Jumat, 31 Agustus 2012

Laporan Humas PB Percasi Urry Kartopati


TIM PUTRA MENGALAHKAN ECUADOR, PUTRI TERHADANG CUBA

Tim putra Indonesia dan wartawan Kompas Nic
Photo by Kristianus Liem
Istambul, 30 Agustus 2012,  memasuki ronde ke 3, tim catur Indonesia mulai menghadapi lawan-lawan yang tangguh. Tim putri selama dua hari berturut-turut bertemu para pemain papan atas, setelah Bulgaria, giliran Cuba yang berada di urutan 15  seeded dunia menjadi lawan mereka.

Sementara tim putra bertemu dengan Ecuador, yang rangkingnya sembilan tingkat di atas tim Indonesia. Meski begitu Susanto Megaranto dan rekan-rekannya tak begitu saja gentar, terbukti dengan kemenangan yang mereka peroleh dengan perjuangan yang cukup ketat.

Di kelompok putra, kemenangan dibuka oleh CM Farid Firmansyah (2318) yang berhasil menundukkan Bryan Marcias Murillo (2364), disusul kemudian dengan keberhasilan GM Susanto Megaranto (2529) menahan remis GM Carlos Matamoros (2548), sebelum akhirnya ditutup dengan kemenangan IM Tirta Chandra Purnama (2384)  dari  FM Lenin Guerra Tulcan (2424).

 Satu-satunya kekalahan tim putra saat CM Muhammad Lutfi Ali (2078) berhasil ditundukkan oleh Daniel Mieles Palau (2370).  Hasil  akhir2½ : 1½  ini membuat tim putra bergerak terus mau, meski butuh perjuangan yang tak mudah langkah demi langkah.

Farid Firmansyah , yang selama dua babak terus membukukan kemengangan atas lawan-lawannya yang terbilang cukup berat hanya berkomentar pendek,”melawan pemain kuat biasanya jadi jauh lebih tertantang.” Pemain muda Indonesia ini memang dikenal kalem namun memiliki potensi juang yang cukup bagus.

Kubu tim putri Indonesia kali ini harus mengakui keunggulan Cuba yang turun dengan pemain terbaiknya. Mereka tampak lebih menguasai pertandingan, sementara Medina dan rekan-rekannya harus berjuang keras untuk mencuri angka. Cuba yang dimotori oleh Lisandra Ordaz Valdes akhirnya membukukan kemenangan 3:1.

Pemain papan 4, Aay Aisyah Anisa (1818) kandas di tangan Lisandra Llaudy Pupo (2264), disusul kemudian dengan kekalahan WFM Dewi AA Citra (2143) dari WGM Maritza Arribas Robaina (2296 ).

WFM Medina Warda Aulia (2218) yang semula diharapkan dapat mencuri angka, tumbang juga setelah bertarung alot dengan WGM Lisandra Ordaz Valdes (2344). Satu-satunya kemengan WIM Chelsie Monica Sihite  (2162) atas WGM Sulenis Pina Vega (2345).

Partai yang diaminkan di papan 2 ini boleh dibilang sangat menarik, karena sejak awal Chelsie sudah diprediksi akan tumbang. Namun di luar dugaan ia mampu membalikkan semua prediksi. “Langkah-langkah yang dimainkan Chelsie di luar dugaan berhasil membuat lawan menyerah,” ujar Ruslan Shcherbakov, pelatih Indonesia.

Berikut ini hasil lengkap para pecatur Indonesia pada babak ketiga :

Bo.     59      Ecuador                        Rtg      -   68      Indonesia                         Rtg      1½:2½
34.1   GM   Matamoros, Carlos        2548    -   GM   Megaranto, Susanto          2529   ½ - ½
34.2   FM   Guerra Tulcan, Lenin     2424    -   IM    Purnama, Tirta Chandra    2384   0 - 1
34.3   IM    Macias Murillo, Bryan   2365    -   CM   Firmansyah, Farid             2318   0 - 1
34.4   IM    Mieles Palau, Daniel     2370    -   CM   Muhammad, Luthfi Ali        2078   1 - 0

Bo.     15          Cuba                                  Rtg      -   54         Indonesia                     Rtg      3 : 1
15.1   WGM   Ordaz Valdes, Lisandra       2344   -   WFM   Medina, Warda Aulia      2218    1 - 0
15.2   WGM   Pina Vega, Sulennis            2345   -   WIM    Sihite, Chelsie Monica    2162    0 - 1
15.3   WGM   Arribas Robaina, Maritza    2296   -   WFM   Citra, Dewi                     2143    1 - 0
15.4   WIM    Llaudy Pupo, Lisandra        2264   -              Aay, Aisyah Anisa          1818    1 - 0

Informasi lengkap dapat diakses ke situs resmi olimpiade:

Hasil lengkap dapat diakses di situs resmi olimpiade:

Pertandingan babak ketiga dimulai pukul 15:00 waktu Istanbul atau pukul 19:00 WIB. Pertandingan dapat ditonton live di http://www.chessolympiadistanbul.com/livegames/

Tidak ada komentar: