Rabu, 19 September 2012

PON XVIII, Pekanbaru, Riau, 12-19 September 2012


Jabar Juara Umum, Disusul DKI dan Kaltim

Irene Kharisma rebut 2 emas
Photo by Kristianus Liem
Tim Jabar pada menit-menit terakhir berhasil menambah dua medali emas melalui nomor catur standar perorangan atas nama GMW Irene Kharisma Sukandar dan MF Deni Sonjaya. Irene main aman dua kali remis lawan MFW Dita Karenza (Kaltim) dan MNW Norasa Verdiana (Kalsel). Irene membukukan 7,5 VP. Perak direbut Dita (6 VP) dan perunggu jatuh ke Diah Rahmawati (Banten) 5,5 VP.

Deni berhasil merebut emas setelah menang dramatis lawan MI Ronny Gunawan (Jatim) dan pada babak terakhir main aman dengan MN Johan Gunawan (Banten). Deni membukukan 7 poin, disusul MN Iqra Moesa Putra (Kaltim) dan MN Ruby Tamono (Sumbar), masing-masing 6 poin.

Hasil tersebut membuat Jabar mengumpulkan 4 emas, 2 perak, 2 perunggu. DKI yang juga menambah dua emas melalui regu putra dan putrinya, kalah selisih medali perak dan perunggu. DKI mengumpulkan 4 emas, 1 perak, 1 perunggu. Daerah lain cuma berhasil menambah medali perak dan perunggu. Berikut ini tabel lengkapnya.

TABEL PEROLEHAN MEDALI CATUR PON XVIII RIAU 2012

PROVINSI                             EMAS               PERAK            PERUNGGU
JAWA BARAT                         4                          2                         2
DKI JAKARTA                         4                          1                         1
KALIMANTAN TIMUR             1                          3                         1
JAWA TIMUR                          1                           -                          -
RIAU                                        -                           1                          2
DIY                                           -                           1                          -
LAMPUNG                               -                           1                          -
BALI                                         -                           1                          -
JAWA TENGAH                       -                           -                          1
SUMBAR                                  -                           -                          1
BANTEN                                   -                           -                          1
SUMSEL                                   -                           -                          1

Senin, 10 September 2012

Catatan dari Olimpiade Catur Istanbul 2012


Tim Putri Juara Grup C dan Peringkat 24 Dunia

Sebagai kapten tim saya dan pelatih Ruslan
Scherbakov mewakili regu putri Indonesia
yang harus kembali duluan karena acara PON
menerima Piala Juara Grup C di atas
Meksiko dan Venezuela.
Hanya satu kata, kami bangga padamu srikandi-srikandi kecil catur Indonesia: Medina Warda Aulia, 15; Chelsie Monica Sihite, 16; Dewi AA Citra, 18; Aay Aisyah Anisa, 14; dan Ummi Fisabilillah, 12 tahun!

Datang ke Istanbul sebagai unggulan ke-54, dan hadir tanpa pecatur nomor satu Indonesia GMW Irene Kharisma Sukandar, 20, yang tidak diijinkan perkuat Indonesia oleh KONI Jabar karena harus konsentrasi ke PON, kalian seperti terlecut tampil “kesetanan” membungkam tim-tim catur kuat dunia.

Pada babak terakhir berhadapan lawan tim Yunani yang merupakan unggulan ke-18 yang diperkuat MI Yelena Dembo (2457), GMW Anna-Maria Botsari (2336), MIW Ekaterini Fakhiridou (2215), dan MIW Ekaterini Pavlidou (2237); tim srikandi kecil Indonesia yang turun dengan susunan MFW Medina Warda Aulia (2218), MIW Chelsie Monica Sihite (2143), MFW Dewi AA Citra (2143) dan Ummi Fisabilillah yang belum memiliki rating internasional, yang artinya tim Indonesia di atas kertas “harus” kalah 0-4 dan kembali ke peringkat seperti dua tahun lalu pada Olimpiade Catur Khanty-Mansyisk 2010, justru memporak-porandakan perhitungan matematis dan berbagai prakiraan itu.

Ummi yang kurang pengalaman memang tak berdaya melawan Pavlidou. Namun skor 0-1 duluan ini memang sudah diperkirakan oleh pelatih Ruslan Scherbakov. “Kita akan kalah duluan, 0-1, karena itu kamu Chelsie yang memegang buah putih, harus mampu terus unggul agar irama dan suasana tim tetap positif dan penuh harapan,” ucap Ruslan di kamar 556 Radisson Blu Hotel yang ditempati Chelsie dan Medina, pada malam sehari sebelumnya.

Chelsie yang duduk online di depan laptop dan baru saja melihat pairing yang keluar di situs resmi panitia, berpikir sejenak lalu berkata dengan cepat: “Lets do it.” Maka persiapan akhir berupa bagaimana mengantisipasi pembukaan dan pertahanan lawan pun dilakukan menggunakan software dan database catur yang mutkahir.

 Chelsie, gadis putih manis yang sering salah urutan langkah persiapan itu ternyata menepati janjinya. Dialah satu-satunya dari empat partai yang dimainkan dimana tim Indonesia unggul. Chelsie mengurung, menekan dan mengunci setiap gerak buah lawan.

Partai Yelena vs Medina berlangsung keras dan penuh komplikasi. Sempat tertekan, menetralisir dan balik menekan, lalu kembali berkembang liar. Ofisial tentu saja deg-degan terus. Penonton siaran live di Indonesia, tentu merasakan hal yang sama. Partai Fakhiridou vs Citra juga demikian, di pembukaan Citra yang pegang hitam tampak pasif dan tertekan.

Namun Medina, 15 tahun, yang dipercaya duduk di papan satu, membalas kepercayaan yang diberikan kapten dan pelatih. Tititk lemah Medina yang jika kalah, akan kalah besoknya dan besoknya lagi, tidak terjadi di Istanbul. Kalimat “fighting Jung Tae Woo” dan “fighting Sandy” yang diambil dari buku Summer in Seoul karya Ilana Tan yang kami baca selama “41 hari Tur ke Eropa”, mampu membuat Medina tersentak dan bangkit ke mood aslinya lagi!

Langkah 42...g5! yang dimainkan Medina adalah langkah Grandmaster yang membuat Yelena yang bergelar MI putra itupun menyadari bahwa gadis murah senyum di depannya itu bukanlah anak sembarangan. Segala strategi dan taktik yang ia gunakan, semuanya terbaca dan bahkan dibalas dengan sama baiknya. Yelena pun langsung menyerah. Skor 1-1!

Chelsie tampil tanpa cacat. Kali ini semua langkah-langkahnya sempurna. Langkah 33.Ga5 adalah juga langkah Grandmaster. Ia mau merangkai posisi zugzwang (jalan apapun salah) ketika bidak dan perwira masih banyak di atas papan. Bagaimana itu bisa terjadi? Hanya Grandmaster yang biasa mampu melakukan itu. Botsari terus terus bertahan. Namun pada langkah ke-49 ia pun menyerah. Skor sekarang 2-1 untuk INA.

Hasil seri di tangan ini sudah memastikan tugas yang dibebankan Ketua Umum PB Percasi Hashim Djojohadikusumo untuk memperbaiki peringkat dari Olimpiade Khanty-Mansyisk 2010 yang ranking 43 sudah pasti akan tercapai. Tapi seberapa banyakkah kenaikkan yang dapat dipersembahkan untuk Ibu Pertiwi Indonesia?

Posisi Citra sudah berbalik dari tertekan menjadi unggul karena menang kualitas di mana Bentengnya berhasil ditukar dengan Gajah dan Kuda lawan. Kemudian gadis yang pantas jadi fotomodel ini bermain aman. Bahkan aman sekali, yang membuat para ofisial yakin, Indonesia akan membuat kejutan, akan membalikkan segala prakiraan matematis.

Kejutan itu terjadi ketika Fakhiridou akhirnya menyerah pada langkah ke-58 setelah melihat segala komplikasi yang coba ia ciptakan mampu diredam oleh Citra. Saking senangnya Citra cepat-cepat menandatangani scoresheet dan langsung berdiri meninggalkan kursi pertandingan. Wasit yang baru mau memberikan kertas tembusan notasi tak mampu lagi menemukan sang “gadis fotomodel” itu. Skor akhir pun ditempel: 3-1 untuk Indonesia!

Kita mengalahkan tim yang peringkatnya tiga puluh enam di atas tim Indonesia. Dan dengan skor yang sangat meyakinkan pula. Bravo tim putri Indonesia! Pak Ketua Umum, kami berhasil memperbaiki peringkat! Dan tidak tanggung-tanggung, kami naik sembilan belas peringkat, atau kini bertengger di peringkat 24 dunia dari 127 tim atau dari 124 negara!

Dan pada kalian srikandi-srikandi kecil catur Indonesia, hanya satu kata yang kami punya, kami bangga padamu! Kami sungguh bangga padamu! Teruslah melangkah, kalian akan menjadi pecatur hebat dunia. Jangan berhenti, teruslah melangkah...


Minggu, 09 September 2012

Menundukkan Yunani 3-1 Putri Indonesia Memastikan Juara Grup C!


Putri Indonesia Pastikan Perbaiki Peringkat di Olimpiade Istanbul

Ranking Grup C sampai babak 10
Putri Indonesia sudah pasti juara grup C (Kategori C) karena hari ini menang meyakinkan 3-1 atas regu sangat kuat Yunani! Yg dimaksud kategori adalah seluruh peserta di bagi menjadi 5 grup (kategori) sesuai dg rating rata2 empat pemain intinya (cadangan tdk dihitung). Krn peserta di bagian putri 127 tim maka Putri INA yg unggulan 54 masuk grup C bersama sekitar 25 negara lainnya. 

Terlampir adalah ranking saat putri INA memimpin kategori C sampai babak 10. Babak 11 belum keluar hasil pertandingan lainnya tapi karena menang, saingan terdekat regu Meksiko yang juga menang 2,5-1,5 atas Kroasia tidak mungkin mengejar!

Hasil lainnya segera menyusul!

Laporan Urry Kartopati Humas PB percasi


TIM PUTRI INDONESIA MEMBUAT SEJARAH BARU

Putri Indonesia vs Yunani, di luar dugaan menang
telak 3-1. Photo by Kristianus Liem
Di babak akhir, tim catur putri  Indonesia kembali memetik kemenangan. Medina dan rekan—rekannya berhasil membuat Greece yang berada di seeded 18 dunia tak berkutik.

Meski sejak awal terus mendapat tekanan dari IM Yelena Dembo (2457),  WFM Medina Warda Aulia (2218) dengan tenang meladeni pemain Yunani yang selama bertanding di arena Olimpiade ini tercatat tak pernah kalah. Dan, di luar dugaan Medina berhasil menggunguli Yelena dengan langkah-langkah yang sulit diduga.
Begitu juga dengan pemain papan 2 WIM Chelsie Monica Sihite (2162) yang tak mau kalah, bermain dengan cemerlang untuk mengalahkan WGM Anna Maria Botsari (2336).

Partai yang cukup menegangkan adalah saat WFM  Dewi AA Citra (2143) yang sudah dalam posisi unggul terus mendapat perlawanan dari WIM Ekaterini Fakhiridou (2215), sehingga pertandinmgan pun berjalan alot. Namun akhirnya gadis manis ini berhasil menyumbangkan 1poin kemenangan lagi bagi Indonesia.
Satu-satunya partai yang terlepas adalah saat  Ummi Fisabilillah kalah dari pemain berelo rating 2237 Ekaterini  Pavlidou yang memang di atas kertas kemampuannya jauh di atas Ummi.

Meski begitu, dengan hasil kemenangan 3 : 1 melawan Yunani ini, Indonesia berhak , bisa dipastikan menyandang gelar juara Group C dan menaikan posisi dari urutan 54 seeded dunia menjadi  di bawah 30 besar dunia! (saat berita ini dikirim, beberapa pertandingan masih berlangsung), benar-benar sebuah kejutan manis yang tak terduga mengingat tim putri Indonesia kali ini turun dengan para pemain muda di bawah usia 18 tahun.

Sabtu, 08 September 2012

Laporan Humas PB Percasi Urry Kartopati


PUTRI MELUMPUHKAN DENMARK
TIM PUTRA TERJEGAL OLEH FINDLAND
  
Putri Indonesia menundukkan Denmark 2,5-1,5
pada babak ke-10. Photo by Kristianus Liem
Istambul, 6 September 2012, tim catur putri Indonesia kembali membuat kejutan. Setelah beberapa kali menahan imbang tim catur papan atas, pada ronde ke-10 ini meraka mampu juga mengalahkan Denmark. Sayangnya,  hasil ini tak diikuti oleh tim putra yang kalah dari Findland.

WIM Chelsie Monica Sihite (2162) dan WFM Dewi AA Citra (2143) yang bermain di papan 2 dan 3 berhasil mengungguli lawan-lawan merka, WFM Susanne Esmat Guindy (2132) dan WFM Louise Winter Frdericia (2091).    

Sayangnya WFM Medina Warda Aulia (2218) harus puas dengan posisi seri melawan Oksana Romanovna (2169) , begitu juga dengan pemain papan 4  Aay Aisyah Annisa (1818) yang akhirnya dikalahkan oleh Marie Frank  Nielsen (1983).  Namun tim putri tetap unggul dengan poin 2½ : 1½.
     
Di bagian putra, tim Indonesia yang di atas kertas semula diharapkan dapat mengimbangi Findland, namun ternyata hal ini tak terjadi di dalam arena. Santo dan rekan-rekannya harus mengakui keunggulan tim yang berada di urutan 52 seeded dunia tersebut.

GM Susanto Megaranto (2529) harus puas berbagi angka sama dengan GM Tomi Nyback (2638 ). Sementara dua pemain lainnya IM Taufik Halay (2361) dan CM Farid Firmansyah (2318) kandas pula saat melawan IM Mika Karttunen (2448) dan IM Mikael Agopov (2429).   

Satu-satunya kemenangan dihasilkan dari, CM Muhammad Lutfi Ali (2078) yang berhasil menundukkan FM Daniel Ebeling (2350). Kemenangan pemain muda Indonesia asal Purbalingga ini menjadikan skor akhir adalah 1½ :2½.

Di babak terakhir, tim putri Indonesia akan menghadapi  Greece, sedangkan tim putra akan menghadapi tim Irak.

Berikut hasil lengkap pecatur Indonesia di hari ke 10:

Bo.    54        Indonesia (INA)           Rtg    -  51        Denmark (DEN)                  Rtg    2½:1½
21.1  WFM  Medina, Warda Aulia    2218  -  WIM  Vovk, Oksana Romanovna   2159  ½ - ½
21.2  WIM  Sihite, Chelsie Monica 2162  -  WFM  Guindy, Esmat Susanne      2132  1 - 0
21.3  WFM  Citra, Dewi                    2143  -  WFM  Fredericia, Louise Winther 2091  1 - 0
21.4            Aay, Aisyah Anisa          1818  -  WFM  Frank-Nielsen, Marie           1983  0 - 1

Bo.    68     Indonesia (INA)            Rtg    -  52     Finland (FIN)      Rtg    1½:2½
36.1  GM  Megaranto, Susanto     2529  -  GM  Nyback, Tomi      2638  ½ - ½
36.2  IM   Halay, Taufik                   2361  -  IM   Karttunen, Mika   2448  0 - 1
36.3  CM  Firmansyah, Farid          2318  -  IM   Agopov, Mikael    2429  0 - 1
36.4  CM  Muhammad, Luthfi Ali   2078  -  FM  Ebeling, Daniel     2350  1 - 0

Informasi lengkap dapat diakses ke situs resmi olimpiade:
Hasil lengkap dapat diakses di situs resmi olimpiade:
Pertandingan babak kesepuluh dimulai pukul 15:00 waktu Istanbul atau pukul 19:00 WIB. Pertandingan dapat ditonton live di http://www.chessolympiadistanbul.com/livegames/

Jumat, 07 September 2012

Laporan Humas PB Percasi Urry Kartopati


PUTRI TUNDUK LAWAN ITALY
TIM PUTRA KANDAS DARI MEXICO

Medina ditaklukan pecatur kawakan MI Elena Sedina
dari Italia pada babak ke-9. Photo by Kristianus Liem
 Istambul, 5 September 2012, Meski beberapa kali tim catur putri Indonesia  berhasil membuat kejutan. Namun di babak 9, saat melawan Italy yang berada di 31 seeded dunia, harus puas dengan angkan 1½ : 2½ . Hasil kurang menggembirakan juga didapat oleh tim putra yang hanya mampu mencuri ½ poin dari Mexiko, yang tercatat di posisi 38 seeded dunia.

WFM Medina Warda Aulia (2218) yang semula diharapkan akan menang melawan IM Elena Sedina (2338), tiba-tiba kehilangan kesabaran ingin segera mengalahkan lawan, namun hasil justru jadi berbalik. Begitu juga dengan WFM Dewi AA Citra (2143), meski langkah-langkah awalnya sudah bagus, namun akhirnya kalah dari WIM Marina Brunello (2239).

Harapan berikutnya tertumpu pada Aay Aisyah Anisa (1818), namun posisi menang berubah jadi remis saat WFM Mariagrazia de Rosa (2087) bermain lebih tenang meladeni Aay yang tampaknya  terbuai permainan lawan. Satu-satunya kemenangan dipersembahkan  WIM Chelsie Monica Sihite (2162) yang perlahan namun pasti akhirnya mengalahkan IM Olga Zimina (2327).

“Saya tidak mau gegabah, saya pikirkan matang-matang sebelum melangkah.  Siapa tahu lawan akan lengah, dan saya bisa menyerang,” ujar Chelsie. Dan, strategi dara cantik ini  pun membuahkan hasil. Kesabaran Chelsie berhasil mengantongi 1 poin kemenangan.

Sementara pelatih tim Indonesia Ruslan Scherbakov mengungkapkan, “Seharusnya di babak ini kita bisa meraih kemenangan, tapi itulah catur, setiap pertandingan adalah sebuah pengalaman,” ujarnya.

Sementara di bagian putra, perjuangan Santo dan rekan-rekannya pun harus terhenti melawan tim Mexico yang di atas kertas memang lebih baik dati tim putra Indonesia

IM Tirta Chandra Purnama (2384)  yang  paling awal meninggalkan meja pertandingan dengan posisi menyerah melawan GM Juan Carlos Gonzalez Zamora (2553) , sementara CM Muhammad Lutfi Ali (2078) pun tak kuasa menahan tekanan lawannya IM Luis Frnando Ibarra Chami (2481), disusul GM Susanto  Megaranto (2529) yang setelah bertanding cukup ketat, kandas juga di tangan GM Manuel Leon Hoyos (2579).   

Satu-satunya pemain yang berhasil mencuri angka setengah poin adalah pemain papan 3, CM Farid Firmansyah  (2318)  yang berhasil menahan remis GM Jose Gonzales Garcia (2532).

Dengan kondisi tersebut, maka tim putra harus kerja ekstra keras untuk menaikkan ranking Indonesia. Begitu juga tim putri, tak boleh kehilangan dua ronde yang tersisa jika ingin menjadi yang terbaik di grup.

Berikut hasil lengkap pecatur Indonesia di hari ke 9:

Bo.        38        Mexico (MEX)                  Rtg        -    68        Indonesia (INA)             Rtg         3½: ½
25.1      GM     Leon Hoyos, Manuel          2579      -    GM     Megaranto, Susanto         2529      1 - 0
25.2      GM Gonzalez Zamora, Juan Carlos 2553    -    IM      Purnama, Tirta Chandra   2384      1 - 0
25.3      GM     Gonzales Garcia, Jose        2532      -    CM     Firmansyah, Farid            2318      ½ - ½
25.4      IM Ibarra Chami, Luis Fernando  2481      -    CM     Muhammad, Luthfi Ali     2078      1 - 0

Bo.        31            Italy (ITA)                Rtg         -    54            Indonesia (INA)       Rtg        2½:1½
17.1      IM          Sedina, Elena             2338      -    WFM      Medina, Warda Aulia 2218      1 - 0
17.2      IM          Zimina, Olga              2327      -    WIM       Sihite, Chelsie Monica             2162         0 - 1
17.3      WIM       Brunello, Marina        2239      -    WFM      Citra, Dewi                2143      1 - 0
17.4      WFM      De Rosa, Mariagrazia  2087      -                 Aay, Aisyah Anisa      1818      ½ - ½

Informasi lengkap dapat diakses ke situs resmi olimpiade:
Hasil lengkap dapat diakses di situs resmi olimpiade:
Pertandingan babak kesepuluh dimulai pukul 15:00 waktu Istanbul atau pukul 19:00 WIB. Pertandingan dapat ditonton live di http://www.chessolympiadistanbul.com/livegames/

Kamis, 06 September 2012

Laporan Humas PB Percasi Urry Kartopati


INDONESIA MENGANDASKAN  LITHUANIA 
dan EL SAVADOR


Putra Indonesia vs Lithuania babak 8, di luar dugaan
tim Indonesia mampu menang telak 3,5-0,5.
Photo by Kristianus Liem
 Istambul, 5 September 2012, Memasuki  babak ke-8,  tim Indonesia kembali berhasil melumpuhkan lawan- lawan mereka. Tim putra menang dari Lithuania 3½ : ½  sementara tim putri mengalahkan El Savador 3:1. 

Tim putra Indonesia  yang turun dengan tim inti , berhasil membuat Vidmantas Malisauskas  dan rekan-rekannya tak dapat bergerak leluasa. Satu-satunya pemain hasil remis adalah  CM Farid Firmansyah  (2318)  saat menghadapi  IM Kestutis Lebeckas (2378). 

Sementara kemenangan Indonesia dipetik dari partai GM Susanto  Megaranto (2529) lawan GM Vidmantas Malisauskas (2451) , juga partai  IM Tirta Chandra Purnama (2384) lawan Mindaugas Beinoras (2346),  dan IM Taufik Halay (2361)  saat menghadapi  IM Emilis Pileckis (2443).     

Tirta yang turun di papan 2, mendapat perlawanan keras dari Mindaugas, keduanya sama-sama tersudut karena krisis waktu. Namun Tirta akhirnya dapat keluar sebagai pemenang. “Saya sudah memikirkan beberapa langkah pilihan, saat melihat waktu, saya harus cepat memutuskan. Untungnya lawan salah langkah,” ujar Tirta  dengan perasaan lega.

Di bagian putri, Medina dan rekan-rekannya tak kesulitan menghadapi tim El Savador.  WFM Medina Warda Aulia (2218) menang dari WIM Lorena Marisela Zepeda Cortes (2139), begitu juga WIM Chelsie Monica Sihite (2162) dengan mudah mengandaskan WCM Ingrid Lizeth Sanhez Oliva (1992) . Aay Aisyah Anisa (1818) pun tak mau ketinggalan, menekuk WFM Gabriela Maria Avelar Bonillia (1939).

Satu-satunya point yang terlepas saat da Ummi Fisabilillah kalah melawan Alcira Guadalupe Garcia Mendez (1782). Si mungil yang mulai bercatur sejak empat tahun lalu ini, menyerah di langkah ke 41. Tak seperti sebelumnya yang kerap down jika tak mampu mengalahkan lawannya, kini Ummi tampak lebih tegar. ”Karena saya tahu kesalahannya,” ujarnya. 

Berikut hasil lengkap pecatur Indonesia di hari ke 8 :

Bo.       68        Indonesia (INA)           Rtg         -   67        Lithuania (LTU)             Rtg       3½: ½
40.1      GM     Megaranto, Susanto       2529      -   GM Malisauskas, Vidmantas    2451      1 - 0
40.2      IM Purnama, Tirta Chandra     2384      -   IM      Beinoras, Mindaugas      2346      1 - 0
40.3      IM      Halay, Taufik                  2361      -   IM      Pileckis, Emilis               2443      1 - 0
40.4      CM     Firmansyah, Farid          2318      -   IM      Labeckas, Kestutis         2378      ½ - ½

Bo.        54            Indonesia (INA)         Rtg       - 66                El Salvador (ESA)                         Rtg     3  : 1
23.1      WFM      Medina, Warda Aulia    2218    - WIM  Zepeda Cortes, Lorena Marisela  2139   1 - 0
23.2      WIM       Sihite, Chelsie Monica  2162    - WCM Sanchez Oliva, Ingrid Lizeth          1992   1 - 0
23.3                     Aay, Aisyah Anisa         1818    - WFM Avelar Bonilla, Gabriela Maria         1939   1 - 0
23.4                       Fisabilillah, Ummi        0           -     Garcia Mendez, Alcira Guadalupe        1782   0 - 1

Informasi lengkap dapat diakses ke situs resmi olimpiade:
Hasil lengkap dapat diakses di situs resmi olimpiade:
Pertandingan babak kesembilan dimulai pukul 15:00 waktu Istanbul atau pukul 19:00 WIB. Pertandingan dapat ditonton live di http://www.chessolympiadistanbul.com/livegames/

Rabu, 05 September 2012

Laporan Humas PB Percasi Urry Kartopati


INDONESIA TERJEGAL DI BABAK 7, 
KALAH dari SLOVAKIA dan CZECH REPUBLIC

Putri Indonesia vs Ceko di babak ke-7, kalah 1,5-2,5.
Photo by Kristianus Liem
Istambul, 4 September 2012, langkah tim catur Indonesia terjegal saat menghadapi tim-tim tangguh di babak 7. Meski begitu perlawanan mereka  patut dihargai, karena lawan mereka memiliki kemampuan jauh di atas tim Indonesia.  Tim putra harus mengakui kekuatan Slovakia yang turun dengan 3 GM mereka yang ber elo rating di atas 2500.  Sementara tim putri boleh berbangga karena mampu mencuri 1½ poin dari Czech republic yang menempati seeded 23 dunia ini.

Bermain di meja 17, tim putri Indonesia membuat kejutan saat  si mungil Ummi Fisabillilah yang belum memiliki elo rating ini mampu menekuk WIM Karolina Olsavora (2267) . Tentu, hasil ini tak diduga Karolina yang semula memangdang sebelah mata kemampuan Ummi, hingga akhirnya ia  pun tertunduk lemas saat harus menyerah kalah.

Posisi remis yang dihasilkan  oleh  WFM Medina Warda Aulia (2218) saat melawan WGM Eva Kulovana (2259) pun cukup   menggembirakan, mengingat lawannya pun termasuk pemain kuat. Sayang kedua pemain lainnya WIM Chelsie Monica Sihite (2162) dan WFM AA Dewi Citra harus menyerah melawan WGM Katerina Nemcova (2276) dan WIM Kristyna Havlikova (2298). Citra yang semula sudah menang satu perwira, terlalu yakin akan unggul hingga justru salah langkah.

Tim putra yang  bermain di meja 21, harus mengakui kehebatan tim Slovakia. Satu-satunya yang berhasil menahan imbang adalah  GM Susanto Megaranto (2529) saat bermain remis dengan GM Lubomir Flacnik (2532). Sementara ketiga pemain lainnya tumbang menghadapi lawan-lawan mereka.

IM Tirta Chandra Purnama (2384) yang berada di papan dua menyerah pada GM Tomas Petrik (2529). Begitu juga dengan  IM Taufik Halay (2361) dan CM Muhammad Lutfi Ali (2078) yang kalah dari lawan-lawan mereka  GM Peter Michalik (2508) dan IM Marian jurcik (2486).

Dengan  komposisi semua pemain yang masih di bawah kemampuan lawan,  hasil ini bisa dianggap sebagai pembelajaran bagus bagi tim catur putra maupun putri Indonesia.

Menurut pelatih tim Indonesia Ruslan Scherbakov, anak-anak asuhannya sebenarnya bisa bermain lebih baik, tetapi kadang mereka kurang konsentrasi pada permainannya. Apalagi untuk para pemain baru dengan jam terbang yang jauh di bawah lawan, biasanya sulit mengembangkan permainan. “Tetapi Ummi luar biasa, dia betul-betul fokus pada permainannya. Sehingga bisa menang,” ujar pelatih asal Rusia ini.

 Berikut hasil lengkap tim Indonesia pada pertandingan di hari ke 7 :

Bo.       42       Slovakia (SVK)   Rtg       -   68       Indonesia (INA)            Rtg     3½: ½
21.1    GM    Ftacnik, Lubomir 2532     -   GM    Megaranto, Susanto      2529    ½ - ½
21.2    GM    Petrik, Tomas       2529    -   IM     Purnama, Tirta Chandra 2384   1 - 0
21.3    GM    Michalik, Peter     2508    -   IM     Halay, Taufik                    2361    1 - 0
21.4    IM     Jurcik, Marian      2486     -   CM    Muhammad, Luthfi Ali     2078   1 – 0

Bo.       23      Czech Republic (CZE)  Rtg         -   54            Indonesia (INA)           Rtg  2½:1½
17.1      WGM      Kulovana, Eva         2259      -   WFM      Medina, Warda Aulia     2218  ½ - ½
17.2      WGM      Nemcova, Katerina 2276      -   WIM       Sihite, Chelsie Monica 2162  1 - 0
17.3      WIM       Havlikova, Kristyna 2298       -   WFM     Citra, Dewi                      2143  1 - 0
17.4      WIM       Olsarova, Karolina  2267       -                 Fisabilillah, Ummi           0        0 - 1

Informasi lengkap dapat diakses ke situs resmi olimpiade:
Hasil lengkap dapat diakses di situs resmi olimpiade:
Pertandingan babak kedelapan dimulai pukul 15:00 waktu Istanbul atau pukul 19:00 WIB. Pertandingan dapat ditonton live di http://www.chessolympiadistanbul.com/livegames/

Selasa, 04 September 2012

Laporan Humas PB Percasi Urry Kartopati


INDONESIA KEMBALI BERSINAR, KALAHKAN  COSTA RICA dan ZAMBIA

Putri Indonesia vs Costa Rica di babak ke-6,
menang 2,5-1,5. Photo by Kristianus Liem
Istambul, 3 September 2010, setelah sehari libur,  tim catur putra dan putri Indonesia kembali mengukir prestasi dengan mengalahkan lawan-lawan mereka.  Tim putra menghentikan perlawanan tim Zambia, sementara tim putri menundukkan Costa Rica. Keduanya memang kemampuannya di bawah tim merah putih.

 GM Susanto Megaranto (2529) membuka kemenangan Indonesia melawan FM Daniel Jerre (2382). Sementara IM Taufik Halay (2361) yang turun di meja dua, juga berhasil mengalahkan Stanly Chumfwa (2347).  Kemenganan Indonesia makin lengkap saat CM Muhammad Lutfi Ali (2078) juga mampu menghasilkan 1 poin atas  Andrew Kayonde (2180).  

Hanya CM Farid Firmansyah (2318) yang tampak kurang siap menghadapi  Gilian Bwalya (2256), dan  harus puas dengan posisi remis. Sehingga angka yang dibukukan adalah 3½ : ½  untuk kemenangan tim Indonesia.

Kemenangan tim putra semakin lengkap saat tim putri pun mampu menggulung lawan mereka. Dibuka dengan keberhasilan WFM Medina Warda Aulia (2218) membungkam WIM Carolina Munoz Solis (1981). Disusul kemudian dengan kemenangan WFM Dewi AA Citra (2143) atas Olga Leticia Gamboa Alvarado (1890).

Sementara poin setengah dihasilkan oleh Aay Aisyah Anisa  (1818) dari  Liseth Carolina Acevedo Mendez (1843).  Satu-satunya yang menyerah  di tangan tim Costa Rica adalah pemain muda Ummi Fisabilillah yang kandas di tangan Maria Elena Rodriques Arrieta (1738). Aay dan Ummi keduanya mengaku masih “demam panggung” saat tampil di turnamen besar seperti ini.

“Awalnya saya yakin bisa menang, tapi tiba-tiba kok jadi salah langkah,” ujar Aay yang akhirnya harus puas dengan posisi remis. Sementara Ummi mengaku takut kalah, sehingga permainannya malah tak berkembang.

Namun dengan kemenangan ini maka tim Indonesia babak ke-7 akan kembali bertemu lagi dengan tim-tim kuat.

Berikut hasil lengkap tim Indonesia pada pertandingan di hari ke 6 :

Bo.     83     Zambia                    Rtg      -  68      Indonesia                   Rtg      ½ :3½
35.1  FM  Jere, Daniel             2382  -  GM   Megaranto, Susanto      2529   0 - 1
35.2          Chumfwa, Stanley   2347  -  IM     Halay, Taufik                  2361    0 - 1
35.3          Bwalya, Gillan         2256  -  CM    Firmansyah, Farid          2318   ½ - ½
35.4          Kayonde, Andrew   2180  -  CM    Muhammad, Luthfi Ali   2078    0 - 1

Bo.     54        Indonesia                Rtg     -   80        Costa Rica                                  Rtg     2½:1½
26.1  WFM   Medina, Warda Aulia  2218  -   WIM   Munoz Solis, Carolina                     1981  1 - 0
26.2  WFM   Citra, Dewi                 2143  -            Gamboa Alvarado, Olga Leticia       1890   1 - 0
26.3            Aay, Aisyah Anisa       1818  -            Acevedo Mendez, Lisseth Carolina  1843  ½ - ½
26.4            Fisabilillah, Ummi         0        -            Rodriguez Arrieta, Maria Elena       1738   0 - 1

Informasi lengkap dapat diakses ke situs resmi olimpiade:

Hasil lengkap dapat diakses di situs resmi olimpiade:

Pertandingan babak ketujuh dimulai pukul 15:00 waktu Istanbul atau pukul 19:00 WIB. Pertandingan dapat ditonton live di http://www.chessolympiadistanbul.com/livegames/