Minggu, 21 Juni 2009

Para Unggulan Belum Terbendung


Memasuki babak ketiga Kejuaraan Nasional Catur Mahasiswa ke-2 di Auditorium Gedung D Lantai 2, DITJEN DIKTI, Depdiknas Jl. Jend. Soedirman Pintu I, Senayan Jakarta, Minggu (21/6) malam, para unggulan di perorangan maupun beregu belum menemui hambatan berarti.

Unggulan satu dan dua di nomor perorangan putra, GM Susanto Megaranto (Universitas Gunadarma) dan juara bertahan MI Tirta Chandra Purnama (STIE Indonesia Rawamangun) masih melaju dengan tiga angka bersih. Demikian pula di nomor perorangan putri, GMW Irene Kharisma Sukandar (Universitas Gunadarma) juga menyapu bersih tiga angka.

Susanto berturut-turut menang dari Iwan Purnomo (Universitas Kajuruan), Erikson T (STBA Lia), Roy Charles Marpaung (STMIK Mikroskill Medan). Tirta tiga kali menang dari Iwan Wardiman (LP3I Tomang),Gery Herbudi (ABFI Perbanas), Budiman (IPB Bogor). Sedang Irene yang mendapat WO di babak pertama kemudian menang berturut-turut dari Sisviana Dewi (Universitas Negeri Malang) dan MNW Norasa Verdiana (Universitas Pancasila). Mereka akan bertanding sembilan babak hingga 24 Juni 2009.

Pada nomor beregu putra, tiga perguruan tinggi yang memimpin klasemen sementara adalah STMIK Mikroskill Medan (6 MP 9 VP), Universitas Negeri Yogyakarta B (6 MP 8,5 VP) dan Universitas Gunadarma B (6 MP 8 VP).

Pada nomor beregu putri, dua tim Universitas Gunadarma berada di tempat pertama dan kedua, tim Gunadarma B di tempat teratas dengan 6 MP 9 VP, sedang Gunadarma A 5 MP 7,5 VP sama seperti yang direbut Universitas Sudirman Purwokerto.

Untuk nomor beregu ini tiap tim terdiri dari tiga pemain. Setiap kemenangan regu (Match Point) mendapat dua angka, untuk seri masing-masing regu mendapat 1 poin dan yang kalah tidak mendapat angka.

Hasil lengkap Kejurnas Mahasiswa dapat dilihat di http://www.chess-results.com/tnr22951.aspx?lan=1 .

Teks foto:
Suasana panggung babak ketiga, dari kiri Norasa Verdiana vs Irene Kharisma dan Roy Charles Marpaung vs Susanto Megaranto (foto oleh Kristianus Liem)

Tidak ada komentar: