Senin, 14 Juli 2008

Putra Kaltim dan Putri Jabar Raih Medali Emas


Regu putra Kaltim dan regu putri Jabar memastikan diri merebut medali emas nomor catur klasik beregu PON XVII setelah menyelesaikan babak terakhir Senin (14/7) malam di Kayan Functionroom Hall, Hotel Tarakan Plaza.

Putra Kaltim yang cukup bermain seri agar poinnya tidak terkejar tim Jabar atau tim Sumut akhirnya memang bermain seri 2-2 lawan Kalbar. Saat posisi imbang 1,5-1,5 pada tiga papan terbawah, pecatur papan satu Kaltim MI Tirto sebetulnya dalam posisi unggul satu bidak lawan Safari, tapi ada instruksi agar cukup bermain remis saja untuk memastikan emas sudah di tangan!

Kaltim sudah meraih 15 MP dan tidak mungkin terkejar Jabar atau Sumut yang maksimal akan memperoleh 14 MP. Sumut menyusul menang 3-1 atas Papua, yang membuat tim Jabar terpaksa bekerja keras agar skornya tidak terlampaui. Akhirnya kerja keras mereka berbuah, Jabar menang telak 3,5-0,5 atas DKI yang memang sudah tidak punya peluang lagi.

Jabar meraih medali perak dengan 14 MP 25,5 VP. Perunggu direbut Sumut dengan 14 MP 22,5 VP. DKI terlempar ke peringkat lima dengan 9 MP. Peringkat empat diduduki Sulsel dengan 10 MP.

Putri Jabar yang membutuhkan menang agar emas tidak tercuri Jatim atau DKI yang tengah bertarung ketat, menundukkan tim Jambi 2,5-0,5 setelah motor utamanya, MIW Irene Kharisma membukukan kemenangan lagi atas Kartika Hutabarat. Stefani Dian Cheri di papan satu secara meyakinkan juga menang atas Gustari Karmila, sehingga hasil papan tiga antara Ai Jakiah lawan Yemi Jelsen yang akhirnya remis sudah tidak mempengaruhi kemenangan tim putri Jabar

Jabar sudah meraih 17 MP dan tidak mungkin terkejar tim DKI atau Jatim yang maksimal meraih 16 MP. Kedua tim yang bertarung ketat di semua papan ini, berakhir untuk kemenangan DKI 2-1 setelah pecatur papan satunya MIW Lisa Lumongdong menundukkan Ina Titik. Dua papan lainnya berakhir remis, Evi Lindiawati vs Yeni Rianyaningrum, dan MIW Upi Darmayana vs Tri Handayani.

DKI meraih medali perak dengan 16 MP. Jatim meraih perunggu dengan 14 MP. Kaltim di peringkat empat dengan 9 MP.

Selasa (15/7) catur kilat mulai dipertandingkan dimulai dengan nomor perorangan sebanyak 9 babak sistem Swiss di mana penyerahan medali akan dilangsungkan hari itu juga.

Kristianus Liem
Humas PB Percasi

Teks foto: Para juara catur klasik beregu putra foto bersama Walikota Tarakan Jusuf SK setelah penyerahan medali PON XVII didampingi Panitia Cabor Catur PON XVII Riza Siregar dan Technical Delegate Sebastian Simanjuntak (Foto oleh Kristianus Liem)

Tidak ada komentar: