Entri yang Diunggulkan

Kejuaraan Catur Asia U18 Mixed Doubles Team 2023

  Tim Indonesia Memimpin,  5 Kali Menang, 1 Seri   Tim catur Indonesia yang terdiri dari FM Aditya Bagus Arfan dan Laysa Latifah memim...

Kamis, 29 April 2010

Irene Ranking 5, Susanto Ranking 18


Kejuaraan Catur Perorangan Asia 2010
Irene Ranking 5, Susanto Ranking 18

Dua pecatur Indonesia yang dipersiapkan untuk Asian Games Guangzhou 2010, GMW Irene Kharisma Sukandar (rating 2316) di bagian putri dan GM Susanto Megaranto (rating 2527) di bagian putra mengakhiri dua babak terakhir Kejuaraan Catur Perorangan Asia ke-9 di Subic, Olongapo City, Filipina, Kamis (29/4) dengan sekali kemenangan dan sekali remis.

Irene yang remis lawan GMW Nguyen Thi Thanh An (Vietnam) dan menang atas GMW Meenakshi Subbaraman (India) akhirnya menduduki ranking lima dengan 5,5 angka dan meraih hadiah US$900. Juara putri direbut pecatur Iran GMW Atousa Pourkashiyan dengan 7 angka dan meraih hadiah utama US3,000.

Susanto yang menang atas Wang Chen (Cina) dan remis lawan GM Tejas Bakre (India) juga merebut 5,5 angka tetapi berada di posisi 18, namun demikian juga mendapat hadiah US$900 sama seperti Irene. Juara putra direbut GM Ni Hua (Cina) dengan 7 angka dan merebut hadiah utama US$6,000.

Selain sang juara Poukashiyan dan Ni Hua, juga ada empat pecatur lagi di bagian putra yang merebut tiket kualifikasi Piala Dunia 2011. Mereka adalah GM Wesley So (Filipina), GM Abhijeet Gupta (India), GM Zhou Jianchou (Cina) dan GM Le Quang Liem (Vietnam). Keempatnya merebut 6,5 angka.

Dua pecatur Indonesia lainnya, MFW Dewi AA Citra juga mengakhiri dua babak terakhir tanpa kekalahan, yaitu remis babak delapan lawan Al-Zarouni Kholoud Essa (UEA) dan menang babak sembilan lawan Akiko Charmaine Suede (Filipina). Citra membukukan 4 angka dan berada di ranking 18 dan mendapat hadiah US$300.

Sedang MI Nasib Ginting yang kalah dari MI Oliver Barbosa (Filipina) dan menang dari Allan Macala (Filipina) juga membukukan 4 angka sama seperti Citra tetapi dalam ranking berada di peringkat 67.

Teks foto:
GMW Irene Kharisma Sukandar vs GMW Meenakshi Subbaraman (India) di babak sembilan yang dimenangkan Irene.(Foto oleh Kristianus Liem)

Rabu, 28 April 2010

Hasil Babak 9 Pecatur Indonesia


Hasil babak kesembilan pecatur Indonesia:
Kamis 29/4, mulai pukul 09.00


GM Tejas Bakre (2465, India)-GM Susanto Megaranto 0-1, 33, Inggris
MI Nasib Ginting-Allan Macala (2283, Filipina) 1-0, 73, Slavia
GMW Meenakshi Subbaraman (2348, India)-GMW Irene Kharisma Sukandar 0-1, 42, Serangan Larsen
MFW Dewi AA Citra
-Akiko Charmaine Suede (1945, Filipina) 1-0, 41, Prancis

Hasil Babak 8 Pecatur Indonesia


Hasil babak kedelapan pecatur Indonesia:
Rabu 28/4, mulai pukul 15.00

Susanto bangkit dan membukukan kemenangan dalam permainan tanpa risiko. Mengenal betul variasi pembukaan ini, waktu pikir Santo malah bertambah jadi 140 menit (peraturannya 90 menit plus 30 detik per langkahnya sejak langkah pertama) setelah memainkan langkah ke-26!
Bahkan seusai lawannya menyerah, waktu pikir Santo masih 1 jam 5 menit. Ini menunjukkan kalau mampu mengeloala waktu dengan baik di tahap pembukaan, dengan lanjutan yang akurat tentu saja, maka permainan selanjutnya akan menjadi lebih mudah.

GM Susanto Megaranto-Wang Chen (2390, Cina) 1-0, 39, Gambit Menteri Ditolak
MI Oliver Barbosa (2452, Filipina)-MI Nasib Ginting 1-0, 31, Sisilia Tertutup
GMW Nguyen Thi Thanh An (2309, Vietnam)-GMW Irene Kharisma Sukandar 0,5-0,5; 79, Sistem Colle
Al-Zarouni Kholoud Essa (1868, UEA)-MFW Dewi AA Citra 0,5-0,5; 41, Sisilia c3

Partai Menarik Pecatur Indonesia


Irene Nyaris Menang

Pertemuan Irene vs Tania tak ubahnya babak kelima Dwitarung JAPFA! Irene dengan buah Putih terdesak di tahap pembukaan, dan terpaksa melepas kualitas pada langkah ke-26, tapi mendapat kompensasi pasangan Gajah. Permainan berkembang liar dan menegangkan.

Irene berbalik unggul mulai langkah ke-38 setelah Tania bermain terlalu ambisius. Pada langkah ke-41, jika Irene bersedia tukar Menteri maka ia memiliki permainan akhir menang. Namun Irene memilih merebut satu bidak Tania lainnya. Akibatnya Tania mengambil-alih inisiatif lagi dan melancarkan korban Benteng pada langkah ke-43, yang membuatnya dapat melakukan skak abadi.

Susanto yang sariawan lidahnya, main seperti tanpa gairah. Pada langkah ke-8 sudah mengajak tukar Menteri dalam pertahanan Empat Kuda. Pada langkah ke-10 sudah terjadi permainan akhir sepasang Gajah dan sepasang Benteng dengan masing-masing memiliki tujuh bidak. Situasi ini tentu menyenangkan dan memudahkan lawannya yang nongelar dan memiliki rating jauh lebih rendah.

Pada langkah ke-24 sudah terjadi permainan akhir Gajah sewarna dengan masing-masing memiliki enam bidak. Santo yang yakin posisi itu adalah posisi remis, mulai santai dengan sering menonton partai orang lain. Itulah tanda awalnya kekalahan, karena Yu terus duduk tekun berpikir keras mencari cara dan sumber-sumber kreativitas lainnya.

Sejak langkah ke-28 Santo hanya menggerakkan Gajahnya bolak-balik karena yakin Yu tak mungkin mampu menembus daerah pertahanannya hanya bermodalkan satu Gajah. Suatu pemikiran yang meremehkan kompleksitas catur, akibatnya bisa fatal. Sebelum yang namanya dead draw, remis mutlak menurut teori catur, seharusnya seorang pemain tidak boleh lengah.

Pada langkah ke-51 Yu menemukan ide bagus berupa pengorbanan bidak di petak f5, yang tiba-tiba saja membuka peluang kemenangan buat Putih. Dua langkah kemudian, setelah bidak Yu maju ke petak f6 dan menjadi bidak bebas yang terjaga, kemenangan sudah di depan mata. Upaya Santo hanya mampu menunda kekalahan hingga langkah ke-63. Itulah buah buat pecatur yang tekun, dan hukuman buat pecatur yang meremehkan kompleksitas permainan catur!

Notasi

Berikut ini notasi dua partai kalahnya Susanto dan remisnya Irene pada babak ketujuh.

Yu Ruiyuan - Megaranto,Susanto
Pertahanan Empat Kuda [C48]
Subic (7), 27.04.2010

1.e4 e5 2.Kc3 Kf6 3.Kf3 Kc6 4.Gb5 Kd4 5.Kxd4 exd4 6.e5 dxc3 7.exf6 Mxf6 8.dxc3 Me5+ 9.Me2 Mxe2+ 10.Gxe2 d5 11.Gf4 c6 12.c4 Ge6 13.cxd5 Gxd5 14.0–0 Gc5 15.a3 0–0 16.Bfe1 Bfe8 17.Gd3 g6 18.Ge5 Gf8 19.Be2 Gg7 20.Bae1 Gxe5 21.Bxe5 Bxe5 22.Bxe5 Rf8 23.f4 Be8 24.Bxe8+ Rxe8 25.c4 Ge6 26.c5 Re7 27.Rf2 h6 28.Re3 Gd5 29.g3 Ge6 30.Rd4 Gd5 31.Gf1 Gb3 32.Gh3 f6 33.Gc8 b6 34.Gg4 b5 35.Gf3 Rd7 36.Ge4 Gf7 37.h4 Ge8 38.g4 Re6 39.Gc2 a5 40.Gb3+ Re7 41.g5 h5 42.Gd1 Re6 43.Re4 Gf7 44.Gf3 Re7 45.Rd4 Ge8 46.Gg2 Gd7 47.Ge4 Rf7 48.Re3 Rg7 49.Gf3 Ge8 50.Rd4 Gd7 51.f5 fxg5 52.hxg5 Rf7 53.f6 a4 54.Re5 Ge8 55.Rd6 h4 56.Gg4 Rf8 57.Re5 Gf7 58.Rf4 Gd5 59.Gf3 h3 60.Gxd5 cxd5 61.Rg3 1–0

Sukandar,Irene Kharisma - Sachdev,Tania
Pembukaan Italia [C54]
Subic (7), 27.04.2010


1.e4 e5 2.Kf3 Kc6 3.Gc4 Kf6 4.d3 Gc5 5.c3 0–0 6.Gb3 d5 7.Me2 h6 8.h3 dxe4 9.dxe4 Me7 10.0–0 a6 11.Be1 Gd7 12.Kbd2 Bad8 13.Gc2 Kh5 14.Kf1 Kb4 15.Gb1 Gb5 16.c4 Gd7 17.a3 Kc6 18.b4 Kd4 19.Md1 Kxf3+ 20.Mxf3 Gd4 21.Ba2 Mh4 22.Ke3 Gxe3 23.Gxe3 Ge6 24.Bc2 f5 25.exf5 Gxf5 26.Mxb7 Gxc2 27.Gxc2 Mxc4 28.Bc1 Me6 29.Me4 Kf6 30.Mg6 Mf7 31.Mg3 Kh5 32.Mxe5 Bde8 33.Mc3 Kf4 34.Rh1 Mf6 35.Mc4+ Rh8 36.Gb1 Mg5 37.Bg1 Bf6 38.Mc2 Mg6 39.Mxc7 Mg5 40.Mc2 Mg6 41.Ma4 Mh5 42.Gxf4 Bxf4 43.Mxa6 Bf3 44.Rh2 Me5+ 45.Rh1 Mh5 46.Rh2 Me5+ 47.Rh1 Mh5 48.Rh2 ½–½

Teks foto: Partai Susanto Megaranto vs Yu Ruiyuan dari Cina pada babak ketujuh yang dimenangkan sang lawan karena sangat tekun. (Foto oleh Kristianus Liem)

Susanto Kalah, Irene Remis


Kejuaraan Catur Perorangan Asia 2010
Susanto Kalah, Irene Remis

D luar dugaan GM Susanto Megaranto (rating 2527) kalah dari pecatur nongelar Cina Yu Ruiyuan (2309) pada babak ketujuh Kejuaraan Catur Perorangan Asia ke-9 (9th Asian Individual Chess Championship) di Subic, Olongapo City, Filipina, Selasa (27/4). Hasil tersebut membuat posisi Santo terlempar ke peringkat dua puluh sembilan dengan tetap 4 angka.

Pecatur tuan rumah GM Wesley So (2665) kehilangan tampuk pimpinannya setelah dikalahkan pecatur Cina GM Ni Hua (2667) yang sekaligus mengambil-alih klasemen sementara dengan 5,5 angka. Ada tiga pecatur lainnya yang sama membukukan 5,5 angka, dua di antaranya dari Cina, yaitu GM Ding Liren (2665), GM Li Chao (2613), dan GM Abhijeet Gupta (2560) dari India.

Di bagian putri GMW Irene Kharisma Sukandar (2316) hanya mampu bermain remis melawan pecatur India MI Tania Sachdev (2393) pada langkah ke-48 pembukaan Italia. Hasil tersebut membuat Irene menambah angka yang dikumpulkannya menjadi 4, dan menaikkan posisinya pada klasemen sementara ke peringkat delapan.

Pimpinan klasemen sementara di bagian putri tetap diduduki bersama oleh MI Wang Yu (2335, Cina) dan GMW Atousa Pourkashiyan (2292, Iran) dengan 6 angka. Ada satu pecatur di posisi tiga dengan 5 angka, yaitu MFW Ding Yixin dari Cina.

Hasil lainnya, MFW Dewi AA Citra (1945) bermain remis lawan MIW Beverly Mendoza (2078) dari Filipina pada langkah ke-30 pertahanan Ruy Lopez variasi Tembok Berlin. MI Nasib Ginting (2397) menang dari Rhobel Legaspi (2314, Filipina) pada langkah ke-50 pembukaan Catalan. Citra kini mengumpulkan 2,5 angka, demikian pula Nasib 2,5 angka.

Teks foto: Irene Kharisma Sukandar vs Tania Sachdev dari India pada babak ketujuh yang berakhir remis. (Foto oleh Kristianus Liem)

Selasa, 27 April 2010

Hasil Babak 7 Pecatur Indonesia


Hasil babak ketujuh pecatur Indonesia:
Selasa 27/4, mulai pukul 15.00
Tiga babak terakhir suatu turnamen catur biasanya menjadi ajang penentuan siapa yang bakal berada di papan atas, dan siapa yang berpeluang menjadi juara.

Yu Ruiyuan (2309, Cina)-GM Susanto Megaranto 1-0, 61, Empat Kuda
MI Nasib Ginting-Rhobel Legaspi (2314, Filipina) 1-0, 50, Catalan
GMW Irene Kharisma Sukandar-MI Tania Sachdev (2393, India) 0,5-0,5; 48, Italia
MFW Dewi AA Citra-MIW Beverly Mendoza (2078, Filipina) 0,5-0,5; 30, Ruy Lopez Berlin

Partai Menarik Pecatur Indonesia


Peluang Menang dan Kalah

Susanto sebetulnya memiliki peluang menang atas Golizadeh, yaitu pada langkah ke-37 jika memainkan 37.f4, bukan bidak d5 yang didorong maju karena struktur bidaknya yang kuat mencengkeram sentrum di d4-e4-f4 menyulitkan ruang gerak Hitam. Golizadeh yang pada babak sebelumnya membuat kejutan dengan menundukkan GM Nguyen Ngoc Truong Son (2642, Vietnam) langsung mengajak pertukaran dua bidak yang membawa partai ke remis pada langkah ke-44 pertahanan Sisilia Tidak Beraturan.

Sebaliknya Irene yang sempat unggul kualitas pada langkah ke-19, nyaris menderita kalah pada langkah ke-49 kalau saja lawannya cukup berpengalaman. Karena bidak sentrumnya yang sudah jauh maju tinggal didorong ke petak d6 dan sulit buat Hitam untuk mencegah promosinya bidak tersebut. Beruntung Irene akhirnya dapat memaksakan skak abadi.

Notasi

Berikut ini notasi dua partai remis Susanto dan Irene pada babak keenam.

Megaranto,Susanto - Golizadeh,Ashgar
Pertahanan Sisilia Tidak Beraturan [B27]
Subic (6), 26.04.2010

1.e4 c5 2.Kf3 g6 3.Kc3 Gg7 4.h4 h5 5.Gc4 Kc6 6.d3 Kf6 7.Gg5 d6 8.Md2 Gg4 9.Kh2 Gd7 10.Gb5 Ma5 11.0–0 Kg4 12.Kd5 Mxd2 13.Gxd2 Bb8 14.Bab1 Kd4 15.Gxd7+ Rxd7 16.c3 Kc6 17.Bfd1 b5 18.Kf1 e6 19.Kf4 Gf6 20.f3 Kge5 21.Ge1 g5 22.hxg5 Gxg5 23.Ke2 Kg6 24.d4 c4 25.Gd2 Gxd2 26.Bxd2 Kce7 27.b3 Bhc8 28.Bdb2 a6 29.bxc4 Bxc4 30.Ke3 Bc7 31.a4 Bcb7 32.axb5 Bxb5 33.Bxb5 Bxb5 34.Bxb5 axb5 35.Rh2 Kc6 36.Rg3 Re7 37.d5 Kce5 38.Kd1 h4+ 39.Rf2 b4 40.cxb4 Kd3+ 41.Rg1 Kxb4 42.dxe6 fxe6 43.g3 hxg3 44.Kxg3 ½–½

Wang Jue - Sukandar,Irene Kharisma
Pertahanan Sisilia Scheveningen [B80]
Subic (6), 26.04.2010

1.e4 c5 2.Kf3 Kc6 3.d4 cxd4 4.Kxd4 e6 5.Kc3 d6 6.Ge3 Kf6 7.f3 Ge7 8.Md2 0–0 9.0–0–0 d5 10.exd5 Kxd5 11.Kxd5 Mxd5 12.c4 Md6 13.Kxc6 Mxc6 14.Mc2 e5 15.Bd5 Mc7 16.Me4 Ge6 17.Gd3 f5 18.Mxe5 Mc6 19.Rb1 Gxd5 20.cxd5 Md6 21.f4 Md7 22.g4 Gd6 23.Gxf5 Gxe5 24.Gxd7 Gxf4 25.Ge6+ Rh8 26.Gc5 Bfd8 27.Gd4 Gd6 28.h4 Bf8 29.h5 Bf4 30.Gc3 Gb4 31.Gxb4 Bxb4 32.Bf1 Bb6 33.g5 a5 34.g6 a4 35.a3 h6 36.Bf7 Bd8 37.Rc2 Bb3 38.Be7 Bb6 39.Rc3 Bb3+ 40.Rc2 Bb6 41.Bc7 Bf8 42.Gf7 Bd8 43.Bc4 Ba6 44.Rc3 Ba5 45.Rb4 Ba6 46.Rb5 Bda8 47.Bc7 Ba5+ 48.Rb4 B5a7 49.d6 b5 50.Rc5 b4 51.axb4 a3 52.Ga2 axb2 53.Gb1 Rg8 54.Bxa7 Bxa7 55.b5 Rf8 56.b6 Ba3 57.Rc6 Re8 58.b7 Bc3+ 59.Rb6 Bb3+ 60.Rc7 Bc3+ 61.Rb6 Bb3+ 62.Rc7 Bc3+ 63.Rb6 Bb3+ ½–½

Teks foto: Irene Kharisma Sukandar vs Wang Jue dari Cina pada babak keenam yang ditonton oleh pecatur Indonesia lainnya, Dewi AA Citra. Partai yang selesainya paling akhir tersebut berakhir remis. (Foto oleh Kristianus Liem)

Susanto dan Irene Remis


Kejuaraan Catur Perorangan Asia 2010
Susanto dan Irene Remis


Grandmaster Susanto Megaranto (rating 2527) hanya mampu bermain remis melawan MF Golizadeh Asghar (2454) dari Iran pada babak keenam Kejuaraan Catur Perorangan Asia ke-9 (9th Asian Individual Chess Championship) di Subic, Olongapo City, Filipina, Senin (26/4). Hasil tersebut membuat posisi Santo kembali turun ke peringkat sepuluh dengan 4 angka.

Pecatur tuan rumah GM Wesley So (2665) tetap memimpin sendirian setelah bermain remis dengan GM Geetha Narayanan Gopal (2604). Wesley sudah membukukan 5 angka. Ada tujuh
pecatur lainnya dengan 4,5 angka, empat di antaranya dari Cina, GM Yu Yangyi (2574), GM Ding Liren (2665), GM Li Chao (2613) dan GM Ni Hua (2667).

Di bagian putri GMW Irene Kharisma Sukandar (2316) juga bermain remis melawan pecatur Cina Wang Jue (2180) pada langkah ke-63 pertahanan Sisilia Scheveningen. Hasil tersebut membuat Irene mengumpulkan 3,5 angka. Sama seperti yang dialami Santo, hasil tersebut membuat posisi Irene melorot lagi pada klasemen sementara ke peringkat sepuluh pula.

Pimpinan klasemen sementara di bagian putri tetap diduduki MI Wang Yu (2335, Cina) tapi kali ini disamakan oleh GMW Atousa Pourkashiyan (2292) dari Iran dengan 5 angka. Ada dua pecatur di posisi berikutnya dengan 4,5 angka, yaitu MFW Ding Yixin dari Cina dan GMW Nguyen Thi Thanh An dari Vietnam.

Hasil lainnya, MFW Dewi AA Citra (1945) dikalahkan MFW Hakimifard Ghazal (2151, Iran) pada langkah ke-53 pertahanan Sisilia Scheveningen. MI Nasib Ginting (2397) dikalahkan MI Gao Rui (2464, Cina) pada langkah ke-31 pertahanan Sisilia Richter-Rauzer. Citra baru mengumpulkan 2 angka, sedang Nasib 1,5 angka.

Teks foto: Partai Susanto Megaranto vs Golizadeh Ashgar dari Iran pada babak keenam yang berakhir remis. (Foto oleh Kristianus Liem)

Senin, 26 April 2010

Hasil Babak 6 Pecatur Indonesia


Hasil babak keenam pecatur Indonesia:
Senin 26/4, mulai pukul 15.00

Unggul waktu sampai 40 menit, Susanto gagal mencetak kemenangan karena permainan akhir yang muncul masing-masing memiliki sepasang Kuda dan dua bidak.
MF Golizadeh Ashgar dari Iran adalah pecatur yang pada babak sebelumnya membuat kejuatan dengan mengalahkan unggulan ketujuh GM Nguyen Ngoc Truong Son (2642) dari Vietnam.

GM Susanto Megaranto-MF Golizadeh Asghar (2454, Iran) 0,5-0,5; 44, Sisilia Tidak Beraturan
MI Gao Rui (2464, Cina)-MI Nasib Ginting 1-0, 31, Sisilia Richter-Rauzer
Wang Jue (2180, Cina)-GMW Irene Kharisma Sukandar 0,5-0,5; 63, Sisilia Scheveningen
MFW Hakimifard Ghazal (2151, Iran)-MFW Dewi AA Citra 1-0, 53, Sisilia Scheveningen

Partai Menarik Pecatur Indonesia


Korban Kuda

Partai Wesley vs Susanto merupakan partai adu teori pertahanan Ruy Lopez Serangan Marshall. Pilihan variasi Marshall Attack itu dilakukan untuk memberikan efek kejut kepada Wesley yang sudah satu setengah tahun tidak pernah memainkannya lagi. Serangan psikologis itu memang mengena seperti diakui Wesley kemudian.

“Saya lupa lanjutannya, karena itu saya memilih memainkan variasi 15.Me2 yang saya tahu mengarah ke remis,” jelas Wesley menunjuk langkah kelimabelasnya itu.

Sayangnya Santo yang merasa di atas angin lupa diri, pada langkahke-17 ia mengorbankan Kuda di petak f4 setelah berpikir sekitar setengah jam. Hitam sepertinya memang mendapat serangan dahsyat, tapi seperti ditunjukkan teori, serangan Hitam dapat dipunahkan. Dan Wesley menunjukkan dirinya sebagai pecatur kelas dunia, semuanya jawabannya akurat bak komputer.

“Langkah pengorbanan Kuda itu saya temukan di atas papan. Saya merasa serangan Hitam bisa berhasil. Ngga taunya jawaban Wesley pas semua,” cerita Santo kemudian. Mudah-mudahan ini bisa menjadi bahan pelajaran berharga buat Santo, main di tingkat dunia tidak bisa dengan model seperti itu. Karena selain lanjutan pengorbanan Kuda, ada langkah yang lebih logis 17…Bae8, memindahkan Benteng yang belum aktif ke lajur-e terbuka untuk menyeimbangkan penguasaan lajur-e oleh Benteng lawan. Kalau itu dilakukan Santo partai memang mengarah ke remis. Tapi bukankah remis lebih baik daripada kalah?

Notasi

Berikut ini notasi dua partai kalah Susanto dan Irene pada babak kelima.

So,Wesley - Megaranto,Susanto
Pertahanan Ruy Lopez Serangan Marshall [C89]
Subic (5), 25.04.2010

1.e4 e5 2.Kf3 Kc6 3.Gb5 a6 4.Ga4 Kf6 5.0–0 Ge7 6.Be1 b5 7.Gb3 0–0 8.c3 d5 9.exd5 Kxd5 10.Kxe5 Kxe5 11.Bxe5 c6 12.d4 Gd6 13.Be1 Mh4 14.g3 Mh3 15.Me2 Gg4 16.Mf1 Mh5 17.Kd2 Kf4 18.gxf4 Gxf4 19.h4 Mxh4 20.Mg2 Bae8 21.Bxe8 Bxe8 22.Kf1 Gh3 23.Mxc6 Gh2+ 24.Rh1 Bc8 25.Mb7 Gc7 26.Rg1 Mg4+ 27.Kg3 Gxg3 28.fxg3 Mxg3+ 29.Rh1 Gg4 30.Mxf7+ Rh8 31.Gd5 Me1+ 32.Rh2 Be8 33.Gg5 Me2+ 34.Gg2 Gh5 35.Mf4 Mxb2 36.Be1 Mxa2 37.Bxe8+ Gxe8 38.d5 1–0

Sukandar,Irene Kharisma - Pourkashiyan,Atousa
Pertahanan Skotlandia [C45]
Subic (5), 25.04.2010

1.e4 e5 2.d4 exd4 3.Kf3 Kc6 4.Kxd4 Gc5 5.Kxc6 Mf6 6.Mf3 bxc6 7.Kd2 d6 8.Kb3 Gb6 9.a4 a5 10.Gd2 Mxf3 11.gxf3 Ke7 12.h4 0–0 13.Bg1 f5 14.Gg5 Kg6 15.0–0–0 fxe4 16.fxe4 Gxf2 17.Gc4+ Rh8 18.Bg2 Gxh4 19.Gd2 Ke5 20.Ge2 Ge6 21.Kxa5 Bf2 22.Bxf2 Gxf2 23.Bf1 Gh4 24.Gc3 h6 25.b4 Gh3 26.Bd1 Gf6 27.Rb1 Gg2 28.Gxe5 Gxe5 29.Gd3 Gc3 30.Ra2 c5 31.Rb3 cxb4 32.Kc6 d5 33.e5 d4 34.Ke7 Be8 35.Kg6+ Rg8 36.Kf4 Gc6 37.Gc4+ Rh7 38.Ke6 Ba8 39.a5 Rh8 40.a6 d3 41.Bxd3 Gxe5 42.Kd8 Ge8 43.Kb7 g5 44.Rxb4 g4 45.Rc5 g3 46.Bd2 Gf4 47.Bg2 Ge3+ 48.Rb4 Gf2 49.Ka5 Gd7 0–1

Teks foto: Partai Susanto Megaranto vs Wesley So di meja pertama pada babak kelima ditonton oleh Ketua Wasit Casto Abundo dari Filipina dan MFW Ding Yixin dari Cina. (Foto oleh Kristianus Liem)

Susanto dan Irene Tumbang


Kejuaraan Catur Perorangan Asia 2010
Susanto dan Irene Tumban
g

Babak kelima Kejuaraan Catur Perorangan Asia ke-9 (9th Asian Individual Chess Championship) di Subic, Olongapo City, Filipina, Minggu (25/4), merupakan hari kelabu bagi tim Indonesia. Grandmaster Susanto Megaranto (rating 2527) kembali bermain dengan gaya serampangannya dan menderita kalah pada langkah ke-38 pertahanan Ruy Lopez Serangan Marshall melawan bocah ajaib Filipina GM Wesley So (2665).

Hasil tersebut membuat posisi Santo sementara terlempar ke peringkat tujuh dengan tetap 3,5 angka. Sebaliknya Wesley kini memimpin sendirian dengan 4,5 angka. Ada lima pecatur dengan 4 angka, empat di antaranya dari Cina, GM Yu Yangyi (2574), GM Ding Liren (2665), GM Li Chao (2613) dan GM Ni Hua (2667). Satu lainnya dari India, GM Geetha Narayanan Gopal (2604).

Pecatur putri andalan Indonesia GMW Irene Kharisma Sukandar (2316) juga main tidak kalah brutalnya. Dua tiga bidak ia buang begitu saja, membuat permainan menjadi liar tak terkendali. Pada langkah ke-42 muncul peluang menang dengan dua tiga langkah taktis tapi itu baru dilihat Irene sesudah menjalankan langkah yang lain. Akibatnya sang lawan GMW Atousa Pourkashiyan (2292) dari Iran mengendalikan permaian sepenuhnya dan menang pada langkah ke-49 pertahanan Skotlandia.

“Ah sial, saya baru melihat langkah menang itu setelah menjalankan langkah yang lainnya,” umpat Irene dengan gemas.

Sama seperti yang dialami Santo, hasil tersebut membuat posisi Irene melorot pada klasemen sementara ke peringkat tujuh dengan tetap 3 poin. Pimpinan klasemen sementara tetap diduduki MI Wang Yu (2335, Cina) sendirian dengan 4,5 angka. Ada dua pecatur dengan 4 angka, yaitu MFW Ding Yixin dan GMW Atousa Pourkashiyan yang mengalahkan Irene.

Hasil lainnya, MFW Dewi AA Citra (1945) dikalahkan GMW Hoang Thi Bao Tram (2318) dari Vietnam pada langkah ke-57 pembukaan Serangan Trompowsky. MI Nasib Ginting (2397) bermain remis melawan MF Yee Soon Wei (2209) dari Brunei pada langkah ke-37 pertahanan Slavia. Citra baru mengumpulkan 2 angka, sedang Nasib 1,5 angka.

Teks foto: Irene Kharisma Sukandar vs GMW Atousa Pourkashiyan dari Iran pada babak kelima yang dimenangkan pecatur Iran. (Foto oleh Kristianus Liem)

Minggu, 25 April 2010

Hasil Babak 5 Pecatur Indonesia


Hasil babak kelima pecatur Indonesia:
Minggu 25/4, mulai pukul 15.00


GM Wesley So (2665, Filipina)-GM Susanto Megaranto 1-0, 38, Ruy Lopez Marshall
MI Nasib Ginting-MF Yee Soon Wei (2209, Brunei) 0,5-0,5; 37, Slav
GMW Irene Kharisma Sukandar-GMW Atousa Pourkashiyan (2292, Iran) 0-1, 49, Skotlandia
GMW Hoang Thi Bao Tram (2318, Vietnam)-MFW Dewi AA Citra 1-0, 57, Serangan Trompowsky

Teks foto:
Koran-koran Filipina yang berbahasa Inggris maupun yang berbahasa Tagalog memuat berita mengenai kejutan yang dibuat pecatur Indonesia GM Susanto Megaranto (Foto oleh Kristianus Liem)

Partai Menarik Pecatur Indonesia


Unggul Satu Bidak

Partai Susanto vs Li Chao merupakan partai adu teori pertahanan Sisilia Naga hingga langkah ke-18 di mana Santo unggul satu bidak tetapi lawan mengendalikan inisiatif penyerangan. Pada langkah ke-30 Santo bermaksud mengembalikan kelebihan bidaknya agar dapat kembali menguasai inisiatif permainan. Namun Li Chao menolak tawaran tersebut dan memilih melancarkan skak abadi sehingga remis disetujui pada langkah ke-33.

Bagi Li Chao ini semacam cara untuk menghentikan “kutukan” karena dalam dua kali pertemuan sebelumnya ia selalu kalah dari Santo walau pada akhirnya tetap menjuarai turnamen yang mereka ikuti bersama tersebut.

Kemenangan Irene terjadi karena kesalahan strategi Zhongyi yang membiarkan Irene menutup sayap-menterinya pada langkah ke-15. Seharusnya Zhongyi memukul bidak tersebut dengan menggunakan cara enpassant agar pasangan Gajahnya mendapat ruang gerak lebih luas. Mulai langkah ke-20 Irene mengambil-alih inisiatif permainan dan Zhongyi tidak menemukan jalan untuk mempertahankan diri.

Notasi

Berikut ini notasi partai remis Susanto dan partai kemenangan Irene pada babak keempat.

Megaranto,Susanto - Li Chao
Pertahanan Sisilia Naga [B76]
Subic (4), 24.04.2010

1.e4 c5 2.Kf3 d6 3.d4 cxd4 4.Kxd4 Kf6 5.Kc3 g6 6.Ge3 Gg7 7.f3 0–0 8.Md2 Kc6 9.0–0–0 d5 10.exd5 Kxd5 11.Kxc6 bxc6 12.Gd4 Kxc3 13.Mxc3 Gh6+ 14.Ge3 Gxe3+ 15.Mxe3 Mb6 16.Mxe7 Ge6 17.Ma3 Bad8 18.Gd3 Bd5 19.Bhe1 Bfd8 20.Mc3 c5 21.Gf1 Bd4 22.Bxd4 cxd4 23.Ma3 Mc7 24.g3 Gf5 25.Gd3 Gxd3 26.Mxd3 Ma5 27.Be4 Mxa2 28.Bxd4 Ma1+ 29.Rd2 Bf8 30.b3 Mg1 31.Rc3 Ma1+ 32.Rd2 Mg1 33.Rc3 ½–½

Tan Zhongyi - Sukandar,Irene Kharisma
Pertahanan Hindia Menteri [E16]
Subic (4), 24.04.2010

1.d4 Kf6 2.Kf3 e6 3.g3 b6 4.Gg2 Gb7 5.c4 Gb4+ 6.Kbd2 0–0 7.0–0 Gxd2 8.Gxd2 d6 9.b4 Kbd7 10.Mb3 Me7 11.Bfd1 c5 12.a4 Bac8 13.dxc5 dxc5 14.b5 a5 15.Gg5 Bfd8 16.Mb2 h6 17.Gxf6 Mxf6 18.Mxf6 gxf6 19.Ke1 Gxg2 20.Kxg2 Ke5 21.Ke3 Bd4 22.Bdc1 f5 23.h3 Rf8 24.f4 Kd7 25.Ba3 Kf6 26.Rg2 Re7 27.Rf3 h5 28.Bd3 Ke4 29.Bcd1 Bg8 30.g4 hxg4+ 31.hxg4 fxg4+ 32.Kxg4 Bxg4 33.Rxg4 Kf2+ 0–1

Teks foto:
Koran-koran Filipina yang berbahasa Inggris maupun yang berbahasa Tagalog memuat berita mengenai kejutan yang dibuat pecatur Indonesia GM Susanto Megaranto (Foto oleh Kristianus Liem)

Susanto Memimpin, Remis vs GM Li Chao


Kejuaraan Catur Perorangan Asia 2010
Susanto Memimpin, Remis vs GM Li Chao

Grandmaster Susanto Megaranto (rating 2527) bertahan sebagai pimpinan klasemen sementara Kejuaraan Catur Perorangan Asia ke-9 (9th Asian Individual Chess Championship) di Subic, Olongapo City, Filipina, setelah pada babak keempat, Sabtu (24/4) malam bermain remis melawan GM Li Chao (2613, Cina) pada langkah ke-33 pertahanan Sisilia variasi Naga.

Hasil tersebut membuat Santo, demikian pemuda 23 tahun itu biasa disapa, telah mengumpulkan 3,5 angka. Posisi pimpinan klasemen sementara itu diduduki bersama dengan GM Wesley So (2665, Filipina) dan GM Yu Yangyi (2574, Cina) yang saling jumpa dan bermain remis pula.

Pecatur putri andalan Indonesia GMW Irene Kharisma Sukandar (2316) bangkit dan mencetak kemenangan dari pecatur Cina lainnya, mantan juara dunia KU12 2002 GMW Tan Zhongyi (2464). Irene menang pada langkah ke-33 pertahanan Hindia Menteri. Hasil tersebut membuat Irene kembali naik ke papan atas dengan 3 poin karena pimpinan klasemen sementara MI Wang Yu (2335, Cina) hanya bermain remis dengan rekan senegaranya MFW Ding Yixin. Wang Yu tetap sendirian memimpim klasemen putri dengan 3,5 angka.

MFW Dewi AA Citra (1945), 16 tahun, yang baru saja menjuarai kelompok senior putri JAPFA Chess Festival gagal mencetak kemenangan lagi karena ada langkah yang tidak cermat. Citra bermain remis 68 langkah pertahanan Sisilia Najdorf melawan Wang Jue (2180) dari Cina yang pada babak pertama membuat dengan menundukkan MI Tania Sachdev dari India. Cina kini sudah mengumpulkan 2 angka.

Satu pecatur Indonesia lainnya, MI Nasib Ginting (2397) dikalahkan mantan juara dunia KU16 2008 MI Adhiban B. (2510, India) pada langkah ke-43 pertahanan Sisilia variasi Richter-Rauzer. Nasib bertahan dengan 1,5 angka.

Teks foto:
Koran-koran Filipina yang berbahasa Inggris maupun yang berbahasa Tagalog memuat berita mengenai kejutan yang dibuat pecatur Indonesia GM Susanto Megaranto (Foto oleh Kristianus Liem)

Sabtu, 24 April 2010

Hasil Babak 4 Pecatur Indonesia


Hasil babak keempat pecatur Indonesia:
Sabtu 24/4, mulai pukul 15.00

GM Susanto Megaranto-GM Li Chao (2613, Cina) 0,5-0,5; 33, Sisilia Naga
MI Adhiban B. (2510, India)-MI Nasib Ginting 1-0, 43,Sisilia Richter-Rauzer
GMW Tan Zhongyi (2464, Cina)-GMW Irene Kharisma Sukandar 0-1, 33, Hindia Menteri
MFW Dewi AA Citra-Wang Jue (2180, Cina) 0,5-05; 68, Sisilia Najdorf

Santo Menolak Remis


Tolak Remis

Susanto yang dalam seeded berada pada posisi unggulan ke-19, sudah mau menuruti instruksi untuk bermain solid dan sabar, tidak memaksakan diri untuk menyerang atau mencari kemenangan dengan segera. Ia terus mempertahankan keseimbangan hingga Sasikiran tidak sabar dan mulai memajukan bidaknya hingga ke petak c6. Ternyata kemudian bidak tersebutlah yang kelak menjadi awal mula kekalahannya!

Bidak tersebut jatuh pada langkah ke-29, lalu setelah menyadari kalah satu bidak pada langkah ke-34, Sasikiran menawarkan remis. Santo, demikian pemuda Indonesia yang meraih gelar Grandmaster pada usia 17 tahun itu, tanpa menjawab langsung menjalankan langkah berikutnya, itu pertanda bahwa ia menolak tawaran remis tersebut.

“Sasikiran minta remis dalam posisi kalah satu bidak, saya lihat posisi saya tidak ada kalahnya, jadi jelas saya pilih main terus,” jelas Santo kemudian.

Dalam permainan akhir Kuda vs Gajah, lima bidak vs empat bidak, Santo yang memiliki buah favoritnya, Kuda, tampil percaya diri walau lawannya memiliki rating 150 poin lebih di atasnya! Luar biasanya Sasikiran terus berupaya mencari remis dengan teknik pat (stalemate), tapi apa yang terjadi sungguh menarik: Santo mematikan Raja Putih dengan Kuda! Pembaca dapat menyaksikan partai tersebut dalam notasi terlampir.

Kekalahan Irene terjadi lebih karena ia membuat kesalahan posisional secara mendasar dalam tahap pembukaan. Pada langkah ke-13 ia dapat memukul balik Kuda lawan di petak d5 dengan Gajah atau dengan bidak. Pecatur elit dunia yang pemahaman posisionalnya sudah bagus, biasanya tanpa berpikir panjang akan langsung memukul dengan Gajah. Irene yang terlalu banyak menghitung justru memilih memukul dengan bidak.

Yang terjadi Gajah petak terang Irene di petak a2 tidak memiliki ruang gerak yang menjadi kekuatannya. Dalam permainan selanjutnya terasa benar Irene kesulitan membangun dan mengembangkan para perwiranya untuk dapat menduduki posisi strategis. Malah bidak d5-nya kemudian menjadi sasaran serangan jangka panjang Wang Yu.

Kemenangan Citra juga dapat menjadi contoh pemain yang tidak sabar, menyerang penuh ambisi tanpa didukung persiapan yang baik, justru malah akan mendatangkan kekalahan. Muminova yang memiliki gelar dan rating lebih tinggi dari Citra, pada langkah ke-25 menyerang Kuda Putih di f4 dengan menggunakan bidak pelindung Rajanya, g7-g5. Citra memanfaatkan situasi tersebut dengan membawa Menterinya menguasai diagonal a1-h8.

Setelah melalui berbagai maneuver dan pertukaran, Citra berhasil unggul satu bidak. Keunggulan itulah yang secara tepat dan akurat dimanfaatkan Citra hingga permainan akhir Benteng dengan Citra masih memiliki satu bidak.

Notasi

Berikut ini notasi partai kemenangan Susanto dan Citra maupun partai kekalahan Irene pada babak ketiga.

Sasikiran,Krishnan (2686) - Megaranto,Susanto (2527)
Pertahanan Hindia Bogo [E11]
Subic (3), 23.04.2010

1.d4 Kf6 2.c4 e6 3.Kf3 Gb4+ 4.Kbd2 b6 5.a3 Gxd2+ 6.Gxd2 Gb7 7.Gg5 d6 8.e3 Kbd7 9.Gd3 0–0 10.Kd2 Mc8 11.0–0 c5 12.Bc1 Mc6 13.f3 d5 14.dxc5 Mxc5 15.b4 Md6 16.Gb1 Bac8 17.Ke4 Kxe4 18.fxe4 f6 19.Gf4 Ke5 20.Ga2 Rh8 21.Md4 Mc7 22.exd5 exd5 23.c5 Bfd8 24.c6 Ga6 25.Bfd1 Ge2 26.Bd2 Gc4 27.b5 Gxb5 28.Gxd5 Md6 29.a4 Gxc6 30.Gxc6 Bxc6 31.Bxc6 Mxd4 32.exd4 Kxc6 33.d5 Ke7 34.d6 Kg6 35.Gg3 Rg8 36.Bc2 Bd7 37.Bc7 Bxc7 38.dxc7 Ke7 39.Rf2 Rf7 40.Gd6 Kc8 41.Ga3 Re6 42.Gf8 Rf7 43.Ga3 Re8 44.Rf3 Rd7 45.Gf8 g6 46.Gg7 Rxc7 47.Gxf6 Rd6 48.Rf4 Re6 49.Gc3 Kd6 50.Gb4 a5 51.Ge1 h6 52.h4 Kb7 53.g4 Kc5 54.Gc3 Kxa4 55.Gg7 h5 56.gxh5 gxh5 57.Rg5 b5 58.Rxh5 Rf7 59.Rh6 b4 60.h5 b3 61.Rh7 b2 62.Gxb2 Kxb2 63.h6 Kd3 64.Rh8 Ke5 65.h7 Kg6# 0–1

Sukandar,Irene Kharisma (2316) - Wang Yu (2335)
Pertahanan Dua Kuda [C55]
Subic (3), 23.04.2010

1.e4 e5 2.Kf3 Kc6 3.Gc4 Kf6 4.d3 Ge7 5.0–0 0–0 6.Be1 d6 7.a4 Ka5 8.Ga2 c5 9.Gd2 Kc6 10.Kc3 h6 11.h3 Be8 12.Kd5 Kxd5 13.exd5 Kb8 14.b4 cxb4 15.Gxb4 Ka6 16.Ga3 Gf5 17.Gc4 Kc7 18.Bb1 Bb8 19.Md2 b6 20.Mb4 Gf8 21.Be3 a6 22.Gb3 Rh8 23.Bbe1 Gh7 24.a5 b5 25.Kd2 f5 26.f4 Gg8 27.fxe5 Kxd5 28.Gxd5 dxe5 29.Mb2 Gxa3 30.Mxa3 Mxd5 31.Kf3 e4 32.Mb4 Gh7 33.dxe4 Bxe4 34.Bxe4 fxe4 35.Kd4 Be8 36.Be3 Gg6 37.c3 Mg5 38.Be1 Mg3 39.Bf1 Rh7 40.Mc5 e3 41.Ke2 Mh4 42.Mc6 Mc4 43.Mxc4 bxc4 44.Kd4 Gd3 45.Be1 Be5 46.Ba1 Bg5 47.Ba2 h5 48.Ba1 Rg6 49.Ba2 Rf6 50.Ba1 g6 51.Ba2 Be5 52.Ba1 g5 53.g3 g4 54.hxg4 hxg4 55.Be1 Rg5 56.Ba1 Rg6 57.Be1 Rg7 58.Kc6 Be8 59.Kd4 Rg6 60.Kc6 e2 61.Kd4 Be5 62.Rf2 Bxa5 63.Re3 Be5+ 64.Rd2 a5 65.Ba1 a4 66.Re1 Ba5 67.Rd2 a3 68.Kxe2 Gxe2 69.Rxe2 Rf5 70.Re3 Re5 71.Bh1 Ba4 72.Bh5+ Rf6 73.Bh6+ Rg5 74.Bh1 Rf5 75.Bh5+ Rf6 76.Bh6+ Rg5 77.Bh1 a2 78.Ba1 Rf5 79.Rd4 Ba8 80.Bf1+ Re6 81.Ba1 Ba4 82.Rc5 Re5 83.Rb5 Ba8 84.Rxc4 Re4 85.Rb5 Rd3 86.c4 Rc3 87.c5 Rb2 0–1

Citra,Dewi AA - Muminova,Nafisa
Pertahanan Prancis Variasi Tarrasch [C06]
Subic (3), 23.04.2010

1.e4 e6 2.d4 d5 3.Kd2 Kf6 4.e5 Kfd7 5.c3 c5 6.Gd3 Kc6 7.Ke2 cxd4 8.cxd4 f6 9.exf6 Kxf6 10.Kf3 Gd6 11.0–0 Mc7 12.Gg5 0–0 13.Gh4 Gd7 14.Gg3 e5 15.dxe5 Kxe5 16.Kxe5 Gxe5 17.Bc1 Md6 18.Mb3 Gxg3 19.hxg3 Kg4 20.f3 Kf6 21.Kf4 Gc6 22.Bfd1 Rh8 23.Mc3 Bae8 24.Md4 Be5 25.Mxa7 g5 26.Ke2 Bfe8 27.Kd4 g4 28.Mc5 Mb8 29.f4 B5e7 30.Kf5 Be6 31.Md4 Ma8 32.Kh6 Ma4 33.Mxa4 Gxa4 34.b3 Gc6 35.Kf7+ Rg7 36.Ke5 Ba8 37.a4 Bf8 38.Gf5 Bd6 39.Gxg4 Kxg4 40.Kxg4 Bg6 41.Ke5 Bxg3 42.Kxc6 bxc6 43.Bxc6 Bxb3 44.Bc7+ Bf7 45.Bxf7+ Rxf7 46.Bxd5 Bb4 47.Bd7+ Rg6 48.a5 Ba4 49.f5+ Rxf5 50.Bxh7 Rg4 51.Bg7+ Rf4 52.g3+ Rf5 53.Bf7+ Rg5 54.Ba7 Rg4 55.Rf2 Ba2+ 56.Re3 Rxg3 57.a6 Ba3+ 58.Re4 Ba5 59.Ba8 Rf2 60.a7 Re2 61.Rd4 Rd2 62.Rc4 Rc2 63.Rb4 1–0

Teks foto: GMW Irene Kharisma Sukandar vs MI Wang Yu (Cina) di babak ketiga yang dimenangkan pecatur Cina (Foto oleh Kristianus Liem)

Kejutan Susanto Taklukkan Sasikiran


Kejuaraan Catur Perorangan Asia 2010
Susanto Mengejutkan Taklukkan Sasikiran
Citra Tundukkan Muminova

Grandmaster Susanto Megaranto (rating 2527) membuat kejutan besar pada babak ketiga Kejuaraan Catur Perorangan Asia ke-9 (9th Asian Individual Chess Championship) di Subic, Olongapo City, Filipina, Jumat (23/4) malam. Susanto dengan buah Hitam mengalahkan unggulan kedua GM Krishnan Sasikiran (2686) dari India pada langkah ke-65 pertahanan Hindia Bogo. Kemenangan itu membuatnya memimpin klasemen sementara dengan 3 angka penuh. Tinggal dua saja pecatur lainnya yang sama mengumpulkan angka sempurna, mereka adalah GM Wesley So (Filipina) dan GM Yu Yangyi (Cina).

MFW Dewi AA Citra (1945), 16 tahun, yang baru saja menjuarai kelompok senior putri JAPFA Chess Festival juga ikut membuat kejutan dengan menaklukkan pecatur nomor satu Uzbekistan MIW Nafisa Muminova (2338) pada langkah ke-63 pertahanan Prancis variasi Tarrasch. Kemenangan tersebut membuat Citra mengumpulkan 1,5 angka dan membuka peluangnya untuk meraih norma MIW karena seluruh ketiga lawannya memiliki gelar dengan rating yang cukup tinggi.

Sayang hasil cemerlang kedua pecatur Indonesia di atas tidak diikuti pecatur putri andalan Indonesia GMW Irene Kharisma Sukandar (2316) yang takluk dari MI Wang Yu (2335, Cina). Irene menyerah pada langkah ke-87 pertahanan Dua Kuda. Namun Irene memberikan perlawanan keras hingga lima jam lebih sebelum menyerah dalam posisi kalah satu bidak dalam permainan akhir Benteng. Partai Irene vs Wang Yu paling akhir selesainya! Hasil tersebut membuat Irene tertahan dengan 2 angka. Wang Yu memimpim klasemen putri sendirian dengan 3 angka.

Satu pecatur Indonesia lainnya, MI Nasib Ginting (2397) juga memetik kemenangan atas pecatur tuan rumah Nelson Iii Mariano (2118, Filipina) pada langkah ke-58 pertahanan Hindia Raja. Nasib kini mengoleksi 1,5 angka.

Teks foto: GM Susanto Megaranto vs GM Krishnan Sasikiran (India) di babak ketiga yang dimenangkan pecatur Indonesia. GM Nguyen Anh Dung dari Vietnam menyaksikan dengan serius (Foto oleh Kristianus Liem)

Jumat, 23 April 2010

Hasil Babak 3 Pecatur Indonesia


Hasil babak ketiga pecatur Indonesia:
Jumat 23/4, mulai pukul 15.00


Susanto dan Irene main di papan satu pada kelompoknya masing-masing karena keduanya ikut memimpin klasemen sementara berkat kemenangan bersih pada dua babak pertama.
Citra mencetak kemenangan pertamanya pada babak ketiga ini, dan tidak tanggung-tangung yang ditaklukkan adalah MIW Nafisa Muminova dari Uzbekistan yang memiliki rating 2338! Ini membuat terbukanya peluang Citra meraih norma MIW pertamanya karena tiga lawannya sejauh ini memiliki gelar dan rating yang cukup tinggi!

GM Krishnan Sasikiran (2686, India)-GM Susanto Megaranto 0-1, 65, Hindia Bogo
MI Nasib Ginting-Nelson Iii Mariano (2118, Filipina) 1-0, 58, Hindia Raja
GMW Irene Kharisma Sukandar-MI Wang Yu (2335, Cina) 0-1, 87, Dua Kuda
MFW Dewi AA Citra-Nafisa Muminova (2338, Uzbekistan) 1-0, 63, Prancis Tarrasch

Partai Menarik Pecatur Indonesia


Permainan Menarik

Sampai babak kedua ini, baik Susanto maupun Irene masih memperlihatkan permainan yang menarik, cermat, dan efisien dalam menjalankan langkah-langkahnya sehingga keduanya mampu mengumpulkan angka sempurna.

Kemenangan Susanto pada babak kedua memperlihatkan semakin cermat ia dalam menilai posisi. Pada langkah ke-12, lawannya keliru dalam urutan langkah, seharusnya 12…Gxe3 13.fxe3 baru …Ke7. Yang dilakukan Randy 12…Ke7 sehingga setelah pertukaran Gajah di c5, Susanto memiliki bidak bebas yang kuat dan terjaga di d5. Notasi lengkapnya dapat dilihat dalam lampiran.

Cara Susanto menyelesaikan permainan juga memikat, ia mengorbankan kualitas pada langkah ke-22 dengan kompensasi Kudanya mampu menari-nari melancarkan skak sambil memetik bidak lawan. Randy menyerah empat langkah kemudian setelah materinya direbut satu demi satu sementara ancaman mat terus berdatangan dari berbagai arah.

Cara Irene memenangkan permainan juga tidak kalah menariknya. Setelah menang kualitas pada langkah ke-34 akibat ancaman mat di petak h8 yang tidak dapat dicegah Lkhamsuren tanpa kekalahan materi, Irene tidak rakus materi tetapi memainkan langkah terbaik 35.e6! yang kalau diambil ada ancaman mat dalam lima langkah, tetapi kalau tidak diambil pun, juga datang gempuran dashsyat berikutnya sehingga Lkhamsuren menyerah selangkah kemudian.

Notasi

Berikut ini notasi partai kemenangan Susanto maupun Irene pada babak kedua.

Megaranto,Susanto - Segarra,Randy
Pertahanan Sisilia Variasi Kan [B42]
Subic (2), 22.04.2010

1.e4 c5 2.Kf3 e6 3.d4 cxd4 4.Kxd4 a6 5.Gd3 Kf6 6.0–0 e5 7.Ke2 Gc5 8.Kbc3 h6 9.Kg3 d6 10.Kd5 Kc6 11.Ge3 Kxd5 12.exd5 Ke7 13.Gxc5 dxc5 14.c4 0–0 15.Me2 Mc7 16.Bae1 f6 17.f4 exf4 18.Kh5 Bf7 19.Kxf4 Gd7 20.Mh5 Md6 21.Gh7+ Rf8 22.Be6 Gxe6 23.Kxe6+ Re8 24.Kxg7+ Rf8 25.Ke6+ Re8 26.Bxf6 1–0

Sukandar,Irene Kharisma - Lkhamsuren,Uuganbayar
Pertahanan Prancis Variasi Tarrasch [C08]
Subic (2), 22.04.2010

1.e4 e6 2.d4 d5 3.Kd2 a6 4.Kgf3 c5 5.exd5 exd5 6.Ge2 Kf6 7.0–0 c4 8.Be1 Ge7 9.b3 cxb3 10.axb3 0–0 11.Gd3 Kc6 12.c3 Gg4 13.Kf1 Gh5 14.Kg3 Gg6 15.Ke5 Kxe5 16.dxe5 Ke4 17.Gb2 Kc5 18.Gxg6 hxg6 19.Ga3 Be8 20.Ba2 Ke4 21.Kxe4 Gxa3 22.Kg3 Gf8 23.Bae2 Bc8 24.Be3 Ma5 25.Mf3 Be6 26.Bd1 Ma2 27.b4 Bd8 28.Ke2 g5 29.Kd4 Bg6 30.Mg4 Ge7 31.Kf5 Be8 32.Bh3 Ma4 33.Mh5 Bh6 34.Kxh6+ gxh6 35.e6 Bf8 36.Be1 1–0

Teks foto:
GMW Irene Kharisma Sukandar vs Lkhamsuren Uuganbayar di babak kedua yang dimenangkan pecatur Indonesia (Foto oleh Kristianus Liem)

Susanto dan Irene Memimpin


Kejuaraan Catur Perorangan Asia 2010
Susanto dan Irene Memimpin


Dua pecatur andalan Indonesia yang dipersiapkan untuk Asian Games Guangzhou 2010, GM Susanto Megaranto (rating 2527)dan GMW Irene Kharisma Sukandar (2316), kembali mencetak angka penuh pada babak kedua Kejuaraan Catur Perorangan Asia ke-9 (9th Asian Individual Chess Championship) di Subic, Olongapo City, Filipina, Kamis (22/4) malam.

Susanto menaklukkan pecatur tuan rumah MF Randy Segarra (2298) pada langkah ke-26 pertahanan Sisilia Kan. Sedangkan Irene menundukkan pecatur Mongolia Lkhamsuren Uuganbayar (23) pada ke-36 pertahanan Prancis Tarrasch.

Sedangkan dua pecatur Indonesia lainnya, MI Nasib Ginting (2397) dan MFW Dewi AA Citra (1945) masing-masing bermain remis melawan Paulo Bersamina (1927, Filipina) langkah ke-29 pembukaan Sisilia Tertutup dan MIW Hoang Thi Ngu Y (2200) langkah ke-53 pembukaan Reti.

Kemenangan Susanto dan Irene tersebut membuat keduanya memimpin klasemen sementara dengan dua angka penuh. Susanto memimpin bersama delapan pecatur lainnya termasuk unggulan kedua GM Krishnan Sasikiran (2686) dari India yang menjadi lawannya pada babak ketiga. Unggulan keempat pecatur tuan rumah GM Wesley So (2665) juga berada di dalam rombongan pimpinan klasemen karena juga mencetak dua angka sempurna.

Sementara di bagian putri hanya tinggal tiga orang saja yang berhasil mengumpulkan dua angka bersih. Selain Irene, dua lainnya adalah MI Wang Yu (2335, Cina) dan MFW Ding Yixin (2315) yang pada babak pertama mengalahkan Citra. Wang Yu yang pernah dua kali menjadi juara dunia KU14 1996 dan KU16 1998 menjadi lawan Irene pada babak ketiga.

Teks foto: GM Susanto Megaranto vs MF Randy Segarra di babak kedua yang dimenangkan pecatur Indonesia (Foto oleh Kristianus Liem)

Kamis, 22 April 2010

Hasil Babak 2 Pecatur Indonesia

Dalam foto adalah pecatur putri Indonesia MFW Dewi Ardhiani Anastasia Citra, 16 tahun, yang baru pekan lalu menjuarai kelompok senior putri pada turnamen JAPFA Chess Festival.

Pada babak kedua Asian Individual Chess Championship ini, Citra -- demikian ia biasa dipanggil -- berjumpa pecatur Vietnam MIW Hoang Thi Nhu Y. Mereka pernah bertemu satu kali saat mengikuti turnamen Zonal 2009 di Ho Chi Minh dengan hasil remis.


Hasil lengkap babak kedua pecatur Indonesia:

GM Susanto Megaranto-MF Randy Segarra (Filipina) 1-0, 26, Sisilia Kan
Paulo Bersamina (Filipina)-MI Nasib Ginting 0,5-0,5, 29, Sisilia Tertutup
GMW Irene Kharisma Sukandar-Uuganbayar Lkhamsuren (Mongolia) 1-0, 36, Prancis Tarrasch
MIW Hoang Thi Nhu Y (Vietnam)-MFW Dewi AA Citra 0,5-0,5, 53, Reti

Partai Menarik Pecatur Indonesia


Permainan Menarik

Yang menarik dari permainan Susanto adalah ketika ia mengorbankan kualitas pada langkah ke-20 untuk membuat posisinya yang tertekan di tahap pembukaan bergerak menjadi liar. Chongsheng yang masih nongelar tampak gentar walau dalam posisi unggul kualitas. Ia menawarkan remis pada langkah ke-30. Susanto sempat berpikir sepuluh menit sebelum memutuskan menolak tawaran tersebut. Susanto kemudian menggerakkan Menterinya ke petak a2 dan mengancam mat di petak g2.

Chongsheng kemudian beruntun melancarkan skak abadi melalui diagonal g5-f6-e7, namun itulah kesalahan pecatur yang masih kurang pengalaman. Seharusnya ia melindungi petak g2 dengan menggerakkan Bentengnya ke g1 untuk memunahkan serangan Susanto. Akibatnya setelah Kuda Hitam mundur ke g6 pada langkah ke-36 untuk menutup skak Putih, permainan sudah berbalik untuk keunggulan Hitam. Selangkah kemudian Chongsheng membuat kesalahan fatal lagi dan langsung menyerah begitu melihat Kuda Susanto kembali merangsek melalui petak f4!

Partai Irene juga tidak kalah menariknya. Pada langkah ke-27 ia mengorbankan Menteri untuk ditukar dengan Benteng dan Kuda lawan, namun ia mendapat kompensasi berupa pasangan Gajah aktif dan Benteng yang menguasai baris kedua lawan. Irene sempat membuat beberapa langkah tidak akurat, namun Christy yang cemas karena bidak g2-nya terus terancam bermain pasif, membuat Irene leluasa terus memperbaiki posisinya. Dan pada langkah ke-41 Christy tidak mungkin lagi menghindari ancaman ster-skak sehingga langsung menyerah. Notasi kedua partai di atas dapat dilihat dalam lampiran.

Notasi

Berikut ini notasi partai kemenangan pertama Susanto maupun Irene.

Zeng Chongsheng - Megaranto,Susanto
Pertahanan Hindia Nimzo [E21]
Subic (1), 21.04.2010


1.d4 Kf6 2.c4 e6 3.Kc3 Gb4 4.Kf3 b6 5.g3 Gb7 6.Gg2 0–0 7.0–0 Gxc3 8.bxc3 Kc6 9.Ke5 Ka5 10.Gxb7 Kxb7 11.Gg5 Kd6 12.Md3 Kde4 13.Gh4 g5 14.f3 Kc5 15.Me3 gxh4 16.dxc5 Rh8 17.Bad1 Me7 18.Md4 Bad8 19.cxb6 axb6 20.g4 d6 21.Kc6 e5 22.Mf2 Me6 23.Kxd8 Bxd8 24.c5 bxc5 25.Mxh4 Ba8 26.Bb1 Kd5 27.Bb7 Kxc3 28.Bxc7 Kxe2+ 29.Rh1 Kf4 30.a4 Ma2 31.Mf6+ Rg8 32.Mg5+ Rh8 33.Mf6+ Rg8 34.Mg5+ Rh8 35.Me7 Rg7 36.Mg5+ Kg6 37.Rg1 h6 38.Mc1 Kf4 0–1

Bernales,Christy - Sukandar,Irene Kharisma
Pertahanan Sisilia Tertutup [B23]
Subic (1), 21.04.2010

1.e4 c5 2.Kc3 Kc6 3.f4 g6 4.Kf3 Gg7 5.Gb5 Kd4 6.0–0 a6 7.Gc4 e6 8.Kxd4 cxd4 9.Ke2 Ke7 10.Gb3 0–0 11.d3 d6 12.Kg3 Rh8 13.Rh1 f5 14.Me2 Gd7 15.Gd2 Mb6 16.Bae1 Bae8 17.exf5 exf5 18.Mf2 Gc6 19.Be6 Kd5 20.Bfe1 Ke3 21.Gxe3 Bxe6 22.Gxe6 dxe3 23.Mxe3 Mxb2 24.Gb3 Gf6 25.Ke2 Be8 26.Mg1 Rg7 27.Bb1 Mxb1 28.Mxb1 Bxe2 29.Mf1 Bd2 30.Mg1 Rh6 31.h3 Gh4 32.Rh2 Bf2 33.a3 Rg7 34.c3 h6 35.Ge6 Rf6 36.Gg8 g5 37.fxg5+ hxg5 38.c4 f4 39.Gd5 Gg3+ 40.Rh1 Gxd5 41.cxd5 Be2 0–1

Teks foto:
GMW Irene Kharisma Sukandar vs Christy Bernales di babak pertama yang dimenangkan pecatur Indonesia (Foto oleh Kristianus Liem)

Awal Mulus Susanto dan Irene


Kejuaraan Catur Perorangan Asia 2010
Awal Mulus Susanto dan Irene

Dua pecatur andalan Indonesia yang dipersiapkan untuk Asian Games Guangzhou 2010, GM Susanto Megaranto (rating 2527)dan GMW Irene Kharisma Sukandar (2316), mengawali babak pertama Kejuaraan Catur Perorangan Asia ke-9 (9th Asian Individual Chess Championship) di Subic, Olongapo City, Filipina, dengan mulus, Kamis (22/4) malam.

Susanto menaklukkan pecatur Cina Zeng Chongsheng (2350) pada langkah ke-38 pertahanan Hindia Nimzo. Sedangkan Irene menundukkan pecatur tuan rumah Christy Bernales (2043) pada langkah ke-41 pertahanan Sisilia Tertutup. Sayangnya hasil bagus tersebut tidak diikuti pecatur Indonesia lainnya, MI Nasib Ginting (2397) yang dikalahkan GM Yu Yangyi (Cina, 2574) dan Dewi AA Citra yang ditundukkan oleh mantan juara dunia KU12 2003 MWF Ding Yixin (2315) dari Cina.

Pada babak pertama ini terjadi kejutan besar ketika unggulan pertama GM Le Quang Liem (2689) dari Vetnam ditundukkan MI Kiril Kuderinov (2442) dari Kazakhstan. Kejutan lainnya, unggulan kelima GM Pentala Harikrishna (2660) dari India ditaklukkan pecatur nongelar Lou Yiping (2429) dari Cina!

Teks foto:
GM Susanto Megaranto vs Zeng Chongsheng di babak pertama yang dimenangkan pecatur Indonesia (Foto oleh Kristianus Liem)

Rabu, 21 April 2010

Turnamen Bayangan Asian Games Guangzhou


Kejuaraan Catur Perorangan Asia 2010
Turnamen Bayangan Asian Games Guangzhou

Kejuaraan Catur Perorangan Asia ke-9 (9th Asian Individual Chess Championship) di Subic, Olongapo City, Filipina, 20-30 April 2010, tak ubahnya turnamen bayangan Asian Games Guangzhou, Cina, 2010! Tak semuanya ada memang, tapi kehadiran para jagoan catur Cina, India, Iran, Vietnam, Mongolia, Singapura, Bangladesh, Qatar dan tuan rumah Filipina membuat kejuaraan Asia ini menjadi yang terkuat sepanjang sejarah!

Penyebab banyaknya kehadiran para pecatur terbaik Asia ini karena turnamen Zonal Asia yang terbagi enam Zone seluruhnya belum dimulai sehingga para pecatur yang merasa memiliki peluang untuk meraih lima jatah tiket -- di bagian putri hanya tersedia satu tiket saja -- untuk Piala Dunia 2011 memanfaatkan betul turnamen pertama kualifikasi Piala Dunia ini.

Tercatat 90 pecatur putra dan 24 pecatur putri dari 15 negara Asia. Di bagian putra ada 32 Grandmaster (GM) di bagian putri ada 2 Master Internasional (MI putra) dan 7 Grandmaster Wanita (GMW)!

Cina tercatat sebagai negara kedua yang paling banyak mengirimkan atletnya, yaitu 25 pecatur (19 putra 6 putri) di samping tuan rumah Filipina yang menurunkan 35 pecatur (31 putra 4 putri). Indonesia hanya mengirimkan dua pecatur putra dan dua pecatur putri, yaitu GM Susanto Megaranto dan MI Nasib Ginting, serta GMW Irene Kharisma Sukandar dan MFW Dewi AA Citra.

Acara pembukaan dan pertandingan dilakukan Rabu (21/4) di Gedung Subic Bay Exhibition and Convention Center, Olongapo City, mulai pukul 15.00 waktu setempat.

Hasil babak pertama pecatur Indonesia sbb.:

Zeng Chongsheng (Cina)-GM Susanto Megaranto 0-1
MI Nasib Ginting-GM Yu Yangyi (Cina) 0-1
Christy Bernales (Filipina)-GMW Irene Kharisma Sukandar 0-1
MFW Ding Yixin (Cina)-MFW Dewi AA Citra 1-0

Teks foto: Acara pembukaan yang ditandai partai blitz antara unggulan pertama GM Le Quang Liem (kanan) dari Vietnam vs Ketua PSC (Philippine Sports Commission) Filipina Harry Angping (Foto oleh Kristianus Liem)

Senin, 12 April 2010

Ranking Akhir Kuala Lumpur Open 2010


GM Hou Yifan menjuarai Kuala Lumpur Open 2010 secara meyakinkan sekali, yaitu dengan merebut 7,5 angka tanpa pernah terkalahkan. Putri ajaib Cina itu hanya kehilangan satu setengah angka hasil dari tiga kali remis. Remis terakhir lawan GM Susanto Megaranto praktis lebih karena hasil tersebut memastikannya menjadi juara sendirian!

Dalam gambar Yifan menerima hadiah utama RM10.000 atau sekitar 31 juta rupiah ditambah Tropi Raja Nazsrin Shah yang diserahkan oleh sang ratu.

Di bawah ini pembaca dapat menyaksikan ranking KL Open edisi ketiga ini secara lengkap hingga juru kunci ranking ke-111. Ada 17 pecatur Indonesia yang ambil bagian, yang rankingnya dapat ditelusuri melalui daftar terlampir.

Rk. Name FED Rtg Pts. TB1 TB2 TB3
1 GM Hou Yifan CHN 2570 7,5 52,0 48,0 43,5
2 GM Nguyen Anh Dung VIE 2464 7,0 53,0 49,0 44,5
3 GM Mchedlishvili Mikheil GEO 2634 7,0 52,5 48,5 43,5
4 GM Megaranto Susanto INA 2527 6,5 54,0 49,5 44,5
5 GM Luther Thomas GER 2559 6,5 51,5 48,0 43,0
6 IM Swapnil S, Dhopade IND 2442 6,5 49,5 45,5 41,0
7 GM Dzhumaev Marat UZB 2525 6,5 49,0 45,5 41,5
8 IM Khamrakulov Dzhurabek UZB 2509 6,5 49,0 44,5 39,5
9 IM Ashwin Jayaram IND 2446 6,5 48,0 44,0 40,0
10 GM Cao Sang HUN 2557 6,0 51,5 46,5 41,5
11 GM Rahman Ziaur BAN 2558 6,0 51,0 47,0 42,5
12 GM Iuldashev Saidali UZB 2511 6,0 51,0 46,0 41,0
13 FM De Ramos Julius Joseph Z PHI 2314 6,0 50,5 47,5 42,0
14 GM Murshed Niaz BAN 2413 6,0 47,5 44,5 40,5
15 IM Irwanto Saidikin INA 2414 6,0 47,5 43,5 39,5
16 FM Chan Nicholas MAS 2398 6,0 45,0 41,0 37,0
17 IM Duong The Anh VIE 2425 6,0 44,5 40,5 36,5
18 Laksana Agusta INA 0 6,0 44,0 40,0 36,0
19 IM Yap Kim Steven PHI 2416 6,0 39,5 35,5 31,5
20 IM Prathamesh Sunil Mokal IND 2403 6,0 39,0 35,5 31,5
21 IM Dimakiling Oliver PHI 2441 5,5 51,0 46,5 41,5
22 Vakhidov Jahongir UZB 2177 5,5 47,5 44,5 40,0
23 GM Bui Vinh VIE 2480 5,5 47,5 43,5 39,0
24 WGM Hoang Thi Bao Tram VIE 2318 5,5 47,0 43,5 39,5
25 Praveen Kumar C IND 2405 5,5 47,0 43,0 38,5
26 Andyka Pitra INA 0 5,5 47,0 42,5 38,0
27 IM Nguyen Van Huy VIE 2419 5,5 46,5 43,0 39,0
28 IM Liu Dede INA 2423 5,5 46,0 42,0 38,0
29 Ram S. Krishnan IND 2307 5,5 45,0 43,0 38,5
30 WGM Sukandar Irine Kharisma INA 2316 5,5 44,5 41,0 37,0
31 FM Yee Soon Wei BRU 2209 5,5 43,5 41,5 38,5
32 Palit Somak IND 2411 5,5 42,0 38,5 34,5
33 IM Purnama Tirta Chandra INA 2410 5,5 41,0 37,0 33,0
34 Pak Yevgeniy KAZ 2333 5,5 40,5 38,0 34,0
35 Thakur Akash IND 2355 5,5 40,5 37,5 34,0
36 FM Das Sayantan IND 2216 5,0 49,0 47,0 41,5
37 IM Saptarshi Roy IND 2419 5,0 47,5 43,5 39,0
38 IM Situru Nathanael INA 2358 5,0 46,0 44,5 40,5
39 IM Tirto INA 2402 5,0 46,0 42,0 38,0
40 Lim Chuing Hoong Ronnie MAS 2294 5,0 45,5 42,5 38,0
41 Ankit R. Rajpara IND 2334 5,0 44,5 41,5 38,0
42 GM Wong Meng Kong SIN 2392 5,0 42,0 38,5 35,0
43 CM Farid Firman Syah INA 2245 5,0 41,5 39,5 35,5
44 Ocantos Manuel LUX 2126 5,0 41,5 38,0 34,5
45 WIM Muninova Nafisa UZB 2338 5,0 41,5 38,0 34,0
46 IM Desmukh Anup IND 2287 5,0 41,0 37,5 34,0
47 Vakhidov Nodir UZB 2116 5,0 40,5 37,5 34,5
48 WFM Medina Warda Aulia INA 1959 5,0 39,5 38,0 34,5
49 Eng Andre Jerome SIN 2082 5,0 39,5 37,0 34,0
50 WCM Sihite Chelsie Monica INA 1957 5,0 32,0 30,0 27,5
51 FM Khairul Anam INA 2335 4,5 47,0 43,5 39,5
52 WFM Bhakti Kulkarni IND 2242 4,5 45,5 43,0 39,0
53 WGM Fatianova Tatiana RUS 2303 4,5 43,0 40,5 37,0
54 Foo Benjamin SIN 2084 4,5 41,5 39,0 36,0
55 IM Liew Chee-Meng-Jimmy MAS 2315 4,5 41,0 38,0 34,5
56 IM Wohl Aleksandar H AUS 2441 4,5 41,0 37,5 34,0
57 FM Thompson Ian ENG 2235 4,5 40,5 38,5 35,5
58 WFM Mitali Madhukar Patil IND 1981 4,5 40,0 38,5 35,0
59 Navalgund Niranjan IND 2168 4,5 40,0 37,5 34,5
60 Shanmuganathan T.R. IND 2091 4,5 39,5 37,5 35,0
61 FM Mahmud Syarif INA 2354 4,5 39,0 36,0 32,5
62 Udani Ian PHI 2286 4,5 38,5 35,5 32,0
63 FM Smith Robert W NZL 2269 4,0 47,5 43,5 39,5
64 Zhou Guijue CHN 2208 4,0 47,0 44,0 40,5
65 Yeoh Li Tian MAS 1971 4,0 44,5 41,5 37,5
66 WGM Melnikova Yana RUS 2272 4,0 44,0 41,5 37,5
67 IM Chan Peng Kong SIN 2284 4,0 42,0 39,0 35,0
68 Bersamina Paolo PHI 1966 4,0 41,5 38,5 34,5
69 FM Vinoth Kumar M IND 2243 4,0 41,0 39,5 38,0
70 Wang Xiaohui CHN 2238 4,0 41,0 39,5 35,5
71 FM Ghosh Diptayan IND 2137 4,0 41,0 38,0 34,5
72 Nik Nik Ahmad Farouqi MAS 2108 4,0 40,5 37,5 34,5
73 Ismail Ahmad MAS 2033 4,0 39,5 36,5 33,5
74 Azman Hisham Mohd Nabil MAS 1981 4,0 37,5 35,0 32,0
FM Muhd Haikal SIN 1939 4,0 37,5 35,0 32,0
76 Nirav Y. Rajasuba IND 2183 4,0 37,5 34,0 30,5
77 Au Hubert David HKG 1887 4,0 35,5 33,0 30,0
78 Hj Azahari Md Aliuddin BRU 2083 4,0 35,0 33,5 31,5
79 Armstrong Malcolm J ENG 1989 4,0 35,0 33,0 30,5
80 WFM Dewi Aa Citra INA 1945 4,0 35,0 33,0 30,0
81 Capel Evan Timothy MAS 2023 4,0 34,5 32,5 30,0
82 WCM Ivana Maria Furtado IND 1839 4,0 34,0 31,5 28,5
83 Lee Kah Meng Elgin MAS 1852 4,0 33,5 31,5 29,0
84 WIM Hoang Thi Nhu Y. VIE 2200 3,5 41,5 39,0 36,0
85 Rosli Ahmad Afiq Afyfy MAS 1938 3,5 34,5 32,5 29,5
86 Mohamed Abdul Haq MAS 2057 3,5 34,5 32,0 29,0
87 Khore Bean Hwa MAS 1946 3,5 34,0 32,5 30,5
88 Aynechian Alireza IRI 1839 3,5 33,0 31,5 29,5
89 Yeoh Phee Leong Marcus MAS 1999 3,5 32,5 30,5 28,0
90 Abdul Wahab Najib MAS 0 3,5 31,0 29,0 26,5
91 WFM Smith Vivian J NZL 1806 3,5 29,5 28,0 26,0
92 Limono Handjojo INA 1876 3,0 34,0 32,5 30,5
93 WCM Iin Dwijawanti Kadek INA 1887 3,0 34,0 32,5 29,5
94 Ansari Mohd Athar Dr IND 2370 3,0 34,0 32,0 29,0
95 Sikivou Taione FIJ 1792 3,0 33,5 31,5 29,0
96 Shenvi Pratik IND 1778 3,0 33,0 31,5 29,5
97 WFM Nur Najiha Hisham MAS 0 3,0 33,0 31,5 28,5
98 Lee Say Siong John SIN 0 3,0 31,5 29,0 26,5
99 Amier Hamzah B. Mohd Zuhri MAS 1723 3,0 31,0 29,5 27,5
100 Arjun Vairavan SIN 0 3,0 30,5 28,5 26,0
101 WCM Nur Nabila Azman Hisham MAS 1829 3,0 29,5 28,0 26,5
102 Hatibie Taufan Ariq H. HKG 0 3,0 28,5 27,0 25,5
103 Lee Kai Jie, Edward SIN 1823 2,5 34,0 32,5 30,0
104 Hamzah Razali MAS 1669 2,5 33,0 31,0 28,0
Ting Shih Chieh MAS 0 2,5 33,0 31,0 28,0
106 Saurabh Sable IND 1460 2,5 29,5 28,0 26,0
107 Srikanth Bhavisameera IND 0 2,5 29,5 27,5 25,5
108 Lau Xian Hui Rudolph SIN 0 2,5 27,5 26,0 24,0
109 Lee Kah Howe William MAS 0 2,0 28,0 26,5 25,0
110 Wong Enoch Yat Long HKG 0 2,0 28,0 26,5 24,5
111 Muhammmad Adib Syauqi BRU 0 2,0 25,5 24,0 22,5

Medina Warda Aulia Raih Norma MIW


Kuala Lumpur Open 2010
Medina Warda Aulia Raih Norma MIW

Pecatur junior putri Indonesia MFW Medina Warda Aulia, rating 1959, berhasil mencetak prestasi luar biasa dengan meraih norma MIW pertamanya pada turnamen catur internasional Kuala Lumpur Open ke-3 di Olympic Sports Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia, setelah pada babak terakhir Senin (12/4) siang menahan remis pecatur India Ankit R. Rajpara yang memiliki rating cukup tinggi, 2334.

Medina yang baru berusia 13 tahun, dengan buah Putih menahan remis Ankit pada langkah ke-51 pertahanan Skandinavia. Pertarungannya sendiri berjalan menarik dengan Medina mengorbankan satu bidak di petak d6 pada langkah ke-16. Pada langkah ke-22 ia memaksa lawan memiliki bidak tumpuk pada lajur-d yang membuat Gajah Hitam menjadi pasif.

Pada langkah ke-36 Medina berhasil memaksa pertukaran perwira besar-besaran sehingga terbentuk permainan akhir Gajah belang dengan Ankit memiliki tujuh bidak sementara Medina enam bidak. Beberapa langkah kemudian Medina memaksa pertukaran bidak sehingga yang tersisa tiga lawan dua bidak, cuma bidak bebas lawan di sentrum berhasil dibendung Raja Putih. Ankit pun setuju remis.

Medina meraih 5 poin hasil dari empat kali menang, dua kali remis dan tiga kali kalah. Dari sembilan lawannya, dua bergelar MI dan satu MIW. Hanya satu saja lawannya yang tidak memiliki rating. Rating rata-rata lawannya yang berasal dari lima negara (India, Vietnam, Malaysia, Brunei dan Indonesia) menjadi 2232 setelah satu-satunya pemain yang tidak memiliki rating diupgrade menjadi 1900.

Namun wasit ketua Luxman Wijesuriya FA dari Sri Lanka yang cuma mengandalkan program komputer Swiss Manager mengatakan nama Medina tidak muncul dalam daftar peraih norma gelar dalam komputer sistem tersebut sehingga tidak diakui telah meraih norma MIW. Sungguh menyedihkan seorang wasit ketua yang memiliki gelar FA (FIDE Arbiter) tetapi tidak bisa menghitung norma gelar secara manual!

Megaranto Ranking Empat

Pecatur andalan Indonesia GM Susanto Megaranto (2527), 23, akhirnya hanya menduduki peringkat keempat setelah pada babak terakhir hanya bermain remis melawan GM Hou Yifan (2570) dari Cina. Susanto membukukan 6,5 angka. Sementara hasil remis tersebut memastikan Hou Yifan juara sendirian dengan 7,5 angka!

Peringkat dua dan tiga direbut GM Nguyen Anh Dung dari Vietnam dan GM Mikheil Mchedlishvili dari Georgia dengan 7 angka.

Pecatur Indonesia lainnya, yang cukup bagus prestasinya adalah MI Irwanto Sadikin (2414) dengan 6 angka dan berada pada peringkat ke-15. MN Laksana Agusta dari Surabaya yang juga meraih 6 poin berada di peringkat 18 dan berhasil meraih norma MI pertamanya.

GWM Irene Kharisma Sukandar (2316) yang mengalahkan MI Aleksandar Wohl (2441) dari Australia meraih 5,5 poin dan berada di peringkat ke-30. Poin yang diraih pecatur putri Indonesia lainnya adalah sbb.: WCM Chelsie Monica Sihite 5 poin, MFW Dewi AA Citra 4 poin dan WCM Kadek Iin Dwijayanti 3 poin.

Informasi lainnya dapat diakses di www.klchess.com; dan
www.program5milyar.com/?id=k_liem

Teks foto:
MFW Medina Warda Aulia vs Ankit R. Rajpara dari India di babak sembilan yang berakhir remis sehingga Medina meraih norma MIW pertamanya. (foto oleh Kristianus Liem).

Minggu, 11 April 2010

Ranking KL Open Hingga Babak 8


Berikut ini ranking sementara KL Open 2010 satu babak menjelang berakhirnya turnamen internasional edisi ketiga dalam tiga tahun terakhir yang memperlihatkan mutu dan penyelenggaraan yang semakin baik dengan para pemain tinggal di hotel yang sama dengan tempat pertandingan, yaitu Olympic Sports Hotel di jalan Hang Jebat, Kuala Lumpur.

Dalam gambar GM Hou Yifan sang putri ajaib Cina yang masih berusia 16 tahun itu memberikan senyum manisnya untuk para pembaca setia potretcatur.
Dalam perjalanan menuju posisi puncak, Yifan praktis tidak pernah mendapat kesulitan berarti. Ia hanya dua kali bermain remis berturut-turut pada babak kelima dan keenam melawan GM Nguyen Anh Dung dari Vietnam dan melawan unggulan pertama GM Mikheil Mchedlishvili dari Georgia. Nama yang disebut terakhir ini akan datang ke Jakarta, Indonesia, untuk berduel enam babak melawan GM Susanto Megaranto dalam tajuk Duel Match JAPFA Chess Festival, 14-19 April 2010.

Rk. Name FED Rtg Pts. TB1 TB2 TB3
1 GM Hou Yifan CHN 2570 7,0 41,0 38,0 33,5
2 GM Nguyen Anh Dung VIE 2464 6,0 43,0 39,0 34,5
3 GM Megaranto Susanto INA 2527 6,0 40,5 36,5 32,0
4 GM Mchedlishvili Mikheil GEO 2634 6,0 40,0 37,0 32,5
5 GM Iuldashev Saidali UZB 2511 6,0 39,5 35,5 31,0
6 IM Irwanto Saidikin INA 2414 6,0 37,0 34,0 30,5
7 GM Murshed Niaz BAN 2413 6,0 36,0 34,0 30,5
8 FM De Ramos Julius Joseph Z PHI 2314 5,5 42,0 39,0 34,0
9 IM Dimakiling Oliver PHI 2441 5,5 42,0 37,5 33,0
10 GM Cao Sang HUN 2557 5,5 41,5 37,5 33,0
11 IM Swapnil S, Dhopade IND 2442 5,5 40,5 37,0 33,5
12 GM Luther Thomas GER 2559 5,5 40,5 37,0 33,0
13 GM Rahman Ziaur BAN 2558 5,5 40,0 36,5 32,0
14 IM Khamrakulov Dzhurabek UZB 2509 5,5 39,0 35,5 31,5
15 Vakhidov Jahongir UZB 2177 5,5 37,5 35,5 31,0
16 IM Ashwin Jayaram IND 2446 5,5 37,0 34,0 30,5
17 GM Dzhumaev Marat UZB 2525 5,5 37,0 33,5 30,0
18 IM Duong The Anh VIE 2425 5,5 37,0 33,5 29,5
19 GM Bui Vinh VIE 2480 5,5 36,0 33,0 28,5
20 IM Liu Dede INA 2423 5,5 35,0 31,5 28,0
21 Laksana Agusta INA 0 5,5 34,5 31,5 27,5
22 FM Das Sayantan IND 2216 5,0 39,5 37,5 33,0
23 Praveen Kumar C IND 2405 5,0 38,5 35,0 31,0
24 Andyka Pitra INA 0 5,0 38,0 34,5 30,5
25 Ram S. Krishnan IND 2307 5,0 37,0 35,5 31,0
26 IM Nguyen Van Huy VIE 2419 5,0 37,0 34,0 30,0
27 IM Saptarshi Roy IND 2419 5,0 36,5 33,5 30,0
28 FM Chan Nicholas MAS 2398 5,0 34,5 31,5 28,5
29 Palit Somak IND 2411 5,0 32,0 29,0 26,0
30 IM Prathamesh Sunil Mokal IND 2403 5,0 31,0 28,0 24,5
31 IM Yap Kim Steven PHI 2416 5,0 29,5 26,5 23,5
32 Eng Andre Jerome SIN 2082 5,0 28,5 27,0 25,0
33 FM Khairul Anam INA 2335 4,5 38,5 35,0 31,5
34 IM Situru Nathanael INA 2358 4,5 38,0 36,5 33,0
35 WGM Hoang Thi Bao Tram VIE 2318 4,5 37,5 35,0 32,0
36 Lim Chuing Hoong Ronnie MAS 2294 4,5 36,5 33,5 30,0
37 FM Yee Soon Wei BRU 2209 4,5 36,0 34,0 31,0
38 IM Tirto INA 2402 4,5 36,0 33,0 30,0
39 WGM Fatianova Tatiana RUS 2303 4,5 34,5 33,0 29,5
40 WGM Sukandar Irine Kharisma INA 2316 4,5 34,5 31,5 28,5
41 Thakur Akash IND 2355 4,5 34,5 31,5 28,0
42 Ankit R. Rajpara IND 2334 4,5 34,0 32,0 29,0
43 IM Purnama Tirta Chandra INA 2410 4,5 34,0 30,5 27,0
44 IM Desmukh Anup IND 2287 4,5 33,0 30,0 27,0
45 GM Wong Meng Kong SIN 2392 4,5 33,0 30,0 26,5
46 CM Farid Firman Syah INA 2245 4,5 32,0 30,5 27,5
Foo Benjamin SIN 2084 4,5 32,0 30,5 27,5
48 Pak Yevgeniy KAZ 2333 4,5 32,0 29,5 26,5
49 IM Wohl Aleksandar H AUS 2441 4,5 32,0 29,0 25,5
50 FM Thompson Ian ENG 2235 4,5 31,5 30,0 27,0
51 WFM Medina Warda Aulia INA 1959 4,5 30,5 29,0 25,5
52 Shanmuganathan T.R. IND 2091 4,5 30,0 28,5 26,0
53 FM Smith Robert W NZL 2269 4,0 37,0 33,5 30,0
54 WGM Melnikova Yana RUS 2272 4,0 33,5 32,0 29,0
55 Vakhidov Nodir UZB 2116 4,0 33,5 31,0 28,0
56 WIM Muninova Nafisa UZB 2338 4,0 33,5 30,5 27,0
57 Ocantos Manuel LUX 2126 4,0 32,0 29,0 26,0
58 FM Vinoth Kumar M IND 2243 4,0 30,5 29,0 27,5
59 Ismail Ahmad MAS 2033 4,0 30,5 27,5 24,5
60 Wang Xiaohui CHN 2238 4,0 30,0 28,5 25,5
61 Udani Ian PHI 2286 4,0 30,0 27,0 24,0
62 Navalgund Niranjan IND 2168 4,0 29,5 27,5 25,0
63 WCM Sihite Chelsie Monica INA 1957 4,0 26,0 24,5 22,0
64 WFM Bhakti Kulkarni IND 2242 3,5 37,5 35,0 31,5
65 Yeoh Li Tian MAS 1971 3,5 35,5 32,5 29,0
66 IM Liew Chee-Meng-Jimmy MAS 2315 3,5 34,0 31,0 27,5
67 IM Chan Peng Kong SIN 2284 3,5 33,5 30,5 27,5
68 WIM Hoang Thi Nhu Y. VIE 2200 3,5 33,0 30,5 27,5
69 FM Ghosh Diptayan IND 2137 3,5 31,5 29,5 27,0
70 WFM Mitali Madhukar Patil IND 1981 3,5 31,0 29,5 26,0
71 FM Mahmud Syarif INA 2354 3,5 29,0 27,0 24,0
72 Nirav Y. Rajasuba IND 2183 3,5 29,0 26,0 23,0
73 Au Hubert David HKG 1887 3,5 28,5 27,0 24,0
74 Mohamed Abdul Haq MAS 2057 3,5 28,0 26,0 23,5
75 Capel Evan Timothy MAS 2023 3,5 27,5 26,0 24,0
76 Hj Azahari Md Aliuddin BRU 2083 3,5 27,0 25,5 24,0
77 Aynechian Alireza IRI 1839 3,5 26,5 25,0 23,5
78 Khore Bean Hwa MAS 1946 3,5 26,5 25,0 23,0
79 Lee Kah Meng Elgin MAS 1852 3,5 25,5 24,0 21,5
80 Zhou Guijue CHN 2208 3,0 38,0 35,0 31,5
81 Bersamina Paolo PHI 1966 3,0 35,0 31,5 27,5
82 Nik Nik Ahmad Farouqi MAS 2108 3,0 32,0 30,0 27,0
83 Azman Hisham Mohd Nabil MAS 1981 3,0 31,5 29,0 26,5
84 FM Muhd Haikal SIN 1939 3,0 30,0 28,5 25,5
85 WFM Dewi Aa Citra INA 1945 3,0 29,0 27,0 24,0
86 Armstrong Malcolm J ENG 1989 3,0 28,5 27,0 24,0
87 Rosli Ahmad Afiq Afyfy MAS 1938 3,0 27,5 26,0 23,0
88 Limono Handjojo INA 1876 3,0 27,0 25,5 24,0
89 WCM Ivana Maria Furtado IND 1839 3,0 26,0 24,5 21,5
90 Yeoh Phee Leong Marcus MAS 1999 3,0 25,5 24,0 22,5
91 Ansari Mohd Athar Dr IND 2370 3,0 25,5 24,0 22,0
92 Abdul Wahab Najib MAS 0 3,0 25,0 23,5 21,0
93 Amier Hamzah B. Mohd Zuhri MAS 1723 3,0 24,5 23,0 21,5
94 WFM Nur Najiha Hisham MAS 0 3,0 24,5 23,0 21,0
95 Lee Say Siong John SIN 0 3,0 23,5 21,5 19,0
96 Shenvi Pratik IND 1778 3,0 23,0 21,5 20,0
97 Arjun Vairavan SIN 0 3,0 22,0 20,5 18,5
98 Lee Kai Jie, Edward SIN 1823 2,5 27,5 26,0 23,5
99 Ting Shih Chieh MAS 0 2,5 27,5 25,5 22,5
100 Sikivou Taione FIJ 1792 2,5 24,5 23,0 21,5
101 WFM Smith Vivian J NZL 1806 2,5 22,5 21,0 19,5
102 WCM Iin Dwijawanti Kadek INA 1887 2,0 30,0 27,0 24,0
103 WCM Nur Nabila Azman Hisham MAS 1829 2,0 26,0 24,5 23,0
104 Hatibie Taufan Ariq H. HKG 0 2,0 23,0 21,5 20,0
Lee Kah Howe William MAS 0 2,0 23,0 21,5 20,0
Srikanth Bhavisameera IND 0 2,0 23,0 21,5 20,0
107 Muhammmad Adib Syauqi BRU 0 2,0 22,0 20,5 19,0
108 Lau Xian Hui Rudolph SIN 0 2,0 21,5 20,0 18,5
Wong Enoch Yat Long HKG 0 2,0 21,5 20,0 18,5
110 Hamzah Razali MAS 1669 1,5 28,0 25,5 22,5
111 Saurabh Sable IND 1460 1,5 26,0 24,5 23,0

Hasil Lengkap Babak 8


Di bawah ini hasil lengkap babak ke-8 KL Open 2010 yang dimainkan Minggu 11 April sore hari mulai pukul 16.00. Hou Yifan menang lagi dan kini memperlebar jarak dengan saingan terdekatnya menjadi satu angka penuh karena para sang saingan para pecatur putra hanya bermain remis yang rata-rata cukup singkat.

Dalam foto terlihat saat pecatur putri ajaib Cina GM Hou Yifan menundukkan pecatur Uzbekistan GM Marat Dzhumaev. Hou sudah membukukan 7 angka dari 8 babak. Ia hanya butuh remis jika ingin juara sendirian. Lawannya pada babak terakhir adalah GM Susanto Megaranto!

Bo. No. Name Pts. Result Pts. Name No.
1 7 GM Dzhumaev Marat 5½ 0 - 1 6 GM Hou Yifan 2
2 6 GM Megaranto Susanto 5½ ½ - ½ 5½ GM Nguyen Anh Dung 11
3 8 GM Iuldashev Saidali 5½ ½ - ½ 5½ IM Irwanto Saidikin 21
4 22 GM Murshed Niaz 5½ ½ - ½ 5 GM Luther Thomas 3
5 28 FM Chan Nicholas 5 0 - 1 5 GM Mchedlishvili Mikheil 1
6 17 IM Liu Dede 5 ½ - ½ 5 GM Cao Sang 5
7 60 Vakhidov Jahongir 5 ½ - ½ 5 IM Swapnil S, Dhopade 13
8 14 IM Dimakiling Oliver 5 ½ - ½ 5 FM De Ramos Julius Joseph Z 41
9 4 GM Rahman Ziaur 4½ 1 - 0 4½ FM Khairul Anam 35
10 36 Ankit R. Rajpara 4½ 0 - 1 4½ IM Khamrakulov Dzhurabek 9
11 10 GM Bui Vinh 4½ 1 - 0 4½ Pak Yevgeniy 37
12 12 IM Ashwin Jayaram 4½ 1 - 0 4½ WGM Hoang Thi Bao Tram 38
13 16 IM Duong The Anh 4½ 1 - 0 4½ WGM Fatianova Tatiana 43
14 18 IM Nguyen Van Huy 4½ ½ - ½ 4½ FM Das Sayantan 55
15 42 Ram S. Krishnan 4½ ½ - ½ 4½ IM Saptarshi Roy 19
16 101 Andyka Pitra 4½ ½ - ½ 4½ Palit Somak 23
17 104 Laksana Agusta 4½ 1 - 0 4½ IM Situru Nathanael 31
18 20 IM Yap Kim Steven 4 1 - 0 4 FM Vinoth Kumar M 51
19 48 WGM Melnikova Yana 4 0 - 1 4 Praveen Kumar C 25
20 26 IM Prathamesh Sunil Mokal 4 1 - 0 4 FM Smith Robert W 49
21 56 FM Yee Soon Wei 4 ½ - ½ 4 IM Tirto 27
22 67 Foo Benjamin 4 ½ - ½ 4 GM Wong Meng Kong 29
23 34 WIM Muninova Nafisa 4 0 - 1 4 Eng Andre Jerome 69
24 54 FM Thompson Ian 4 ½ - ½ 4 WGM Sukandar Irine Kharisma 39
25 52 WFM Bhakti Kulkarni 3½ 0 - 1 3½ IM Wohl Aleksandar H 15
26 24 IM Purnama Tirta Chandra 3½ 1 - 0 3½ FM Ghosh Diptayan 62
27 77 Yeoh Li Tian 3½ 0 - 1 3½ Thakur Akash 32
28 66 Shanmuganathan T.R. 3½ 1 - 0 3½ FM Mahmud Syarif 33
29 40 IM Liew Chee-Meng-Jimmy 3½ 0 - 1 3½ WFM Medina Warda Aulia 79
30 44 Lim Chuing Hoong Ronnie 3½ 1 - 0 3½ WFM Mitali Madhukar Patil 75
31 90 Aynechian Alireza 3½ 0 - 1 3½ IM Desmukh Anup 45
32 50 CM Farid Firman Syah 3½ 1 - 0 3½ Au Hubert David 86
33 30 Ansari Mohd Athar Dr 3 0 - 1 3 Ismail Ahmad 71
34 46 Udani Ian 3 1 - 0 3 Azman Hisham Mohd Nabil 76
35 72 Capel Evan Timothy 3 ½ - ½ 3 IM Chan Peng Kong 47
36 78 Bersamina Paolo 3 0 - 1 3 Wang Xiaohui 53
37 80 WCM Sihite Chelsie Monica 3 1 - 0 3 Zhou Guijue 57
38 83 FM Muhd Haikal 3 0 - 1 3 Navalgund Niranjan 61
39 100 Abdul Wahab Najib 3 0 - 1 3 Ocantos Manuel 63
40 64 Vakhidov Nodir 3 1 - 0 3 WFM Nur Najiha Hisham 99
41 70 Mohamed Abdul Haq 3 ½ - ½ 3 Lee Kah Meng Elgin 88
42 59 Nirav Y. Rajasuba 2½ 1 - 0 3 WCM Ivana Maria Furtado 89
43 58 WIM Hoang Thi Nhu Y. 2½ 1 - 0 2½ Lee Kai Jie, Edward 92
44 84 Rosli Ahmad Afiq Afyfy 2½ ½ - ½ 2½ Nik Nik Ahmad Farouqi 65
45 68 Hj Azahari Md Aliuddin 2½ 1 - 0 2½ Sikivou Taione 94
46 96 Amier Hamzah B. Mohd Zuhri 2½ ½ - ½ 2½ Armstrong Malcolm J 74
47 110 Ting Shih Chieh 2½ 0 - 1 2½ Khore Bean Hwa 81
48 82 WFM Dewi Aa Citra 2½ ½ - ½ 2½ Shenvi Pratik 95
49 103 Hatibie Taufan Ariq H. 2 0 - 1 2 Yeoh Phee Leong Marcus 73
50 85 WCM Iin Dwijawanti Kadek 2 0 - 1 2 Arjun Vairavan 102
51 87 Limono Handjojo 2 1 - 0 2 Wong Enoch Yat Long 111
52 107 Lee Say Siong John 2 1 - 0 2 WCM Nur Nabila Azman Hisham 91
53 93 WFM Smith Vivian J 1½ 1 - 0 1½ Hamzah Razali 97
54 106 Lee Kah Howe William 1½ ½ - ½ 1½ Muhammmad Adib Syauqi 108
55 98 Saurabh Sable 1 ½ - ½ 1½ Srikanth Bhavisameera 109
56 105 Lau Xian Hui Rudolph 1 1 bye

Hasil Lengkap Babak 7


Berikut ini adalah hasil lengkap babak ke-7 KL Open 2010 yang berlangsung Minggu (11/4) pagi. Susanto Megaranto menaklukkan GM Tomas Luther dari Jerman yang membuat peluangnya terbuka untuk menduduki posisi terhormat.

Namun untuk bisa menjadi juara diperlukan kerja keras yang luar biasa karena pecatur putri ajaib Hou Yifan juga membukukan kemenangan dan kini malah memimpin sendirian dengan perbedaan setengah angka.


Bo. No. Name Pts. Result Pts. Name No.
1 2 GM Hou Yifan 5 1 - 0 5 IM Dimakiling Oliver 14
2 11 GM Nguyen Anh Dung 5 ½ - ½ 5 GM Dzhumaev Marat 7
3 3 GM Luther Thomas 5 0 - 1 4½ GM Megaranto Susanto 6
4 13 IM Swapnil S, Dhopade 4½ ½ - ½ 4½ GM Mchedlishvili Mikheil 1
5 21 IM Irwanto Saidikin 4½ 1 - 0 4½ GM Rahman Ziaur 4
6 31 IM Situru Nathanael 4½ 0 - 1 4½ GM Iuldashev Saidali 8
7 9 IM Khamrakulov Dzhurabek 4½ 0 - 1 4½ GM Murshed Niaz 22
8 41 FM De Ramos Julius Joseph Z 4½ ½ - ½ 4 IM Ashwin Jayaram 12
9 5 GM Cao Sang 4 1 - 0 4 WIM Muninova Nafisa 34
10 36 Ankit R. Rajpara 4 ½ - ½ 4 IM Duong The Anh 16
11 17 IM Liu Dede 4 1 - 0 4 FM Yee Soon Wei 56
12 35 FM Khairul Anam 4 ½ - ½ 4 IM Nguyen Van Huy 18
13 23 Palit Somak 4 ½ - ½ 4 Laksana Agusta 104
14 25 Praveen Kumar C 4 0 - 1 4 Vakhidov Jahongir 60
15 51 FM Vinoth Kumar M 4 0 - 1 4 FM Chan Nicholas 28
16 45 IM Desmukh Anup 3½ 0 - 1 3½ GM Bui Vinh 10
17 15 IM Wohl Aleksandar H 3½ 0 - 1 3½ Ram S. Krishnan 42
18 19 IM Saptarshi Roy 3½ 1 - 0 3½ Lim Chuing Hoong Ronnie 44
19 49 FM Smith Robert W 3½ ½ - ½ 3½ IM Yap Kim Steven 20
20 55 FM Das Sayantan 3½ 1 - 0 3½ IM Purnama Tirta Chandra 24
21 32 Thakur Akash 3½ 0 - 1 3½ WGM Fatianova Tatiana 43
22 37 Pak Yevgeniy 3½ 1 - 0 3½ Yeoh Li Tian 77
23 38 WGM Hoang Thi Bao Tram 3½ 1 - 0 3½ CM Farid Firman Syah 50
24 101 Andyka Pitra 3½ 1 - 0 3½ IM Liew Chee-Meng-Jimmy 40
25 57 Zhou Guijue 3 0 - 1 3 IM Prathamesh Sunil Mokal 26
26 27 IM Tirto 3 1 - 0 3 Vakhidov Nodir 64
27 29 GM Wong Meng Kong 3 1 - 0 3 Mohamed Abdul Haq 70
28 67 Foo Benjamin 3 1 - 0 3 Ansari Mohd Athar Dr 30
29 39 WGM Sukandar Irine Kharisma 3 1 - 0 3 Bersamina Paolo 78
30 69 Eng Andre Jerome 3 1 - 0 3 Udani Ian 46
31 76 Azman Hisham Mohd Nabil 3 0 - 1 3 WGM Melnikova Yana 48
32 75 WFM Mitali Madhukar Patil 3 ½ - ½ 3 WFM Bhakti Kulkarni 52
33 88 Lee Kah Meng Elgin 3 0 - 1 3 FM Thompson Ian 54
34 86 Au Hubert David 3 ½ - ½ 2½ IM Chan Peng Kong 47
35 74 Armstrong Malcolm J 2½ 0 - 1 2½ FM Mahmud Syarif 33
36 53 Wang Xiaohui 2½ ½ - ½ 2½ WCM Sihite Chelsie Monica 80
37 79 WFM Medina Warda Aulia 2½ 1 - 0 2½ WIM Hoang Thi Nhu Y. 58
38 81 Khore Bean Hwa 2½ 0 - 1 2½ FM Ghosh Diptayan 62
39 89 WCM Ivana Maria Furtado 2½ ½ - ½ 2½ Ocantos Manuel 63
40 90 Aynechian Alireza 2½ 1 - 0 2½ Nik Nik Ahmad Farouqi 65
41 92 Lee Kai Jie, Edward 2½ 0 - 1 2½ Shanmuganathan T.R. 66
42 59 Nirav Y. Rajasuba 2 ½ - ½ 2 Rosli Ahmad Afiq Afyfy 84
43 61 Navalgund Niranjan 2 1 - 0 2 WCM Iin Dwijawanti Kadek 85
44 71 Ismail Ahmad 2 1 - 0 2 Limono Handjojo 87
45 91 WCM Nur Nabila Azman Hisham 2 0 - 1 2 Capel Evan Timothy 72
46 73 Yeoh Phee Leong Marcus 2 0 - 1 2 Abdul Wahab Najib 100
47 110 Ting Shih Chieh 2 ½ - ½ 2 WFM Dewi Aa Citra 82
48 83 FM Muhd Haikal 2 1 - 0 2 Hatibie Taufan Ariq H. 103
49 99 WFM Nur Najiha Hisham 2 1 - 0 1½ WFM Smith Vivian J 93
50 68 Hj Azahari Md Aliuddin 1½ 1 - 0 1½ Lee Kah Howe William 106
51 94 Sikivou Taione 1½ 1 - 0 1½ Hamzah Razali 97
52 95 Shenvi Pratik 1½ 1 - 0 1½ Srikanth Bhavisameera 109
53 108 Muhammmad Adib Syauqi 1½ 0 - 1 1½ Amier Hamzah B. Mohd Zuhri 96
54 98 Saurabh Sable 1 0 - 1 1 Arjun Vairavan 102
55 111 Wong Enoch Yat Long 1 1 - 0 1 Lau Xian Hui Rudolph 105
56 107 Lee Say Siong John 1 1 bye

Susanto Taklukkan GM Thomas Luther


Kuala Lumpur Open 2010
Susanto Taklukkan GM Thomas Luther

Pecatur andalan Indonesia GM Susanto Megaranto (2527), 23, memetik kemenangan penting atas GM Thomas Luther (2559) dari Jerman pada babak ketujuh turnamen catur internasional Kuala Lumpur Open ke-3 di Olympic Sports Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (11/4) siang.

Tambahan satu angka tersebut membuat Susanto telah mengumpulkan 5,5 angka. Namun demikian pimpinan klasemen sementara tetap dipegang GM Hou Yifan (2570) dari Cina dengan 6 angka setelah menundukkan MI Oliver Dimakiling (2441) dari Filipina. Namun sekarang Hou sendirian di pucuk pimpinan.

Susanto menang pada langkah ke-65 pertahanan Caro-Kann. Sebetulnya pelatih Ruslan Scherbakov sempat menawarkan variasi baru yang belum pernah dimainkan orang, tetapi Susanto menolak. “Jangan sekarang. Lebih baik saya mainkan varian yang sudah saya kuasai benar,” tolak Susanto. Ternyata pilihannya benar. Pada babak kedelapan Minggu malam Susanto jumpa GM Nguyen Anh Dung (2464) dari Vietnam.

Pecatur Indonesia lainnya, MI Irwanto Sadikin (2414) ikut menyodok ke atas setelah membuat kejutan menundukkan GM Ziaur Rahman (2558) dari Bangladesh pada langkah ke-48 pembukaan Tidak Beraturan. Irwanto sama seperti Susanto telah membukukan 5,5 angka. Ini membuka peluang Irwanto untuk mengejar norma GM karena pada babak kedelapan ia jumpa GM Saidali Iuldashev (2511) dari Uzbekistan.

GWM Irene Kharisma Sukandar (2316) juga menambah satu angka lagi hasil menang lawan pecatur junior Paolo Bersamina (1966) dari Filipina. Irene baru mengumpulkan 4 angka.

Informasi lainnya dapat diakses di http://www.klchess.com/; dan www.program5milyar.com/?id=k_liem

Teks foto:
MI Irwanto Sadikin vs GM Ziaur Rahman dari Bangladesh pada babak ketujuh yang dimenangkan Irwanto. (foto oleh Kristianus Liem).