Entri yang Diunggulkan

Kejuaraan Catur Asia U18 Mixed Doubles Team 2023

  Tim Indonesia Memimpin,  5 Kali Menang, 1 Seri   Tim catur Indonesia yang terdiri dari FM Aditya Bagus Arfan dan Laysa Latifah memim...

Sabtu, 10 Maret 2018

HDBank Dibuka oleh Presiden FIDE Kirsan Ilyumzhinov


Turnamen catur internasional HDBank Cup dibuka pada Sabtu 10 Maret 2018 pukul 08:30 dengan dimainkannya langkah pertama oleh Presiden FIDE Kirsan Ilyumzhinov berhadapan lawan Presiden Federasi Catur Vietnam Nguyen Dong Tien yang juga Deputi Gubernur Bank Vietnam.
Presiden FIDE Kirsan Ilyumzhinov (kanan) salaman dengan Presiden Federasi Catur Vietnam Nguyen DongTien setelah menjalankan langkah pertama sebagai tanda dimulainya turnamen HDBank 2018 (Photo www.vietnamchess.vn)

HDBank Cup adalah salah satu turnamen catur terbesar untuk kawasan ASEAN dengan total hadiah mencapai USD55,000 (lebih dari 740 juta rupiah), di mana hadiah pertama untuk Kelompok Masters adalah USD15,000 (sekitar 200 juta rupiah lebih). Sementara untuk The Best Women atau Juara Wanita mendapat USD5,000 (sekitar 67 juta rupiah lebih). Hadiah untuk Kelompok Masters tersedia sampai peringkat 26 sebesar USD200 (sekitar 2,7 juta rupiah). Sedang untuk peserta wanita hadiah tersedia hanya sampai peringkat enam sebesar USD300 (sekitar 4 juta rupiah).
Hadiah yang cukup besar tersebut mampu menarik minat banyak pecatur kuat dunia. Setidaknya ada dua pecatur yang memiliki rating di atas 2700 hadir, yaitu pecatur tuan rumah langganan juara GM Le Quang Liem (2736) yang khusus pulang dari Amerika Serikat hanya untuk bertanding di HDBank. Lalu pecatur kedua adalah GM Wang Hao (2713) dari China. Juga ada enam pecatur dengan rating di atas 2600. Mereka adalah GM S.P. Sethuraman (2649) dari India; GM Sandro Mareco (2635) dari Argentina; GM Dmitry Gordievsky (2630) dari Rusia; GM Nguyen Ngoc Truong Son (2630) dari Vietnam; GM Aravindh Chithambaram (2617) dari India; dan GM Wen Yang (2608) dari China. Pecatur wanita dengan rating tertinggi adalah GM Lei Tingjie (2545) dari China.

8 Pecatur Indonesia di Hanoi, 4 di Master dan 4 di Challenger


Turnamen catur terbuka terbesar di Vietnam, HDBank Cup, sudah memasuki edisi kedelapan tahun ini. Dan untuk pertama kalinya kota penyelenggaranya dipindah dari Ho Chi Minh City ke Hanoi City. Tempat pelaksanaannya di Hotel Army, di Jalan Nguyen Tri Phuong 1A, Hanoi, 9-16 Maret 2018. Ada dua kategori turnamen yang dipertandingkan, Masters dan Challengers. Kelompok Masters tentu saja yang terkuat, sementara kelompok Challengers untuk peserta yang ratingnya di bawah 2100.

Pecatur Indonesia Chelsie Monica Sihite, Samantha Edithso di Hanoi bersama
Dubes RI Vietnam HE Ibnu Hadi dan Didik Widiarso Tarimo
(Photo by Kristianus Liem)
Tercatat ada 133 peserta di Kelompok Masters yang datang dari 19 negara. Di antaranya ada 29 GM, 33 IM, 11 WGM, 5 WIM, 18 FM, dan 4 WFM. Sementara di Kelompok Challengers diikuti 126 peserta dari 9 negara. Di antaranya 4 orang bergelar FM, 1 orang bergelar WIM, dan 8 WFM. Ada delapan pecatur Indonesia yang ambil bagian. Empat main di Kelompok Masters dan empat lainnya main di Kelompok Challengers.

Pecatur Indonesia yang main di Kelompok Masters adalah:
1.     FM Yoseph Theolifus Taher (2375)
2.     FM Azarya Jodi Setyaki (2331)
3.     FM Pitra Andyka (2265)
4.     WIM Chelsie Monica Sihite (2189)

Pecatur Indonesia yang main di Kelompok Challengers adalah:
1.     Gelar Sagara Dwitama (2030)
2.     Samantha Edithso (1771)
3.     Didik Widiarso Tarimo (1730)
4.     Cahyadi (1687)


Kamis, 03 Desember 2015

Gilbert Elroy Tarigan di Majalah Fokus Bekasi

Bekasi memiliki pecatur-pecatur dengan nama besar seperti GM Susanto Megaranto, IM Irine Kharisma Sukandar, WGM Medina Warda Aulia, IM Farid Firman Syah, IM Muhammad Luthfi Ali dan WFM Ummi Fisabillilah, sudah banyak yang tahu. Mereka sudah banyak mencetak prestasi internasional. Mereka masih muda. Tetapi sekarang Bekasi juga sudah memiliki calon bintang lainnya. Jelas usianya jauh lebih muda lagi. Dialah Gilbert Elroy Tarigan, 13 tahun.

Majalah Fokus Bekasi, yang memang memfokuskan liputannya perihal orang-orang dan segala kegiatannya yang berada dan tinggal di Bekasi, ada menurunkan tulisan dan analisis prestasi yang dicetak Gilbert ketika merebut medali perunggu pada World School Chess Championship 2015 yang berlangsung di Pattaya, Thailand. Pembaca peminat catur dapat menyimaknya di bawah ini.


Halaman pertama Gilbert Elroy Tarigan di Majalah Fokus Bekasi, bersama sang ibu Rita Ginting.

Cuma yang mungkin disayangkan, inilah tulisan catur terakhir saya di Majalah Fokus Bekasi. Namun demikian, bibit-bibit baru pecatur brillain akan selalu tumbuh subur di Bekasi. Karena arena pertandingannya, seperti JACC, selalu hadir rutin. Dan tempat latihannya, yang sudah terbukti terus mencetak atlet berprestasi nasional dan internasional, SCUA,masih berada di Bekasi.

Halaman kedua liputan Fokus Bekasi mengenai Gilbert Elroy Tarigan.


Rabu, 08 April 2015

Kolom Catur di Majalah FOKUS Bekasi

Setelah sekian lama, akhirnya ada lagi media massa cetak yang menyediakan halaman untuk kolom catur. Adalah majalah bulanan FOKUS Bekasi, yang berkantor di Jl. M. Hasibuan No.12D, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi.


Majalah umum ini memulai kolom caturnya pada edisi kedua Maret 2015. Khusus bulan Maret tersedia kolom catur sampai empat halaman. Untuk bulan April dan seterusnya hanya akan ada dua halaman saja. Kecuali tentu saja jika peminat berita dan analisis catur cukup meledak.

Bagi yang ingin menyampaikan saran atau mau berlangganan dapat menghubungi redaksi melalui email majalahfokusbekasi@gmail.com atau melalui telepon 021-8812101, atau bahkan datang langsung ke kantor redaksi.


Olahraga catur seharusnya memang menjadi salah satu ikon kota Bekasi mengingat banyaknya pecatur top Indonesia yang tinggal di kawasan tersebut. Misalnya GM Susanto Megaranto, IM Irene Kharisma Sukandar, WGM Medina Warda Aulia, IM Farid Firman Syah, IM Muhammad Lutfi Ali, WFM Ummi Fisabilillah, dan masih banyak pecatur muda berbakat lainnya yang siap bersinar pula.



Selasa, 10 Juni 2014

Catur Klasik Grand Europe Cup 2014

Uji Coba Tim Olimpiade Indonesia

Dua seri Grand Europe Cup yang berlangsung di Albena, 1-9 Juni, dan di Golden Sands, 10-18 Juni, merupakan dua turnamen terbuka resmi yang menjadi uji coba tim catur Olimpiade Indonesia yang dipersiapkan menuju Olimpiade Catur ke-41 di Tromso, Norwegia, 1-14 Agustus 2014.
Tim olimpiade catur wanita Indonesia: Irene, Citra, Medina, Ummi dan Chelsie (Photo by Kristianus Liem)

Tim catur Olimpiade Indonesia yang sebagian besar bermaterikan pecatur muda diharapkan nanti mampu memperbaiki peringkat tim Indonesia di Olimpiade Istanbul dua tahun lalu. Pada tahun 2012 itu tim putra berada di peringkat 73. Sementara tim putri berada di peringkat 24. Indonesia menargetkan tim putrinya mampu tembus 20 besar dunia pada tahun 2014 ini.

Tim putra Indonesia terdiri dari GM Susanto Megaranto, IM Farid Firman Syah, FM Muhammad Luthfi Ali, Azarya Jodi Setyaki dan Novendra Priasmoro. Tim putri terdiri dari WGM Irene Kharisma Sukandar, WGM Medina Warda Aulia, WIM Chelsie Monica Sihite, WFM Dewi AA Citra dan WFM Ummi Fisabilillah.


Catur Klasik Grand Europe Cup, Albena 2014

Novendra Raih Norma IM

Kesuksesan tim catur Indonesia bukan hanya dibuat para pecatur papan atasnya saja. Tapi juga oleh pecatur papan bawahnya. Novendra Priasmoro yang 24 November nanti berusia 15 tahun juga mencatat hasil fenomenal. Menghadapi 4 GM dan 4 IM serta seorang pemain nongelar tapi memiliki rating 2257, Novendra mampu merebut 5,5 poin dari hasil empat kali menang, tiga kali remis dan dua kali kalah.


Salah satu kemenangan Novendra juga dicetak saat melawan Grandmaster, yaitu GM Nenad Ristic (2438) dari Serbia. Dua kekalahan Novendra juga terjadi saat melawan Grandmaster, yaitu GM Momchil Nikolov (Bulgaria, 2518) dan GM Vladislav Nevednichy (2553) dari Rumania. 

Dengan 5,5 poin melawan pemain yang rata-rata sangat kuat maka ia berhasil meraih Norma IM pertamanya. Rating performance Novendra juga sangat tinggi, yaitu 2462.
Novendra Priasmoro memperlihatkan sertifikat Norma IM pertamanya (Photo by Kristianus Liem)
Artinya, jika Novendra stop bertanding maka pada 1Juli 2014, ia akan memiliki rating 2462! Artinya lagi,itu adalah ranking ketiga di Indonesia hanya di bawah GM Utut Adianto (2556) dan GM Susanto Megaranto (2540).

Catur Klasik Grand Europe Cup, Albena 2014

WGM Medina Warda Aulia Juara Kelompok Wanita

Medina dan amplop juara wanita (Photo by Kristianus Liem)
Harapan Indonesia terhadap pecatur berusia 17 tahun WGM Medina Warda Aulia agar mampu menjadi pelapis WGM Irene Kharisma Sukandar tampaknya sudah terwujud. Di Albena, ketika Irene terpeleset pada babak terakhir cuma bermain remis melawan Vladimir Pogosian (2148) dari Armenia, Medina langsung mengambil-alih klasemen di bagian putri dengan menundukkan pecatur putri India Nandhidhaa Pv (2114).
                                  
Tijana bermaindi samping sang ayah, GM Dragisa Blagojevic
dari Montenegro (Photo by Kristianus Liem) 
Hasil tersebut memastikan juara di kelompok putri direbut Medina dengan 5 poin dan membawa pulang hadiah 600 euro. Runner-up putri direbut Tijana Blagojevic (2045) dari Montenegro dengan 5 poin dan Solkoff 40. Sementara nilai Solkoff Medina 42,5 poin. Peringkat ketiga diambil pecatur tuan rumah WGM Margarita Voiska (2285) juga dengan 5 poin dan Solkoff 32,5 poin. Sementara Irene hanya berhasil merebut hadiah keempat dengan 4,5 poin.


Catur Klasik Grand Europe Cup, Albena 2014

GM Susanto Megaranto Juara Tiga

Tim catur Indonesia kembali menorehkan hasil gemilang pada seri pertama catur klasik (standar) Grand Europe Cup yang berlangsung di Albena, Bulgaria, 1-9 Juni 2014. GM Susanto Megaranto merebut ranking ketiga,WGM Medina Warda Aulia menggondol juara putri, dan pecatur nonrating dan nongelar Novendra Priasmoro merebut norma IM (International Master) pertamanya!
Susanto Megaranto dengan amplop hadiah juara ketiga sebesar 2500 euro (Photo by Kristianus Liem)

Selain itu IM Farid Firman Syah juga merebut juara kedua untuk kategori pemain di bawah rating 2400. WGM Irene Kharisma Sukandar yang dalam perjalanan pairingnya harus berhadapan melawan lima Grandmaster masih mendapatkan hadiah keempat putri. Novenda juga meraih hadiah pertama pemain yang nonrating hingga rating 1499.

Second Wind Susanto Megaranto

Bagi Susanto gelar juara tiga di turnamen terbuka Eropa yang diikuti sampai 30 Grandmaster ini (154 peserta dari 31 negara; 30 GM, 4 WGM, 28 IM, 3WIM, 10 FM, 3 WIM) merupakan prestasi terbesarnya. Sebelumnya, prestasi terbaik Susanto di Eropa adalah menduduki peringkat keempat pada Vlissingen Open 2005. Ini juga gelar keduanya dalam tiga hari karena pada tanggal 6 Juni Susanto juga menjuarai nomor catur kilat 5 menit di tempat yang sama.

Prestasi ini bagaikan second wind buat Susanto yang beberapa tahun terakhir seperti stagnan. Harapannya angin kedua ini mampu dimanfaatkan secara cermat oleh Susanto untuk mendorong prestasinya lagi ke level berikutnya. Seri kedua Grand Erope Cup di Golden Sands, 10-18 Juni 2014, yang juga diikuti Susanto dan seluruh anggota tim Olimpiade catur Indonesia diharapkan menjadi batu loncatan selanjutnya.

Juara Grand Erope Cup di Albena adalah pecatur Bulgaria yang juga unggulan pertama GM Ivan Cheparinov (2682) dengan membukukan 7,5 poin dari sembilan babak. Runner-upnya juga pecatur tuan rumah GM Petar Drenchev (2487) yang mengumpulan 7 poin sama seperti yang diraih Susanto tapi unggul nilai Solkoff 44,5 banding 42,5 angka. Di catur klasik ini Susanto juga tak terkalahkan. Pecatur yang biasa dipanggil Megar ini membukukan lima kemenangan dan empat kali remis. Susanto juga membawa pulang hadiah ketiga sebesar 2,500 euro atau sekitar 40 juta rupiah!

Ranking Akhir 21 Besar Grand Europe Cup, Albena 2014
Rk.
SNo

Name
FED
RtgI
RtgN
Pts.
 TB1 
 TB2 
 TB3 
1
1
GM
BUL
2682
2617
7.5
47.5
51.5
6
2
25
GM
BUL
2487
2487
7.0
44.5
48.5
5
3
16
GM
INA
2540
0
7.0
42.5
46.0
5
4
11
GM
TUR
2570
0
6.5
49.5
54.0
4
5
9
GM
UKR
2587
0
6.5
49.0
54.0
4
6
15
IM
UKR
2541
0
6.5
47.5
51.0
4
7
6
GM
PAR
2619
0
6.5
47.0
51.0
4
8
4
GM
TUR
2627
0
6.5
46.5
51.0
4
9
10
GM
ROU
2581
0
6.5
46.5
50.5
5
10
17
GM
ARM
2537
0
6.5
46.0
50.0
5
11
22
GM
MKD
2511
0
6.5
45.5
50.0
4
12
14
GM
ROU
2553
0
6.5
44.0
48.0
5
13
26
GM
CHN
2487
0
6.5
43.5
47.5
5
14
20
GM
TUR
2519
0
6.5
42.5
46.0
6
15
36
IM
SRB
2442
0
6.5
36.5
40.0
6
16
86
FM
GEO
2198
0
6.0
47.0
52.0
5
17
8
GM
UKR
2594
0
6.0
47.0
51.5
5
18
2
GM
ARM
2667
0
6.0
46.5
49.0
4
19
13
GM
BUL
2564
2559
6.0
46.0
50.5
3
20
21
GM
BUL
2518
2522
6.0
45.0
49.0
3
21
5
GM
ARM
2624
0
6.0
44.5
48.0
5

Hasil lengkap dapat diakses di