja satu pada babak keduabelas World Junior Chess Championship U20 yang berlangsung di Hotel Titania, Athena, Yunani. Medina akan berhadapan melawan pimpinan klasemen sementara yang juga merupakan juara bertahan GMW Cori T Deysi (2413) dari Peru.

Pertandingan tersebut dapat ditonton live via internet dengan link: http://www.chessdom.com/world-junior-chess-live-2/

Medina, 14 tahun, mendapat kehormatan tersebut setelah menang meyakinkan pada babak ke-11 atas bocah ajaib Kazakhstan MIW Zhansaya Abdumalik (2193) Senin (13/8) malam atau Selasa pagi WIB. Konon Zhansaya, 12 tahun, sudah mengantongi gelar GMW dan hanya menunggu ratingnya mencapai angka 2300 baru dapat menyandang gelar tersebut di depan namanya.

Partai yang dapat ditonton live tersebut memperlihatkan strategi yang
dipersiapan pada malam sebelumnya berjalan dengan mulus. Medina untuk pertama kalinya menggunakan Variasi Ikatan Maroczy dalam menjawab pertahanan Sisilia Kan yang digunakan Zhansaya. Pada langkah ke-9 Medina mengorbankan satu bidak di e4. Dengan bidak tumpuk di lajur-c dan kehilangan bidak sentrum e4 sepertinya Putih salah jalan. Namun sesungguhnya itu perangkap!

Pada langkah ke-14 inisiatif sudah dikuasai Medina. Setelah pertukaran Menteri di langkah ke-17, Putih menguasai lapangan dengan pasangan Gajah dan pasangan Benteng yang aktif, sementara Benteng dan Gajah Zhansaya masih di petak asalnya. Pada langkah ke-19 Zhansaya memutuskan mengembalikan kelebihan bidaknya untuk melepaskan diri dari tekanan.

Upaya Zhansaya tidak sepenuhnya berhasil. Pada langkah ke-25 Medina mendapatkan bidak bebas terjaga yang sudah mencapai petak d6! Pada langkah ke-28 bidak d6 sepertinya bakal jatuh, tapi kalau itu diambil maka Hitam akan kalah satu Benteng atau mat pada baris terakhir. Setelah bidak d6 Medina didukung penuh bidak-c yang mencapai petak c5, cengkeraman Putih semakin kuat. Zhansaya menyerah pada langkah ke-40 setelah korban Bentengnya tidak mampu mengurangi cengkeraman Medina. Notasi lengkap terlampir.

Hasil tersebut membuat Medina mengumpulkan 7,5 poin dan peringkat sementaranya naik ke urutan 5-9. Pimpinan klasemen diduduki sendirian oleh GMW Cori T Deysi (2413) dari Peru dengan 8,5 poin. Peringkat 2-4 dengan 8 poin diduduki bersama oleh GMW Nastassia Ziaziulkina (2342) dari Belorusia, GMW Guo Qi (2358) dari Cina, dan MI Anastasia Bodnaruk (2414) dari Rusia.

Hasil Lengkap

Berikut hasil lengkap pecatur Indonesia pada babak ke-11, Senin (13/8):

MIW Chelsie Monica Sihite (2162)-MI Anastasia Bodnaruk ( Rusia 2414) 0-1
MFW Medina Warda Aulia (2218)-MIW Abdumalik Zhansaya (Kazakhstan 2193) 1-0
JonathanEdwards (Skotlandia 2170)-Farid Firman Syah (2318) 0-1
Michelakos Panagiotis (Yunani 2185)-Muhammad Lutfi Ali (2078) 0,5-0,5

Notasi Medina vs Zhansaya

Berikut ini notasi partai MFW Medina Warda Aulia vs MIW Zhansaya Abdumalik yang berlangsung di babak ke-11, Senin (13/8) pukul 17.00 waktu setempat atau pukul 21.00 WIB.

 Medina,Warda Aulia (2218) - Abdumalik,Zhansaya (2193) [B41]
WGCC Athens (11.7), 13.08.2012

1.e4 c5 2.Kf3 e6 3.d4 cxd4 4.Kxd4 a6 5.c4 Kf6 6.Kc3 Mc7 7.Ge2 Gb4 8.0–0 Gxc3 9.bxc3 Kxe4 10.Gf3 Kc5 11.Kb3 0–0 12.Kxc5 Mxc5 13.Mb3 d6 14.Ga3 Mc7 15.Bfd1 Bd8 16.Bab1 Kc6 17.Mb6 Mxb6 18.Bxb6 d5 19.h4 Gd7 20.cxd5 Ke5 21.Ge7 Ga4 22.Bd4 Bd7 23.Bxa4 Kxf3+ 24.gxf3 Bxe7 25.d6 Bd7 26.Bc4 e5 27.Bc7 Bad8 28.c4 g5 29.c5 Rg7 30.Bbxb7 Bxc7 31.Bxc7 gxh4 32.d7 Rf6 33.c6 Bg8+ 34.Rh2 Re7 35.Bc8 Bd8 36.Rh3 f6 37.Rxh4 h5 38.Rxh5 Bxd7 39.cxd7 Rxd7 40.Ba8 1–0

Senin, 13 Agustus 2012

Pecatur Indonesia pada Babak 10


Chelsie Taklukkan GMW Aleksandra Goryachkina dari Rusia

Chelsie Monica Sihite (lengan panjang biru) ketika
menundukkan GMW Aleksandra Goryachkina dari Rusia
di babak ke-10. (Photo by Kristianus Liem)
Pecatur putri Indonesia unggulan ke-23 MIW Chelsie Monica Sihite (rating Elo 2162), secara gemilang menundukkan unggulan ke-6 GMW Aleksandra Goryachkina (2361) dari Rusia pada babak kesepuluh World Junior Chess Championship U20 yang berlansung di Hotel Titania, Athena, Yunani, pada Minggu (12/8) malam atau Senin (13/8) dinihari WIB. Pertandingan menggunakan sistem Swiss 13 babak hingga 15 Agustus 2012.

Chelsie di belakang buah hitam memainkan pertahanan Hindia Nimzo. Aleksandra yang tak mau terkecoh persiapan lawan memainkan variasi Rubinstein 4.e3 yang kokoh. Pada langkah ke-19 Chelsie memancing korban satu bidak yang diambil Aleksandra dua langkah kemudian. Chelsie mendapat kompensasi berupa sepasang Gajah.

Permainan pun berkembang liar dengan berbagai kemungkinan taktis yang rumit. Aleksandra menolak korban kualitas yang ditawarkan Chelsie. Ia berusaha mempertahankan kelebihan satu bidaknya di petak e6. Hal itu dimanfaatkan Chelsie dengan mengembangkan kedua Bentengnya menguasai lajur-b dan lajur-d terbuka serta baris keempat. Aleksandra yang tidak ingin Kudanya off-side di a5, memilih petak d4 yang justru menyebabkan kalah kualitas (Kuda dan Gajahnya ditukar oleh Benteng Chelsie) pada langkah ke-38.

Setelah itu Chelsie main dengan sabar dan akurasi tinggi membuat usaha Aleksandra untuk mempromosikan bidak bebasnya tidak kesampaian. Setelah konsolidasi memperbaiki pertahanan sayap-rajanya, Chelsie pada langkah ke-49 mulai melancarkan serangan balik berupa mempromosikan bidak bebasnya pada lajur-a. Aleksandra menyerah pada langkah ke-64 setelah melihat ia harus mengorbankan Kudanya untuk mencegah bidak tersebut promosi. Pertarungan menegangkan yang bisa ditonton live via internet ini berlangsung lima jam lebih. Notasi lengkap terlampir.

Hasil tersebut membuat Chelsie mengumpulkan 7 poin dan sementara berada di peringkat 4-7, berbeda setengah poin dari pimpinan klasemen sementara yang ditempati tiga pecatur, GMW Guo Qi (2358) dari Cina, sang juara bertahanan GMW Cori T Deysi (2413) dari Peru, dan MIW Meri Arabidze (2379) dari Georgia.

Notasi Chelsie vs Aleksandra

Berikut ini notasi partai GMW Aleksandra Goryachkina vs MIW Chelsie Monica Sihite yang berlangsung di babak ke-10, Minggu mulai pukul 17.00 waktu setempat atau pukul 21.00 WIB.

Goryachkina,Aleksandra (2361) - Sihite,Chelsie Monica (2162) [E40]
WGCC Athens (10.6), 12.08.2012

1.d4 Kf6 2.c4 e6 3.Kc3 Gb4 4.e3 c6 5.Gd3 d5 6.a3 Ga5 7.b4 Gc7 8.Kf3 Kbd7 9.Gb2 0–0 10.0–0 Me7 11.e4 dxc4 12.Gxc4 e5 13.dxe5 Kg4 14.e6 fxe6 15.g3 b5 16.Gb3 Gb6 17.Kb1 c5 18.h3 Kgf6 19.e5 Ke4 20.Gd5 exd5 21.Mxd5+ Rh8 22.Mxe4 Bb8 23.Kbd2 Gb7 24.Mh4 Gd8 25.Mxe7 Gxe7 26.e6 Kb6 27.bxc5 Ka4 28.c6 Gxc6 29.Ke5 Gd5 30.Gd4 Bb7 31.Bfe1 Rg8 32.Kd3 Bd8 33.Kf4 Gc6 34.Kb3 Ge8 35.Ge5 g5 36.Kg2 b4 37.axb4 Bxb4 38.Kd4 Bdxd4 39.Gxd4 Bxd4 40.Bec1 a6 41.Ke3 Gf6 42.Bc8 Bd8 43.Bac1 Kb6 44.B8c5 Bd6 45.Kg4 Ge7 46.Kh6+ Rf8 47.Kf5 Bd5 48.Bxd5 Kxd5 49.Bc8 a5 50.Ba8 Gb4 51.Ba7 Kf6 52.Ba8 a4 53.h4 gxh4 54.gxh4 h5 55.Rf1 Kd5 56.Ba7 Ke7 57.Kg3 Rg7 58.Bb7 a3 59.Kf5+ Rf6 60.Kd4 Gd6 61.Kc2 Gg6 62.Ka1 Ge5 63.Kb3 Gc2 64.f4 Gb2 0–1


Hasil lengkap kelompok putri dapat dilihat di link: http://www.chess-results.com/tnr76325.aspx?art=0&lan=1&turdet=YES&flag=30
Hasil lengkap kelompok putra dapat dilihat di link: http://www.chess-results.com/tnr76324.aspx?art=0&lan=1&turdet=YES&flag=30
Siaran langsung dapat dilihat di link: http://www.chessdom.com/world-junior-chess-live-2/

Kamis, 02 Agustus 2012

Peserta Terbanyak dari Yunani dan India


Yunani menurunkan 20 orang, India 11 dan Rusia 9 orang

Pertandingan berlangsung di Hotel Titania, Athena, Yunani.
Di bagian putri ada 67 peserta yang datang dari 41 negara. Tercatat 7 peserta bergelar GMW, 1 MI, 12 MIW dan 9 MFW. Peserta terbanyak adalah tuan rumah Yunani dengan 8 orang. Lalu Rusia 5 orang, tiga di antaranya bergelar GMW. India dan Rumania 3 orang. Ada 10 negara yang mengirimkan dua orang wakilnya, seperti Cina, Inggris, Jerman, Ukraina, Georgia dan termasuk Indonesia.

Di bagian putri ini ada satu orang yang bergelar MI putra, yaitu Anastasia Bodnaruk dari Rusia. Ratingnya juga di atas 2400, persisnya 2414! Sedang dari tujuh yang bergelar GMW, satu di antaranya juga memiliki rating di atas 2400, yaitu juara bertahan Deysi Cori (2413) dari Peru.

Di bagian putra ada 130 peserta yang datang dari 56 negara. Tercatat 12 peserta bergelar GM, 32 MI, dan 23 MF. Peserta terbanyak adalah tuan rumah Yunani dengan 22 orang. Lalu India 8 orang. Turki, Italia, Inggris dan Belgia masing-masing mengirim 5 orang. Rusia dan Cina 4 orang. Ukraina, Norwegia, Jerman, Kolumbia dan Armenia masing-masing 3 orang. Ada 10 negara yang mengirimkan dua orang wakilnya, seperti Brasil, Australia, Swiss, Afrika Selatan dan termasuk Indonesia.

Di bagian putra ini ada enam orang yang bergelar GM dan ratingnya di atas 2600. Dua dari Cina, yaitu Ding Liren (2695) dan Yu Yangyi (2635). Yaroslav Zherebukh (2629) dari Ukraina, dan Richard Rapport (2605) dari Hungaria. Nama yang disebut terakhir ini menyandang gelar GM saat berusia 13 tahun 11 bulan 15 hari!


Rabu, 01 Agustus 2012

Setelah 20 Tahun


Pecatur Indonesia Muncul Kembali di Kejuaraan Dunia Junior

Lutfi Ali, Ruslan Scherbakov, Chelsie Monica, Medina Aulia,
 dan Farid Firman dengan latar belakang kota Athena.
 (Photo by Kristianus Liem)
PB Percasi mengirimkan dua pecatur putri dan dua pecatur putra pada ajang paling bergengsi untuk kejuaraan dunia junior di bawah usia 20 tahun, yaitu World Junior Chess Championship yang berlangsung di Athena, Yunani, 1-16 Agustus 2012. Mereka adalah MIW Chelsie Monica Sihie, MFW Medina Warda Aulia, serta Farid Firman Syah dan Muhammad Lutfi Ali di bagian putra. Sudah dua puluh tahun PB Percasi tidak pernah mengirimkan pecaturnya pada event ini karena hasil yang dicapai umumnya peringkat tengah ke bawah.

Ide untuk kembali mengirimkan pecatur ke World Junior Chess Championship U20 ini datang dari Wakil Ketua Umum PB Percasi Utut Adianto. “Kita perlu tahu di mana posisi pecatur junior terbaik Indonesia di peta dunia,” kata Utut yang juga Wakil Ketua Komisi X DPR RI itu.

Event bergengsi ini sudah diselenggarakan sejak tahun 1951 dan empat juara turnamen ini pernah menjadi juara dunia sejati, yaitu Boris Spassky, Anatoly Karpov, Garry Kasparov (ketiganya dari Rusia) dan juara dunia saat ini Viswanathan Anand dari India.

Untuk kelompok putri, event ini baru dimulai pada tahun 1982. Juara turnamen ini yang kemudian menjadi juara dunia adalah GM Zhu Chen dari Cina (saat ini warga negara Qatar). Sementara yang menjadi pecatur top dunia antara lain GM Koneru Humpy (India), GM Zhao Xue (Cina) dll.

Kamis, 10 Mei 2012

Mungkinkah Irene Kharisma Menciptakan Sejarah?


MI Batkhuyag Munguntuul vs GMW Irene Kharisma Sukandar
(Photo by Kristianus Liem)

Kejuaraan Catur Asia di Ho Chi Minh City, Vietnam, sudah memasuki dua pertiga dari rencana sembilan babak sistem Swiss. Pecatur putri andalan Indonesia GMW Irene Kharisma Sukandar (rating 2288) tampil luar biasa selama enam babak pertama dengan membukukan 5,5 angka hasil dari lima kali menang dan sekali seri dari unggulan pertama GM Zhao Xue (rating 2549) dari Cina.

Dalam klasemen sementara hingga Jumat (11/5) sore, Irene berada di puncak dengan perbedaan satu angka dari peringkat kedua hingga kelima, yaitu GMW Nguyen Thi Thanh An (VIE 2301), GM Zhao Xue (CHN 2549), GMW Mary Ann Gomes (IND 2378) dan GMW Ding Yixin (CHN 2353). Nama terakhir ini menjadi lawan Irene di babak ke-7 yang berlangsung Jumat (11/5) mulai pukul 14.30 waktu Vietnam (tidak ada perbedaan waktu dengan Indonesia bagian Barat).

Hasil yang dicapai Irene ini memang sangat luar biasa, yang membuka peluang baginya untuk menciptakan sejarah menjadi putri pertama Indonesia yang mampu lolos ke Kejuaraan Dunia Wanita 2015. Sejauh ini hanya dua pecatur putra Indonesia yang mampu lolos ke Piala Dunia Catur FIDE, yaitu GM Utut Adianto (lima kali) dan GM Susanto Megaranto (dua kali).

Dari tiga babak tersisa, Irene membutuhkan dua angka (cukup menang sekali dan remis dua kali) untuk memastikan gelar juara. Sebab GM Zhao Xue yang tertinggal satu angka dari Irene, memiliki kapasitas untuk memenangkan tiga babak tersisa. Kalau misalnya itu terjadi, maka Irene unggul dalam perhitungan tie-break kedua yang menggunakan perhitungan rating rata-rata lawan. Perhitungan tie-break pertama adalah head to head di antara mereka berdua, di mana Irene vs Zhao berakhir remis.

Irene sejauh ini memperlihatkan dalam kondisi top form terlihat dari gaya main (lihat lampiran notasi Irene vs Munguntuul) maupun hasil pertandingannya. Pada empat babak awal berturut-turut Irene menundukkan lawan: Pham Thi Thu Hoai (VIE 1956), Wang Jue (CHN 2361), GMW Tan Zhongyi (CHN 2430), dan GMW Batchimeg Tuvshintugs (MGL 2363). Lalu remis dari GM Zhao Xue (CHN 2549). Dan terakhir di babak enam Irene menaklukkan MI Batkhuyag Munguntuul (MGL 2451).

Kalau Irene tidak menjadi over convindent atau takabur, peluangnya sangat besar untuk menciptakan sejarah menjadi perempuan pertama yang lolos ke Kejuaraan Dunia Catur Wanita 2015. Kita Bangsa Indonesia tentu ikut berdoa untuk keberhasilan tersebut.
Berikut ini notasi babak ke-6 antara GMW Irene Kharisma Sukandar (2288) vs MI Batkhuyag Munguntuul (2451) dari Mongolia.

Munguntuul, Batkhuyag - Sukandar, Irene Kharisma
Ho Chi Minh (6), 10.05.2012
Pertahanan Sisilia Scheveningen [B82]
Posisi terakhir saat Munguntuul menyerah.

1.e4 c5 2.Kf3 e6 3.d4 cxd4 4.Kxd4 Kc6 5.Kc3 d6 6.Ge3 Kf6 7.f4 Gd7 8.Mf3 Kxd4 9.Gxd4 Ma5 10.e5 Kd5 11.f5 0–0–0 12.fxe6 Gxe6 13.0–0–0 dxe5 14.Gxe5 Gb4 15.Gc4 Kxc3 16.Gxc3 Gxc4 17.Mg4+ Rb8 18.Mxc4 Gxc3 19.bxc3 Bc8 20.Mb4 [untuk 20.Mxf7 Mxc3 21.Mb3 Ma1+ 22.Mb1 Bxc2+ 23.Rxc2 Bc8+ 24.Rd3 Mc3+ 25.Re2 Be8+ 26.Rf1 Mf6+ 27.Rg1 Be2 dan mat dalam tujuh langkah] 20...Mg5+ 21.Rb2 Bc6 22.Me4 Ma5 23.Bd3 Ba6 24.Md5 Ma3+ 25.Ra1 Bb6 26.Bb1 Bxb1+ 27.Rxb1 Be8 28.Md6+ Mxd6 29.Bxd6 Rc7 30.Bd2 f5 31.Rb2 Rc6 32.h4 Be4 33.g3 Bg4 34.Bd3 g6 35.Rb3 h5 36.Be3 Rd6 37.c4 f4 38.gxf4 Bxh4 39.c5+ Rxc5 40.f5 gxf5 41.Be5+ Rd4 42.Bxf5 Bh1 43.c3+ Re4 44.Bf7 Rd5 45.Rc2 Rc6 46.Bf6+ Rc5 47.Bf7 Rb6 48.Bh7 h4 49.Rb3 h3 50.Bh5 Rc6 51.a4 Rd6 52.Rc4 h2 53.Bh6+ Rc7 54.Rc5 b6+ 55.Rc4 a6 56.Bh7+ Rd8 57.Bh8+ Re7 58.Bh7+ Rf8 59.Bh8+ Rg7 60.Bh5 b5+ 61.axb5 axb5+ 62.Rc5 b4 63.cxb4 Bc1+ 64.Rd6 h1M 65.Bxh1 Bxh1 66.b5 Bb1 67.Rc6 Rf7 68.b6 Re7 69.Rc7 Bc1+ 70.Rb8 Rd7 71.b7 Bb1 0–1

Rabu, 09 Mei 2012

Irene Masih Tetap Memimpin

Laporan wartawan KOMPAS Khaerudin

Posisi terakhir ketika remis disepakati pada langkah ke-30.
Irene unggul satu bidak dalam posisi berimbang.
Ho Chi Minh City, Kompas - Pecatur putri terbaik Indonesia, Irene Kharisma Sukandar, terus memimpin pada kategori women standard chess hingga babak kelima Asian Continental Chess Championships di Ho Chi Minh City, Vietnam, Rabu (9/5). Meski bermain remis dengan pecatur asal China, Zhao Xue, perolehan poin Irene berada di atas pecatur lainnya. Irene memimpin klasemen sementara dengan 4,5 poin.
Hasil bagus yang diraih Irene tak diikuti pecatur putra terbaik Indonesia, Susanto Megaranto. Ia kalah dari pecatur India, Negi Parimarjan. Posisi Susanto, yang sehari sebelumnya berada di peringkat kelima klasemen pada kategori open standard chess, turun ke peringkat sembilan dengan 3,5 poin.
Hasil remis Irene sebenarnya cukup bagus mengingat kelas Zhao di atas rata-rata pecatur lain di kejuaraan ini. Zhao merupakan satu-satunya pecatur dengan gelar GM di kategori women standard chess. Dia juga menempati unggulan pertama karena memiliki elo rating tertinggi, 2.549. Zhao menempati peringkat ketiga pada Kejuaraan Dunia tahun 2010.
Memegang buah putih, Irene melakukan pembukaan Giuoco Piano alias permainan Italia. Pembukaan ini bertujuan merebut petak sentrum. Hingga langkah ke-27, Irene berusaha menukar kudanya dengan kuda lawan di petak d3 dan e5. Namun, Zhao menolak. Dia terus melakukan pengulangan langkah di petak c5 dan e4 untuk menghindari penukaran tersebut. Dengan tiga kali bangunan yang sama, akhirnya kedua pemain menyepakati remis.
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia Kristianus Liem mengatakan, hasil remis Irene ini tergolong bagus. Selain karena sosok lawannya, perolehan poin Irene juga masih memimpin. Irene membutuhkan tambahan 2,5 poin dari empat babak tersisa untuk dapat menjadi juara kejuaraan ini. Jika meraih gelar juara, ia mendapat tiket langsung lolos ke Kejuaraan Dunia catur putri pada 2015.
”Kalau dibandingkan Irene, Zhao bisa dibilang monster. Dia baru beberapa waktu lalu juara di grand prix catur yang kelasnya lumayan berat. Belum lagi dia pernah jadi peringkat ketiga Kejuaraan Dunia. Bisa saja Irene cukup satu kali menang dan tiga kali remis,” kata Kristianus kepada wartawan Kompas,Khaerudin, di Ho Chi Minh City.
Salah langkah
Sampai langkah ke-24, Susanto masih unggul. Pada langkah berikut, Susanto memainkan benteng lajur a ke e8.
Kelihatannya ini langkah normal untuk menguasai lajur. Namun, kata Kristianus, jika Susanto menggerakkan menteri, ia tetap bisa mempertahankan keunggulan posisinya dari Negi. Sebaliknya, Negi pada langkah ke- 26 menjalankan pion ke f3. Setelah langkah Negi ini, Susanto praktis tak bisa mengembangkan permainan. ”Susanto harus kerja keras untuk bisa menempati lima besar. Dia harus mencari kemenangan di empat babak terakhir,” katanya.
Untuk kategori open standard chess, lima besar kejuaraan lolos ke Piala Dunia 2014. (BIL)
Notasi Irene
Sukandar,Irine Kharisma (2288) - Zhao,Xue (2549) [C54]
Asian Women 2012 Ho Chi Minh (5.1), 09.05.2012

1.e4 e5 2.Kf3 Kc6 3.Gc4 Gc5 4.c3 Kf6 5.d3 0–0 6.Gb3 d5 7.Me2 a5 8.a4 Ge6 9.Gc2 h6 10.Kbd2 Be8 11.h3 Gb6 12.Kf1 Kd7 13.exd5 Gxd5 14.Ke3 Ge6 15.0–0 Kc5 16.Kc4 Gxc4 17.dxc4 e4 18.Ke1 f5 19.Ge3 Mf6 20.Bd1 Ke6 21.Gxb6 cxb6 22.f3 e3 23.f4 g6 24.Mxe3 Kc5 25.Mf3 Be7 26.Kd3 Ke4 27.Ke5 Kc5 28.Kd3 Ke4 29.Ke5 Kc5 30.Kd3 Ke4 ½–½

Peluang Irene Terbuka Lebar


Laporan Wartawan KOMPAS Khaerudin

Babak 5: GMW Irene vs GM Zhao Xue. (Photo by Kristianus Liem) 
HO CHI MINH CITY, KOMPAS.com — Peluag Irene Kharisma Sukandar untuk menjuarai Asian Continental Chess Championship di kategori women standard chess terbuka lebar jika dia mampu mengalahkan lawannya pada babak kelima, pecatur asal China, Zhao Xue. Pertarungan Irene dan Zhao akan berlangsung Rabu (9/5/2012) sore nanti di Ho Chi Minh City, Vietnam.

Selain menempati unggulan pertama, Zhao adalah satu-satunya pecatur putri di kejuaraan ini yang memegang gelar Grand Master. Pecatur putri lainnya hanya sebatas pemegang gelar Women Grand Master. Irene salah satunya. Irene merupakan satu-satunya pecatur putri Indonesia yang memegang gelar Women Grand Master.

Wartawan Kompas Khaerudin melaporkan dari Ho Chi Minh City, setelah di empat babak sebelumnya Irene mampu menyapu bersih semua kemenangan, kini dia menghadapi lawan yang benar-benar tangguh. Zhao pemegang elo rating tertinggi di kategori women standard chess, yakni 2549. Sementara itu rating Irine baru 2288.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB Percasi Kristianus Liem mengakui bahwa peluang untuk menjadi juara bagi Irine memang cukup berat. Babak-babak selanjutnya Irine bakal menghadapi pecatur yang lebih tangguh yang dia kalahkan di babak sebelumnya. Akan tetapi, kata Kristianus, bukan berarti Irene tak bisa jadi juara.

Dalam dua kali kejuaraan serupa, Irene bisa mencapai peringkat keempat dan kelima. "Artinya, itu sudah mendekati untuk jadi peringkat pertama," katanya.

Mengalahkan Zhao, kata Kristianus, akan semakin mendekatkan Irene ke tangga juara Asian Continental Chess Championship. Apalagi untuk kategori women standard chess, hanya juara yang langsung lolos ke Piala Dunia putri tahun 2015.


Sabtu, 05 Mei 2012

Putri Indonesia Tampil Luar Biasa!


Medina dan Virda Taklukkan GMW Cina dan India!

Menghadapi persaingan yang begitu ketat pada Asia Continental Chess Championship ke-11 yang dimulai Sabtu 5 Mei 2012 di First Hotel, Tan Binh, Ho Chi Minh City, Indonesia yang menurunkan enam pecatur putri terbaiknya langsung tampil menggebrak di babak pertama.

Depan adalah GMW Irene Kharisma vs Pham Thi Thu Hoai (VIE 1956)
dan Virda Rizka vs GMW Ghate Swathi (IND 2286)
Photo by Kristianus Liem
Kecuali GMW Irene Kharisma Sukandar (2288), praktis lima pecatur putri Indonesia lainnya menghadapi lawan yang di atas kertas jauh di atas mereka, namun kelimanya mampu memberikan perlawanan ketat dan bahkan membuat kejutan!

MIW Medina Warda Aulia (2172) yang sedang mengejar Norma GME keduanya, tertekan sejak pembukaan menghadapi GMW Guo Qi (2360) dari Cina, tapi tampil kreatif dan pantang menyerah Medi kemudian berhasil membalikkan keadaan dan menang pada angkah ke-76.

Sang kakak Virda Rizka Aula (1769) yang menghadapi GMW Ghate Swathi (2286) dari India tampil tanpa beban sehingga permainannya lepas! “Saat unggul satu posisi, aku main seperti biasa aja. Waktu unggul satu bidak aku juga main masih normal aja, tapi begitu unggul kualitas, aku malah grogi,” tutur Virda.

“Tanganku sampai gemetar waktu menjalankan bidak. Lawanku melihat jelas tanganku yang gemetar itu,” sambung kakak Medina ini. “Aku jadi malu dan berusaha menenangkan diri dengan bangun jalan ambil minum, lalu jalan ke toilet. Pokoknya berusaha menenangkan diri,” cerita Virda lebih lanjut. Ini memang pengalaman pertamanya menghadapi lawan bergelar GMW, dan menang lagi, padalangkah ke-34!

Hasil lengkap pecatur putri Indonesia:

Babak 1
GMW Irine Kharisma Sukandar (2288)-Pham Thi Thu Hoai (VIE 1956) 1-0
Wang Jue (CHN 23610)-MIW Chelsie Monica Sihite (2181) 1-0
GMW Guo Qi (CHN 2360)-MIW Medina Warda Aula (2172) 0-1
MFW Dwi AA Citra (2112)-MIW Nafisa Muminova (UZB 2338) 0,5-0,5
MIW Guliskhan Nakhbayeva (KAZ 2309)-MNW Jemi Jelsen (2007) 1-0
MNW Virda Rizka Aulia (1769)-GMW Ghate Swathi (IND 2286) 1-0

Hasil lengkap pecatur putra Indonesia:

Babak 1
MF Pitra Andika (2327)-GM Susanto Megaranto (2517) 0-1
MI Venkatesh MR (IND 2517)-MF Hamdani Rudin (2322) 1-0
MI Irwanto Sadiin (2419)-GM Rinat Jumabayev (KAZ 2556) 1-0
GM Adhiban B (IND 2555)-MI Awam Wahono (2405) 1-0
MF Deni Sonjaya (2321)–MI Gundavaa Bayarsaikhan (MGL 2516) 0-1
GM Do Thien Hai (VIE 2514)-MF Anjas Novita (2304) 0-1
GM Laylo Darwin (PHI 2502)-Farid Firman Syah (2285) 1-0

Jumat, 20 April 2012

JAPFA Chess Festival Ditutup Waketum Percasi Vickner Sinaga


Burtasova Juara, tapi Medina Bintangnya!

Akhirnya GMW Anna Burtasova (Rusia) tak terbendung menjadi juara setelah pada hari keenam JAPFA Chess Festival, Jumat (20/4), berhasil membalas kekalahannya pada Chelsie Monica di putaran sebelumnya. Kemenangan itu membuat Medina yang juga berhasil menundukkan GMW Anastasia Gutsko (Ukraina) tak mampu mengejar angka yang dikumpulkan Burtasova, yaitu 6,5 angka.

Saya bersama Medina, piala dan hadiah kedua seribu lima ratus dolar AS!
Photo by Chelsie Monica Ignesias Sihite
Namun tak pelak lagi Medina Warda Aulia yang menjadi bintangnya. Bersaing dengan tiga GMW Eropa Timur yang jauh lebih senior, Medina tidak tampak canggung, ia ikut memimpin beberapa kali dan ikut berburu angka demi angka pada setiap babaknya. Enam poin yang dikumpulkannya jelas sangat terhormat. Memang kurang 1,5 poin dari persyaratan Norma GMW, tapi sang juaranya pun tak mampu mencapai angka tersebut. Ini menunjukkan bahwa memang tidak mudah untuk mendapatkan Norma GMW. Diperlukan tampil luar biasa sekali, seseorang mesti tampil extra ordinary, kalau meminjam istilah GM Utut Adianto.

Yemi Jelsen akhirnya juga berhasil memetik angka dari GMW Evgeniya Doluhanova (Armenia). Ini angka psikologis yang sangat penting buat Yemi karena lima babak sebelumnya menghadapi GWM ia mendapat telur alias kalah semua. Walau menjadi juru kunci dengan 3 poin, ternyata rating Yemi bertambah 12,6 poin yang menunjukkan bahwa dia sudah bermain di atas standar permainannya selama ini!

Pertambahan rating yang luar biasa tentu saja dibuat Medina, yaitu 23,4 poin. Ini menunjukkan tidak sia-sia kita menggelar JAPFA WGM Tournament. Dua pecatur putri kita bertambah ratingnya secara significant sementara penurunan rating Chelsie sebesar 0,9 poin tidaklah terlalu berarti.

Pada pertandingan di nomor-nomor nasional, satu kejutan besar yang membanggakan adalah keluarnya Ummi Fisabililah sebagai juara di bagian Senior putri. Ummi Fisabililah (Jabar) yang merebut 7 poin baru berusia 12 tahun!

Hasil lengkap JAPFA WGM Tournament:

Babak 10 : Yemi Jelsen-GMW Evgeniya Doluhanova (Armenia) 0,5-0,5;  GMW Anna Burtasova (Rusia)-MIW Chelsie Monica Sihite 1-0; GMW Anastasia Gutsko (Ukraina)-MIW Medina Warda Aulia 0-1.

Klasemen Akhir: 1. GMW Anna Burtasova (Rusia) 6; 2. MIW Medina Warda Aulia 6; 3. GMW Evgeniya Doluhanova (Armenia) 5,5; 4-5. MIW Chelsie Monica Sihite, GMW Anastasia Gutsko (Ukraina) 4,5; 6. Yemi Jelsen 3 poin.

Kamis, 19 April 2012

JAPFA Chess Festival 2012



Giliran Burtasova Pimpin WGM Tournament

Persaingan ketat terlihat jelas pada JAPFA WGM Tournament  di mana hampir setiap hari terjadi pergantian pimpinan klasemen sementara. GMW Anna Burtasova (Rusia) yang mengawali hari pertama dengan dua kali kekalahan termasuk dari Medina, kini justru memimpin sendirian klasemen sementara dengan 5,5 poin.

Anna Burtasova memimpin menjelang satu babak terakhir.
Posisi Burtasova ditempel ketat oleh pecatur Indonesia MIW Medina Warda Aulia dengan perbedaan setengah poin saja. Baik Burtasova maupun Medina mencetak 1,5 angka pada hari kelima JAPFA Chess Festival, Kamis (19/4).
Burtasova menang dari Yemi dan remis lawan Doluhanova. Medina remis lawan Chelsie dan menang dari Yemi.

Pecatur Indonesia lainnya, MIW Chelsie Monica Sihite juga mencetak angka positif 1,5 hasil remis dari Medina dan menang atas GMW Anastasia Gutsko (Ukraina). Pada klasemen sementara Chelsie juga naik ke peringkat empat dan lima bersama Gutsko dengan 4,5 poin.

Pada pertandingan di nomor-nomor nasional hingga babak ketujuh sudah tidak ada lagi yang mampu mencatat angka sempurna. Pimpinan klasemen kategori Senior di bagian putra adalah MI Tirta Chandra (DKI) 6,5 poin; kategori Junior KU20 Gelar Sagara (Jabar) 6; kategori Junior KU14 Ranu Dirjo Dwiadi (Riau) dan Moh. Agus Kurniawan (Jatim) 6; kategori Junior KU10 Galih Pradnya (Jabar) 6,5 poin.

Di bagian Senior putri dipimpin oleh Aay Aisyah Anisah (Jatim) dan Ummi Fisabililah (Jabar) 6 poin. Lalu kategori lainnya: KU20 Yuni Veronica (Riau), Julisa Pasaribu (Jabar) dan Nyimas Sonya (Sumsel) 5,5; KU14 Nyimas Shieta (Sumsel) 6,5; KU10 Diajeng Theresa (Jabar) dan Christine Elizabeth (DKI) 6 poin.

Hasil lengkap JAPFA WGM Tournament:

Babak 8 : Yemi Jelsen- GMW Anna Burtasova (Rusia) 0-1; GMW Anastasia Gutsko (Ukraina)-GMW Evgeniya Doluhanova (Armenia) 1-0; MIW Medina Warda Aulia-MIW Chelsie Monica Sihite 0,5-0,5.

Babak 9: MIW Medina Warda Aulia-Yemi Jelsen 1-0; GMW Evgeniya Doluhanova (Armenia)-GMW Anna Burtasova (Rusia) 0,5-0,5; MIW Chelsie Monica Sihite-GMW Anastasia Gutsko (Ukraina) 1-0.

Klasemen Sementara: 1. GMW Anna Burtasova (Rusia) 5,5; 2-3. MIW Medina Warda Aulia, GMW Evgeniya Doluhanova (Armenia) 5; 4-5. MIW Chelsie Monica Sihite, GMW Anastasia Gutsko (Ukraina) 4,5; 6. Yemi Jelsen 2,5 poin.

Rabu, 18 April 2012

JAPFA Chess Festival 2012


Doluhanova Memimpin WGM Tournament Sendirian

Ummi Fisabillah, 11, sempat membuat kejutan pada empat babak awal
 kategori Senior Putri. Lajunya dihadang Aay Aisyah di babak lima.
(Photo by Kristianus Liem)
GMW Evgeniya Doluhanova (Armenia) merebut pimpinan klasemen sementara sendirian JAPFA WGM Tournament setelah mencetak 1,5 angka pada hari keempat JAPFA Chess Festival, Rabu (18/4). Sarjana hukum itu menang dari Chelsie di pagi hari dan remis lawan Medina di malam harinya. Ia kini sendirian dengan 4,5 poin.

GMW Anna Burtasova (Rusia) yang membukukan dua angka penuh naik ke peringkat dua dengan 4 poin. Anna menang berturut-turut dari Medina dan GMW Anastasia Gutsko (Ukraina). Kekalahan Medina tersebut langsung memupus harapannya meraih norma GMW keduanya. Ranking Medina pada klasemen sementara juga turun ke posisi tiga dengan 3,5 poin, sama seperti jumlah angka yang direbut Anastasia.

Pada pertandingan di nomor-nomor nasional hingga babak kelima tercatat  ada tiga pecatur yang masih membukukan angka sempurna 5 poin. Mereka adalah MN Armansyah Putra (Jambi) pada kategori Senior Terbuka; Gelar Sagara (Jabar) di kategori Junior KU20 Putra; dan Galih Pradnya (Jabar) di kategori Junior KU10 Putra.

MPW Ummi Fisabillah (Jabar), 11 tahun, yang sampai babak keempat masih mampu bertengger sendirian dengan 4 poin setelah menang atas Nita Nurmala (Banten), terpaksa melepas posisinya tersebut setelah kalah dari Aay Aisyah Anisah (Jatim) pada babak kelima. Ia kini merosot ke peringkat dua di bawah Aay dengan perbedaan setengah angka.

Hasil lengkap JAPFA WGM Tournament:

Babak 6 : Yemi Jelsen-GMW Anastasia Gutsko (Ukraina) 0-1; MIW Chelsie Monica Sihite-GMW Evgeniya Doluhanova (Armenia) 0-1; MIW Medina Warda Aulia- GMW Anna Burtasova (Rusia) 0-1.

Babak 7: MIW Medina Warda Aulia-GMW Evgeniya Doluhanova (Armenia) 0,5-0,5; GMW Anna Burtasova (Rusia)-MW Anastasia Gutsko (Ukraina) 1-0; MIW Chelsie Monica Sihite-Yemi Jelsen 0,5-0,5.

Klasemen Sementara: 1. GMW Evgeniya Doluhanova (Armenia) 4,5; 2. GMW Anna Burtasova (Rusia) 4; 3-4. MIW Medina Warda Aulia, GMW Anastasia Gutsko (Ukraina) 3,5; 5. MIW Chelsie Monica Sihite 3; 6. Yemi Jelsen 2,5 poin.

Selasa, 17 April 2012

JAPFA Chess Festival 2012

Medina dan Doluhanova Memimpin WGM Tournament

GMW Evgeniya Doluhanova yang turun atas nama Armenia.
Setelah hari ketiga JAPFA Chess Festival, atau menyelesaikan separuh dari 10 babak di nomor JAPFA WGM Tournament, Selasa (17/4), pertarungan memperebutkan gelar juara berlangsung sengit dimana terjadi saling mengalahkan. Bahkan pada babak keempat nyaris seluruh pemain bakal memiliki angka yang sama lima puluh persen. Sayang Chelsie yang unggul satu bidak dalam permainan akhir Menteri lawan GMW Anastasia Gutsko gagal membukukan kemenangan.

Namun di babak kelima, Chelsie maupun Medina mampu membalikkan situasi dengan merebut kemenangan penting atas dua tamu GMW. Chelsie menundukkan GMW Anna Burtasova (Rusia) dalam pertarungan panjang 71 langkah! Sedangkan Medina menang lebih cepat atas GMW Anastasia Gutsko (Ukraina), 29 langkah pertahanan Caro-Kann.

“Selamat ‘anak’ anda bermain sangat bagus,” ucap Anastasia saat berjalan keluar ruang pertandingan. “Saya ingin menang cepat, tapi itu rupanya keputusan salah. Saya mengorbankan Gajah karena saya hitung bisa mematikan Rajanya. Namun satu langkah Rh2 membuyarkan seluruh kalkulasi saya,” jelas GMW yang juga memiliki gelar sarjana untuk bidang akunting dan hukum itu.

Senin, 16 April 2012

JAPFA Chess Festival 2012


Eksebisi catur kilat 2 menit antara
GMW Evgeniya Doluhanova vs MIW Medina Warda Aulia
disaksikan Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman,
Presiden Komisaris JAPFA Syamsir Siregar (tengah),
Menpora Andi Malarangeng dll.
(Photo by Kristianus Liem)

Resmi Dibuka Menpora dan Ketua Umum KONI Pusat

Bertempat di Gedung Serba Guna Senayan, JAPFA Chess Festival resmi dibuka pada hari Senin 16 April 2012. Pemukulan gong dilakukan oleh Menpora Andi Malarangeng, sementara langkah pertama dilakukan oleh Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana GM Utut Adianto melaporkan bahwa JAPFA Chess Festival yang mempertandingkan 11 kategori turnamen diikuti oleh lebih dari 500 peserta yang datang dari 23 propinsi! Ini memperlihatkan antusiasme terhadap catur begitu banyak dan merata di seluruh Indonesia!

Presiden Komisaris PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk Syamsir Siregar mengatakan partisipasi JAPFA terhadap pembinaan catur Indonesia selama dua belas tahun telah membuat nama JAPFA identik dengan catur. “Ketika menyebut nama JAPFA orang bukan ingat sonice, tapi ingatnya catur,” kata Syamsir saat menyampaikan sambutannya.

Menpora Andi Malarangeng mengatakan sangat senang sekali melihat begitu banyak anak-anak yang berpartisipasi mengikuti JAPFA Chess Festival yang ketujuh ini. “Anak-anak itulah yang kelak akan membawa nama baik Bangsa dan Negara Indonesia di dunia olahraga internasional,” ucap Menpora dengan suaranya yang lantang. Di JCF memang ada enam kategori turnamen yang melibatkan para pecatur junior, yaitu di bawah usia 20 tahun, 14 tahun dan 10 tahun, baik putra maupun putri.

Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman tidak memberikan sambutan, melainkan menjalankan langkah pertama di meja eksebisi catur kilat 2 menit antara GMW Evgeniya Doluhanova vs MIW Medina Warda Aulia.

Menyusul acara pembukaan, pertandingan babak pertama untuk semua nomor nasional dan babak ketiga untuk nomor internasional, tampak tidak ada kejutan yang berarti. Para unggulan masih melaju. Cuma di JAPFA WGM Tournament, unggulan pertama GMW Anastasia Gutsko dari Ukraina harus kalah lantaran alarm di hp-nya berbunyi. “Smartphone stupid,” keluh Gutsko kesal.

Hasil lengkap babak 3 JAPFA WGM Tournament: GMW Anna Burtasova (Rusia)- Yemi Jelsen 1-0; GMW Evgeniya Doluhanova (Armenia)-GMW Anastasia Gutsko (Ukraina) 1-0; MIW Chelsie Monica Sihite-MIW Medina Warda Aulia 0,5-0,5.

Klasemen Sementara: 1-3. GMW Anastasia Gutsko (Ukraina), MIW Medina Warda Aulia, GMW Evgeniya Doluhanova (Armenia) 2 poin; 4-6. Yemi Jelsen, MIW Chelsie Monica Sihite, GMW Anna Burtasova (Rusia) 1 poin.

Minggu, 15 April 2012

Notasi Anna Burtasova vs Medina Warda Aulia


WGM Anna Burtasova - WIM Medina Warda Aulia

Pertahanan Prancis [C19]

Japfa Chess Festival 2012 (1), 15.04.2012

1.e4 e6 2.d4 d5 3.Kc3 Gb4 4.e5 c5 5.Kf3 Kc6 6.a3 Gxc3+ 7.bxc3 Kge7 8.Ge2 Mc7 9.0–0 Gd7 10.Bb1 0–0–0 11.Kg5 Bdf8 12.f4 f6 13.Kf3 h5 14.a4 c4 15.Ga3 Bfg8 16.Me1 Kf5 17.Kh4 Kxh4 18.Mxh4 g5 19.fxg5 fxe5 20.Bf7 Ma5 21.Gb4 Mxa4 22.dxe5 Mxc2 23.Be1 Kxb4 24.cxb4 Md2 25.Mf2 Mxb4 26.Rh1 Bxg5 27.Bf1 b6 28.h4 Bgg8 29.Mf4 a5 30.Me3 a4 31.Gf3 Bf8 32.Bg7 Bf5 33.Bd1 Bhf8 34.Bh7 Mb2 35.Bxh5 Bxh5 36.Gxh5 Bf5 37.Gf3 Bxe5 38.Mf4 a3 39.Mf8+ Rb7 40.Md8 Gc6 41.Me7+ Ra6 42.Mc7 Rb5 43.Ma7 a2 44.h5 Mf2 45.Ma3 Be1+ 0–1

Kejutan JAPFA WGM Tournament


Medina Taklukkan GMW Anna Burtasova

Tampil cemerlang pecatur muda Indonesia MIW Medina Warda Aulia, 14, menundukkan GMW Anna Burtasova dari Rusia pada babak pertama turnamen JAPFA Women Grandmaster yang berlangsung di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Minggu (15/4).

Walau mengendalikan buah Hitam, anggota Dream Girls Indonesia itu tampil agresif melayani permainan Anna Burtasova, 25 tahun. Menggunakan pertahanan Prancis yang sebetulnya cenderung pasif kalau rokade di sayap-raja. Medina memilih rokade di sayap-menteri pada langkah ke-10 setelah melihat Anna rokade sayap-raja di langkah ke-9.

Permainan berkembang liar karena serangan Anna dari sayap-raja justru membahayakan keamanan Rajanya yang berada di sayap yang sama. Sementara Medina leluasa membangun serangan dari sayap-menteri setelah Anna melakukan kekeliruan strategi saat melangkahkan 19. fxg5 yang memungkinkan terbukanya beberapa lajur. Dua langkah kemudian Anna melakukan kesalahanan taktis dengan menggerakkan Gajah ke petak b4 (21.Gb4) yang menyebabkan kalah dua bidak empat langkah kemudian.

Medina yang sudah mengantongi satu norma GMW itu menyelesaikan permainan dengan efisien dan sempurna. Setiap langkah yang dia mainkan selalu penuh tenaga dan ancaman. Anna menyerah pada langkah ke-45 setelah melihat bidak bebas Medina di lajur-a tak tercegah bakal promosi.

Ini sungguh awal yang bagus buat Medina mengingat turnamen yang merupakan salah satu nomor dari JAPFA Chess Festival ini memungkinkan pesertanya meraih norma GMW jika mampu mengumpulakn 7,5 angka dari 10 babak sistem kompetisi penuh ini.

Hasil babak 1 lainnya: GMW Evgeniya Doluhanova (Armenia)-MIW Chelsie Monica Sihite 0,5-0,5; GMW Anastasia Gutsko (Ukraina)-Yemi Jelsen 1-0.

Hasil babak 2: GMW Anastasia Gutsko (Ukraina)-GMW Anna Burtasova (Rusia) 1-0; MIW Medina Warda Aulia- GMW Evgeniya Doluhanova (Armenia) 0,5-0,5; Yemi Jelsen-MIW Chelsie Monica Sihite 1-0.

Klasemen Sementara: 1. GMW Anastasia Gutsko (Ukraina) 2 poin; 2. MIW Medina Warda Aulia 1,5; 3-4. Yemi Jelsen, GMW Evgeniya Doluhanova (Armenia) 1; 5. MIW Chelsie Monica Sihite 0,5; 6. GMW Anna Burtasova (Rusia) 0 poin.

Teks foto:

Kejutan di hari pertama, Medina Warda Aulia menundukkan GMW Anna Burtasova (Photo by Kristianus Liem)

Kamis, 16 Februari 2012

Seleknas Catur Junior Perang Bintang

Upayakan bentuk Tim Indonesia Muda Best of the Best, PB PERCASI selenggarakan Seleknas Catur Junior Perang Bintang

Sumber: Siaran PersPB Percasi

Jakarta---- Membentuk sebuah Timnas Catur Indonesia yang berusia muda dan kuat, PB Percasi menggelar Seleknas Junior Perang Bintang. “Seleknas Yunior ini merupakan bagian dari sebuah rencana jangka panjang PB Percasi membangun tim catur nasional yang kuat”, kata Utut Adianto, Wakil Ketua Umum PB Percasi dalam sambutan pembukaa Seleknas Junior Perang Bintang yang dilakukan di Jakarta (16/2). “Pada saat ini tercatat sejumlah pecatur muda yang mempunyai potensi besar ke masa depan. Mereka telah teruji prestasinya dalam berbagai turnamen catur. Melalui seleksi nasional ini diharapkan dapat diperoleh pecatur terbaik yang diantara yang baik yang akan masuk dalam sebuah tim nasional usia muda yang kuat”, jelasnya lebih lanjut.

Seleknas Catur Yunior, yang diberi tajuk Perang Bintang tersebut akan dilaksanakan dalam beberapa tahap. Tahap I dilaksanakan dari 15-21 Februari 2012 di resort Multi Makmur Community Center, Sawangan, Depok.

“Di pertandingan babak pertama di tahap I ini tercatat 36 peserta putri dan 32 peserta putra dari usia 8 hingga 20 tahun”, ujar Kristianus Liem Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Percasi. Para peserta ini datang dari berbagai propinsi di Indonesia. “Mereka seluruhnya pernah menduduki ranking tiga besar di berbagai event catur tingkat nasional atau internasional”, ujarnya lebih lanjut.

Pada Tahap I ini akan disaring tujuh pecatur putri dan sembilan pecatur putra untuk dapat mengikuti Tahap II. Tahap II dilaksanakan bulan Maret 2012. Tahap II terdiri dari 10 pecatur putra dan 10 pecatur putri.

Tujuh pecatur putri yang lolos akan bergabung dengan para pecatur perebut medali di SEA Games Palembang 2011, yaitu GMW Irene Kharisma Sukandar, MIW Medina Warda Aulia, dan MIW Chelsie Monica Sihite. Sedang sembilan pecatur putra yang lolos akan bergabung dengan perebut medali emas SEA Games Palembang 2011 GM Susanto Megaranto.

“ Setelah tahap II. Akan diperoleh enam pecatur putra dan enam pecatur putri yang akan mengikuti Pelatnas Jangka Panjang Mereka ini akan masuk sebagai Disivi Utama PB Percasi yang akan diprioritaskan membela Indonesia di berbagai ajang turnamen internasional seperti World School Chess Championship, World Youth Chess Championship, Asian Continental Chess Championship, Asian Team Chess Championship dan Olimpiade Catur Istanbul 2012”, kata Kristianus.

Walaupun demikian, pecatur yang gagal di Tahap II masih memiliki kesempatan untuk masuk Divisi Utama sekitar enam bulan kemudian. Mereka akan bersaing di Divisi Satu bersama para pecatur muda yang kembali mencetak prestasi di berbagai event nasional dan internasional.

PERCASI

Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI), mulai dirintis sejak tahun 1948 di Yogyakarta, akan tetapi tanggal 17 Agustus 1950 dipilih sebagai tanggal resmi berdirinya PERCASI. Ketua Umum PERCASI yang pertama adalah Dr. Suwito Mangkusuwondo (alm). Kejuaraan Nasional yang pertama baru bisa diadakan pada tahun 1953 di Solo. Di tahun 1955 kedudukan PB. PERCASI dipindahkan dari Yogyakarta ke Jakarta. Pada tahun 1960 PERCASI diterima sebagai anggota FIDE (Federation Internationale Des Echecs) atau Federasi Catur Internasional sampai sekarang. Tahun 2000 Catur diakui sebagai salah satu cabang olahraga resmi dunia oleh International Olympic Committee (IOC) atau Komite Olimpiade Internasional, dan Olimpiade khusus Catur diselenggarakan setiap 2 (dua) tahun sekali karena kerumitan, keunikan dan dinamika permainannya yang berkembang pesat sesuai perkembangan teknologi komputer. Sejak berdirinya, Percasi telah melahirkan tujuh Grandmaster (alm. GM Eddy Handoko, alm. Ruben Gunawan, GM Herman Suradiradja, GM Utut Adianto, GM Ardiansyah, GM Cerdas Barus, GM Susanto Megaranto) dan satu Grandmaster Wanita (Women Grandmaster) Irene Kharisma Sukandar. Saat ini, Percasi berada di 33 propinsi dan hampir di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia. Sejak 2010 sampai dengan 2014, PB Percasi dibawah kepemimpinan Hashim S. Djojohadikusumo.

Teks foto:

Wakil Ketua Umum PB Percasi Utut Adianto (didampingi Binpres PB Percasi Kristianus Liem dan Rikardo) usai menjalankan langka pertama menyaksikan eksebisi catur kilat 3 menit antara dua Master FIDE yang masih berusia 10 tahun, MF Ivan Maximillian (Jabar) vs MFW Dita Karenza (Kaltim). Partai tsb dimenangkan Ivan. (Foto oleh Medina Warda Aulia)