Jumat, 12 Juni 2009

Medina Perkokoh Dita Kebagian Perunggu


Babak terakhir Kejuaraan Catur Kelompok Umur ASEAN ke-10 yang berlangsung di Hotel Huong Giang, Hue City, Vietnam, Kamis (11/6) malam hanya mempertegas dominasi pecatur putri Indonesia WCM Medina Warda Aulia, 12, untuk kategori KU12 putri setelah Medina kembali memetik kemenangan atas pecatur tuan rumah Bui Ngoc Anh Thi.

Kemenangan tersebut membuat Medina mengumpulkan 8,5 angka, jauh dari peringkat kedua Nur Nabila Azman Hisham dari Malaysia yang meraih 6,5 angka. Medali perunggu nomor ini direbut pecatur Filipina Mira Mirano dengan 6 angka. Selain mendapat medali emas, Medina juga berhak langsung menyandang gelar MFW (Master FIDE Wanita).

Pecatur Indonesia lainnya yang berhasil meraih medali adalah Dita Karenza di KU10 putri. Pada babak terakhir Dita hanya mampu bermain remis melawan pecatur tuan rumah Huynh Thu Truc, sehingga angka yang dikumpulkannya menjadi 6 poin dan berhak atas medali perunggu. Ada dua pemain lain yang sama mengemas enam poin, yaitu Huynh sendiri dan pecatur Filipina Revita Samantha Glo, tapi nilai tie-break Dita lebih baik daripada kedua saingannya tersebut, yaitu 46 banding 45 dan 43.

Medali emas kategori ini direbut Nur Najiha Hisham (Malaysia) dengan 7 angka, dan perak direbut Nguyen Thanh Thuy Tien (Vietnam) dengan 6,5 angka.

Dua pecatur putri Indonesia yang turun di KU14 masing-masing menduduki peringkat delapan dan sembilan, yaitu Chelsie Monica Sihite dengan 5 poin dan Nadia Anggareni Mukmin dengan 4,5 poin. Sementara satu-satunya pecatur putra yang ambil bagian MF Rian Kapriaga berada di peringkat 19 dengan 3,5 poin.

Pertandingan nomor catur cepat (rapid chess) sebanyak tujuh babak sistem Swiss mulai dipertandingan hari Jumat (12/6).

Teks foto:
Counsellor KBRI di Hanoi I Nyoman Gurnitha (tengah) menyempatkan menemui tim Indonesia karena pada saat yang bersamaan juga tengah menghadiri Festival Kebudayaan Vietnam yang berlangsung di Kota Hue. Dari kiri: Joni (wasit), MF Rian Kapriaga, Kristianus Liem (ofisial), I Nyoman Gurnitha (Counsellor), Mohamad Iqbal (ofisial), Syam Seniwati (staf KBRI), dari kiri depan Medina Warda Aulia, Nadia Anggaeni Mukmin, Dita Karenza dan Chelsie Monica Sihite.(Foto oleh Sebastian Simanjuntak)

Tidak ada komentar: