POTRET adalah suatu rekaman peristiwa pada suatu momen bersejarah. Blog ini didekasikan untuk memotret potongan sejarah catur dari kacamata seorang penikmatnya.
Entri yang Diunggulkan
Kejuaraan Catur Asia U18 Mixed Doubles Team 2023
Tim Indonesia Memimpin, 5 Kali Menang, 1 Seri Tim catur Indonesia yang terdiri dari FM Aditya Bagus Arfan dan Laysa Latifah memim...
Jumat, 31 Agustus 2018
Sabtu, 10 Maret 2018
HDBank Dibuka oleh Presiden FIDE Kirsan Ilyumzhinov
Turnamen catur
internasional HDBank Cup dibuka pada Sabtu 10 Maret 2018 pukul 08:30 dengan dimainkannya
langkah pertama oleh Presiden FIDE Kirsan Ilyumzhinov berhadapan lawan Presiden
Federasi Catur Vietnam Nguyen Dong Tien yang juga Deputi Gubernur Bank Vietnam.
HDBank Cup adalah salah
satu turnamen catur terbesar untuk kawasan ASEAN dengan total hadiah mencapai
USD55,000 (lebih dari 740 juta rupiah), di mana hadiah pertama untuk Kelompok
Masters adalah USD15,000 (sekitar 200 juta rupiah lebih). Sementara untuk The
Best Women atau Juara Wanita mendapat USD5,000 (sekitar 67 juta rupiah lebih).
Hadiah untuk Kelompok Masters tersedia sampai peringkat 26 sebesar USD200
(sekitar 2,7 juta rupiah). Sedang untuk peserta wanita hadiah tersedia hanya
sampai peringkat enam sebesar USD300 (sekitar 4 juta rupiah).
Hadiah yang cukup
besar tersebut mampu menarik minat banyak pecatur kuat dunia. Setidaknya ada
dua pecatur yang memiliki rating di atas 2700 hadir, yaitu pecatur tuan rumah
langganan juara GM Le Quang Liem
(2736) yang khusus pulang dari Amerika Serikat hanya untuk bertanding di HDBank.
Lalu pecatur kedua adalah GM Wang Hao
(2713) dari China. Juga ada enam pecatur dengan rating di atas 2600. Mereka
adalah GM S.P. Sethuraman (2649) dari
India; GM Sandro Mareco (2635) dari
Argentina; GM Dmitry Gordievsky
(2630) dari Rusia; GM Nguyen Ngoc Truong
Son (2630) dari Vietnam; GM Aravindh
Chithambaram (2617) dari India; dan GM Wen
Yang (2608) dari China. Pecatur wanita dengan rating tertinggi adalah GM Lei Tingjie (2545) dari China.
8 Pecatur Indonesia di Hanoi, 4 di Master dan 4 di Challenger
Turnamen
catur terbuka terbesar di Vietnam, HDBank Cup, sudah memasuki edisi kedelapan
tahun ini. Dan untuk pertama kalinya kota penyelenggaranya dipindah dari Ho Chi
Minh City ke Hanoi City. Tempat pelaksanaannya di Hotel Army, di Jalan Nguyen
Tri Phuong 1A, Hanoi, 9-16 Maret 2018. Ada dua kategori turnamen yang
dipertandingkan, Masters dan Challengers. Kelompok Masters tentu saja yang
terkuat, sementara kelompok Challengers untuk peserta yang ratingnya di bawah
2100.
![]() |
| Pecatur Indonesia Chelsie Monica Sihite, Samantha Edithso di Hanoi bersama Dubes RI Vietnam HE Ibnu Hadi dan Didik Widiarso Tarimo (Photo by Kristianus Liem) |
Tercatat ada
133 peserta di Kelompok Masters yang datang dari 19 negara. Di antaranya ada 29
GM, 33 IM, 11 WGM, 5 WIM, 18 FM, dan 4 WFM. Sementara di Kelompok Challengers
diikuti 126 peserta dari 9 negara. Di antaranya 4 orang bergelar FM, 1 orang bergelar
WIM, dan 8 WFM. Ada delapan pecatur Indonesia yang ambil bagian. Empat main di
Kelompok Masters dan empat lainnya main di Kelompok Challengers.
Pecatur
Indonesia yang main di Kelompok Masters adalah:
1. FM Yoseph Theolifus
Taher (2375)
2. FM Azarya Jodi Setyaki
(2331)
3. FM Pitra Andyka
(2265)
4. WIM Chelsie
Monica Sihite (2189)
Pecatur
Indonesia yang main di Kelompok Challengers adalah:
1. Gelar Sagara
Dwitama (2030)
2. Samantha
Edithso (1771)
3. Didik
Widiarso Tarimo (1730)
4. Cahyadi (1687)
Selasa, 27 Februari 2018
Sabtu, 04 Maret 2017
Jumat, 03 Maret 2017
Kamis, 02 Maret 2017
Kamis, 03 Desember 2015
Gilbert Elroy Tarigan di Majalah Fokus Bekasi
Bekasi memiliki pecatur-pecatur dengan nama besar seperti GM Susanto Megaranto, IM Irine Kharisma Sukandar, WGM Medina Warda Aulia, IM Farid Firman Syah, IM Muhammad Luthfi Ali dan WFM Ummi Fisabillilah, sudah banyak yang tahu. Mereka sudah banyak mencetak prestasi internasional. Mereka masih muda. Tetapi sekarang Bekasi juga sudah memiliki calon bintang lainnya. Jelas usianya jauh lebih muda lagi. Dialah Gilbert Elroy Tarigan, 13 tahun.
Majalah Fokus Bekasi, yang memang memfokuskan liputannya perihal orang-orang dan segala kegiatannya yang berada dan tinggal di Bekasi, ada menurunkan tulisan dan analisis prestasi yang dicetak Gilbert ketika merebut medali perunggu pada World School Chess Championship 2015 yang berlangsung di Pattaya, Thailand. Pembaca peminat catur dapat menyimaknya di bawah ini.
Cuma yang mungkin disayangkan, inilah tulisan catur terakhir saya di Majalah Fokus Bekasi. Namun demikian, bibit-bibit baru pecatur brillain akan selalu tumbuh subur di Bekasi. Karena arena pertandingannya, seperti JACC, selalu hadir rutin. Dan tempat latihannya, yang sudah terbukti terus mencetak atlet berprestasi nasional dan internasional, SCUA,masih berada di Bekasi.
Majalah Fokus Bekasi, yang memang memfokuskan liputannya perihal orang-orang dan segala kegiatannya yang berada dan tinggal di Bekasi, ada menurunkan tulisan dan analisis prestasi yang dicetak Gilbert ketika merebut medali perunggu pada World School Chess Championship 2015 yang berlangsung di Pattaya, Thailand. Pembaca peminat catur dapat menyimaknya di bawah ini.
| Halaman pertama Gilbert Elroy Tarigan di Majalah Fokus Bekasi, bersama sang ibu Rita Ginting. |
Cuma yang mungkin disayangkan, inilah tulisan catur terakhir saya di Majalah Fokus Bekasi. Namun demikian, bibit-bibit baru pecatur brillain akan selalu tumbuh subur di Bekasi. Karena arena pertandingannya, seperti JACC, selalu hadir rutin. Dan tempat latihannya, yang sudah terbukti terus mencetak atlet berprestasi nasional dan internasional, SCUA,masih berada di Bekasi.
Rabu, 08 April 2015
Kolom Catur di Majalah FOKUS Bekasi
Setelah sekian lama, akhirnya ada lagi media
massa cetak yang menyediakan halaman untuk kolom catur. Adalah majalah bulanan FOKUS
Bekasi, yang berkantor di Jl. M. Hasibuan No.12D, Margahayu, Bekasi Timur, Kota
Bekasi.
Majalah umum ini memulai kolom caturnya
pada edisi kedua Maret 2015. Khusus bulan Maret tersedia kolom catur sampai
empat halaman. Untuk bulan April dan seterusnya hanya akan ada dua halaman
saja. Kecuali tentu saja jika peminat berita dan analisis catur cukup meledak.
Bagi yang ingin menyampaikan saran atau
mau berlangganan dapat menghubungi redaksi melalui email majalahfokusbekasi@gmail.com
atau melalui telepon 021-8812101, atau bahkan datang langsung ke kantor
redaksi.
Olahraga catur seharusnya memang menjadi
salah satu ikon kota Bekasi mengingat banyaknya pecatur top Indonesia yang
tinggal di kawasan tersebut. Misalnya GM Susanto Megaranto, IM Irene Kharisma
Sukandar, WGM Medina Warda Aulia, IM Farid Firman Syah, IM Muhammad Lutfi Ali,
WFM Ummi Fisabilillah, dan masih banyak pecatur muda berbakat lainnya yang siap
bersinar pula.
Selasa, 10 Juni 2014
Catur Klasik Grand Europe Cup 2014
Uji
Coba Tim Olimpiade Indonesia
Dua seri Grand Europe Cup yang berlangsung
di Albena, 1-9 Juni, dan di Golden Sands, 10-18 Juni, merupakan dua turnamen
terbuka resmi yang menjadi uji coba tim catur Olimpiade Indonesia yang dipersiapkan
menuju Olimpiade Catur ke-41 di Tromso, Norwegia, 1-14 Agustus 2014.
![]() |
| Tim olimpiade catur wanita Indonesia: Irene, Citra, Medina, Ummi dan Chelsie (Photo by Kristianus Liem) |
Tim catur Olimpiade Indonesia yang sebagian
besar bermaterikan pecatur muda diharapkan nanti mampu memperbaiki peringkat
tim Indonesia di Olimpiade Istanbul dua tahun lalu. Pada tahun 2012 itu tim
putra berada di peringkat 73. Sementara tim putri berada di peringkat 24.
Indonesia menargetkan tim putrinya mampu tembus 20 besar dunia pada tahun 2014
ini.
Tim putra Indonesia terdiri dari GM
Susanto Megaranto, IM Farid Firman Syah, FM Muhammad Luthfi Ali, Azarya Jodi
Setyaki dan Novendra Priasmoro. Tim putri terdiri dari WGM Irene Kharisma
Sukandar, WGM Medina Warda Aulia, WIM Chelsie Monica Sihite, WFM Dewi AA Citra
dan WFM Ummi Fisabilillah.
Catur Klasik Grand Europe Cup, Albena 2014
Novendra
Raih Norma IM
Kesuksesan tim catur Indonesia bukan
hanya dibuat para pecatur papan atasnya saja. Tapi juga oleh pecatur papan
bawahnya. Novendra Priasmoro yang 24 November nanti berusia 15 tahun juga
mencatat hasil fenomenal. Menghadapi 4 GM dan 4 IM serta seorang pemain
nongelar tapi memiliki rating 2257, Novendra mampu merebut 5,5 poin dari hasil
empat kali menang, tiga kali remis dan dua kali kalah.
Salah satu kemenangan Novendra juga
dicetak saat melawan Grandmaster, yaitu GM Nenad Ristic (2438) dari Serbia. Dua
kekalahan Novendra juga terjadi saat melawan Grandmaster, yaitu GM Momchil
Nikolov (Bulgaria, 2518) dan GM Vladislav Nevednichy (2553) dari Rumania.
Dengan 5,5 poin melawan pemain yang rata-rata sangat kuat maka ia berhasil
meraih Norma IM pertamanya. Rating performance
Novendra juga sangat tinggi, yaitu 2462.
Artinya, jika Novendra stop bertanding maka pada 1Juli 2014, ia akan memiliki rating 2462! Artinya lagi,itu adalah ranking ketiga di Indonesia hanya di bawah GM Utut Adianto (2556) dan GM Susanto Megaranto (2540).
![]() |
| Novendra Priasmoro memperlihatkan sertifikat Norma IM pertamanya (Photo by Kristianus Liem) |
Catur Klasik Grand Europe Cup, Albena 2014
WGM Medina Warda Aulia Juara Kelompok Wanita
![]() |
| Medina dan amplop juara wanita (Photo by Kristianus Liem) |
Harapan Indonesia
terhadap pecatur berusia 17 tahun WGM Medina Warda Aulia agar mampu menjadi pelapis
WGM Irene Kharisma Sukandar tampaknya sudah terwujud. Di Albena, ketika Irene
terpeleset pada babak terakhir cuma bermain remis melawan Vladimir Pogosian
(2148) dari Armenia, Medina langsung mengambil-alih klasemen di bagian putri dengan
menundukkan pecatur putri India Nandhidhaa Pv (2114).
![]() |
| Tijana bermaindi samping sang ayah, GM Dragisa Blagojevic dari Montenegro (Photo by Kristianus Liem) |
Hasil tersebut memastikan
juara di kelompok putri direbut Medina dengan 5 poin dan membawa pulang hadiah 600
euro. Runner-up putri direbut Tijana
Blagojevic (2045) dari Montenegro dengan 5 poin dan Solkoff 40. Sementara nilai
Solkoff Medina 42,5 poin. Peringkat ketiga diambil pecatur tuan rumah WGM
Margarita Voiska (2285) juga dengan 5 poin dan Solkoff 32,5 poin. Sementara
Irene hanya berhasil merebut hadiah keempat dengan 4,5 poin.
Catur Klasik Grand Europe Cup, Albena 2014
GM Susanto Megaranto Juara Tiga
Tim catur Indonesia kembali menorehkan hasil
gemilang pada seri pertama catur klasik (standar) Grand Europe Cup yang
berlangsung di Albena, Bulgaria, 1-9 Juni 2014. GM Susanto Megaranto merebut
ranking ketiga,WGM Medina Warda Aulia menggondol juara putri, dan pecatur
nonrating dan nongelar Novendra Priasmoro merebut norma IM (International
Master) pertamanya!
![]() |
| Susanto Megaranto dengan amplop hadiah juara ketiga sebesar 2500 euro (Photo by Kristianus Liem) |
Selain itu IM Farid Firman Syah juga
merebut juara kedua untuk kategori pemain di bawah rating 2400. WGM Irene
Kharisma Sukandar yang dalam perjalanan pairingnya
harus berhadapan melawan lima Grandmaster masih mendapatkan hadiah keempat
putri. Novenda juga meraih hadiah pertama pemain yang nonrating hingga rating
1499.
Second Wind Susanto
Megaranto
Bagi Susanto gelar juara tiga di
turnamen terbuka Eropa yang diikuti sampai 30 Grandmaster ini (154 peserta dari
31 negara; 30 GM, 4 WGM, 28 IM, 3WIM, 10 FM, 3 WIM) merupakan prestasi
terbesarnya. Sebelumnya, prestasi terbaik Susanto di Eropa adalah menduduki
peringkat keempat pada Vlissingen Open 2005. Ini juga gelar keduanya dalam tiga
hari karena pada tanggal 6 Juni Susanto juga menjuarai nomor catur kilat 5
menit di tempat yang sama.
Prestasi ini bagaikan second wind buat Susanto yang beberapa
tahun terakhir seperti stagnan. Harapannya
angin kedua ini mampu dimanfaatkan secara cermat oleh Susanto untuk mendorong
prestasinya lagi ke level berikutnya.
Seri kedua Grand Erope Cup di Golden Sands, 10-18 Juni 2014, yang juga diikuti
Susanto dan seluruh anggota tim Olimpiade catur Indonesia diharapkan menjadi
batu loncatan selanjutnya.
Juara Grand Erope Cup di Albena adalah
pecatur Bulgaria yang juga unggulan pertama GM Ivan Cheparinov (2682) dengan membukukan
7,5 poin dari sembilan babak. Runner-upnya
juga pecatur tuan rumah GM Petar Drenchev (2487) yang mengumpulan 7 poin sama seperti
yang diraih Susanto tapi unggul nilai Solkoff 44,5 banding 42,5 angka. Di catur
klasik ini Susanto juga tak terkalahkan. Pecatur yang biasa dipanggil Megar ini
membukukan lima kemenangan dan empat kali remis. Susanto juga membawa pulang
hadiah ketiga sebesar 2,500 euro atau sekitar 40 juta rupiah!
Ranking Akhir 21 Besar Grand Europe
Cup, Albena 2014
Rk.
|
SNo
|
Name
|
FED
|
RtgI
|
RtgN
|
Pts.
|
TB1
|
TB2
|
TB3
|
||
1
|
1
|
GM
|
BUL
|
2682
|
2617
|
7.5
|
47.5
|
51.5
|
6
|
||
2
|
25
|
GM
|
BUL
|
2487
|
2487
|
7.0
|
44.5
|
48.5
|
5
|
||
3
|
16
|
GM
|
INA
|
2540
|
0
|
7.0
|
42.5
|
46.0
|
5
|
||
4
|
11
|
GM
|
TUR
|
2570
|
0
|
6.5
|
49.5
|
54.0
|
4
|
||
5
|
9
|
GM
|
UKR
|
2587
|
0
|
6.5
|
49.0
|
54.0
|
4
|
||
6
|
15
|
IM
|
UKR
|
2541
|
0
|
6.5
|
47.5
|
51.0
|
4
|
||
7
|
6
|
GM
|
PAR
|
2619
|
0
|
6.5
|
47.0
|
51.0
|
4
|
||
8
|
4
|
GM
|
TUR
|
2627
|
0
|
6.5
|
46.5
|
51.0
|
4
|
||
9
|
10
|
GM
|
ROU
|
2581
|
0
|
6.5
|
46.5
|
50.5
|
5
|
||
10
|
17
|
GM
|
ARM
|
2537
|
0
|
6.5
|
46.0
|
50.0
|
5
|
||
11
|
22
|
GM
|
MKD
|
2511
|
0
|
6.5
|
45.5
|
50.0
|
4
|
||
12
|
14
|
GM
|
ROU
|
2553
|
0
|
6.5
|
44.0
|
48.0
|
5
|
||
13
|
26
|
GM
|
CHN
|
2487
|
0
|
6.5
|
43.5
|
47.5
|
5
|
||
14
|
20
|
GM
|
TUR
|
2519
|
0
|
6.5
|
42.5
|
46.0
|
6
|
||
15
|
36
|
IM
|
SRB
|
2442
|
0
|
6.5
|
36.5
|
40.0
|
6
|
||
16
|
86
|
FM
|
GEO
|
2198
|
0
|
6.0
|
47.0
|
52.0
|
5
|
||
17
|
8
|
GM
|
UKR
|
2594
|
0
|
6.0
|
47.0
|
51.5
|
5
|
||
18
|
2
|
GM
|
ARM
|
2667
|
0
|
6.0
|
46.5
|
49.0
|
4
|
||
19
|
13
|
GM
|
BUL
|
2564
|
2559
|
6.0
|
46.0
|
50.5
|
3
|
||
20
|
21
|
GM
|
BUL
|
2518
|
2522
|
6.0
|
45.0
|
49.0
|
3
|
||
21
|
5
|
GM
|
ARM
|
2624
|
0
|
6.0
|
44.5
|
48.0
|
5
|
Hasil lengkap dapat diakses di
Langganan:
Postingan (Atom)











