Senin, 29 Juli 2013

Biel Chess Festival 2013

Dita Karenza dan Nadya Anggraini Memimpin Kelompok Utama

Dita Karenza (kiri) menghadapi Marc Tillmanndari Swiss pada babak keempat (Photo by Kristianus Liem)

Dua pecatur putri Indonesia, WMF Dita Karenza (rating 1915), 13 tahun, dan WFM Nadya Anggraini Mukmin (rating 1947), 17 tahun, memimpin Kelompok Utama turnamen catur Biel Chess Festival, Swiss, yang sudah menyelesaikan empat dari rencana sembilan babak yang dipertandingkan.

Kelompok Utama dimaksudkan untuk para pecatur yang memiliki rating di bawah angka 2000. Dita dan Nadya yang masuk tim Pelatnas Catur SEA Games Myanmar 2013 bermain di kelompok tersebut karena rating mereka yang masih rendah. Kelompok ini diikuti 143 peserta yang datang dari 12 negara.

Namun di kelompok tersebut Dita dan Nadya menunjukkan giginya dengan mencetak angka sempurna empat poin dari empat babak yang dipertandingkan sehingga memimpin klasemen bersama dua pecatur lainnya, yaitu Ireneusz Lada (1940) dari Polandia dan Edvard Sayadyan (1992) dari Armenia.

Dita dan Nadya harus saling berhadapan pada babak kelima yang akan berlangsung Senin (29/7) mulai pukul 14 waktu setempat atau pukul 19.00 WIB. Hari Minggu (28/7) akan diisi pertandingan catur kilat sebanyak 13 babak juga mulai pukul 14.00. Pertandingan berlangsung di Gedung Palais des Congres Bienne, Swiss.

Pada babak keempat Sabtu (27/7), Dita dan Nadya masing-masing memenangkan partainya melawan pecatur Swiss Marc Tillmann (1993) dan Erik Lang (1880). Partai Dita menghadapi Tillmann yang main di meja pertama ramai dan menarik sehingga paling dirubung penonton. Berikut ini notasi partai menarik tersebut.

Marc Tillmann (1993) - Dita Karenza (1915)
Pembukaan Serangan Torre [D03]
Biel ATO (4.1), 27.07.2013

1.d4 Nf6 2.Nf3 e6 3.Bg5 d5 4.e3 c5 5.c3 h6 6.Bh4 g5N
            Langkah 6...g5 yang dimainkan Dita ini, menurut online database dari Chessbase di Jerman merupakan langkah Novelty atau penemuan baru! Lanjutan yang pernah dimainkan di sini adalah 6...Nbd7 7.Nbd2 Be7 8.Be2 0–0 9.0–0 b6 10.a3 Bb7 11.b4 cxd4 12.cxd4 Ne4 13.Bxe7 ½–½ (13) Jovanic,O (2538)-Saric,A (2533) Zadar 2012.
7.Bg3 Ne4 8.Bd3 Nxg3 9.hxg3 c4 10.Bc2 Bd6 11.Nbd2 g4 12.Nh4 Qg5
            Dita main sangat aktif dan berani sekali. Ia langsung membangun serangan dari sayap-raja yang biasanya merupakan daerah perlindungan yang aman buat  Rajanya.
13.e4 Nc6 14.Qe2 Ne7 15.0–0 0–0 16.e5 Bc7 17.f3
            Strategi Putih tampaknya adalah menyerang dari sayap-raja pula dengan menjadikan bidak g4 Hitam yang mengganggu tapi sekaligus juga lemah karena sudah terlalu jauh maju. Selanjutnya pembaca akan melihat bagaimana Dita menggunakan langkah-langkah taktis untuk mempertahankan bidak g4 yang mengganggu perkembangan para perwira Putih.
17...Nf5 18.Nxf5 exf5 19.fxg4 fxg4 20.Rf4 a5
            Cara anak muda memecahkan persoalan sering radikal dan tak terduka. Dita bermaksud memindahkan Bentengnya yang belum bekerja di petak a8 di bawa ke sayap-raja membantu bertahan dan menyerang melalui baris keenam!
            Cara bertahan yang konvensional adalah 20...Be6 21.Nf1 h5 22.Ne3 disusul 23.Ra-f1, Putih leluasa membangun serangan sementara Hitam menjadi pihak yang terus menerus bertahan.
            Cara Dita sebetulnya punya kelemahan, yaitu bidak-bidak sentrumnya yang lemah, yang sebetulnya bisa dijadikan sasaran gempuran serangan juga. Seorang Grandmaster biasanya menciptakan titik lemah kedua, ketiga dan seterusnya di pihak lawan agar ada gempuran dari berbagai lini yang menjamin serangan akan berhasil. Dalam hal ini yang dapat dilakukan adalah 21.b3! b5 (Terpaksa. Jika 21...cxb3 22.Bxb3 Be6?? 23.Bxd5 Bxd5 24.Rxg4 dan Menteri Hitam lenyap) 22.a4! b4 23.cxb4 c3 24.Qd3 Qg7 25.Qxc3 Putih unggul dua bidak!
21.Raf1
            Tillmann menjalankan ide dan strategi awalnya, yaitu memusatkan para perwiranya membangun serangan dari sayap-raja.
21...Ra6 22.Bf5
            Putih terus menjalankan strategi awalnya. Tujuan langkah teks adalah melenyapkan salah satu penjaga bidak g4. Di sini Putih tidak melihat ada langkah taktis korban Kuda yang menarik 22.Nxc4! dxc4 23.Qxc4 serangan langsung terhadap dua titik lemah Gajah di c7 dan bidak di petak f7 23...Qe7 24.Qd3 memanfaatkan petak lemah lainnya di h7 akibat bidak-bidak sayap-raja Hitam di lajur-h dan lajur-g yang sudah pada maju semua 24...f6 terpaksa 25.exf6 Raxf6 26.Rxf6 Rxf6 27.Rxf6 Qxf6 28.Qh7+ Kf8 29.Qxc7 Putih unggul dua bidak.
22...Bxf5 23.Rxf5 Qg7 24.R1f4 Rg6
            Cara bertahan yang lebih solid adalah 24...Bd8 25.Rxg4 Bg5 korban bidak Hitam menempatkan Gajahnya di petak yang kuat dimana Putih tidak bisa mainkan 26.Nf3 karena 26...Be3+ 27.Qxe3 Qxg4 dengan keseimbangan.
25.Nf1 Bd8 26.Nh2??
            Blunder! Ini bisa terjadi lantaran Putih sejak awal hanya terfokus pada serangan terhadap bidak g4! Seharusnya 26.Ne3! bahkan di e3 ini Kuda tersebut juga tetap menyerang g4 dan sekaligus juga menyerang bidak d5 yang tampaknya bahkan tidak bisa dijaga!]
26...Bg5 27.Rf1 h5
            Rangkaian langkah yang pas dari Dita dan kesalahan dari Tillmann membuat posisi kini menyenangkan Hitam karena lebih mudah dalam membangun serangan akibat Kuda Putih yang terdampar di h2, dan bidak g4 Hitam terjaga yang mengganggu pergerakan perwira Putih.
28.Re1 Qh6 29.Qc2
            Tentu saja lebih baik 29.Nf1!
29...Be3+ 30.Kh1



            Lihat diagram.
30...h4!
            Langkah cantik Dita. Kini Hitam ambil alih inisiatif.
31.gxh4 Qxh4 32.g3
            Atau 32.Rxe3 g3 33.Rxg3 Qxg3 34.Nf1 Qe1 dengan keseimbangan.
32...Qxg3 33.Qe2??
            Langkah yang sepertinya kuat ini justru suatu kesalahan yang tak termaafkan. Satu-satunya harapan adalah 33.Ref1 Rh6 34.Rf6.
33...Rh6 34.Ref1 Qh3 35.Qg2 g3
            Setelah langkah yang menjamin kemenangan satu Kuda ini, praktis Dita sudah menang.
36.Qxh3 Rxh3 37.Kg2 Rxh2+ 38.Kxg3 Rh6 39.Re1 Rg6+ 40.Kf3 Bg5 41.Rg1 Be7 42.Rh1 Kg7 43.Rfh5 Rg8 44.Rh7+ Kf8 45.R1h2 b5 46.R7h6 b4 47.Rxg6 fxg6 48.Re2 Kf7 0–1

Hasil lengkap empat babak awal Dita dan Nadya yang main di kelompok Utama (kelompok ini bertanding 9 babak) adalah sebagai berikut.

Babak ke-4:
Tillmann,Marc
(3)
-
Karenza,Dita
(3)
0 - 1

Nadia,Anggraeni 
(3)
-
Lang,Erik
(3)
1 - 0


Babak ke-3:
Karenza,Dita            (2)  -  Roessinger,Jean- (2)     1 - 0           
Eigenmann,Christ   (2)  -  Nadia,Anggraeni (2)     0 - 1           

Babak ke-2:
Nadia,Anggraeni    (1)  -  Feller,Christian   (1)  1 - 0   
Overney,Luca         (1)  -  Karenza,Dita       (1)  0 - 1   

Babak ke-1:
Karenza,Dita  (0)  -  Scheidegger,Clau   (0)  1 - 0   
Hofer,Heinz    (0)  -  Nadia,Anggraeni    (0)  0 - 1   


Tidak ada komentar: