Senin, 29 Juni 2009

Minister Andrei Fursenko: high result of Kalmykia in UNE in mathematics is due to a good chess school


The Minister of Education and Science of the of Russia Andrei Fursenko told the State Duma speaking within the "government hour" about the screen set for the textbooks of poor quality and that in the course of moving to a new system of remuneration the teachers' salary exceeded the average wage in the industry.
Minister Andrei Fursenko said that the experiment of eight years showed the effectiveness of UNE, for its introduction to the standard treatment all necessary conditions are created and the Minister is persuaded of the full legitimacy of UNE.
He also noted that UNE questions are easy, there are nothing complex issues, but some teachers claim that they do not want to change anything in their work and they are afraid of an objective assessment. As the Minister considers, the myths about UNE are based on unfair distortion of facts.
The excess of UNE average score in mathematics in Kalmykia, Fursenko explained by the general passion for chess in this Republic. "We should strictly follow the chosen path", - the Minister considers.

Rabu, 24 Juni 2009

Tirta Pertahankan Gelar, Kadek Iin Juara Putri




MI Tirta Chandra Purnama mempertahankan gelar juara mahasiswa 2009 setelah mengukir angka sempurna 9 poin dari sembilan babak Kejuaraan Nasional Catur Mahasiswa ke-2 di Auditorium Gedung Depdiknas, Senayan Jakarta. Pada dua babak terakhir Rabu (24/6) Tirta berturut-turut mengalahkan Bharata Surya Dharma (UMRAH) dan Suharto Joyo (UGM). Tirta memboyong Piala Tetap Mendiknas dan hadiah uang 7,5 juta rupiah.

Keluar sebagai runner-up di nomor perorangan putra ini MN Ricky Rismanto (STAI Yapata Bogor) 7,5 poin dan meraup hadiah 4 juta; urutan tiga hingga enam sama-sama merebut 7 poin adalah MN Iwan Prihastomo (Widya Mataram Yogya) yang mendapat hadiah uang 3 juta; MN Aris Hariyanto (Wiralodra Indramayu) dan Roy Charles Marpaung keduanya sama memperoleh hadiah uang 2 juta; lalu Ekanata Dharma (Udayana Bali) mendapat hadiah 1 juta rupiah.

Di nomor perorangan putri MNW Kadek Iin Dwijayanti (Udayana Bali) keluar sebagai juara dengan 8,5 poin dan merebut hadiah 7,5 juta rupiah. MNW Norasya Verdiana (Universitas Pancasila) merebut posisi runner-up dengan 8 poin dan meraih 4 juta rupiah. Juara tiga diambil MNW Evi Lindiawati (STIE Indonesia Rawamangun) dengan 6,5 poin dan mendapat 3 juta. Peringkat empat dan lima diduduki bersama oleh Indah Claudia Mumek (Universitas Kristen Petra Surabaya) dan Amiria Shofi (IPB Bogor), keduanya merebut 6 poin dan hadiah 2 juta.

Pada nomor beregu putra, di luar dugaan STMIK Cilegon A merebut gelar juara setelah pada dua babak terakhir menaklukkan saingan-saingan utama mereka STIE Indonesia dan Mikroskill Medan dengan skor berturut-turut 2,5-0,5 dan 2-1. STMIK Cilegon berhasil membukukan 15 MP 22 VP, menyamakan skor kemenangan regu (MP) STIE Indonesia dan unggul satu setengah poin dalam nilai kemenangan per papan (VP).

STMIK Cilegon membawa pulang hadiah 15 juta rupiah sementara STIE Indonesia dapat 7,5 juta. STMIK Mikroskill Medan yang sebelumnya memimpin klasemen dan kalah pada dua babak terakhir jatuh ke peringkat tiga dengan 14 MP 21,5 VP dan mendapat hadiah 5 juta rupiah.

Pada nomor beregu putri, tim Universitas Sudirman Purwokerto yang diperkuat dua bersaudara MNW Sulung Wahyuningsih dan MNW Dwi Kurnia juara dengan angka penuh 18 MP 25,5 VP dan meraih hadiah 15 juta. Peringkat kedua Universitas Negeri Yogyakarta dengan 13 MP 18,5 VP dan mendapat 7,5 juta. Peringkat ketiga IAIN Banten dengan 12 MP 19 VP dan mendapat 5 juta rupiah.

Hasil lengkap Kejurnas Mahasiswa dapat dilihat di http://www.chess-results.com/tnr22951.aspx?lan=1 .

Teks foto:
1. Kadek Iin Dwijayanti juara mahasiswi 2009 (foto oleh Kristianus Liem)
2. Tirta Chandra Purnama juara mahasiswa 2009 (foto oleh Kristianus Liem)

Selasa, 23 Juni 2009

Irene Diskualifikasi, Tim Gunadarma Mundur


Sayang sekali konflik kepentingan dalam Kejuaraan Nasional Catur Mahasiswa ke-2 di Auditorium Gedung D Lantai 2, DITJEN DIKTI, Depdiknas Jl. Jend. Soedirman Pintu I, Senayan Jakarta, harus berakhir dengan didiskualifikasikannya GMW Irene Kharisma Sukandar dan tiga pecatur putri asal Universitas Gunadarma lainnya, Gerhana Kartika, Megasari Chaniago dan Ajeng Nuraida.

Mereka berempat dianggap belum berstatus mahasiswi karena baru lulus SMA walau secara nyata mereka sudah mendaftar, lulus tes dan diterima, tetapi mereka tidak bisa membuktikan statusnya melalui kartu mahasiswa (KTM) resmi seperti yang dituntut oleh panitia penyelenggara setelah setiap hari diprotes oleh mahasiswa/I dari Universitas Pancasila, STIE Indonesia Rawamangun dan Udayana Bali.

Buntut dari surat diskualifikasi yang ditandatangani oleh sekretaris panitia penyelenggara Sebastian Simanjuntak itu, seluruh pecatur yang turun atas nama Universitas Gunadarma ramai-ramai menarik diri beberapa saat setelah babak keenam dimulai Selasa (23/6). Di antara dua puluhan pecatur tersebut terdapat GM Susanto Megaranto yang sedang memimpin klasemen dan berpeluang besar untuk keluar sebagai juara.

Dengan WO-nya Susanto, kini tinggal dua pecatur di posisi teratas kalsemen sementara dengan 6 poin, yaitu juara bertahan MI Tirta Chandra Purnama (STIE Indonesia Rawamangun) dan MN Ricky Rismanto (STAI Yapata).

Di nomor perorangan putri terjadi perubahan klasemen yang drastis karena lima pecatur yang dikalahkan Irene sebelumnya berbalik dianggap yang menang dan memperoleh gratis satu angka tambahan.

Kini yang memimpin klasemen sementara adalah MNW Kadek Iin Dwijayanti (Udayana Bali) dengan 6 poin, disusul MNW Evi Lindiawati (STIE Indonesia Rawamangun) 5,5 angka dan berikutnya ada dua pecatur dengan 5 angka, yaitu MNW Norasa Verdiana (Universitas Pancasila) dan Sisviana Dewi (Universitas Negeri Malang). Nama yang disebut terakhir ini bisa dibilang suatu kejutan karena baru muncul dan mampu bersaing dengan sejumlah nama yang sudah tidak asing lagi di kancah percaturan nasional.

Pada nomor beregu putra, jalan runner-up tahun lalu STMIK Mikroskill Medan ke tangga juara terbuka lebar setelah mundurnya tim Gunadarma A. Mikroskill kini menjadi satu-satunya tim yang telah memenangkan seluruh enam babak yang telah dimainkan dan bertengger di puncak klasemen sementara dengan 12 MP 16,5 VP. Di bawahnya membuntuti STIE Indonesia Rawamangun 11 MP 15,5 VP, lalu STMIK Cilegon A 9 MP 14,5 VP.

Pada nomor beregu putri, dengan mundurnya tim juara bertahan Universitas Gunadarma A, maka tim Universitas Sudirman Purwokerto kini bercokol di puncak dengan 12 MP 16,5 VP. Di bawahnya Universitas Negeri Yogyakarta dengan 10 MP 15 VP, lalu IAIN Banten dengan 8 MP 14 VP.

Hasil lengkap Kejurnas Mahasiswa dapat dilihat di http://www.chess-results.com/tnr22951.aspx?lan=1 .

Teks foto:
Regu STIE Indonesia Rawamangun vs STMIK Cilegon A bertarung dengan latar belakang display papan elektronik GM Susanto Megaranto vs MI Tirta Chandra Purnama yang tidak jadi dimainkan sehingga posisi buah catur tampak seperti susunan awalnya dan tidak ada langkah yang digerakkan. (foto oleh Kristianus Liem)

Senin, 22 Juni 2009

Enam Master Masih Melaju


Enam Master Nasional yang mengikuti Kejuaraan Nasional Catur Mahasiswa ke-2 di Auditorium Gedung D Lantai 2, DITJEN DIKTI, Depdiknas Jl. Jend. Soedirman Pintu I, Senayan Jakarta, masih terus melaju hingga babak keempat Senin (22/6) dengan membukukan kemenangan keempatkalinya. Mereka adalah GM Susanto Megaranto (Universitas Gunadarma), MN Ricky Rismanto (STAI Yapata), MN Iwan Prihastomo (Wydia Mataram), MI Tirta Chandra Purnama (STIE Indonesia Rawamangun), MN Sutrisno (STIE Mulya Pratama) dan MN Aris Hariyanto (Universitas Wiralodra).

Keenamnya berturut-turut menang dari Mashuri (AA YKPN Yogya), Asep Kusnandar (Unpad), Suharto Joyo (UGM), Bambang Christiansen (UKI), Nopriyadi (UGM) dan Bharata Surya Darma (UMRAH).

Para Master tersebut baru saling berjumpa di babak kelima. Misalnya Susanto jumpa Aris Hariyanto, Tirta Chandra ketemu Iwan Prihastomo, dan Ricky ketemu Sutrisno.

Di nomor perorangan putri, tinggal dua nama saja yang masih membukukan empat angka penuh, yaitu GMW Irene Kharisma Sukandar (Universitas Gunadarma) yang menang dari MNW Evie Lindiawati (STIE Indonesia Rawamangun), dan MNW Kadek Iin Dwijayanti (Udayana Bali) yang menang dari rekan sekampusnya Ulfa Agustiningrum. Irene dan Iin pun saling jumpa di babak kelima.

Pada nomor beregu putra, tinggal dua perguruan tinggi saja yang masih mencetak empat kemenangan berturut-turut, yaitu STMIK Mikroskill Medan (8 MP 11 VP) dan STMIK Cilegon B (8 MP 9,5 VP). Mikroskill menang 2-1 dari Universitas Gunadarma B, sedang STMIK Cilegon menang 2,5-0,5 dari Universitas Negeri Yogyakarta B. Kedua kampus di luar Jawa itu saling ketemu di babak lima.

Pada nomor beregu putri, dua tim favorit juara Universitas Gunadarma A dan Universitas Sudirman Purwokerto bersaing ketat dengan sama-sama telah mencetak tiga kemenangan dan ketika saling jumpa bermain seri 1,5-1,5 sehingga keduanya kini memimpin klasemen sementara dengan skor sama pula, yaitu 7 MP 10,5 VP.

Hasil lengkap Kejurnas Mahasiswa dapat dilihat di http://www.chess-results.com/tnr22951.aspx?lan=1 .

Teks foto:
Partai Bambang Christiansen (UKI) vs Tirta Chandra (STIE Indonesia Rawamangun) pada babak keempat berlangsung seru dan ketat sehingga paling ramai ditonton. (foto oleh Kristianus Liem)

Minggu, 21 Juni 2009

Para Unggulan Belum Terbendung


Memasuki babak ketiga Kejuaraan Nasional Catur Mahasiswa ke-2 di Auditorium Gedung D Lantai 2, DITJEN DIKTI, Depdiknas Jl. Jend. Soedirman Pintu I, Senayan Jakarta, Minggu (21/6) malam, para unggulan di perorangan maupun beregu belum menemui hambatan berarti.

Unggulan satu dan dua di nomor perorangan putra, GM Susanto Megaranto (Universitas Gunadarma) dan juara bertahan MI Tirta Chandra Purnama (STIE Indonesia Rawamangun) masih melaju dengan tiga angka bersih. Demikian pula di nomor perorangan putri, GMW Irene Kharisma Sukandar (Universitas Gunadarma) juga menyapu bersih tiga angka.

Susanto berturut-turut menang dari Iwan Purnomo (Universitas Kajuruan), Erikson T (STBA Lia), Roy Charles Marpaung (STMIK Mikroskill Medan). Tirta tiga kali menang dari Iwan Wardiman (LP3I Tomang),Gery Herbudi (ABFI Perbanas), Budiman (IPB Bogor). Sedang Irene yang mendapat WO di babak pertama kemudian menang berturut-turut dari Sisviana Dewi (Universitas Negeri Malang) dan MNW Norasa Verdiana (Universitas Pancasila). Mereka akan bertanding sembilan babak hingga 24 Juni 2009.

Pada nomor beregu putra, tiga perguruan tinggi yang memimpin klasemen sementara adalah STMIK Mikroskill Medan (6 MP 9 VP), Universitas Negeri Yogyakarta B (6 MP 8,5 VP) dan Universitas Gunadarma B (6 MP 8 VP).

Pada nomor beregu putri, dua tim Universitas Gunadarma berada di tempat pertama dan kedua, tim Gunadarma B di tempat teratas dengan 6 MP 9 VP, sedang Gunadarma A 5 MP 7,5 VP sama seperti yang direbut Universitas Sudirman Purwokerto.

Untuk nomor beregu ini tiap tim terdiri dari tiga pemain. Setiap kemenangan regu (Match Point) mendapat dua angka, untuk seri masing-masing regu mendapat 1 poin dan yang kalah tidak mendapat angka.

Hasil lengkap Kejurnas Mahasiswa dapat dilihat di http://www.chess-results.com/tnr22951.aspx?lan=1 .

Teks foto:
Suasana panggung babak ketiga, dari kiri Norasa Verdiana vs Irene Kharisma dan Roy Charles Marpaung vs Susanto Megaranto (foto oleh Kristianus Liem)

Sabtu, 20 Juni 2009

Mendiknas Prof Dr Bambang Sudibyo MBA Membuka Resmi


Kejuaraan Nasional Catur Mahasiswa ke-2 di Auditorium Gedung D Lantai 2, DITJEN DIKTI, Depdiknas Jl. Jend. Soedirman Pintu I, Senayan Jakarta, diresmikan oleh Mendiknas Prof Dr Bambang Sudibyo MBA, Sabtu (20/6) pagi lewat pemukulan gong dan menjalankan langkah pertama di meja GM Susanto Megaranto vs MI Tirta Chandra Purnama didampingi Ketua Umum PB Percasi Eddie Widiono dan wakilnya Utut Adianto serta Ditjen Dikti Hendarman.

Kedua favorit juara tersebut kemudian melanjutkan langkah e2-e4 yang dijalankan Mendiknas (lihat foto terlampir) dalam partai blitz lima menit yang kemudian berakhir remis. Acara pembukaan dipandu oleh artis Rieke "Oneng" Dyah Pitaloka.

Juara bertahan nomor perorangan putra MI Tirta Chandra dari Universitas STIE Indonesia Rawamangun tampaknya kali ini tidak akan mudah mempertahankan gelarnya dengan turunnya GM Susanto Megaranto dari Universitas Gunadarma. Pada Kejurnas Mahasiswa ke-1 tahun 2008 Susanto tidak ikut ambil bagian.

Tercatat 294 mahasiswa/I ikut ambil bagian dalam empat nomor pertandingan, yaitu perorangan putra dan putri serta beregu putra dan putri. Mereka datang dari 55 perguruan tinggi yang tersebar di 16 propinsi.

Kehadiran GMW Irene Kharisma Sukandar yang turun di nomor perorangan putri sempat diprotes oleh para pecatur dari Universitas Pancasila karena dianggap belum berstatus mahasiswi. Tapi setelah kapten tim Gunadarma MN Eko Supriyono dapat menunjukkan kwitansi pembayaran kuliah Irene melalui bank DKI maka wasit ketua WI Herman Kurniadi membolehkan Irene ikut bertanding. Irene menang WO di babak pertama.

Pada pertandingan babak pertama yang dimulai pukul 14.00 para pecatur nasional favorit juara seperti GM Susanto Megaranto dan MI Tirta Chandra Purnama tidak mendapat perlawanan berarti. Dalam nomor beregu, juara bertahan putra dan putri Universitas Gunadarma juga melangkah dengan mulus. Gunadarma tercatat yang paling banyak menurunkan tim caturnya hingga mencapai 35 orang.

Dalam sambutannya Bambang Sudibyo menyebut mengenai dukungan Diknas terhadap empat pilar pendidikan yang meliputi olah hati, olah pikir, olah rasa dan olah raga. “Diknas mendukung semua minat siswa atau mahasiswa dalam upaya mengembangkan kemampuan dirinya,” sebut Bambang Sudibyo.

Teks foto:
Mendiknas Bambang Sudibyo menjalankan langkah pertama di meja GM Susanto Megaranto vs MI Tirta Chandra Purnama disaksikan dari kiri Ditjen Dikti Hendarman, Wakil Ketum PB Percasi GM Utut Adianto, Ketum PB Percasi Eddie Widiono dan paling kanan wasit ketua FA Herman Kurniadi (foto oleh Kristianus Liem)
Hasil lengkap dapat diakses di http://www.chess-results.com/tnr22951.aspx?lan=1 .

Rabu, 17 Juni 2009

Kejuaraan Nasional Catur Mahasiswa 2009




GMW Irene Kharisma dan MI Tirta Chandra Favorit

Kejuaraan Nasional Catur Mahasiswa sebentar lagi digelar di Auditorium Gedung D Lantai 2, DITJEN DIKTI, Depdiknas Jl. Jend. Soedirman Pintu I, Senayan Jakarta, 20-24 Juni 2009. Sudah lebih dari 200an mahasiswa/i dari lebih lima puluh perguruan tinggi dari ujung Sumatera Utara sana hingga kota Makassar di sebelah Timur Indonesia telah mendaftarkan diri.

Para pecatur terbaik Indonesia seperti GMW Irene Kharisma Sukandar yang baru lulus SMA dan masuk Universitas Gunadarma (Jakarta) sudah menyatakan diri ambil bagian. Juara bertahan di perorangan putra MI Tirta Chandra Purnama dari STIE Indonesia (Jakarta) juga memastikan diri akan mempertahankan gelarnya. Bahkan dalam acara konperensi pers hari ini Rabu 17 Juni 2009 Tirta Chandra mau melakukan eksebisi catur buta (main tanpa melihat papan) melawan wartawan penggemar catur yang hadir!

Yang paling menggembirakan tentu saja semakin meluasnya jumlah kampus yang berpartisipasi dibandingkan tahun lalu. Saat ini saja sudah lebih dari dua kalinya. Bukan cuma nama-nama kampus yang terkenal sebagai gudangnya pecatur seperti Gunadarma (Jakarta), STIE Indonesia (Jakarta), Universitas Gajah Mada (Yogya), Mikroskill (Medan), ITB, Universitas Padjajaran (Bandung), Unsoed (Semarang), tapi juga bermunculan nama-nama kampus baru seperti LP3KI Banda Aceh, Universitas Muh. Raja Ali HJ (Kepri) dan banyak lainnya yang dapat dilihat dalam lampiran.

Ramainya peserta tentu saja tidak terlepas dari mulai rutinnya kejuaraan catur antarmahasiswa ini yang sejak tahun lalu dilaksanakan langsung oleh PB Percasi bekerja sama dengan Depdiknas (sebelumnya diselenggarakan bergantian dari satu kampus ke kampus lainnya yang ternyata terbengkalai di tengah jalan). “Kami menyambut baik kerja sama ini karena catur sangat erat kaitannya dengan dunia pendidikan,” seperti pernah dituturkan oleh Dirjen Dikti Fasli Jalal.

Perhatian besar Depdiknas tentu saja tak terlepas dari suksesnya setiap kejuaraan catur yang diselenggarakan oleh PB Percasi dan terus mencuatnya prestasi para pecatur Indonesia di manca negara. Kejurnas mahasiswa yang akan dimulai Sabtu tgl 20 Juni 2009 pukul 09:00 ini juga akan langsung dibuka oleh Mendiknas Bp. Prof. Dr. Bambang Sudibyo MBA.

Pendaftaran peserta paling akhir diterima sehari sebelum pembukaan atau pada hari Jumat 19 Juni 2009. Peserta wajib hadir sebelum acara pembukaan pukul 08.00 untuk pendaftaran ulang dan pengambilan kaos gratis.


Teks foto:

MI Tirta Chandra Purnama bermain tanpa melihat papan (blindfold chess) melawan wartawan senior harian sore Suara Pembaruan Mike Wangge dalam eksebisi seusai konperensi pers 17 Juni 2009. Partai dimenangkan Tirta setelah Raja sang wartawan digiring ke petak kematian di a4! Lihat foto kedua yang diambil dari layar lebar penonton. (Foto2 oleh Kristianus Liem)

Sabtu, 13 Juni 2009

Medina Kembali Sumbang Emas, Dita Perak




Pecatur putri Indonesia WCM Medina Warda Aulia, 12, kembali menyumbangkan medali emas di nomor catur kilat (blitz) Kejuaraan Catur Kelompok Umur ASEAN ke-10 yang berlangsung di Hotel Huong Giang, Hue City, Vietnam, Sabtu (13/6).

Walau dinaikkan ke kategori KU14 putri, Medina tetap mampu menyumbangkan medali emas melalui pertarungan dramatis. Menduduki peringkat empat di babak penyisihan, Medina menyikat lawannya di semifinal Nguyen Thi Thuy Trien (Vietnam) dengan skor telak 2-0.

Di final Medina jumpa Nguyen Tran Ngoc Thuy (Vietnam) yang di semifinal menang 3-2 lawan Cherry Ann Mejia (Filipina). Di babak final jumlah partai yang dimainkan meningkat jadi empat babak. Medina kalah lebih dulu di babak pertama, namun menang di dua babak berikutnya sehingga skor 2-1 lebih dulu. Namun di babak keempat Thuy berhasil menyamakan kedudukan lagi menjadi 2-2, sehingga harus dimainkan partai sudden-death.

Dalam undian Medina mendapat buah hitam yang berarti mendapat waktu lima menit lawan Thuy yang enam menit, namun jika remis maka Medina dinyatakan sebagai pemenang. Partai ternyata dengan mudah dikuasai Medina sampai unggul dua benteng dan satu menteri sementara Thuy tinggal menteri sendirian. Ketika Thuy melancarkan skak abadi Medina menerima saja karena hasil remis sebuah kemenangan buatnya.

“Saya nggak maksain cari kemenangan lagi karena remis kan berarti saya yang menang,” tutur Medina seusai pertandingan. Itu adalah emas kedua Medina setelah di catur standar KU12 putri dia juga menyumbang emas secara spektakuler.

Pecatur Indonesia lainnya yang berhasil meraih medali adalah Dita Karenza di KU10 putri. Dita menjuarai babak penyisihan secara meyakinkan 9 poin dari sebelas babak. Di semifinal Dita juga mencukur Nguyen Thanh Thuy Tien (Vietnam) 2-0. Namun di final Dita menyerah 0,5-2,5 dari pecatur Vietnam lainnya, Huynh Thu Truc.

Selain medali perorangan tersebut, tim Indonesia juga kebagian 2 medali perak di nomor beregu catur kilat dan catur cepat atas nama Medina Warda Aulia, Chelsie Monica Sihite dan Nadia Anggraeni Mukmin. Kemudian juga dapat satu medali perunggu nomor catur standar atas nama Chelsie Monica dan Nadia Anggraeni. Medali nomor beregu dihitung atas poin yang direbut oleh maksimal tiga pecatur (minimal dua pecatur) yang berasal dari satu negara.

Teks foto:
1) Medina Warda Aulia dengan dua medali emas dan dua peraknya (Foto oleh Kristianus Liem)
2) Dari kiri, Chelsie Monica Sihite, Dita Karenza, Nadia Anggaeni dan Medina Warda Aulia dengan medali dan senyum kemenangannya. (Foto oleh Kristianus Liem)

Jumat, 12 Juni 2009

Medina Perkokoh Dita Kebagian Perunggu


Babak terakhir Kejuaraan Catur Kelompok Umur ASEAN ke-10 yang berlangsung di Hotel Huong Giang, Hue City, Vietnam, Kamis (11/6) malam hanya mempertegas dominasi pecatur putri Indonesia WCM Medina Warda Aulia, 12, untuk kategori KU12 putri setelah Medina kembali memetik kemenangan atas pecatur tuan rumah Bui Ngoc Anh Thi.

Kemenangan tersebut membuat Medina mengumpulkan 8,5 angka, jauh dari peringkat kedua Nur Nabila Azman Hisham dari Malaysia yang meraih 6,5 angka. Medali perunggu nomor ini direbut pecatur Filipina Mira Mirano dengan 6 angka. Selain mendapat medali emas, Medina juga berhak langsung menyandang gelar MFW (Master FIDE Wanita).

Pecatur Indonesia lainnya yang berhasil meraih medali adalah Dita Karenza di KU10 putri. Pada babak terakhir Dita hanya mampu bermain remis melawan pecatur tuan rumah Huynh Thu Truc, sehingga angka yang dikumpulkannya menjadi 6 poin dan berhak atas medali perunggu. Ada dua pemain lain yang sama mengemas enam poin, yaitu Huynh sendiri dan pecatur Filipina Revita Samantha Glo, tapi nilai tie-break Dita lebih baik daripada kedua saingannya tersebut, yaitu 46 banding 45 dan 43.

Medali emas kategori ini direbut Nur Najiha Hisham (Malaysia) dengan 7 angka, dan perak direbut Nguyen Thanh Thuy Tien (Vietnam) dengan 6,5 angka.

Dua pecatur putri Indonesia yang turun di KU14 masing-masing menduduki peringkat delapan dan sembilan, yaitu Chelsie Monica Sihite dengan 5 poin dan Nadia Anggareni Mukmin dengan 4,5 poin. Sementara satu-satunya pecatur putra yang ambil bagian MF Rian Kapriaga berada di peringkat 19 dengan 3,5 poin.

Pertandingan nomor catur cepat (rapid chess) sebanyak tujuh babak sistem Swiss mulai dipertandingan hari Jumat (12/6).

Teks foto:
Counsellor KBRI di Hanoi I Nyoman Gurnitha (tengah) menyempatkan menemui tim Indonesia karena pada saat yang bersamaan juga tengah menghadiri Festival Kebudayaan Vietnam yang berlangsung di Kota Hue. Dari kiri: Joni (wasit), MF Rian Kapriaga, Kristianus Liem (ofisial), I Nyoman Gurnitha (Counsellor), Mohamad Iqbal (ofisial), Syam Seniwati (staf KBRI), dari kiri depan Medina Warda Aulia, Nadia Anggaeni Mukmin, Dita Karenza dan Chelsie Monica Sihite.(Foto oleh Sebastian Simanjuntak)

Kamis, 11 Juni 2009

Dita Karenza Rebut Perunggu

Akhirnya satu lagi pecatur putri Indonesia berhasil meraih medali pada ajang Kejuaraan Catur Kelompok Umur ASEAN setelah Dita Karenza, 9, di KU10 putri, bermain remis pada babak terakhir, Kamis (11/6) lawan pecatur tuan rumah Huynh Thu Truc.

Hasil tersebut membuat Dita mengumpulkan 6 poin sama seperti Huynh dan pecatur Filipina Revita Samantha Glo, tapi nilai tie-break Dita lebih baik dari kedua saingannya tersebut.

Hasil Lengkap Babak 9:

Pertandingan babak kesembilan hari Kamis (11/6) pukul 15.30 WIB. Berikut ini hasil lengkap kelima pecatur Indonesia.

KU20 open: Le Quang Long (2252, VIE)-MF Rian Kapriaga (2094) 1-0
KU14 putri: Nadia Anggraeni –Vuong Thi Quynh Huong (1800, VIE) 0-1
Do Hoang Minh Tho (1868, VIE)-WCM Chelsie Monica Sihite 0,5-0,5
KU12 putri: WCM Medina Warda Aulia (1882)-Bui Ngoc Anh Thi (VIE) 1-0
KU10 putri: Huynh Thu Truc (VIE)-Dita Karenza 0,5-0,5

Ranking Lengkap KU10 Putri:

Rk. Name FED Rtg Pts. TB1 TB2 TB3
1 Nur Najiha Hisham MAS 0 7,0 1 7,0 50,0
2 Nguyen Thanh Thuy Tien VIE 0 6,5 2 6,5 43,5
3 Karenza Dita INA 0 6,0 3 6,0 46,0
4 Huynh Thu Truc VIE 0 6,0 3 6,0 45,0
5 Revita Samantha Glo PHI 0 6,0 3 6,0 43,0
6 Pham Hong Ngoc VIE 0 5,5 0 5,5 48,5
7 San Diego Marie Antoinette PHI 0 5,5 0 5,5 48,0
8 Pham Thanh Phuong Thao VIE 0 5,5 0 5,5 47,5
9 Neha Shankar SIN 0 5,5 0 5,5 46,0
10 Dao Thien Kim VIE 0 5,5 0 5,5 38,0
11 Vu Thi Dieu Uyen VIE 0 5,0 0 5,0 48,5
12 Nguyen Hong Ngoc VIE 0 5,0 0 5,0 42,5
13 Nguyen Ngoc Doan Trang VIE 0 5,0 0 5,0 34,0
14 Le Nguyen To Ngan VIE 0 4,5 0 4,5 45,0
15 Nguyen Thi Minh Oanh VIE 0 4,5 0 4,5 39,5
16 Le Hong Nhung VIE 0 4,5 0 4,5 39,0
17 Dong Khanh Linh VIE 0 4,5 0 4,5 36,5
18 Ma Huu Anh Phuong VIE 0 4,5 0 4,5 36,0
19 Nguyen To Tran VIE 0 4,0 0 4,0 44,0
20 Le Khanh Phuong Marie VIE 0 4,0 0 4,0 36,5
21 Phan Nguyen Ha Nhu VIE 0 4,0 0 4,0 36,0
22 Vu Hong Nhat Linh VIE 0 3,5 0 3,5 38,0
23 Tran Ngoc Minh Tuong VIE 0 3,5 0 3,5 36,0
24 Nguyen Thi Dieu My VIE 0 3,5 0 3,5 35,5
25 Nguyen Truc Linh VIE 0 3,0 0 3,0 38,5
26 Denise Lim AUS 0 3,0 0 3,0 34,5
27 Foo Kai En SIN 0 3,0 0 3,0 31,0
28 Pham Hoang Nhat Anh VIE 0 2,0 0 2,0 39,0
29 Dang Nguyen Gia Han VIE 0 1,0 0 1,0 40,5

Ranking Lengkap KU12 Putri:

Rk. Name FED Rtg Pts. TB1 TB2
1 WCM Medina Warda Aulia INA 1882 8,5 44,0 43,00
2 Nur Nabila Azman Hisham MAS 1837 6,5 47,5 32,75
3 Mirano Mira PHI 0 6,0 47,0 28,00
4 WCM Dao Thi Lan Anh VIE 0 5,5 46,5 26,00
5 Huynh Ngoc Thuy Linh VIE 0 5,0 48,5 26,50
6 Nguyen Thi My Duyen VIE 0 5,0 39,5 19,25
7 WCM Vu Thi Dieu Ai VIE 1713 5,0 37,0 20,00
8 Nguyen Thi Viet Ha VIE 0 4,5 46,5 16,25
9 Bui Ngoc Anh Thi VIE 0 4,5 44,5 19,25
10 Ma Ysabelle Joyce Semillano PHI 0 4,5 42,5 20,00
11 Camilia Bt Johari MAS 0 4,5 40,5 14,25
12 Vu Hoang Lan VIE 0 4,5 40,0 15,75
13 Ho Michelle SIN 0 4,5 37,0 11,75
14 Membrere Merlene PHI 0 4,5 37,0 10,75
15 Chau Tran Boi Linh VIE 0 4,5 36,5 12,25
16 Chau Thi Yen Quyen VIE 0 4,0 37,0 14,25
17 Tran Thi Nhu Y VIE 0 3,5 36,5 10,50
18 Bui Thi Thai Ngoc VIE 0 2,5 36,5 4,75
19 Nguyen Thuy Van VIE 0 2,5 34,5 6,25
Teks foto:
Dita Karenza yang berasal dari Tarakan, dengan kucir dan wajah polos kanak-kanaknya sebetulnya menyimpan energi yang berkobar-kobar. (Foto oleh Kristianus Liem)

Medina Juara Secara Spektakuler


Dua babak sebelum turnamen berakhir, pecatur putri Indonesia WCM Medina Warda Aulia, 12, sudah memastikan diri menjuarai kategori KU12 putri Kejuaraan Catur Kelompok Umur ASEAN ke-10 yang berlangsung di Hotel Huong Giang, Hue City, Vietnam. Itu terjadi setelah Medina mencetak kemenangan ketujuh dari tujuh babak!

Pada babak kedelapan Kamis (11/6) Medina tidak lagi memaksakan diri ketika lawannya Huynh Ngoc Thuy Linh (VIE) menawarkan remis pada langkah ke-15, Medina langsung menerimanya. “Saya mau memastikan diri menjadi juara sendirian dulu,” tutur Medina ketika ditanyakan kenapa mau cepat menerima remis padahal walau memegang buah hitam posisinya sudah lebih bagus.

Memang setelah mengumpulkan 7,5 angka, maka unggulan kedua yang juga saingan utamanya, Nur Nabila Azman Hisham dari Malaysia yang tertinggal dua angka sudah tidak mungkin lagi mengejar kalaupun misalnya Medina sial dan kalah di dua babak tersisa. Nur Nabila yang dua kali menang pun kini tetap baru mengumpulkan 6 poin. Di bawahnya pecatur Filipina Mira Mirano menguntit dengan 5 poin.

Pecatur Indonesia lainnya yang masih berpeluang meraih medali adalah Dita Karenza di KU10 putri yang berhasil menambah satu setengah angka lagi hasil menang dari San Diego Marie Antoinette (PHI) pada babak ketujuh dan bermain remis lawan Nguyen Thanh Thuy Tien (VIE) pada babak kedelapan. Sebetulnya Dita sudah unggul satu bidak tetapi karena krisis waktu dia menawarkan remis yang tentu saja langsung disambar oleh lawannya.

Dengan hasil tersebut Dita sudah mengumpulkan 5,5 angka. Yang memimpin kategori ini adalah Nur Najiha Hisham (MAS) 6,5 angka, lalu Nguyen Thanh Thuy Thien (VIE) 6 angka. Ada dua pemain lainnya yang sama seperti Dita sudah mengumpulkan 5,5 angka, yaitu Huynh Thu Truc (VIE) dan Revita Samantha Glo (PHI).

Hasil Lengkap Babak 8:

Pertandingan babak kedelapan hari Kamis (11/6) pukul 08.30 WIB. Berikut ini hasil lengkap kelima pecatur Indonesia.

KU20 open: MF Rian Kapriaga (2094)-Hoang Van Ngoc (VIE) 0,5-0,5
KU14 putri: Nadia Anggraeni –Nguyen Thi Thuy Trien (VIE) 1-0
WCM Chelsie Monica Sihite-Tran Le Dan Thuy (VIE) 1-0
KU12 putri: Huynh Ngoc Thuy Linh (VIE)-WCM Medina Warda Aulia (1882) 0,5-0,5
KU10 putri: Nguyen Thanh Thuy Tien (VIE)-Dita Karenza 0,5-0,5

Pairing Babak 9:

Pertandingan babak kesembilan hari Kamis (11/6) pukul 15.30 WIB. Berikut ini pairing lengkap kelima pecatur Indonesia.

KU20 open: Le Quang Long (2252, VIE)-MF Rian Kapriaga (2094)
KU14 putri: Nadia Anggraeni –Vuong Thi Quynh Huong (1800, VIE)
Do Hoang Minh Tho (1868, VIE)-WCM Chelsie Monica Sihite
KU12 putri: WCM Medina Warda Aulia (1882)-Bui Ngoc Anh Thi (VIE)
KU10 putri: Huynh Thu Truc (VIE)-Dita Karenza


Teks foto:

Pecatur asal Bekasi WCM Medina Warda Aulia (kanan) pada babak kedelapan menerima tawaran remis lawannya Huynh Ngoc Thuy Linh (VIE). (Foto oleh Kristianus Liem)

Rabu, 10 Juni 2009

Medina Pastikan Juara!


Pertandingan ASEAN Age Group Chess Championship nomor catur standar masih dua babak lagi, tapi pecatur putri Indonesia WCM Medina Warda Aulia sudah memastikan diri menjadi juara karena mencetak angka bersih 7 poin dari 7 babak! Saingan terdekatnya Nur Nabila Azman Hisham dari Malaysia tertinggal dua poin dan kalah dalam berbagai nilai tie-break yang ada.


Hasil Lengkap Babak 7:

Pertandingan babak ketujuh hari Rabu (10/6) pukul 15.30 WIB. Berikut ini hasil lengkap kelima pecatur Indonesia.

KU20 open: CM Tran Than Tu (2267, VIE)-MF Rian Kapriaga (2094) 1-0
KU14 putri: WCM Nguyen Ngoc Thuy Trang (VIE)-Nadia Anggraeni 1-0
WFM Nguyen Tran Ngoc Thuy (VIE)-WCM Chelsie Monica Sihite 0,5-0,5
KU12 putri: WCM Medina Warda Aulia (1882)-Nguyen Thi Viet Ha (VIE) 1-0
KU10 putri: Dita Karenza-San Diego Marie Antoinette (PHI) 1-0

Pairing Babak 8:

Pertandingan babak kedelapan hari Kamis (11/6) pukul 08.30 WIB. Berikut ini pairing lengkap kelima pecatur Indonesia.

KU20 open: MF Rian Kapriaga (2094)-Hoang Van Ngoc (VIE)
KU14 putri: Nadia Anggraeni –Nguyen Thi Thuy Trien (VIE)
WCM Chelsie Monica Sihite-Tran Le Dan Thuy (VIE)
KU12 putri: Huynh Ngoc Thuy Linh (VIE)-WCM Medina Warda Aulia (1882)
KU10 putri: Ngiyen Thanh Thuy Tien (VIE)-Dita Karenza

Teks foto:
WCM Medina Warda Aulia (kiri) tak terbendung juara di KU12 putri setelah mencetak angka sempurna 7 poin dari tujuh babak! Pada babak ketujuh ia mengalahkan Nguyen Thi Viet Ha (kanan). (Foto oleh Kristianus Liem)

Medina Terus Cetak Kemenangan




Pecatur putri Indonesia WCM Medina Warda Aulia, 12, terus mencetak kemenangan demi kemenangan pada Kejuaraan Catur Kelompok Umur ASEAN ke-10 yang berlangsung di Hotel Huong Giang, Hue City, Vietnam. Pada babak keenam Rabu (10/6) Medina menaklukkan unggulan kedua yang juga saingan utamanya, Nur Nabila Azman Hisham dari Malaysia.

Itu merupakan kemenangan keenam berturut-turut setelah pada babak kelima Selasa (9/6)malam Medina juga menang atas Mira Mirano (PHI). Kini dengan 6 VP Medina memimpin sendirian kelompok umur (KU) 12 tahun putri meninggalkan saingan terdekatnya sampai dua angka! Di bawahnya ada empat pemain dengan 4 VP, yaitu Mira Mirano (PHI), WCM Dao Thi Lan Anh (VIE), Nur Nabila Azman Hisham (MAS) dan Nguyen Thi Viet Ha (VIE). Nama yang terakhir ini lawan Medina pada babak ketujuh.

Apa yang diperlihatkan Medina selama enam babak ini memang luar biasa, menyapu bersih semua lawannya, padahal tingkat kemampuan mereka beda tipis saja. Medina unggul dari segi kestabilan dan pemahaman pada tahap pembukaan, permainan tengah maupun permainan akhir. Upaya Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA) mencetak lagi pecatur berkelas dunia mulai memperlihatkan tanda-tanda yang menggembirakan melalui penampilan Medina pada ajang ASEAN Age Group yang sudah terkenal ketat dan selama ini selalu didominasi oleh para pecatur Vietnam itu.

Pecatur Indonesia lainnya yang masih berpeluang meraih medali adalah Dita Karenza di KU10 putri. Dita menang dari pecatur Singapura Neha Shankar pada babak kelima, sayang pada babak keenam Dita kalah dari pecatur Malaysia Nur Najiha Hisham yang merupakan adik kandung dari Nur Nabila yang dikalahkan Medina. Namun dengan 4 VP, Dita hanya tertinggal satu angka dari pimpinan klasemen sementara Nur Najiha Hisham (MAS) dan Nguyen Thanh Thuy Tien (VIE) yang sama-sama sudah membukukan 5 VP.

Hasil Lengkap Babak 6:

Pertandingan babak keenam hari Rabu (10/6) pukul 08.30 WIB. Berikut ini hasil lengkap kelima pecatur Indonesia.

KU20 open: Amru Muhd Tariq (2045, MAS)-MF Rian Kapriaga (2094) 0-1
KU14 putri: Pham Hong Phuc (VIE)-Nadia Anggraeni 0-1
WCM Chelsie Monica Sihite-WCM Nguyen Ngoc Thuy Trang (VIE) 0-1
KU12 putri: WCM Medina Warda Aulia (1882)-Nur Nabila Azman Hisham (1837, MAS) 1-0
KU10 putri: Dita Karenza-Nur Najiha Hisham (MAS) 0-1

Pairing Babak 7:

Pertandingan babak ketujuh hari Rabu (10/6) pukul 15.30 WIB. Berikut ini pairing lengkap kelima pecatur Indonesia.

KU20 open: CM Tran Than Tu (2267, VIE)-MF Rian Kapriaga (2094)
KU14 putri: WCM Nguyen Ngoc Thuy Trang (VIE)-Nadia Anggraeni
WFM Nguyen Tran Ngoc Thuy (VIE)-WCM Chelsie Monica Sihite
KU12 putri: WCM Medina Warda Aulia (1882)-Nguyen Thi Viet Ha (VIE)
KU10 putri: Dita Karenza-San Diego Marie Antoinette (PHI)

Teks foto:
1) Pecatur asal Bekasi WCM Medina Warda Aulia (kiri) pada babak keenam menyingkirkan saingan utamanya unggulan kedua Nur Nabila Azman Hisham. (Foto oleh Kristianus Liem)
2) Medina Warda Aulia (Foto oleh Kristianus Liem)

Selasa, 09 Juni 2009

Hasil R5 Pairing R6 Pecatur Indonesia

Hasil Lengkap Babak 5:

Pertandingan babak kelima hari Selasa (9/6) pukul 15.30 WIB. Berikut ini hasil lengkap kelima pecatur Indonesia.

KU20 open: MF Rian Kapriaga (2094)-Duong Thuong Cong (1986) 0,5-0,5
KU14 putri: Nadia Anggraeni-Nguyen Thi Anh Minh (VIE) 0,5-0,5
WCM Chelsie Monica Sihite-Tran Thi Mong Thu (VIE) 1-0
KU12 putri: Mira Mirano (PHI)-WCM Medina Warda Aulia (1882) 0-1
KU10 putri: Neha Shankar (SIN)-Dita Karenza 0-1

Pairing Babak 6:

Pertandingan babak keenam hari Rabu (10/6) pukul 08.30 WIB. Berikut ini pairing lengkap kelima pecatur Indonesia.

KU20 open: Amru Muhd Tariq (2045, MAS)-MF Rian Kapriaga (2094)
KU14 putri: Pham Hong Phuc (VIE)-Nadia Anggraeni
WCM Chelsie Monica Sihite-WCM Nguyen Ngoc Thuy Trang (VIE)
KU12 putri: WCM Medina Warda Aulia (1882)-Nur Nabila Azman Hisham (1837, MAS)
KU10 putri: Dita Karenza-Nur Najiha Hisham (MAS)

Medina Cetak Angka Sempurna dan Memimpin


WCM Medina Warda Aulia, 12, mencetak angka sempurna empat poin dari empat babak Kejuaraan Catur Kelompok Umur ASEAN ke-10 yang berlangsung di Hotel Huong Giang, Hue City, Vietnam. Pada babak keempat Selasa (9/6), Medina menundukkan salah satu saingan utamanya WCM Dao Thi Lan Anh dari Vietnam.

Itu merupakan kemenangan keempat berturut-turut setelah Senin (8/6) malam Medina juga menang atas Camilia Bt Johari dari Malaysia. Kini dengan 4 VP Medina memimpin sendirian kelompok umur (KU) 12 tahun putri. Menempel ketat di posisi berikutnya adalah Mira Mirano (Filipina) dengan 3,5 poin dan kemudian Nur Nabila Azman Hisham (Malaysia) dengan 3 poin. Pada babak kelima Medina jumpa Mira Mirano.

Pecatur Indonesia lainnya yang sebelumnya juga mencetak angka sempurna mulai kedodoran. Dita Karenza hanya mampu menambah satu angka hasil menang dari Pham Hong Ngoc (Vietnam) pada babak ketiga tapi kalah dari pecatur Vietnam lainnya, Pham Thanh Phuong Thao pada babak keempat. Dita kini merosot ke ranking dua di KU10 putri.

Yang lebih parah dialami Chelsie Monica Sihite di KU14 putri karena kalah dua kali berturut-turut juga dari pecatur tuan rumah, yaitu Nguyen Thi Thuy Trien dan Vu Thien Tram Anh, sehingga Chelsie tetap baru mengumpulkan 2 VP.

Satu-satunya pecatur putra Indonesia yang ambil bagian, MF Rian Kapriaga (KU20), juga mengalami dua kekalahan beruntun. Pada babak ketiga kalah dari Sheider Nebato (Filipina) dan babak keempat kalah lagi dari pecatur tuan rumah CM Nguyen Van Thanh (2191). Rian tetap bertahan dengan 1,5 VP.

Sementara satu pecatur putri Indonesia lainnya, Nadia Anggraeni Mukmin di KU14 putri grafiknya naik turun kalah dan menang. Babak ketiga Nadia kalah dari Vu Thien Tram Anh (1649, VIE), lalu menang di babak keempat dari Tran Le Dan Thuy (VIE). Nadia kini sudah mengumpulkan 2 VP.

Hasil Lengkap Babak 4:

Pertandingan babak keempat hari Selasa (9/6) pukul 08.30 WIB. Berikut ini hasil lengkap kelima pecatur Indonesia.

KU20 open: CM Nguyen Van Thanh (2191)-MF Rian Kapriaga (2094) 1-0
KU14 putri: Tran Le Dan Thuy (VIE)-Nadia Anggraeni 0-1
Vu Thien Tram Anh (1649, VIE)-WCM Chelsie Monica Sihite 1-0
KU12 putri: WCM Medina Warda Aulia (1882)-WCM Dao Thi Lan Anh (VIE) 1-0
KU10 putri: Dita Karenza-Pham Thanh Phuong Thao (VIE) 0-1

Pairing Babak 5:

Pertandingan babak kelima hari Selasa (9/6) pukul 15.30 WIB. Berikut ini pairing lengkap kelima pecatur Indonesia.

KU20 open: MF Rian Kapriaga (2094)-Duong Thuong Cong (1986)
KU14 putri: Nadia Anggraeni-Nguyen Thi Anh Minh (VIE)
WCM Chelsie Monica Sihite-Tran Thi Mong Thu (VIE)
KU12 putri: Mira Mirano (PHI)-WCM Medina Warda Aulia (1882)
KU10 putri: Neha Shankar (SIN)-Dita Karenza

Teks foto:
Pecatur asal Bekasi WCM Medina Warda Aulia (kiri) pada babak keempat menyingkirkan saingan utamanya, WCM Dao Thi Lan Anh dari Vietnam. (Foto oleh Kristianus Liem)

Senin, 08 Juni 2009

Hasil R3 Pairing R4 Pecatur Indonesia

Hasil Lengkap Babak 3:

Pertandingan babak ketiga hari Senin (8/6) pukul 15.30 WIB. Berikut ini hasil lengkap kelima pecatur Indonesia.

KU20 open: MF Rian Kapriaga (2094)-Sheider Nebato (PHI) 0-1
KU14 putri: Nadia Anggraeni –Vu Thien Tram Anh (1649, PHI) 0-1
WCM Chelsie Monica Sihite-Nguyen Thi Thuy Trien (PHI) 0-1
KU12 putri: Camilia Bt Johari (MAS)-WCM Medina Warda Aulia (1882) 0-1
KU10 putri: Pham Hong Ngoc (VIE)-Dita Karenza 0-1

Pairing Babak 4:

Pertandingan babak keempat hari Selasa (9/6) pukul 08.30 WIB. Berikut ini pairing lengkap kelima pecatur Indonesia.

KU20 open: CM Nguyen Van Thanh (2191)-MF Rian Kapriaga (2094)
KU14 putri: Tran Le Dan Thuy (VIE)-Nadia Anggraeni
Vu Thien Tram Anh (1649, VIE)-WCM Chelsie Monica Sihite
KU12 putri: WCM Medina Warda Aulia (1882)-WCM Dao Thi Lan Anh (VIE)
KU10 putri: Dita Karenza-Pham Thanh Phuong Thao (VIE)

Tiga Pecatur Putri Indonesia Memimpin


Tiga pecatur junior putri Indonesia mengawali dua babak awal Kejuaraan Catur Kelompok Umur ASEAN ke-10 di Hotel Huong Giang, Hue City, Vietnam, Senin (8/6) Juni 2009, secara gemilang dengan mencetak angka sempurna 2 VP dan langsung memimpin klasemen sementara. Mereka adalah Chelsie Monica Sihite ( KU14 putri), Medina Warda Aulia (KU12 putri) dan Dita Karenza (KU10 putri).

WCM Chelsie Monica Sihite berturut-turut membungkam dua pecatur Vietnam Tran Nguyen Bao Tran dan Huong Thi Quynh Huong. WCM Medina Warda Aulia berturut-turut mengalahkan pecatur Singapura Michelle Ho dan pecatur Filipina Ma Ysabelle Joyce Semillano. Sementara Dita Karenza juga menaklukkan dua pecatur tuan rumah Pham Hoang Nhat Anh dan Nguyen Truc Linh.

Satu-satunya pecatur putra Indonesia yang ambil bagian, MF Rian Kapriaga (KU20) bermain remis lawan MF Daniel Chan Yi-Ren (2375) dan menang atas Ian Lee Yi-Sen (1957), kedua lawannya dari Singapura. Rian kini mengumpulkan 1,5 VP.

Sementara satu pecatur putri Indonesia lainnya, Nadia Anggraeni Mukmin kalah di babak pertama dari Cherry Ann Mejia (1840, PHI) dan kemudian menang atas Phan Thi Huong Giang (VIE). Nadia baru mengumpulkan 1 VP. Pertandingan nomor catur standar ini akan berlangsung sembilan babak sistem Swiss hingga 11 Juni setelah itu dilanjutkan dengan nomor catur cepat dan catur kilat hingga 14 Juni 2009.


Pairing Babak 3:

Pertandingan babak ketiga hari Senin (8/6) pukul 15.30 WIB. Berikut ini pairing lengkap kelima pecatur Indonesia.

KU20 open: MF Rian Kapriaga (2094)-Sheider Nebato (PHI)
KU14 putri: Nadia Anggraeni –Vu Thien Tram Anh (1649, PHI)
WCM Chelsie Monica Sihite-Nguyen Thi Thuy Trien (PHI)
KU12 putri: Camilia Bt Johari (MAS)-WCM Medina Warda Aulia (1882)
KU10 putri: Pham Hong Ngoc (VIE)-Dita Karenza

Teks foto:

1) Pecatur asal Bekasi WCM Medina Warda Aulia (kiri) pada babak kedua menang dari Ma Ysabelle Joyce Semillano. (Foto oleh Kristianus Liem)

Hasil Babak 2 Pecatur Indonesia


Pertandingan babak kedua hari Senin (8/6) pukul 08.30 WIB. Berikut ini hasil lengkap kelima pecatur Indonesia.

KU20 open: Ian Lee Yi-Sen (1957, SIN)- MF Rian Kapriaga (2094) 0-1
KU14 putri: Phan Thi Huong Giang (VIE)-Nadia Anggraeni 0-1
Huong Thi Quynh Huong (VIE)-WCM Chelsie Monica Sihite 0-1
KU12 putri: WCM Medina Warda Aulia (1882)-Ma Ysabelle Joyce Semillano (PHI) 1-0
KU10 putri: Dita Karenza-Nguyen Truc Linh (VIE) 1-0

Teks foto:
Pecatur asal Tarakan Dita Karenza (kanan) menang atas Nguyen Truc Linh dari Vietnam di babak kedua KU10 tahun putri. (Foto oleh Kristianus Liem)

Minggu, 07 Juni 2009

Pairing Babak 2 Pecatur Indonesia


Pertandingan babak kedua hari Senin (8/6) pukul 08.30 WIB. Berikut ini pairing lengkap kelima pecatur Indonesia.

KU20 open: Ian Lee Yi-Sen (1957, SIN)- MF Rian Kapriaga (2094)
KU14 putri: Phan Thi Huong Giang (VIE)-Nadia Anggraeni
Huong Thi Quynh Huong (VIE)-WCM Chelsie Monica Sihite
KU12 putri: WCM Medina Warda Aulia (1882)-Ma Ysabelle Joyce Semillano (PHI)
KU10 putri: Dita Karenza-Nguyen Truc Linh (VIE)

Teks foto: MF Rian Kapriaga (kanan) vs MF Daniel Chan Yi-Ren hanya bermain remis dalam permainan unggul satu bidak tetapi akhir gajah belang di babak pertama. (Foto oleh Kristianus Liem)

Hasil Babak 1 Pecatur Indonesia


Pertandingan babak pertama dimulai hari Minggu (7/6) pukul 14.00 WIB. Berikut ini hasil lengkap kelima pecatur Indonesia.

KU20 open: MF Rian Kapriaga (2094)-MF Daniel Chan Yi-Ren (2375, SIN) 0,5-0,5
KU14 putri: Cherry Ann Mejia (1840, PHI)-Nadia Anggraeni 1-0
Tran Nguyen Bao Tran (VIE)-WCM Chelsie Monica Sihite 0-1
KU12 putri: Ho Michelle (SIN)-WCM Medina Warda Aulia (1882) 0-1
KU10 putri: Pham Hoang Nhat Anh (PHI)-Dita Karenza 0-1


Teks foto: Chelsie Monica Ignesias Sihite (kiri) melewati hambatan pertama dari pecatur tuan rumah Tran Nguyen Bao Tran di babak pertama. (Foto oleh Kristianus Liem)

Lima Pecatur Junior Indonesia Ambil Bagian


Lima pecatur junior Indonesia ambil bagian pada kejuaraan catur tahunan untuk kelompok umur ASEAN ke-10 yang diselenggarakan di Hotel Huong Giang, Hue City, Vietnam, 6-15 Juni 2009. Mereka adalah MF Rian Kapriaga (KU20), Chelsie Monica Sihite dan Nadia Anggraeni (keduanya di KU14 putri), Medina Warda Aulia (KU12 putri) dan Dita Karenza (KU10 putri).

Kejuaraan catur untuk anak-anak dan remaja ini juga terbuka bagi negara di luar ASEAN sehingga tercatat empat negara lain yang ikut serta, yaitu Rusia, India, Iran dan Australia. Negara kawasan ASEAN yang ambil bagian adalah Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Brunei dan tuan rumah Vietnam, sehingga total ada sepuluh negara peserta.

Total peserta dari kelompok umur 8 tahun hingga 20 tahun putra dan putri mencapai 254 pecatur. Tentu saja peserta terbanyak dari Vietnam yang mencapai 172 pecatur. Kemudian Singapura dan Filipina datang membawa 25 pecatur. Lalu berturut-turut Brunei 12, Malaysia 7, Indonesia 5, Rusia 3, India dan Australia masing-masing 2, dan Iran hanya seorang pecatur.

Para juara kelompok umur ASEAN Terbuka ini akan langsung mendapat gelar MF (Master FIDE) untuk putra dan MFW (Master FIDE Wanita) untuk kelompok putri. Khusus KU20 Open menurut Presiden ASEAN Chess Confederation Ignatius Leong dari Singapura akan langsung menghasilkan gelar MI (Master Internasional) bagi sang juaranya.

Bagi dua pecatur junior putri Indonesia yang saat ini tengah digodok secara khusus di SCUA (Sekolah Catur Utut Adianto) sebagai calon pelapis GMW Irene Kharisma Sukandar, yaitu Chelsie Monica Sihite dan Medina Warda Aulia, ini merupakan kesempatan pertama bagi mereka berdua meningkatkan gelarnya dari WCM (Women Candidate Master) menjadi WFM (Women FIDE Master).

Pairing Babak 1:

Pertandingan babak pertama dimulai hari Minggu (7/6) pukul 14.00 WIB. Berikut ini pairing lengkap kelima pecatur Indonesia.

KU20 open: MF Rian Kapriaga (2094)-MF Daniel Chan Yi-Ren (2375, SIN)
KU14 putri: Cherry Ann Mejia (1840, PHI)-Nadia Anggraeni
Tran Nguyen Bao Tran (VIE)-WCM Chelsie Monica Sihite
KU12 putri: Ho Michelle (SIN)-WCM Medina Warda Aulia (1882)
KU10 putri: Pham Hoang Nhat Anh (PHI)-Dita Karenza

Teks foto:
WCM Medina Warda Aulia (kanan) pada babak pertama berjumpa pecatur Singapura Michelle Ho yang menggunakan masker mungkin dimaksudkan sebagai pencegah virus flu babi yang akhir-akhir ini menakuti banyak orang karena belum diketahui obat pemunahnya. (Foto oleh Kristianus Liem)

Laporan langsung Humas PB Percasi Kristianus Liem dari Hue, Vietnam.
HP saya di Vietnam +841222563384.