Selasa, 14 Agustus 2012

Pecatur Indonesia pada Babak 11


Setelah Taklukkan Zhansaya, Medina Tantang Juara Bertahan Cori 

Medina (kaos kuning kiri) ketika mengalahkan Zhansaya
pada babak ke-11. (Photo by Kristianus Liem)
Hari ini, Selasa (14/8) pukul 21.00 WIB atau pukul 17.00 waktu Yunani, suatu kehormatan besar diperoleh pecatur putri Indonesia unggulan ke-15 MFW Medina Warda Aulia (rating 2218) untuk bertanding di meja satu pada babak keduabelas World Junior Chess Championship U20 yang berlangsung di Hotel Titania, Athena, Yunani. Medina akan berhadapan melawan pimpinan klasemen sementara yang juga merupakan juara bertahan GMW Cori T Deysi (2413) dari Peru.

Pertandingan tersebut dapat ditonton live via internet dengan link: http://www.chessdom.com/world-junior-chess-live-2/

Medina, 14 tahun, mendapat kehormatan tersebut setelah menang meyakinkan pada babak ke-11 atas bocah ajaib Kazakhstan MIW Zhansaya Abdumalik (2193) Senin (13/8) malam atau Selasa pagi WIB. Konon Zhansaya, 12 tahun, sudah mengantongi gelar GMW dan hanya menunggu ratingnya mencapai angka 2300 baru dapat menyandang gelar tersebut di depan namanya.

Partai yang dapat ditonton live tersebut memperlihatkan strategi yang
dipersiapan pada malam sebelumnya berjalan dengan mulus. Medina untuk pertama kalinya menggunakan Variasi Ikatan Maroczy dalam menjawab pertahanan Sisilia Kan yang digunakan Zhansaya. Pada langkah ke-9 Medina mengorbankan satu bidak di e4. Dengan bidak tumpuk di lajur-c dan kehilangan bidak sentrum e4 sepertinya Putih salah jalan. Namun sesungguhnya itu perangkap!

Pada langkah ke-14 inisiatif sudah dikuasai Medina. Setelah pertukaran Menteri di langkah ke-17, Putih menguasai lapangan dengan pasangan Gajah dan pasangan Benteng yang aktif, sementara Benteng dan Gajah Zhansaya masih di petak asalnya. Pada langkah ke-19 Zhansaya memutuskan mengembalikan kelebihan bidaknya untuk melepaskan diri dari tekanan.

Upaya Zhansaya tidak sepenuhnya berhasil. Pada langkah ke-25 Medina mendapatkan bidak bebas terjaga yang sudah mencapai petak d6! Pada langkah ke-28 bidak d6 sepertinya bakal jatuh, tapi kalau itu diambil maka Hitam akan kalah satu Benteng atau mat pada baris terakhir. Setelah bidak d6 Medina didukung penuh bidak-c yang mencapai petak c5, cengkeraman Putih semakin kuat. Zhansaya menyerah pada langkah ke-40 setelah korban Bentengnya tidak mampu mengurangi cengkeraman Medina. Notasi lengkap terlampir.

Hasil tersebut membuat Medina mengumpulkan 7,5 poin dan peringkat sementaranya naik ke urutan 5-9. Pimpinan klasemen diduduki sendirian oleh GMW Cori T Deysi (2413) dari Peru dengan 8,5 poin. Peringkat 2-4 dengan 8 poin diduduki bersama oleh GMW Nastassia Ziaziulkina (2342) dari Belorusia, GMW Guo Qi (2358) dari Cina, dan MI Anastasia Bodnaruk (2414) dari Rusia.

Hasil Lengkap

Berikut hasil lengkap pecatur Indonesia pada babak ke-11, Senin (13/8):

MIW Chelsie Monica Sihite (2162)-MI Anastasia Bodnaruk ( Rusia 2414) 0-1
MFW Medina Warda Aulia (2218)-MIW Abdumalik Zhansaya (Kazakhstan 2193) 1-0
JonathanEdwards (Skotlandia 2170)-Farid Firman Syah (2318) 0-1
Michelakos Panagiotis (Yunani 2185)-Muhammad Lutfi Ali (2078) 0,5-0,5

Notasi Medina vs Zhansaya

Berikut ini notasi partai MFW Medina Warda Aulia vs MIW Zhansaya Abdumalik yang berlangsung di babak ke-11, Senin (13/8) pukul 17.00 waktu setempat atau pukul 21.00 WIB.

 Medina,Warda Aulia (2218) - Abdumalik,Zhansaya (2193) [B41]
WGCC Athens (11.7), 13.08.2012

1.e4 c5 2.Kf3 e6 3.d4 cxd4 4.Kxd4 a6 5.c4 Kf6 6.Kc3 Mc7 7.Ge2 Gb4 8.0–0 Gxc3 9.bxc3 Kxe4 10.Gf3 Kc5 11.Kb3 0–0 12.Kxc5 Mxc5 13.Mb3 d6 14.Ga3 Mc7 15.Bfd1 Bd8 16.Bab1 Kc6 17.Mb6 Mxb6 18.Bxb6 d5 19.h4 Gd7 20.cxd5 Ke5 21.Ge7 Ga4 22.Bd4 Bd7 23.Bxa4 Kxf3+ 24.gxf3 Bxe7 25.d6 Bd7 26.Bc4 e5 27.Bc7 Bad8 28.c4 g5 29.c5 Rg7 30.Bbxb7 Bxc7 31.Bxc7 gxh4 32.d7 Rf6 33.c6 Bg8+ 34.Rh2 Re7 35.Bc8 Bd8 36.Rh3 f6 37.Rxh4 h5 38.Rxh5 Bxd7 39.cxd7 Rxd7 40.Ba8 1–0

Tidak ada komentar: