Minggu, 02 September 2012

Laporan Humas PB Percasi Urry Kartopati


PUTRI LIBAS BANGLADESH, PUTRA TAHAN BELARUS

Putri Indonesia vs Bangladesh di babak lima, 3-1
Photo by Kristianus Liem
Istambul,  1 September 2012, para pecatur Indonesia lagi-lagi membukukan hasil  menggembirakan. Meski fasilitas yang diberikan bagi para pemain tak sebaik olimpiade sebelumnya, namun tak mempengaruhi semangat juang tim Indonesia.

Di hari ke 5, tim putri tampil cemerlang dengan mengalahkan Bangladesh, yang memang masih di  bawah kemampuan mereka. Sedangkan tim putra tak terlalu kerepotan untuk menahan Belarus.

Turun tanpa pecatur utama Medina Warda Aulia, tim putri tetap tampil percaya diri. WIM Chelsie Monica Sihite  (2162) yang berada di papan 1 menang mudah dari Sharmin Shirin Sultana (2002), begitu juga pemain papan 2 WFM Dewi AA Citra (2143) mengalahkan WIM Rani Hamid (1952).

Dua pemain wajah baru dari tim Olimpiade Indonesia kali ini, Aay Aisyah Anisa (1818) dan Ummi Fisabillilah yang baru berusia 14 dan 12 tahun ini akhirnya mampu menahan seri lawan-lawan mereka, WFM Zakia Sultana (1987) dan Nazrana Khan (2008).

Kemenangan atas Bangladesh 3 : 1 memang sudah diprediksi sebelumnya, karena  rata-rata kemampuan tim putri Indonesia lebih baik dari tim lawan. Meski begitu, sang kapten Kristianus Liem terus mengingatkan agar pemain tetap waspada. “Kita jangan sampai menganggap enteng lawan. Bermain dalam tim seperti ini, sekali lengah bisa fatal akibatnya,”ujarnya.

Sementara tim putra  yang bertemu Belarus -- tim dengan kualitas di atas kemampuan para pemain Indonesia --, akhirnya berhasil ditahan seimbang. Dengan diistirahatkannya  GM Susanto Megaranto dalam babak ini, maka tugas berat menanti Tirta Chandra Purnama dan rekan-rekannya.

Meski begitu, tim putra dapat bernapas lega saat  IM Taufik Halay (2361)  berhasil memaksa remis GM Vitaly Teterev (2528), begitu juga CM Muhammad Lutfi  Ali (2078) yang mampu bermain imbang dengan IM Vladislav Kovalev (2485).

Kejutan lagi-lagi ditorehkan oleh CM Farid Firmansyah (2318) yang mampu mengalahkan GM Kirill Stupak (2523). Pemain muda berbakat dari Indonesia ini sampai-sampai dijuluki rekan-rekannya pemain spesialis pembungkam Grand Master. Karena setiap kali tampil melawan para pemain kuat, ia selalu tampil bagus.

Satu-satunya poin yang tercuri adalah dari papan 1, di mana IM Tirta Chandra Purnama (2384) akhirnya harus tumbang di tangan GM Sergei Zhigalko (2667), yang memang di atas kertas unggul dari Tirta. Meski bagitu, hasil 2:2 cukup spektakuler mengingat semua pemain lawan memiliki kemampuan jauh di atas para pemain Indonesia , apalagi pemegang seeded  32  dunia ini  menurunkan 3 pemain GM mereka.

 Berikut ini hasil lengkap para pecatur Indonesia pada babak kelima:  
  
Bo.     68      Indonesia                          Rtg      -   32      Belarus               Rtg      2 : 2
34.1  IM    Purnama, Tirta Chandra   2384  -   GM   Zhigalko, Sergei      2667  0 - 1
34.2  IM    Halay, Taufik                      2361  -   GM   Teterev, Vitaly         2528  ½ - ½
34.3  CM   Firmansyah, Farid             2318  -   GM   Stupak, Kirill            2523  1 - 0
34.4  CM   Muhammad, Luthfi Ali       2078  -   IM    Kovalev, Vladislav  2485  ½ - ½

Bo.     63         Bangladesh                      Rtg      -   54         Indonesia                     Rtg      1 : 3
25.1              Sultana, Sharmin Shirin    2002   -   WIM   Sihite, Chelsie Monica    2162    0 - 1
25.2   WIM    Hamid, Rani                       1952   -   WFM   Citra, Dewi                        2143    0 - 1
25.3   WFM   Sultana, Zakia                    1987   -              Aay, Aisyah Anisa              1818    ½ - ½
25.4              Khan, Nazrana                   2008   -              Fisabilillah, Ummi              0         ½ - ½


Informasi lengkap dapat diakses ke situs resmi olimpiade:
Hasil lengkap dapat diakses di situs resmi olimpiade:
Pertandingan babak keenam dimulai pukul 15:00 waktu Istanbul atau pukul 19:00 WIB. Pertandingan dapat ditonton live di http://www.chessolympiadistanbul.com/livegames/

Tidak ada komentar: