Minggu, 27 Desember 2009

Putra Indonesia Cukur Srilanka 4-0


Regu catur putra Indonesia mencukur Srilanka 4-0 pada babak kelima Kejuaraan Catur Beregu Asia ke-14 di Kolkata, India, Sabtu (25/12) malam. Kemenangan tersebut membuat Indonesia kini membukukan 6 MP, namun tidak mampu mendongkrak posisi tim Indonesia dalam ranking sementara yang tetap berada di peringkat empat bersama-sama tim India B. Pertandingan akan berlangsung tujuh babak hingga 28 Desember 2009.

Menghadapi Srilanka praktis para pecatur Indonesia tidak mengalami kesulitan yang berarti.
GM Susanto Megaranto (2522) di papan satu sempat melancarkan kombinasi kecil pengorbanan Menteri hingga unggul dua bidak. Susanto menang lawan HLM Hapuarachchi (2019) pada langkah ke-40 pertahanan Pirc.

MF Anjas Novita (2340) yang dinaikkan ke papan dua melancarkan korban Kuda pada langkah ke-34 dengan kompensasi dua bidak bebasnya mendesak ke petak promosi. Lawannya Dulan Edirisinghe (2137) akhirnya menyerah pada langkah ke-43 pembukaan Bidak Menteri. Hasil tersebut membuat Anjas telah mengoleksi 4 angka dari lima babak.

Anjas menjadi satu-satunya pecatur putra Indonesia yang belum pernah kalah. Ia sudah mencetak tiga kemenangan dan dua kali remis. Dua lawan Anjas juga bergelar Grandmaster, jadi sangat besar peluang Anjas untuk meraih norma MI atau bahkan norma GM untuk tujuh babak!

Kaisar Jenius Hakiki (2227) di papan tiga melayani permainan tajam lawannya RS Kalugampitiya (2115) sejak langkah ke-15 melalui “jual beli pukulan” berupa saling memburu perwira lawan tanpa mempedulikan perwiranya sendiri yang terancam. Namun setelah saling pukul mereda, Kaisar keluar sebagai pemenang dengan keunggulan tiga bidak! Kaisar menang pada langkah ke-30 pertahanan Hindia Raja.

Farid Firman Syah (2249) di papan empat juga bermain tajam ketika pada langkah ke-19 mengorbankan satu bidak di petak c5, namun setelah terobosan bidak d4, Farid memperoleh inisiatif serangan dan mulai berbalik unggul satu bidak pada langkah ke-25. Dibombardir terus menerus, pecatur Srilanka yang penuh pengalaman seperti Luxman Wijesuriya (2089) pun akhirnya membuat blunder satu perwira ringan Kuda pada langkah ke-33 dan langsung menyerah.

Ranking sementara kelompok putra hingga babak lima: 1. India A 10 MP; 2-3. Iran, Vietnam 7 MP; 4-5. Indonesia, India B 6 MP; 6-7. Bangladesh, Singapura 4 MP; 8. Srilangka 3 MP; 9. Yaman 2 MP; 10. Nepal 1 MP.

Putri Indonesia Dikalahkan India B

Di bagian putri, regu Indonesia kembali takluk 0,5-3,5. Satu-satunya remis dibuat GMW Irene Kharisma Sukandar (2304) di papan satu melawan GMW Mary Ann Gomez (2384) langkah 34 pertahanan Sisilia Najdorf.

Baiq Vina Lestari (2170) di papan dua sudah terdesak sejak pembukaan hingga pada langkah ke-30 lawannya GMW Nisha Mohota (2351) mengorbankan kualitas Benteng ditukar Kuda, namun mendapat kompensasi bidak bebas pada lajur-b. Baiq menyerah langkah 41 pembukaan Gambit Menteri Ditolak.

MFW Dewi AA Citra (1938) di papan tiga kembali tampil meyakinkan dan sempat unggul satu bidak pada langkah ke-34 pertahanan Sisilia Najdorf. Sayangnya setelah itu ia membuat banyak langkah mubasir membuang-buang tempo sehingga lawannya MIW Padmini Rout (2334) berhasil konsolidasi dan lebih dulu memanfaatkan bidak bebasnya. Citra membuat blunder pada langkah ke-57 dalam posisi seimbang. Seharusnya ia mainkan 54.b4, bukan 54.Gxd4. Citra menyerah langkah ke-62.

Ranking sementara hingga babak kelima: 1. Vietnam 9 MP; 2-3. India A, India B 7 MP; 4-5. Iran, Singapura 5 MP; 6-7. Indonesia, Bangladesh 4 MP; 8. Srilanka 3 MP; 9. Nepal 1 MP.

Hasil Lengkap:

Berikut hasil lengkap babak kelima:

Putra:
1 INDIA A IRAN 3½ : ½
2 BANGLADESH VIETNAM 0 : 4
3 INDONESIA SRILANKA 4 : 0
4 NEPAL INDIA B 0 : 4
5 SINGAPORE YEMEN 4 : 0


Putri:
1 SINGAPORE VIETNAM ½ : 3½
2 INDONESIA INDIA B ½ : 3½
3 SRILANKA INDIA A 0 : 4
4 NEPAL BANGLADESH 0 : 4
5 IRAN bye 2 : 0


Notasi Citra vs Rout:

Berikut ini notasi jalannya pertandingan tragis antara Citra vs Rout yang berakhir untuk kemenangan pecatur India.

MFW Dewi AA Citra (1938) – MIW Padmini Rout (2334)
Asian Team Chess Championshi Kolkata India (5), 26.12.2009

1.e4 c5 2.Kf3 d6 3.d4 cxd4 4.Kxd4 Kf6 5.Kc3 a6 6.f3 e5 7.Kb3 Ge7 8.Ge3 Ge6 9.Md2 0–0 10.0–0–0 a5 11.Rb1 a4 12.Kc1 a3 13.b3 Ba5 14.g4 d5 15.g5 Kxe4 16.Kxe4 dxe4 17.Mxd8 Gxd8 18.fxe4 Kc6 19.h4 Ge7 20.Ge2 Bc8 21.c3 Baa8 22.Kd3 Ka7 23.c4 Kc6 24.Kc5 Gxc5 25.Gxc5 Ka5 26.Gd6 Kc6 27.Gc5 Ka5 28.Ge3 Rf8 29.h5 g6 30.hxg6 hxg6 31.Bh8+ Rg7 32.Bxc8 Bxc8 33.Gc1 Kc6 34.Gxa3 Kd4 35.Gd3 Be8 36.Gd6 Gg4 37.Bg1 Gf3 38.Bg3 Ge2 39.Gxe2 Kxe2 40.Bf3 Kf4 41.a4 f6 42.gxf6+ Rxf6 43.Rc2 g5 44.Gb4 g4 45.Bg3 Rg5 46.Gd2 Bh8 47.c5 Bh3 48.Bg1 g3 49.a5 Rg4 50.c6 bxc6 51.a6 Bh8 52.a7 Ba8 53.Ge3 Rf3 54.Gb6 g2 55.Bd1 Ke2 56.Rd3 Kd4 57.Gxd4 [seharusnya 57.b4 Rf2 58.Bd2+ Rg3 59.Bd1 Rh2 60.Re3!=] 57...exd4 58.Ba1 c5 59.e5 Rf4 60.Bg1 Rg3 61.Ba1 Rh2 62.Ba2 Rh1 0–1

Teks foto: Tim putri Indonesia vs India B, paling depan Irene Kharisma Sukandar vs Mary Ann Gomez (Foto oleh Kristianus Liem)

Tidak ada komentar: