Selasa, 19 Mei 2009

Bermain Remis Irene Pertahankan Peluang Lolos















Walau hanya mampu bermain remis melawan pecatur India GMW Nisha Mohota (rating 2304) pada babak keenam Kejuaraan Catur Perorangan Asia ke-8 yang berlangsung di Subic Exhibition and Convention Center, Olongapo City, Filipina, Senin (18/5) malam, pecatur putri Indonesia GMW Irene Kharisma Sukandar (rating 2300), 17 tahun, tetap mempertahankan peluangnya untuk dapat lolos ke Kejuaraan Dunia Catur Wanita yang akan berlangsung tahun depan.

Syarat untuk dapat lolos adalah menduduki peringkat tiga besar kejuaraan Asia ini. Irene saat ini telah mengumpulkan 4 poin dan pada ranking sementara berada di peringkat lima hingga sebelas atau tepatnya berada di peringkat tujuh sesuai nilai tie-breaknya. Irene pada babak ketujuh jumpa pecatur Cina GMW Gu Xiaobing (2336).

Pimpinan klasemen sementara saat ini diduduki bersama oleh tiga pecatur Cina, yaitu MIW Zhang Xiaowen (2340), Ju Wenjun (2454) dan MFW Ding Yixin (2281) dengan 5 angka. Ding mengalahkan pecatur India GMW Swathi Ghate (2330)pada babak keenam.

“Saya main kurang bagus malam ini,” ucap Irene seusai pertandingan. Menurut pelatih GM Lasha Janjgava, Irene melakukan kesalahan posisional dengan memukul gajah lawan di e6 pada langkah ke-22 (22.Kxe6) yang menyebabkan benteng lawan jadi aktif menyerang melalui baris keenam.

Menurut Lasha, seharusnya Irene memundurkan gajahnya ke petak f1. Kalau itu dilakukan Irene takut pada lanjutan gajah c4, yang menurut Lasha justru langkah jelek karena dapat dibalas dengan b3, dan setelah terjadi pertukaran gajah di f1 maka petak d5 menjadi pos depan yang kuat bagi kuda putih. Inilah posisi yang menurut Lasha lebih bagus buat pemegang buah putih, Irene.

Sejak kesalahan posisional tersebut posisi Irene langsung tertekan. Bahkan pada langkah ke-25 Mohota mengorbankan kualitas di c1 yang kalau diambil akan membuat serangan hitam tampak ganas sekali karena empat perwiranya menyorot ke sayap-raja putih. Karena itu Irene memilih kalah satu bidak dengan memukul di e5.

Pada langkah ke-44 Mohota melepas kelebihan satu bidaknya untuk mencegah raja putih yang bergerak aktif mau naik ke baris keempat. Setelah materi berimbang, Irene memaksakan pertukaran benteng pada langkah ke-48 untuk mengurangi tekanan hitam sehingga timbul permainan akhir gajah belang dengan kedua belah pihak memiliki empat bidak. Remis akhirnya disepakati pada langkah ke-53 pembukaan Ruy Lopez variasi Tertutup.

Memburu Norma Gelar

Memasuki babak ketujuh yang menurut peraturan FIDE pada turnamen tingkat kontinental dimungkinkan mengklaim norma gelar jika memenuhi syarat. Ternyata setelah keluar pairing babak ketujuh, ada dua pecatur Indonesia yang mungkin mendapatkan norma gelar, yaitu Irwanto Sadikin bias mencapai norma GM tujuh babak dan Awam Wahono mencapai norma MI. Syaratnya Irwanto harus menang atau mencapai 4 poin, sedang Awam cukup remis saja atau mencapai 3 poin saja.

Pada babak ketujuh MF Awam Wahono (2391) dikalahkan GM Eugene Torre (2561) dari Filipina. Sementara MI Irwanto Sadikin (2447) sempat unggul dua bidak pada saat momen krisis waktu di mana lawannya GM Deepan Chakkravarthy (2482) dari India tinggal memiliki satu menit sementara Irwanto masih empat menit lebih. Namun keinginan menghabiskan jam lawan membuat Irwanto terburu-buru dan tidak memainkan lanjutan terbaik sehingga partai harus berakhir remis pada langkah ke-82 pertahanan Ruy Lopez.

GM Susanto Megaranto (2553) menang atas pecatur tuan rumah MI Ronald Bancod (2356) pada langkah ke-51 pertahanan Colle, dan kini menjadi pecatur putra Indonesia dengan pengumpul angka terbanyak, yaitu 3,5 poin. Irwanto 3 poin, Awam 2,5 poin dan Anjas 2 poin.

Hasil pecatur Indonesia pada babak 6 Senin (18/5) pukul 15.00 sbb:

GM Deepan Chakkravarthy (2482, India)- MI Irwanto Sadikin 0,5-0,5
MI Ronald Bancod (2356, Filipina)- GM Susanto Megaranto 0-1
MF Awam Wahono-GM Eugene Torre (2561, Filipina) 0-1
MF Anjas Novita-Gundavaa Bayarsaikhan (2461, Mongolia) 0-1
GMW Irene Kharisma Sukandar-GMW Nisha Mohota (2304, India) 0,5-0,5

Pertandingan yang menggunakan sistem Swiss ini akan berjalan 11 babak hingga 23 Mei mendatang dengan pertandingan dilakukan satu kali setiap harinya mulai pukul 15.00 waktu setempat. Tercatat 85 peserta di bagian putra dan 45 peserta di bagian putri. Tercatat di antaranya ada 39 pemain bergelar GM di bagian putra, dan 1 GM di bagian putri diikuti 13 GMW. Peserta berasal dari 18 negara di Asia.

Tersedia total hadiah US$50,000 di bagian putra dan US$15,000 di bagian putri. Juga ada 10 tiket kualifikasi ke Piala Dunia Catur di Khanty Mansyisk, Rusia, 20 November-15 Desember 2009 untuk putra dan 3 tiket kualifikasi ke Kejuaraan Dunia Catur tahun 2010 untuk putri. “Ini adalah kejuaraan Asia terberat sepanjang sejarahnya yang baru delapan kali diselenggarakan,” kata Sekjen FIDE Ignatius Leong.

Pairing pecatur Indonesia pada babak 7 Selasa (19/5) pukul 15.00:

GM Susanto Megaranto-GM Mahjoob Morteza (2498, Iran)
MI Irwanto Sadikin-GM Bui Vinh (2522, Vietnam)
Zang Ziyang (2419, Cina)-MF Awam Wahono
MI Akshayraj Kore (2404, India)-MF Anjas Novita
GMW Gu Xiaobing (2336, Cina)- GMW Irene Kharisma Sukandar

Notasi Partai:

Berikut ini notasi tiga pecatur Indonesia: Susanto, Irwanto, dan Irene.

Sukandar,Irene Kharisma (2300) - Mohota,Nisha (2304) [C90]
Subic, Asian Championship (6.4), 18.05.2009

1.e4 e5 2.Nf3 Nc6 3.Bb5 a6 4.Ba4 Nf6 5.0–0 Be7 6.Re1 b5 7.Bb3 d6 8.c3 0–0 9.d3 Na5 10.Bc2 c5 11.Nbd2 Nc6 12.Nf1 Re8 13.h3 h6 14.d4 cxd4 15.cxd4 exd4 16.Nxd4 Nxd4 17.Qxd4 Be6 18.Ng3 Rc8 19.Bd3 Nd7 20.Nh5 Bf8 21.Nf4 Ne5 22.Nxe6 Rxe6 23.Bf1 Rg6 24.Qd1 Qf6 25.f4 Rxc1 26.fxe5 Rxd1 27.exf6 Rxe1 28.Rxe1 Rxf6 29.Rc1 Re6 30.Bd3 Re5 31.Rc8 d5 32.exd5 Rxd5 33.Bc2 h5 34.Bb3 Rf5 35.Ra8 h4 36.Bc2 Rf6 37.Be4 g6 38.Bf3 Kg7 39.Kf1 b4 40.Ke2 Bc5 41.b3 Rb6 42.Bd5 Rf6 43.Bf3 g5 44.Kd3 Rf4 45.Rxa6 Rd4+ 46.Ke2 f6 47.Ra5 Bd6 48.Rd5 Rxd5 49.Bxd5 f5 50.Kf3 Kf6 51.Bc4 Ke5 52.Bg8 Kd4 53.Be6 Ke5 ½–½

Cakkravarthy,Deepan (2447) - Sadikin,Irwanto (2482) [C91]
Subic, Asian Championship (6), 18.05.2009

1.e4 e5 2.Nf3 Nc6 3.Bb5 a6 4.Ba4 Nf6 5.0–0 Be7 6.Re1 b5 7.Bb3 d6 8.c3 0–0 9.d4 Bg4 10.Be3 exd4 11.cxd4 Na5 12.Bc2 c5 13.Nbd2 Nd7 14.h3 Bxf3 15.Nxf3 Nc4 16.Bc1 cxd4 17.b3 d3 18.Bxd3 Bf6 19.Rb1 Nce5 20.Bf1 Nxf3+ 21.Qxf3 Qa5 22.Qe2 Rfe8 23.Rd1 Re6 24.g3 Rae8 25.Bg2 b4 26.Be3 Nc5 27.Rd5 Qc7 28.Qc4 Qa5 29.Bxc5 dxc5 30.Rxc5 Qxa2 31.Rd1 g6 32.f4 Bd8 33.Qc2 Qxc2 34.Rxc2 Bb6+ 35.Kf1 Rf6 36.Ke2 g5 37.Kf3 gxf4 38.gxf4 a5 39.Rd5 Rfe6 40.Rc4 R6e7 41.e5 Rd8 42.Rxd8+ Bxd8 43.Rc8 Rd7 44.f5 Kg7 45.Bf1 f6 46.e6 Rd5 47.Ke4 Re5+ 48.Kf4 Be7 49.Rc7 Kf8 50.Rc8+ Kg7 51.Rc7 Kf8 52.Bc4 Rc5 53.Ra7 h5 54.Ra8+ Kg7 55.Re8 Bd6+ 56.Ke4 Re5+ 57.Kd4 Bc5+ 58.Kd3 Re3+ 59.Kd2 Re5 60.Bd3 Bf8 61.Rc8 Be7 62.h4 Rc5 63.Re8 Rc7 64.Bb5 Bd6 65.Bd7 Rc5 66.Kd3 Rxf5 67.Ra8 Re5 68.Ra7 Be7 69.Ra8 f5 70.Re8 Kf6 71.Rh8 Kg7 72.Ra8 f4 73.Rc8 f3 74.Rc4 Rf5 75.Rc1 f2 76.Ke2 Rf8 77.Rf1 Bxh4 78.Rh1 Be7 79.Kf1 h4 80.Rh2 Rf4 81.Rxf2 Rxf2+ 82.Kxf2 ½–½

Bancod,Ronald (2356) - Megaranto,Susanto (2553) [A47]
Subic, Asian Championship (6.24), 18.05.2009
1.d4 Nf6 2.Nf3 e6 3.Bg5 h6 4.Bxf6 Qxf6 5.Nbd2 b6 6.e4 Bb7 7.Bd3 Qd8 8.c3 d6 9.Qe2 a6 10.0–0 Be7 11.Rad1 0–0 12.Ne1 c5 13.f4 Nd7 14.Nef3 b5 15.Bb1 cxd4 16.cxd4 Rc8 17.e5 dxe5 18.fxe5 Nb6 19.Qd3 g6 20.Ne4 Nd5 [20...Bxe4 21.Qxe4 Nd5 22.h4 h5] 21.g3 Kg7 22.h4 Nb4 23.Qd2 Bxe4 24.Bxe4 Nxa2 25.Nh2 h5 26.Nf3 Nb4 27.Rf2 Nd5 28.Rdf1 Rc4 29.Kh2 f5 30.exf6+ Nxf6 31.Re2 Ng4+ 32.Kg2 e5 33.b3 Bb4 34.Qa2 Rc3 35.Qxa6 Qd6 36.Qb7+ Rf7 37.dxe5 Rxb7 38.exd6 Rd7 39.Kh3 Rxd6 40.Ng5 Rf6 41.Ra1 Bc5 42.Bd5 Bf2 43.Rxf2 Rxf2 44.Bg2 Rcc2 45.Ra7+ Kf8 46.Ra8+ Ke7 47.Ra7+ Ke8 48.Ra8+ Kd7 49.Ra7+ Kc8 50.Ra8+ Kc7 51.Ne6+ Kd6 0–1

Teks foto:
1) GMW Irene Kharisma Sukandar vs GMW Nisha Mohota dari India pada babak keenam. (Foto oleh Kristianus Liem)
2) MI Irwanto Sadikin nyaris menang dari pecatur India GM Deepan Chakkravarthy pada babak keenam. (Foto oleh Kristianus Liem)
3) GM Susanto Megaranto menang dari pecatur tuan rumah MI Ronald Bancod. (Foto oleh Kristianus Liem)


Laporan langsung Humas PB Percasi Kristianus Liem dari Subic, Olongapo City, Filipina.
Hp saya di Filipina: +639272836231

Tidak ada komentar: